00:00Berikutnya kita ke sidang tuntutan kasus penyiraman air keras ke aktivis kontras Andri Yunus
00:06dengan terdakwa empat prajurit TNI batal digelar hari ini.
00:11Sidang tuntutan ditunda dan akan diagendakan pada 3 Juni mendatang.
00:16Sidang tuntutan ditunda karena auditor mengajukan dua ahli,
00:20yakni dokter yang merawat korban Andri.
00:22Penasihat hukum terdakwa juga meminta tambahan waktu untuk menghadirkan ahli pidana
00:26yang kemudian akan dijadwalkan pada selasa 2 Juni mendatang.
00:31Hakim menyebut, jika auditor ingin mengajukan ahli lagi,
00:35baka hanya diberikan kesempatan terakhir pada 2 Juni tersebut dan pada 3 Juni digelar sidang tuntutan.
00:42Lalu selanjutnya jadwal pledoi akan digelar pada Kamis 4 Juni dan putusan pada Rabu 10 Juni 2026.
00:56Selasa tanggal 2 Ahli
01:00Rabu tanggal 3 Tuntutan
01:05Kamis tanggal 4 langsung jawaban tuntutan
01:08Bisa enggak?
01:09Pledoi
01:09Ya terserah pledoi atau klemensi
01:12Siap, kami siap
01:13Oke
01:13Siap
01:14Tanggal 4 pledoi
01:16Siap
01:18Jadi sudah mendengar ya, kita tunda sidang hari ini
01:21Nanti kita laksanakan kembali, buka kembali di tanggal 2 Juni
01:252 Juni agendanya pemeriksaan ahli dari pihak terdakwa
01:29Paham ya?
01:31Ya, 2 Juni
01:32Waktu itu sudah para terdakwa keluar ruangan sidang
01:35Siap, dilaksanakan yang mulia
01:39Sebelumnya Menhan Syafri Syamsuddin menegaskan
01:42Pra-peradilan militer bisa menjatuhkan hukuman lebih berat kepada pelaku kasus penyiraman air keras
01:49Hal itu disampaikan Syafri dalam rapat kerja dengan Komisi 1 DPR pada selasa siang
01:55Syafri memastikan pengadilan militer tidak akan tebang pilih dalam menangani suatu perkara
02:01Dalam kasus penyiraman air keras ke aktivis Andri Yunus
02:05Terdapat 4 terdakwa yang merupakan prajurit TNI
02:09Keempatnya, diantaranya Sersan 2, Edi Sudarko, Letnan 1 Budi Haryanto Widi, Kapten Nandala Dwi Prasetyo, dan Letnan 1 Sami Laka
02:24Ada seorang perudah tinggi sekarang kena seumur hidup penjara
02:30Karena melanggar peradilan militer
02:33Jadi kalau tadi ada bicara soal penyiraman
02:37Bisa lebih berat hukumannya
02:41Jadi ini supaya Bapak tahu bahwa peradilan militer itu tinggi sekali
02:45Apalagi sekarang ada auditor militer di Kejaksanaan Agung
02:49Ada mahkamah militer di Mahkamah Agung
02:54Terima kasih kerana menonton!
02:54Terima kasih.
Komentar