Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PALEMBANG, KOMPAS.TV - Mahkamah Agung Republik Indonesia terus memperkuat kompetensi hakim di lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara, khususnya dalam menangani sengketa pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

Melalui program in-house training, 30 hakim TUN dari Kota Palembang dan Medan berkumpul untuk mendalami aspek hukum pertanahan.

Fokus utama pelatihan ini adalah memahami fungsi sosial tanah di tengah masifnya pembangunan nasional.

Kegiatan berlangsung di Novotel Palembang pada 5 hingga 8 Mei 2026, dengan beberapa narasumber, salah satunya dari Kementerian ATR/BPN.

Baca Juga Ketua Pengadilan Tinggi Tanjungkarang Resmi Purnabakti Setelah 40 Tahun Mengabdi | MA NEWS di https://www.kompas.tv/regional/668128/ketua-pengadilan-tinggi-tanjungkarang-resmi-purnabakti-setelah-40-tahun-mengabdi-ma-news

#mahkamahagung #hakimtun #sengketatanah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/668322/mahkamah-agung-perkuat-kompetensi-hakim-tun-soal-sengketa-pengadaan-tanah-ma-news
Transkrip
00:06Intro
00:13Mahkamah Agung terus memperkuat kompetensi hakim
00:16di lingkungan peradilan tata usaha negara
00:18khususnya dalam menangani sengketa pengadaan tanah
00:21untuk kepentingan umum
00:23Melalui program in-house training
00:2630 hakim tun dari kota Palembang dan Medan
00:29berkumpul untuk mendalami aspek hukum pertanahan
00:32Fokus utama pelatihan ini adalah
00:34memahami fungsi sosial tanah
00:36di tengah masifnya pembangunan nasional
00:40Kegiatan berlangsung 5 hingga 8 Mei 2026
00:44dengan beberapa narasumber
00:45salah satunya dari Kementerian ATR BPN
00:49Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung menekankan
00:53tanah bukan sekedar aset ekonomi
00:55namun memiliki keterikatan batin
00:57dan menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat
01:00Hakim dituntut jeli
01:03melihat sisi kejiwaan dan penghidupan warga
01:05dalam setiap sengketa pembebasan lahan
01:07yang melibatkan pemerintah
01:11Walaupun milik pribadi tapi ada fungsi lain untuk pentingan bersama
01:16Kemudian dalam saat-saat pemerintah ingin
01:19membebaskan tanah rakyat
01:21Apa yang harus diperhatikan oleh pejabat
01:24ini hubungan antara pribadi dengan tanah itu banyak hubungannya
01:29hubungan ekonomi, hubungan kejiwaan
01:31dan Hakimnya harus lebih paham
01:33supaya pada saat menilai keputusan yang digugat itu mereka bisa mengambil keputusan yang pas, yang baik
01:43Sementara itu Marsikal Muda Yuwono Agung Nugroho berharap
01:46dengan pelatihan singkat ini
01:48Hakim mampu menyelesaikan sengketa secara adil
01:51sesuai ketentuan yang berlaku
01:55Para Hakim ini adalah pejabat negara
01:59dan di satu sisi
02:01sengketa ini adalah melibatkan antara
02:04pemerintah dengan rakyat atau warga masyarakat
02:09Disinilah titik singgungnya bagaimana keadilan itu harus ditegakkan
02:14dengan tidak mengesampingkan kepentingan umum
02:18namun tidak merugikan juga kepentingan individu dari masyarakat tersebut
02:23Disini para Hakim harus cerdas menggali ketentuan
02:28sehingga akan terciptakan keputusan yang seadil-adilnya
02:32Pelatihan ini diharapkan mampu mencetak Hakim yang cerdas
02:35dalam menggali ketentuan hukum
02:37guna melahirkan putusan yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan kepada publik
02:43Sri Milani Savitri, Muhammad Reza Pahlevi
02:46Kompas TV Palembang, Sumatera Selatan
02:49Tiga, saya untuk mempunyai pertanyaan dengan huruf K
02:54Terima kasih telah menonton!
02:56Terima kasih telah menonton!
02:57Terima kasih telah menonton!
02:59Terima kasih telah menonton!
03:01Terima kasih telah menonton!
03:02Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan