00:00Selamat sore Anda menyaksikan Breaking News Kompas TV terkait sidang isbat penetapan 1 Zulhizah 1447 Hijriah sekaligus penetapan kapan hari
00:16Raya Idul Adha 1447 Hijriah bagi umat Islam di Indonesia.
00:21Bersama saya Niputut Rusnanda.
00:23Saudara Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal penetapan maksud kami sidang isbat penetapan awal Zulhizah 1447 Hijriah dan
00:35Hari Raya Idul Adha tahun 2026 di kantor Kementerian Agama Jakarta sore ini.
00:40Sidang isbat akan diawali dengan seminar posisi hilal pada pukul 16.30 waktu Indonesia bagian Barat melibatkan unsur terkait seperti
00:50Komisi 8 DPR RI, Organisasi Masyarakat Islam, Duta Besar Negara Sahabat BMKG hingga Ahli Falak dan Astronomi.
01:00Kementerian Agama akan memadukan dua metode penentuan bulan baru yakni metode hisap atau penghitungan astronomi dan rukiat atau pemantauan hilal.
01:13Hasil sidang isbat baru akan diumumkan kepada publik dalam konferensi pers yang rencananya akan diselenggarakan pada pukul 19.00 waktu
01:23Indonesia bagian Barat.
01:33Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN memprediksi Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah diperkirakan akan serentak jatuh pada
01:4427 Mei 2026.
01:47Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN Thomas Jamaluddin menyebut posisi hilal pada saat waktu maghrib nanti diperkirakan sudah cukup tinggi.
01:58Ia menyebut penetapan awal Zulhiza melalui perhitungan astronomi posisi hilal sudah memenuhi kriteria Mabims bahkan umul Kuro Arab Saudi sehingga
02:11ia memprediksi bahwa awal Zulhiza 1447 akan jatuh pada 18 Mei 2026 dan Idul Adha pada 27 Mei 2026.
02:22Sidang isbat awal Zulhiza rencananya akan dikelar di Auditorium H.M. Rashidi, Kementerian Agama untuk memastikan akurasi.
02:32Kemenak juga memantau bersama-sama dengan Kanwil Kemenak Kabupaten Kota, Ormas dan sejumlah stakeholder terkait di 88 titik seluruh Indonesia.
02:48Posisi hilal pada saat maghrib 17 Mei 2026 di wilayah Indonesia sudah cukup tinggi.
02:57Di Papua sudah lebih dari 3 derajat dan di makin ke barat posisinya sudah semakin tinggi.
03:06Alongasinya pun sudah cukup jauh dari matahari sekitar 9 derajat sehingga peluang untuk terlihatnya hilal pada saat maghrib 17 Mei
03:16cukup tinggi di wilayah Indonesia.
03:19Sehingga diperkirakan nanti pada saat sidang isbat ada laporan rugiatul hilal.
03:25Memang secara hisap di wilayah Asia Tenggara posisi hilal sudah memenuhi kriteria Mabims.
03:32Kemudian di Arab Saudi juga sudah memenuhi kriteria Umul Kurok sehingga insya Allah satu dul hija akan seragam jatuh pada
03:4418 Mei 2026 dan hidul adha insya Allah seragam tanggal 27 Mei 2026.
03:57Persiapan sidang isbat yang akan digelar di kantor Kementerian Agama Jakarta akan dilaporkan jurnalis Kompas TV Sindi Permadi dan juru
04:05kamera Gahniar Febrian.
04:06Sindi, sejauh mana persiapan sidang isbat yang akan digelar sore hari nanti dan seperti apa prosesnya hingga penetapan sidang isbat
04:15nanti?
04:20Kalau tinggal menghitung satu setengah jam dari rangkaian sidang isbat biasanya persiapannya sudah tinggal menyempurnakan hal-hal teknis saja.
04:28Seperti, karena kalau tadi kami tiba di sini sekitar pukul setengah satu siang juga yang dilakukan sudah tinggal penyempurnaan teknis
04:34seperti memastikan area yang akan dijadikan akses keluar masuk dari para tamu terkait
04:40yang akan mengikuti rangkaian, kemudian tes jaringan, cek audio, dan nantinya ada dua area juga yang akan dijadikan rangkaian sidang
04:49isbat pada hari ini.
04:51Yang pertama kalau yang di belakang saya itu adalah area konferensi pers yang rencananya akan dilakukan pada pukul 19 waktu
04:59Indonesia Barat nanti.
05:01Kalau melihat dari daftar-daftar nama yang sudah atau baru saja dipasang, tadi ada Menteri Agama, Wakil Menteri Agama, beberapa
05:08dirjen,
05:08kemudian ada Ketua Komisi 8 DPR RI dan juga Ketua MOI.
05:12Nah, tapi sebelum kongresi pers atau pengumuman kepada publik kapan satu jul hijah akan jatuh,
05:18begitu juga dengan kapan nanti hari raya idul adha akan jatuh,
05:22sebelumnya akan ada rangkaian lainnya yaitu adalah seminar posisi hilal dan juga sidang isbat di ruangan di seberangnya.
05:29Adalah auditorium K.I.H.J. M. Rashidi.
05:31Di dalam nantinya para unsur-unsur terkait, tadi mulai dari Ahli Falak dan Astronomi, Komisi 8 DPR RI,
05:39Duta Besar Negara Sahabat, BMKG, dan lain-lain, mereka akan melakukan agenda seminarnya di sana.
05:45Nah, jadi kalau memang kita rangkum hari ini di rangkaian sidang isbat penetapan 1 Zul Hijah 1447 Hijriah,
05:52ada tiga. Pertama, tadi adalah seminar posisi hilal yang akan dilakukan secara terbuka,
05:57biasanya akan disiarkan secara langsung dari Youtube Kementerian Agama.
06:02Kenapa dilakukan terbuka? Karena untuk memastikan keterbukaan juga.
06:06Kemudian yang kedua, dilanjutkan dengan sidang isbat yang akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama.
06:11Kalau itu dilakukan tertutup, pada pukul 18 waktu Indonesia Barat atau selepas sholat maghrib,
06:16baru agenda terakhir adalah konferensi pers.
06:18Kenapa sidang isbat dilakukan pada hari ini, tanggal 17 Mei 2026?
06:22Karena kalau dari perhitungan hisap atau perhitungan astronomi,
06:26seluruh sistem hisap sepakat bahwa istimah atau berakhirnya siklus bulan lama
06:31dan menjadi titik awal masuknya siklus bulan baru,
06:35jatuh pada hari ini, 29 Zul Kaidah 1447 Hijriah atau tanggal 17 Mei 2026.
06:43Nah, nantinya di dalam agenda seminar posisi Hilal,
06:49para unsur-unsur terkait ini akan mendengarkan paparan terkait dengan hasil hisap terlebih dahulu.
06:56Dan yang kedua, baru sekaligus juga menerima hasil Rukyatul Hilal.
07:01Ada 88 titik pemantauan di seluruh Indonesia yang dijadikan patokan oleh Kementerian Agama.
07:06Biasanya, kalaupun ada satu titik saja yang menyatakan Hilal sudah terlihat,
07:13maka dikategorikan sebagai sudah memenuhi syarat.
07:16Nah, 88 titik itu tersebar dari Indonesia, dari wilayah yang paling timur sampai yang paling barat.
07:21Nah, kemudian nantinya dalam sidang yang tertutup, itu adalah sidang isbat,
07:25baru Menteri Agama akan memimpin sidang dengan mendengarkan juga pertimbangan-pertimbangan dari para peserta.
07:31Sebelum nantinya menentukan kapan 1 Zul Hijah, 14, 47 Hijriah akan jatuh, apakah besok atau juga lusa.
07:40Nah, kenapa? Dilakukan harus dengan cermat dan juga lintas lembaga.
07:44Karena kalau dari Kementerian Agama menegaskan untuk sidang isbat ini bukan agenda rutin tahunan saja,
07:50tapi ini adalah bentuk pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
07:54Dan juga yang harus dipastikan oleh Kementerian Agama adalah
07:57bahwa hasil penetapan ini nantinya akan dapat dipertanggungjawabkan
08:02baik secara syarih, ketentuan Islam, maupun juga secara administratif, putuh.
08:07Oke, tadi disampaikan begitu bahwa akan ada sejumlah stakeholder
08:11yang juga akan hadir dalam proses penentuan sidang isbat nanti sore.
08:17Dari pantauan Anda sejak pukul 1 tadi,
08:19Sindi, siapa saja yang sudah hadir di lokasi?
08:22Kalau tadi kan dipilang ada Menteri Agama, kemudian ada dari DPR juga.
08:26Dari pantauan Anda, ada tokoh-tokoh yang sudah hadir kah?
08:33Kalau sampai saat ini belum,
08:36karena saat ini saya berdiri persis di depan ruang auditorium KIHJM Rashidi,
08:41tempat nantinya seminar posisi hilal akan dilakukan
08:44dan juga beserta juga dengan sidang isbat.
08:46Kalau yang dari tadi kami lihat, disini masih dari Kementerian Agama,
08:51orang-orang dari Kementerian Agama dan juga dari wartawan.
08:55Nah, sebenarnya yang ditunggu-tunggu juga kan adalah
08:57atau kenapa sebenarnya sidang isbat penentuan satu Zul Hijah ini juga dilakukan.
09:02Karena tidak hanya menentukan bulan baru,
09:04tapi juga untuk menentukan kapan Hari Raya Idul Adha akan jatuh.
09:08Kalau dari kalender Islam atau kalender Hijriah kan kita tahu jatuhnya pada tanggal 10 Zul Hijah.
09:13Nah, tapi kapan kalau dikonversikan ke kalender Masehi akan jatuh di tanggal berapa?
09:19Apakah benar akan jatuh di tanggal 27 Mei atau mungkin di tanggal lain, misalnya tanggal 28?
09:24Nah, kalau mengutip dari situs Kementerian Agama,
09:28sebenarnya kalau dari hasil perhitungan hisab yang dipaparkan dalam rapat persiapan,
09:32dari Kementerian Agama mencatat kalau posisi hilal sudah memenuhi kriteria visibilitas dari Mabins
09:40atau Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura
09:45yaitu sudah berada di atas 3 derajat untuk tinggi hilal
09:49dan elongasi sudah di atas 6,4 derajat.
09:53Nah, jadi kalau secara teori memang sudah memenuhi kriteria.
09:57Kan kalau secara kriteria tadi,
09:59kalau tinggi hilal itu diukur dari minimal 3 derajat di atas ufuk saat matahari terbenam,
10:05kemudian kalau elongasi jarak sudut antara hilal atau bulan dan juga matahari
10:09itu di atas 6,4 derajat.
10:11Nah, tapi meskipun secara perhitungan astronomi sebenarnya sudah memenuhi kriteria,
10:17Kementerian Agama tetap akan memadukan dengan metode Rukyatul Hilal atau pemantauan hilal.
10:22Karena kalau dari Kemenak bilangnya,
10:24untuk metode hisab atau perhitungan astronomi itu bersifat prediktif untuk gambaran awal.
10:31Sementara kalau Rukyatul Hilal,
10:32pemantauan hilal di 88 titik di Indonesia,
10:35itu menjadi metode konfirmasi faktual.
10:38Nah, ini jadi alasan kenapa kedua metode ini akan dipadukan oleh Kementerian Agama
10:44nanti di seminar proses hilal,
10:46kemudian di sidang isbat sambil mendengarkan pertimbangan dari unsur-unsur yang hadir.
10:50Ya, tadi kalau misalnya ada Komisi 8,
10:52sebagai mitra di DPR RI,
10:54ada dari Ormas Islam,
10:56lalu dari BMKG,
10:58dan lain-lain nanti juga akan memberikan pandangannya.
11:00Nah, selain itu,
11:04nantinya kalau misalnya sudah selesai dilakukan,
11:07pemerintah ataupun juga Kementerian Agama akan menyampaikan hasilnya
11:11sebagai kita dibentuk pertanggung jawaban secara administratif,
11:15maupun juga sebagai bentuk KSRI.
11:16Dan dilakukan dua metode ini digabungkan,
11:19tidak menggunakan salah satu saja,
11:20karena dari pemerintah ataupun juga dari Kementerian Agama
11:24menyebutkan,
11:25ini harus menjadi hasil yang bisa dijadikan acuan otoritas pemerintah secara resmi putuh.
11:30Oke, kita masih nantikan nanti proses sidang isbat yang akan digelar pada sore hari nanti,
11:35ada 88 titik yang juga nanti akan ikut dipantau.
11:40Terima kasih laporannya Jurnalis Kompas TV,
11:42Sindi Permadi,
11:42dan juga Gahniar Febrian,
11:44Juru Kamera,
11:44melaporkan dari Kementerian Agama Jakarta.
11:47Saudara, tadi kita sudah mendengarkan bersama-sama,
11:50bahwa proses sidang isbat ini akan dilakukan dalam beberapa tahap,
11:54di mana yang pertama ini tentunya pemantauan di 88 titik akan dilakukan secara terbuka,
11:59baru nanti akan ada agenda tertutup untuk kemudian memutuskan
12:05kapan tepatnya satu ataupun juga bulan baru ini dimulai begitu,
12:12dan nanti ketika sudah ada keputusannya baru nanti akan disampaikan kepada publik
12:17lewat konferensi pers yang akan dipimpin oleh Menteri Agama secara langsung.
12:22Sejumlah tokoh dan juga stakeholder disampaikan, direncanakan,
12:27dijadwalkan akan hadir,
12:28dari mulai DPR sebagai mitra Kementerian Agama,
12:32kemudian juga ada dari BMKG yang akan mengukur hilal pada sidang isbat
12:37yang akan digelar pada sore hari nanti.
12:39Terima kasih.
Komentar