Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Tim Advokasi untuk Demokrasi atau TAUD membacakan gugatan praperadilan kasus penyiraman air keras di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

TAUD yang membela aktivis Andrie Yunus meminta hakim memerintahkan agar polisi melanjutkan penanganan perkara.

Hal itu disampaikan kuasa hukum Andrie Yunus saat membacakan petitum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tim kuasa hukum Andrie Yunus, Fandi Denisatria, menyatakan langkah praperadilan diambil karena proses penyidikan perkara dari laporan awal dinilai buntu.

Sebagai informasi, terdapat dua laporan kasus penyiraman air keras terhadap Andr ie Yunus yang ditangani polisi. Satu laporan awalnya diterima Polda Metro Jaya dan laporan kedua awalnya diterima oleh Bareskrim Polri.

Baca Juga Menhan Soroti Peradilan Militer Kasus Air Keras Andrie Yunus: Hukuman Lebih Berat! | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/670052/menhan-soroti-peradilan-militer-kasus-air-keras-andrie-yunus-hukuman-lebih-berat-sapa-malam

#taud #andrieyunus #airkeras #praperadilan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670054/taud-ajukan-praperadilan-kasus-penyiraman-air-keras-andrie-yunus-di-pn-jakarta-selatan-sapa-malam
Transkrip
00:00Tim advokasi untuk demokrasi membacakan gugatan pra-peradilan kasus penyeraman air keras di pengadilan negeri Jakarta Selatan.
00:08Taut yang membela aktivis Andri Yunus meminta hakim memerintahkan agar polisi melanjutkan penanganan perkara.
00:19Hal itu disampaikan kuasa hukum Andri Yunus saat membacakan petitum di pengadilan negeri Jakarta Selatan.
00:26Tim kuasa hukum Andri Yunus, Vandi Deniz Satria, menyatakan tanggah pra-peradilan diambil karena proses penyidikan perkara dari laporan awal
00:35dinilai buntu.
00:36Sebagai informasi terdapat dua laporan kasus penyeraman air keras terhadap Andri Yunus yang ditangani polisi.
00:43Satu laporan awalnya diterima Polda Metro Jaya dan laporan kedua awalnya diterima oleh Bares Krim Polri.
00:53Terima kasih telah menonton!
01:17Ini atau pasca RDPU dan penerimaan SP2AP kami sebagai tim kuasa hukum belum memperoleh informasi terkait dengan pintar lanjut proses
01:26penyidikan.
01:27Maka daripada itu kami maju ke proses pra-peradilan.
01:29Jadi ada dua proses memang yang tengah berjalan atau salah satunya kami uji yaitu LP model A hari ini yang
01:36jadi objek pra-peradilan dan LPB yang kemudian.
01:40Pada selasa kemarin tim advokasi untuk demokrasi atau TAUT mendatangi di Treskrimum Polda Metro Jaya.
01:48Kedatangan mereka untuk memenuhi panggilan penyidik.
01:51Salah satu materi yang disampaikan adalah terkait keterlibatan 16 orang dalam operasi penyeraman air keras terhadap aktivis Andri Yunus.
01:58Mereka juga turut membawa sejumlah dokumen yang berisikan temuan investigasi terkait dugaan operasi teror dan percobaan pembunuhan.
02:10Dengan maksud untuk memaparkan temuan-temuan tim investigasi terutama setelah melihat jalannya persidangan di sidang militer PM208 Jakarta sejauh ini
02:21di mana sidang hanya memeriksa 4 orang terdakwa sebagaimana telah diperiksa oleh auditor militer tanpa mengeksplor sama sekali kemungkinan adanya
02:35pelaku-pelaku lain.
02:37Sedangkan dari data temuan tim investigasi TAUT jelas dapat terlihat secara kasat mata berdasarkan CCTV hanya butuh dicari dan ditelusuri
02:46bahwa ada setidaknya 16 orang pelaku di lapangan.
Komentar

Dianjurkan