Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Proses identifikasi korban erupsi dilakukan di RSUD Tobelo, Halmahera Utara, menggunakan serpihan tulang yang sebelumnya dievakuasi tim SAR.

Petugas akan mencocokkan data rahang dan gigi korban dengan rekam medis yang didatangkan dari Singapura guna memastikan identitas korban.

PJS Kapolda Maluku Utara menyebut kedua korban diduga tertimpa material vulkanik bersuhu tinggi saat erupsi terjadi.

Hasil identifikasi diperkirakan baru dapat diketahui setelah proses pencocokan data forensik selesai dilakukan.

#rumahsakit #korban #gunung

Baca Juga Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kendari, Warga Diimbau Segera Mengungsi di https://www.kompas.tv/regional/668217/banjir-rendam-ratusan-rumah-di-kendari-warga-diimbau-segera-mengungsi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/668219/proses-identifikasi-korban-erupsi-gunung-dukono-bagaimana-hasilnya-indo-update
Transkrip
00:00Bergeser ke informasi lain, proses identifikasi dua korban erupsi gunung Dukono
00:04yang diduga warga negara Singapura masih berlangsung di RSUD Tobelo, Halmahera Utara.
00:10Tim DVI Polda Maluku Utara melakukan pencocokan data forensik
00:14untuk memastikan identitas kedua korban.
00:21Proses identifikasi dilakukan di RSUD Tobelo, Halmahera Utara
00:25menggunakan serpihan tulang yang dievakuasi tim SAR kemarin.
00:29Petugas akan mencocokkan data rahang dan gigi korban
00:33dengan rekam medis yang didatangkan dari Singapura.
00:36PJS Kapolda Maluku Utara menyebut,
00:39kedua korban diduga tertimpa bahan vulkanik bersuhu tinggi saat erupsi terjadi.
00:44Hasil identifikasi diperkirakan baru dapat diketahui
00:47setelah proses pencocokan data forensik selesai dilakukan.
00:54Pemerintah Singapura
00:56Bekerja, sambil juga kita akan nanti memproses untuk BDMA-nya.
01:00Tadi kita sudah sepakati bernama Pak Bupati
01:03dengan yang mewakili pemerintah Singapura
01:06dari Singapore Embassy
01:10di mana mereka juga menyampaikan bahwa nanti setelah semuanya menjadi terang dan jelas
01:17maka nanti ada dari pihak keluarga yang akan menerima dari pihak tim medis yang ada di rumah sakit.
Komentar

Dianjurkan