Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Shindy Lutfiana menjadi sorotan publik usai polemik dalam ajang LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat viral di media sosial. Ucapannya saat merespons protes peserta memicu kritik dan ramai diperbincangkan warganet.

Setelah kejadian tersebut, Shindy Lutfiana menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia mengakui pernyataannya tidak tepat disampaikan dalam kapasitas sebagai pembawa acara kegiatan resmi dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi banyak pihak.

Dampak polemik itu disebut mulai berimbas pada dunia kerja Shindy. Sejumlah pihak event organizer dikabarkan memutus kerja sama, sementara penyelenggaraan acara juga ikut dievaluasi setelah kontroversi tersebut

Artikel terkait:
https://www.suara.com/entertainment/2026/05/13/090500/shindy-lutfiana-mc-lcc-empat-pilar-mpr-ri-mulai-kena-cancel-culture-pihak-eo-putus-kerjasama

Creative/Video Editor: Susi/Leo
#ShindyLutfiana #MPR #LCC #KALBAR
==================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Sinti Lutviana, MCLCC 4 Pilar MPR-RE mulai kena cancel culture.
00:05Sinti Lutviana, pembawa acara Lomba Cerdas Cermat atau LCC 4 Pilar MPR-RE tingkap kelimatan barat menjadi sorotan publik setelah
00:14ucapannya dalam ajang tersebut viral di media sosial.
00:17Polemik bermula dari protes peserta terkait penilaian Dewan Juri, lalu respon Sinti yang menyebut keberatan peserta kemungkinan hanya perasaan mereka
00:25memicu kritik dari warganya.
00:28Setelah ramai diperbincangkan, Sinti menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial.
00:33Ia mengakui kelima tersebut tidak pantas disampaikan dalam kapasitasnya sebagai MC kegiatan resmi dan menyadari ucapannya telah menimbulkan kekecewaan serta
00:44ketidaknyamanan bagi banyak pihak, terutama peserta dan guru pendamping.
00:48Dalam artikel itu juga disebutkan dampak polemik mulai dirasakan Sinti di dunia kerja.
00:52Sejumlah pihak event organizer dikabarkan memutuskan kerjasama dengannya seiring munculnya gelombang cancel culture di media sosial.
01:01Sementara itu, MPRRI turut menonaktifkan MC dan Dewan Juri pelaksanaan LCC tersebut sambil melakukan evaluasi atas penelenggaraan acara.
01:14Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan