Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hasil ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) Indonesia ke depan akan dikelola melalui badan usaha milik negara (BUMN).

Langkah ini disebut sebagai upaya pemerintah untuk memperkuat kendali negara terhadap kekayaan alam nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.



#BUMN #SDA #EKSPOR

Baca Juga Prabowo Sebut Indonesia Unggul Bonus Demografi dan SDA Melimpah: Pasar Kita Bisa Sebesar Eropa di https://www.kompas.tv/ekonomi/669951/prabowo-sebut-indonesia-unggul-bonus-demografi-dan-sda-melimpah-pasar-kita-bisa-sebesar-eropa



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669958/presiden-prabowo-terbitkan-pp-soal-ekspor-sda-lewat-bumn
Transkrip
00:00Kita faham dan mengerti bahwa kalau kita terus mengulangi kesalahan yang sama,
00:06janganlah kita bisa berharap mendapat hasil yang lebih baik.
00:11Untuk itu, untuk mencapai tujuan bernegara kita,
00:17hari ini, Pemerintah Republik Indonesia yang saya pimpin menerbitkan peraturan pemerintah
00:25tentang Tata Kelola Ekspor Komunitas Sumber Daya Alam.
00:33Penerbitan peraturan ini adalah langkah strategis untuk memperkuat Tata Kelola Ekspor Komunitas Sumber Daya Alam kita.
00:48Penjualan semua hasil sumber daya alam kita,
00:51kita mulai dengan minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, ferro-aloys.
01:01Kita wajibkan harus dilakukan penjualannya melalui BUMN yang ditunjuk oleh Pemerintah Republik Indonesia
01:10sebagai pengekspor tunggal.
01:15Dalam artian, hasil dari setiap penjualan ekspor akan diteruskan oleh BUMN yang ditunjuk oleh Pemerintah
01:23kepada pelaku usaha pengelola kegiatan tersebut.
01:27Ini bisa dikatakan sebagai marketing, marketing facility.
01:32Tujuan utama kebijakan ini adalah memperkuat pengawasan dan monitoring
01:38serta memberantas praktek kurang bayar under invoicing,
01:45praktek pemindahan harga transfer pricing,
01:48dan pelarian devisa hasil ekspor.
01:54Saudara-saudara sekalian,
01:56kebijakan ini akan optimalkan penerimaan pajak
02:00dan penerimaan negara
02:02atas pengelolaan dan penjualan sumber daya alam kita.
02:06Dengan kebijakan ini,
02:09kita berharap bahwa
02:10penerimaan kita bisa
02:12seperti Meksiko,
02:15seperti Filipina,
02:16seperti negara-negara tetangga kita.
02:18Kita tidak mau penerimaan kita paling rendah
02:22karena kita tidak berani
02:24mengelola milik kita sendiri,
02:27milik bangsa Indonesia sendiri.
02:28Saudara-saudara sekalian.
Komentar

Dianjurkan