Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 jam yang lalu
Video Lengkap

MEMAINKAN KEBERAGAMAAN
https://dai.ly/xaa5hkw
Transkrip
00:00Dunia ini hap-ha, wak-haimah syakir, timar alamah syihara, haleluya, haleluya.
00:32Bapak di surga, sejata, di hidupku, di hamparan, haleluya, amin.
00:50Nyanyikan.
01:04Aku membuat Tuhan senang, aku membuat Tuhan bahagia, banyak masalah berat, tetapi membuat aku menjadi cemerlang.
01:26Di dalam pelukanmu, hidup di hadiratmu, itu keinginanku yang kuat rencana jiwaku.
01:42Sampai akhir kisah hidupku, di tepi kitaku, kugapai sukacita.
01:53Susah payah mengenakan kehidupan Yesus.
01:56Perjuangan kita yang utama mengenakan pikiran perasaan Tuhan Yesus, itu merajut senyum Tuhan.
02:06Tuhan senang, karena perasaannya diperagakan, pikirannya dikenakan, maknyus Bapak merasakan.
02:15Dan lewat perjalanan yang berat bagai bara, Tuhan mengukir permata di dalam hidup kita.
02:23Di rengkuhmu, di dalam pelukanmu, di dalam hadiratmu, renjana jiwaku.
02:29Renjana itu keinginan yang kuat, renjana jiwaku.
02:37Saudaraku, kalau saya suruh ngarang lagi lagu ini, saya tidak bisa.
02:42Waktu saya nulis, lalu muncul kalimat-kalimat, lalu saya tulis, selesai, saya suruh ngulangi lagi, tidak bisa.
02:49Di hamparan padang keingin, ku racut senyummu.
03:06Perjalanan ini, walau mungkin, di rengkuhmu, di pelukmu, di hadirat Tuhan, renjana keinginanku yang kuat.
03:32Itu menyanyikan laguku setiap saat, kita itu kisah, di ujung, di tepi kisah hidupku, akhirnya ku gapai keindahan manisnya, Tuhan
03:48di belakang langit biru.
03:51Haleluya, haleluya.
03:57Saya melihat banyak orang muda, oke.
04:01Saudaraku sekalian, betapa berbahagianya kalau mulai saat ini, saudara mulai mengisi hari hidupmu dengan mengenakan kehidupan Yesus.
04:14Kita mainkan kekristenan kita, bukan pada jam-jam tertentu kita berdoa, bukan hanya pada waktu kita di meja makan, bukan
04:26hanya pada waktu kita berdandan memakai pakaian mana yang santun dan sopan, yang dianggap beriman dan yang tidak.
04:34Bukan waktu-waktu tertentu itu saja, tapi setiap detik, setiap menit kita menghayati perjalanan hidup, di mana kita selalu melihat
04:48perasaan Tuhan.
04:50Apakah yang ku lakukan sesuai dengan pikiran dan perasaannya.
04:54Saya bukan hanya bicara saudara, saya sedang melakukannya.
05:01Saya sering berkata dalam doa saya, Tuhan aku mengakhiri jalan hidupku.
05:08Aku mau menyelesaikan hari hidupku dengan baik.
05:13Dan setiap menghadap Tuhan, selalu kita mempersoalkan apakah masih ada sesuatu yang membuat Tuhan tidak nyaman, tidak nyaman terhadap diriku.
05:31Apakah ada sesuatu yang membuat Tuhan tidak nyaman di dalam hidupku.
05:39Tuhan tidak nyaman, apa yang membuat tidak nyaman di dalam hidupku Tuhan.
05:45Aku mau berhenti dari kesalahan itu, aku mau bertobat.
05:53Itu yang saya kalimatkan dalam satu lagu saya, kuakhiri jalanku di dalam hadiratmu.
06:04Aku akhiri jalan hidupku di sini, Tuhan.
06:09Tenggelamkan ku Bapak
06:16Di dalam hadiratmu
06:25Dimanapun ku berada
06:32Setiap
06:33Setiap waktu
06:35Nah kalimat ini saudara, mari bersama
06:39Ku akhiri jalan hidupku
06:47Di dalam hadiratmu
06:55Perhentian yang sempurna
07:01Perhentian yang sempurna
07:02Hadiratmu
07:05Bapak
07:07Bapak
07:07Kak Aminor ya
07:08Tak ku berpaling
07:12Dari hadiratmu
07:18Tetap tinggal dalammu
07:23Kini selamanya
07:35Dari hadiratmu
07:38Dari hadiratmu
07:39Tuhan ajar
07:40Tuhan ajarmu
07:43Dari hadiratmu
07:48Dari hadiratmu
07:49Dari hadiratmu

Dianjurkan