00:00Saudara informasi terbaru yang kami peroleh terkait kondisi 9 warga negara Indonesia yang ditangkap oleh Israel dikabarkan dalam kondisi sehat.
00:09Para WNI tersebut saat ini berada di kota Asdod, sebuah kota pelabuhan di Israel.
00:15Dan hal ini disampaikan langsung oleh pemimpin redaksi Republika Andi Muhyiddin.
00:19Saya dapat informasi yang seseorang saya belum bisa menyebutkan, tapi dia punya akses langsung komunikasi dengan orang di Israel.
00:27Dan Alhamdulillah saya mendapat kabar bahwa 9 WNI yang diculik oleh militer Israel kondisinya sehat baik-baik saja.
00:38Dan sudah melewati tahap pertama.
00:41Jadi tahap pertama itu mereka dicek, dipastikan apakah mereka ada hubungan dengan organisasi teroris gitu ya, atau kriminal bahwa senjata.
00:49Dan Alhamdulillah kesembilan WNI kita itu dianggap aman, tidak ada kaitan dengan organisasi teroris.
00:55Yang kedua kemudian lanjut dengan pemeriksaan dokumen.
00:59Tapi ini tertunda karena saat ini tuh lagi hari keagamaan di Israel, banyak yang libur gitu ya.
01:06Jadi kemungkinan pemeriksaan dokumen ini akan berlanjut besok hari.
01:12Kita sih berharap proses deportasinya lancar dan semoga besok segera bisa dibebaskan.
01:18Dan informasi terakhir, keberadaan 9 WNI ada di kota mana ya?
01:24Di kota Asdod, itu kota pelabuhan, satu pelabuhan terbesar di Israel, sekitar 40 km dari kota Gaza.
01:32Biasanya memang intercept, orang-orang yang ditangkap di perairan internasional itu dibawa ke Asdod.
01:39Di situ kemudian mereka diperiksa, diinterogasi, disita dokumen, dan lain-lain.
01:46Sementara itu Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiyono memastikan tidak ada syarat dari Israel untuk pemulangan WNI yang ditahan militer
01:53Israel.
01:54Menlu menegaskan kalau kasus ini bukan penyanderaan.
01:57Menlu juga menyebut waktu pemulangan WNI tidak bisa dipastikan.
02:04Memastikan bahwa warga negara kita diperlakukan dengan baik, kemudian diproses secepat-cepatnya untuk segera bisa kembali,
02:15untuk bisa di-deportasi ke Indonesia dalam keadaan sehat dan tidak kurang satu apapun.
02:22Berdasarkan apa yang terjadi sebelumnya, yang 1.0 juga dulu waktu terjadi sebetulnya, deportasi, itu tidak ada syarat.
02:30Ini bukan kasus penculikan atau penyanderaan.
02:34Ini kasus kapal yang membawa bantuan kemanusiaannya di-intercept karena memang mereka melarang kapal apapun masuk untuk wilayah tersebut.
Komentar