Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Agama menggelar sidang isbat penetapan 1 Zulhijah 1447 Hijriah, sekaligus penentuan Hari Raya Iduladha 2026.

Sidang isbat diawali dengan seminar posisi hilal yang diikuti para ahli astronomi dan ilmu falak dari berbagai lembaga.

Kementerian Agama juga akan menerima laporan penentuan rukyatul hilal atau pemantauan hilal dari 88 titik pemantauan di wilayah Indonesia.

Hasilnya akan diumumkan oleh Menteri Agama malam nanti.

Kita akan melihat bagaimana persiapan sidang isbat untuk menentukan 1 Zulhijah 1447 Hijriah di Kementerian Agama bersama Jurnalis KompasTV Cindy Permadi.

Baca Juga Hasil Sidang Isbat Iduladha 2026 Kemenag Diumumkan Besok 17 Mei di https://www.kompas.tv/info-publik/669146/hasil-sidang-isbat-iduladha-2026-kemenag-diumumkan-besok-17-mei

#sidangisbat #iduladha #hilal

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669421/terbaru-persiapan-sidang-isbat-penetapan-iduladha-88-titik-dipantau-secara-terbuka
Transkrip
00:00Selamat sore Anda menyaksikan Breaking News Kompas TV terkait sidang isbat penetapan 1 Zulhizah 1447 Hijriah sekaligus penetapan kapan hari
00:16Raya Idul Adha 1447 Hijriah bagi umat Islam di Indonesia.
00:21Bersama saya Niputut Rusnanda.
00:23Saudara Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal penetapan maksud kami sidang isbat penetapan awal Zulhizah 1447 Hijriah dan
00:35Hari Raya Idul Adha tahun 2026 di kantor Kementerian Agama Jakarta sore ini.
00:40Sidang isbat akan diawali dengan seminar posisi hilal pada pukul 16.30 waktu Indonesia bagian Barat melibatkan unsur terkait seperti
00:50Komisi 8 DPR RI, Organisasi Masyarakat Islam, Duta Besar Negara Sahabat BMKG hingga Ahli Falak dan Astronomi.
01:00Kementerian Agama akan memadukan dua metode penentuan bulan baru yakni metode hisap atau penghitungan astronomi dan rukiat atau pemantauan hilal.
01:13Hasil sidang isbat baru akan diumumkan kepada publik dalam konferensi pers yang rencananya akan diselenggarakan pada pukul 19.00 waktu
01:23Indonesia bagian Barat.
01:33Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN memprediksi Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah diperkirakan akan serentak jatuh pada
01:4427 Mei 2026.
01:47Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN Thomas Jamaluddin menyebut posisi hilal pada saat waktu maghrib nanti diperkirakan sudah cukup tinggi.
01:58Ia menyebut penetapan awal Zulhiza melalui perhitungan astronomi posisi hilal sudah memenuhi kriteria Mabims bahkan umul Kuro Arab Saudi sehingga
02:11ia memprediksi bahwa awal Zulhiza 1447 akan jatuh pada 18 Mei 2026 dan Idul Adha pada 27 Mei 2026.
02:22Sidang isbat awal Zulhiza rencananya akan dikelar di Auditorium H.M. Rashidi, Kementerian Agama untuk memastikan akurasi.
02:32Kemenak juga memantau bersama-sama dengan Kanwil Kemenak Kabupaten Kota, Ormas dan sejumlah stakeholder terkait di 88 titik seluruh Indonesia.
02:48Posisi hilal pada saat maghrib 17 Mei 2026 di wilayah Indonesia sudah cukup tinggi.
02:57Di Papua sudah lebih dari 3 derajat dan di makin ke barat posisinya sudah semakin tinggi.
03:06Alongasinya pun sudah cukup jauh dari matahari sekitar 9 derajat sehingga peluang untuk terlihatnya hilal pada saat maghrib 17 Mei
03:16cukup tinggi di wilayah Indonesia.
03:19Sehingga diperkirakan nanti pada saat sidang isbat ada laporan rugiatul hilal.
03:25Memang secara hisap di wilayah Asia Tenggara posisi hilal sudah memenuhi kriteria Mabims.
03:32Kemudian di Arab Saudi juga sudah memenuhi kriteria Umul Kurok sehingga insya Allah satu dul hija akan seragam jatuh pada
03:4418 Mei 2026 dan hidul adha insya Allah seragam tanggal 27 Mei 2026.
03:57Persiapan sidang isbat yang akan digelar di kantor Kementerian Agama Jakarta akan dilaporkan jurnalis Kompas TV Sindi Permadi dan juru
04:05kamera Gahniar Febrian.
04:06Sindi, sejauh mana persiapan sidang isbat yang akan digelar sore hari nanti dan seperti apa prosesnya hingga penetapan sidang isbat
04:15nanti?
04:20Kalau tinggal menghitung satu setengah jam dari rangkaian sidang isbat biasanya persiapannya sudah tinggal menyempurnakan hal-hal teknis saja.
04:28Seperti, karena kalau tadi kami tiba di sini sekitar pukul setengah satu siang juga yang dilakukan sudah tinggal penyempurnaan teknis
04:34seperti memastikan area yang akan dijadikan akses keluar masuk dari para tamu terkait
04:40yang akan mengikuti rangkaian, kemudian tes jaringan, cek audio, dan nantinya ada dua area juga yang akan dijadikan rangkaian sidang
04:49isbat pada hari ini.
04:51Yang pertama kalau yang di belakang saya itu adalah area konferensi pers yang rencananya akan dilakukan pada pukul 19 waktu
04:59Indonesia Barat nanti.
05:01Kalau melihat dari daftar-daftar nama yang sudah atau baru saja dipasang, tadi ada Menteri Agama, Wakil Menteri Agama, beberapa
05:08dirjen,
05:08kemudian ada Ketua Komisi 8 DPR RI dan juga Ketua MOI.
05:12Nah, tapi sebelum kongresi pers atau pengumuman kepada publik kapan satu jul hijah akan jatuh,
05:18begitu juga dengan kapan nanti hari raya idul adha akan jatuh,
05:22sebelumnya akan ada rangkaian lainnya yaitu adalah seminar posisi hilal dan juga sidang isbat di ruangan di seberangnya.
05:29Adalah auditorium K.I.H.J. M. Rashidi.
05:31Di dalam nantinya para unsur-unsur terkait, tadi mulai dari Ahli Falak dan Astronomi, Komisi 8 DPR RI,
05:39Duta Besar Negara Sahabat, BMKG, dan lain-lain, mereka akan melakukan agenda seminarnya di sana.
05:45Nah, jadi kalau memang kita rangkum hari ini di rangkaian sidang isbat penetapan 1 Zul Hijah 1447 Hijriah,
05:52ada tiga. Pertama, tadi adalah seminar posisi hilal yang akan dilakukan secara terbuka,
05:57biasanya akan disiarkan secara langsung dari Youtube Kementerian Agama.
06:02Kenapa dilakukan terbuka? Karena untuk memastikan keterbukaan juga.
06:06Kemudian yang kedua, dilanjutkan dengan sidang isbat yang akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama.
06:11Kalau itu dilakukan tertutup, pada pukul 18 waktu Indonesia Barat atau selepas sholat maghrib,
06:16baru agenda terakhir adalah konferensi pers.
06:18Kenapa sidang isbat dilakukan pada hari ini, tanggal 17 Mei 2026?
06:22Karena kalau dari perhitungan hisap atau perhitungan astronomi,
06:26seluruh sistem hisap sepakat bahwa istimah atau berakhirnya siklus bulan lama
06:31dan menjadi titik awal masuknya siklus bulan baru,
06:35jatuh pada hari ini, 29 Zul Kaidah 1447 Hijriah atau tanggal 17 Mei 2026.
06:43Nah, nantinya di dalam agenda seminar posisi Hilal,
06:49para unsur-unsur terkait ini akan mendengarkan paparan terkait dengan hasil hisap terlebih dahulu.
06:56Dan yang kedua, baru sekaligus juga menerima hasil Rukyatul Hilal.
07:01Ada 88 titik pemantauan di seluruh Indonesia yang dijadikan patokan oleh Kementerian Agama.
07:06Biasanya, kalaupun ada satu titik saja yang menyatakan Hilal sudah terlihat,
07:13maka dikategorikan sebagai sudah memenuhi syarat.
07:16Nah, 88 titik itu tersebar dari Indonesia, dari wilayah yang paling timur sampai yang paling barat.
07:21Nah, kemudian nantinya dalam sidang yang tertutup, itu adalah sidang isbat,
07:25baru Menteri Agama akan memimpin sidang dengan mendengarkan juga pertimbangan-pertimbangan dari para peserta.
07:31Sebelum nantinya menentukan kapan 1 Zul Hijah, 14, 47 Hijriah akan jatuh, apakah besok atau juga lusa.
07:40Nah, kenapa? Dilakukan harus dengan cermat dan juga lintas lembaga.
07:44Karena kalau dari Kementerian Agama menegaskan untuk sidang isbat ini bukan agenda rutin tahunan saja,
07:50tapi ini adalah bentuk pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
07:54Dan juga yang harus dipastikan oleh Kementerian Agama adalah
07:57bahwa hasil penetapan ini nantinya akan dapat dipertanggungjawabkan
08:02baik secara syarih, ketentuan Islam, maupun juga secara administratif, putuh.
08:07Oke, tadi disampaikan begitu bahwa akan ada sejumlah stakeholder
08:11yang juga akan hadir dalam proses penentuan sidang isbat nanti sore.
08:17Dari pantauan Anda sejak pukul 1 tadi,
08:19Sindi, siapa saja yang sudah hadir di lokasi?
08:22Kalau tadi kan dipilang ada Menteri Agama, kemudian ada dari DPR juga.
08:26Dari pantauan Anda, ada tokoh-tokoh yang sudah hadir kah?
08:33Kalau sampai saat ini belum,
08:36karena saat ini saya berdiri persis di depan ruang auditorium KIHJM Rashidi,
08:41tempat nantinya seminar posisi hilal akan dilakukan
08:44dan juga beserta juga dengan sidang isbat.
08:46Kalau yang dari tadi kami lihat, disini masih dari Kementerian Agama,
08:51orang-orang dari Kementerian Agama dan juga dari wartawan.
08:55Nah, sebenarnya yang ditunggu-tunggu juga kan adalah
08:57atau kenapa sebenarnya sidang isbat penentuan satu Zul Hijah ini juga dilakukan.
09:02Karena tidak hanya menentukan bulan baru,
09:04tapi juga untuk menentukan kapan Hari Raya Idul Adha akan jatuh.
09:08Kalau dari kalender Islam atau kalender Hijriah kan kita tahu jatuhnya pada tanggal 10 Zul Hijah.
09:13Nah, tapi kapan kalau dikonversikan ke kalender Masehi akan jatuh di tanggal berapa?
09:19Apakah benar akan jatuh di tanggal 27 Mei atau mungkin di tanggal lain, misalnya tanggal 28?
09:24Nah, kalau mengutip dari situs Kementerian Agama,
09:28sebenarnya kalau dari hasil perhitungan hisab yang dipaparkan dalam rapat persiapan,
09:32dari Kementerian Agama mencatat kalau posisi hilal sudah memenuhi kriteria visibilitas dari Mabins
09:40atau Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura
09:45yaitu sudah berada di atas 3 derajat untuk tinggi hilal
09:49dan elongasi sudah di atas 6,4 derajat.
09:53Nah, jadi kalau secara teori memang sudah memenuhi kriteria.
09:57Kan kalau secara kriteria tadi,
09:59kalau tinggi hilal itu diukur dari minimal 3 derajat di atas ufuk saat matahari terbenam,
10:05kemudian kalau elongasi jarak sudut antara hilal atau bulan dan juga matahari
10:09itu di atas 6,4 derajat.
10:11Nah, tapi meskipun secara perhitungan astronomi sebenarnya sudah memenuhi kriteria,
10:17Kementerian Agama tetap akan memadukan dengan metode Rukyatul Hilal atau pemantauan hilal.
10:22Karena kalau dari Kemenak bilangnya,
10:24untuk metode hisab atau perhitungan astronomi itu bersifat prediktif untuk gambaran awal.
10:31Sementara kalau Rukyatul Hilal,
10:32pemantauan hilal di 88 titik di Indonesia,
10:35itu menjadi metode konfirmasi faktual.
10:38Nah, ini jadi alasan kenapa kedua metode ini akan dipadukan oleh Kementerian Agama
10:44nanti di seminar proses hilal,
10:46kemudian di sidang isbat sambil mendengarkan pertimbangan dari unsur-unsur yang hadir.
10:50Ya, tadi kalau misalnya ada Komisi 8,
10:52sebagai mitra di DPR RI,
10:54ada dari Ormas Islam,
10:56lalu dari BMKG,
10:58dan lain-lain nanti juga akan memberikan pandangannya.
11:00Nah, selain itu,
11:04nantinya kalau misalnya sudah selesai dilakukan,
11:07pemerintah ataupun juga Kementerian Agama akan menyampaikan hasilnya
11:11sebagai kita dibentuk pertanggung jawaban secara administratif,
11:15maupun juga sebagai bentuk KSRI.
11:16Dan dilakukan dua metode ini digabungkan,
11:19tidak menggunakan salah satu saja,
11:20karena dari pemerintah ataupun juga dari Kementerian Agama
11:24menyebutkan,
11:25ini harus menjadi hasil yang bisa dijadikan acuan otoritas pemerintah secara resmi putuh.
11:30Oke, kita masih nantikan nanti proses sidang isbat yang akan digelar pada sore hari nanti,
11:35ada 88 titik yang juga nanti akan ikut dipantau.
11:40Terima kasih laporannya Jurnalis Kompas TV,
11:42Sindi Permadi,
11:42dan juga Gahniar Febrian,
11:44Juru Kamera,
11:44melaporkan dari Kementerian Agama Jakarta.
11:47Saudara, tadi kita sudah mendengarkan bersama-sama,
11:50bahwa proses sidang isbat ini akan dilakukan dalam beberapa tahap,
11:54di mana yang pertama ini tentunya pemantauan di 88 titik akan dilakukan secara terbuka,
11:59baru nanti akan ada agenda tertutup untuk kemudian memutuskan
12:05kapan tepatnya satu ataupun juga bulan baru ini dimulai begitu,
12:12dan nanti ketika sudah ada keputusannya baru nanti akan disampaikan kepada publik
12:17lewat konferensi pers yang akan dipimpin oleh Menteri Agama secara langsung.
12:22Sejumlah tokoh dan juga stakeholder disampaikan, direncanakan,
12:27dijadwalkan akan hadir,
12:28dari mulai DPR sebagai mitra Kementerian Agama,
12:32kemudian juga ada dari BMKG yang akan mengukur hilal pada sidang isbat
12:37yang akan digelar pada sore hari nanti.
12:39Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan