Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama


KOMPAS.TV - Analis Komunikasi Politik Universitas Padjadjaran, Kunto Adi Wibowo, menyoroti kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rapat paripurna DPR pada Rabu (20/05/2026) sebagai sinyal awal respons pemerintah terhadap situasi Ekonomi yang berkembang.

Tonton Breaking News Pidato Prabowo di Rapat Paripurna DPR hanya di https://www.youtube.com/watch?v=dpLiFlxfAdc

#rapatparipurna #dpr #ekonomi #presidenprabowo

Baca Juga Tegas! Prabowo Minta Harga Komoditas Harus Ditentukan di Negara Sendiri di https://www.kompas.tv/nasional/670038/tegas-prabowo-minta-harga-komoditas-harus-ditentukan-di-negara-sendiri



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670039/analis-komunikasi-politik-soroti-kehadiran-presiden-prabowo-di-rapat-paripurna-dpr
Transkrip
00:00Kita harus perbaiki lembaga-lembaga pemerintah kita.
00:12Biacuke harus kita perbaiki.
00:16Saya masih ingat di zaman Odubaru, saking parahnya biacuke, kita tutup biacuke.
00:22Kita outsourcing ke swasta.
00:25Dan penghasilan negara naik.
00:27Apa enggak sedih itu?
00:36Ini perjuangan kita semua.
00:39Saya bukan mau jatuhkan moral siapapun.
00:42Tapi sudah saatnya kita bicara jujur kepada diri kita.
00:47Kita bicara jujur kepada rakyat kita.
00:56Sudah-sudah sekalian.
01:01Coba ditayangkan lagi slide.
01:05900 miliar dolar kita hilang.
01:11Bayangkan kalau 900 miliar dolar kita nikmati, kita pakai negara apa Indonesia ini?
01:18Sudah-sudah sekalian.
01:21Ada under-invoicing, ada under-counting, ada transfer pricing.
01:27Sudah-sudah.
01:29Banyak diantara kalian senyum, mungkin diantara kalian ada pengusaha-pengusaha juga di ruangan ini.
01:36Berarti tahu apa yang saya bicara itu keadaan yang sebenarnya sudah-sudah sekalian.
01:42Kita sudah hitung, kita sudah pakai random, kita tahu bahwa perbedaan antara yang dilaporkan dan yang tidak dilaporkan itu sering
01:52mencapai 50%.
01:5550% yang dilaporkan adalah 50% dari keadaan yang sebenarnya.
02:03Sudah-sudah sekalian.
02:06Dan kita merasa aneh.
02:08Kita produsen kelapa sawit terbesar di dunia, tapi harga kelapa sawit ditentukan di negara lain.
02:17Saya mengatakan kepada menteri-menteri saya, ini tidak boleh terjadi.
02:22Saya tidak mau kelapa sawit kita harganya ditentukan oleh bangsa lain.
02:27Kita tentukan harga kita.
02:32Dan kalau mereka tidak mau beli pakai harga kita, ya tidak usah beli, kita pakai kelapa sawit kita sendiri.
02:38Sudah-sudah sekalian.
02:43Kenapa?
02:44Nikel kita ditentukan harganya oleh negara lain.
02:48Tidak boleh.
02:50Saya instruksikan kabinet saya, rumuskan harga nikel, harga emas, harga semua tambang kita, harga semua komunitas harus ditentukan di negara
03:03kita sendiri.
03:06Dan kalau mereka mau beli, ya tidak apa-apa.
03:09Biar saja itu di bawah tanah untuk cucu kita nanti.
03:16Daripada kita jual murah.
03:18Sudah-sudah sekalian.
03:20Saya minta dukungan majlis ini.
03:23Marilah bersama-sama.
03:31Sepertinya saya lebih marahin daripada.
03:34Banyak kekuatan di sini.
03:37Sudah-sudah sekalian.
03:38Karena generasi itu mengerti apa arti penjajahan.
Komentar

Dianjurkan