Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 8 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pasukan Angkatan Laut Israel mencegat armada kapal aktivis dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla di perairan internasional pada 18 Mei 2026. Peristiwa ini memicu gelombang kecaman dari publik internasional hingga pemerintah Indonesia.

Konvoi armada aktivis Global Sumud Flotilla yang terdiri dari sekitar 50 kapal diketahui berangkat dari Pelabuhan Marmaris, Turki, pada Kamis, 14 Mei 2026. Pada 18 Mei, sejumlah kapal berada di wilayah perairan internasional di sekitar Siprus, Laut Mediterania Timur.

Suasana mencekam terjadi saat kapal-kapal pasukan Israel mendekat. Para peserta armada tampak mengenakan jaket pelampung dan mengangkat tangan. Sekitar 31 kapal dilaporkan dicegat dalam operasi tersebut.

Pusat Operasi Pencarian dan Penyelamatan Nasional Siprus menyampaikan, pencegatan terjadi sekitar 167 kilometer dari garis pantai atau jauh di luar batas teritorial Siprus.

9 WNI ditangkap oleh Militer Israel, dalam rombongan itu terdapat dua jurnalis Indonesia, yakni Bambang Noroyono, Andre Prasetyo Nugroho dan Thoudy Badai, yang mengikuti pelayaran kemanusiaan sekaligus menjalankan tugas peliputan.

Selain itu, tujuh WNI lain yang dilaporkan ikut ditahan yakni Herman Budianto Sudarsono, Ronggo Wirasanu, Andi Angga Prasadewa, Aras Asad Muhammad, Hendro Prasetyo, dan Rahendro Herubowo.

Hingga kini, pemerintah Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang menangkap dan menahan sejumlah kapal dalam misi kemanusiaan. Pemerintah bersama organisasi kemanusiaan terkait juga terus melakukan koordinasi mengenai keselamatan para WNI.

Produser: Theo Reza
Voice Over: Yuli

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669998/kronologi-9-wni-ditangkap-militer-israel-gabung-armada-kapal-aktivis-global-sumud-flotilla
Transkrip
00:00Pasukan Angkatan Laut Israel mencegat armada kapal aktivis di perairan internasional pada 18 Mei 2026.
00:09Armada aktivis tersebut dalam misi kemanusiaan internasional, Global Sumut Flotilla.
00:15Peristiwa ini memicu gelombang kecaman keras dari publik hingga pemerintah Indonesia.
00:25Konvoi armada aktivis Global Sumut Flotilla yang terdiri dari sekitar 50 kapal berangkat dari Pelabuhan Marmiris, Turki pada Kamis 14
00:35Mei 2026.
00:38Pada 18 Mei, sejumlah armada aktivis berada di wilayah perairan internasional di sekitar perairan Siprus, Laut Mediterania Timur.
00:47Berangkat ke Turki kan di Turki selama beberapa hari kami mengikuti training.
00:53Ada training keselamatan diri, training legal, apa saja dokumen-dokumen yang harus dipenuhi atau nanti yang boleh ditandatangan dan tidak
01:04saat Israel mengajukan dokumen-dokumen tersebut.
01:09Oke kondisinya sekarang kami sedang berada di Laut Mediterania melewati Siprus.
01:15Terus kurang lebih sekitar 230 mil laut lagi kita sampai gajah.
01:22Tapi tadi pagi jam 6 sore, eh jam 6 pagi beberapa kapal GSF delegasi dari beberapa negara di intercept oleh
01:31tentara Israel.
01:32Suasanya sih masih ini ya, karena tadi pagi kami juga ada yang mendekat gitu kapal tentara Israel.
01:39Jadi kami selalu waspada, selalu pakai jaket.
01:44Kalau mereka intercept, kita sudah siap.
01:46Siap buang handphone, buang semua alat komunikasi, lalu kita siap diangkut atau ditahan atau dipindahkan ke kapal mereka.
01:58Suasana mencekam juga terjadi saat kapal pasukan Israel mendekat.
02:03Para peserta mengenakan jaket pelampung dan mengangkat tangan.
02:08Sekitar 31 kapal dilaporkan dicegat dalam operasi tersebut.
02:14Pusat operasi pencarian dan penyelamatan nasional Siprus menyampaikan,
02:19pencegatan terjadi di sekitar 167 km dari garis pantai atau jauh di luar batas teritorial Siprus.
02:31Dalam rombongan itu terdapat dua jurnalis Indonesia,
02:35yakni Bambang Noroyono dan Taudibadai,
02:38yang mengikuti pelayaran kemanusiaan sekaligus menjalankan tugas peliputan.
02:43Selain itu, tujuh WNI lain yang dilaporkan ikut ditahan,
02:47yakni Herman Budianto Sudarsono,
02:49Rongo Wirasanu,
02:51Andi Angga Prasadewa,
02:53Aras Asad Muhammad,
02:55Hendro Prasetyo,
02:56Andrei Prasetyo Nugroho,
02:58dan Rahendro Herubowo.
03:05Diketahui Israel telah lakukan blokade laut terhadap Gaza,
03:09dan semakin ketat sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
03:14Israel beralasan blokade dilakukan untuk mencegah Hamas memperoleh persenjataan.
03:26dan juga dalam karmungan prasad terhadap Minnesota,
03:28dan juga dalam karmungan kompetenan badan terhadap Gaza.
03:53Terima kasih.
04:19Terima kasih.
04:53Terima kasih.
05:16Terima kasih.
05:51Terima kasih.
06:20Terima kasih.
06:42Terima kasih.
06:54Terima kasih.
07:18Terima kasih.
07:21Terima kasih.
07:23Terima kasih.
07:30Terima kasih.
07:35Terima kasih.
07:51Terima kasih.
08:00Terima kasih.
08:13Terima kasih.
08:24Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan