Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
KOMPAS.TV - Polisi menangkap 320 orang warga negara asing, dengan 275 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana perjudian daring atau online jaringan internasional di daerah perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta.

Apa yang bisa ditindaklanjuti oleh polisi setelah ratusan orang ini dipindah ke sejumlah kantor Imigrasi?

Simak pembahasan KompasTV bersama Komisioner Kompolnas, Choirul Anam.

Baca Juga TERBARU! Bareskrim Ungkap 320 WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Dibawa ke Kantor Imigrasi di https://www.kompas.tv/nasional/668043/terbaru-bareskrim-ungkap-320-wna-operator-judi-online-di-hayam-wuruk-dibawa-ke-kantor-imigrasi

#judol #judionline #hayamwuruk #kompolnas

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/668048/full-kompolnas-bongkar-penanganan-wna-tersangka-judi-online-di-hayam-wuruk-kena-pasal-berlapis
Transkrip
00:00Saudara polisi menangkap 320 orang warga negara asing dengan 275 orang diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.
00:11Tindak pidana perjudian daring atau online jaringan internasional di daerah perkantoran Hayamuruk, Jakarta.
00:17Apa yang bisa ditindaklanjuti oleh polisi serta ratusan orang ini dipindah ke sejumlah kantor imigrasi?
00:23Kami akan membahasnya bersama Komisioner Kompolnas, Pak Hoirul Anam. Selamat petang Pak Anam.
00:30Selamat petang Pak Kabar, Mbak Sintia.
00:32Kabar baik, sehat selalu untuk Pak Anam.
00:35Pak Anam, kalau 320 orang yang sudah ditangkap polisi ini diserahkan ke imigrasi, mungkin bisa dijelaskan nanti prosesnya akan seperti
00:44apa?
00:45Apakah akan dikebalikan ke negaranya atau proses hukumnya akan dilaksanakan di sini?
00:51Dan jika memang terbukti bersalah akan dilakukan penahanan di Indonesia atau di negaranya?
00:56Ya, yang pertama-tama kami mengucapkan, ini langkah yang baik ya oleh kepolisian, sekali lagi dalam konten memberantas judul.
01:09Nah, kita harus apresiasi ini.
01:12Nah, pertanyaan tadi bisa jawabnya begini, kenapa kok ditaruh di imigrasi?
01:17Karena ini WNA, ya mungkin untuk melapis apakah ada pelanggaran imigrasi ataukah tidak.
01:25Karena mereka 275 orang sudah menjadi tersangka tindak pidana, sehingga nggak akan dibalikin ke negaranya, ya harus diadili di sini.
01:35Nah, kalau imigrasi menemukan bahwa ada pelanggaran keimigrasian, saya kira itu untuk mempertebal tindak pidananya.
01:45Sekaligus untuk menunjukkan bahwa kejahatan ini memang kejahatan transnasional, oleh karenanya berbagai pola yang harus diuji.
01:56Salah satunya memang pelanggaran keimigrasian.
01:59Oke, ya silakan.
02:03Apa yang paling penting ke depannya?
02:06Sebenarnya kan kasus judul ini kan sudah sering kali ditangkep mulai jumlah yang kecil, sampai jumlah yang besar, mulai uang
02:14yang besar, sampai uang yang sedang gitu loh.
02:16Nah, pertanyaannya kenapa kok ini terus-menerus terjadi?
02:19Saya kira tantangan paling besar adalah membongkar siapa dibalik peristiwa ini.
02:25Karena nggak mungkin mobilisasi dengan jumlah banyak begini nggak melibatkan sesuatu yang memiliki power, memiliki kuat.
02:34Tapi begini Pak Anam, ketika kita bicara jumlah tersangka yang sudah ditetapkan dan jumlah orang yang bisa dikatakan tidak sedikit
02:42ratusan orang di sini.
02:43Menurut Anda, apakah kejahatan internasional ini merupakan kejahatan yang terorganisir, tidak hanya terjaring di internasional, tapi sebenarnya juga ada WNI
02:53yang terlibat di sini?
02:55Ini pasti terorganisir ya.
02:58Saya sendiri misalnya beberapa waktu yang lalu ke Polda Mitro Jaya, juga bertemu dengan pelaku judul ini yang baru ditangkep
03:06dari luar negeri, dari Myanmar kalau nggak salah.
03:09Dan itu sedang didalami untuk membuka jaringannya.
03:13Sehingga kemungkinan besar nggak mungkin kerja-kerja judul ini tanpa ada jejaring, termasuk jejaring WNI-nya.
03:22Oleh karenanya, tadi dibilang oleh Pak Direktur, Pak Dirkrimum, itu 320 orang itu WNA, 1 orang WNI.
03:33Saya kira ini nggak mungkin nggak melibatkan WNI.
03:36Oleh karenanya, ya harus dibongkar siapa WNI-nya.
03:39Tapi bos besarnya apakah WNI atau WNA nih Pak Anam, kalau kita memang ingin menelusuri dan juga memberantas secara menyeluruh
03:48kejahatan judi online ini?
03:51Saya kira di beberapa diskusi sempat ada siapa-siapanya yang memiliki peran penting dalam judul ini.
04:00Tapi nggak bisa disebutkan di sini, biarkan penyidik yang menelusuri lagi.
04:05Tapi kerja-kerja rekan-rekan kepolisian itu memang dalam...
04:08Artinya ada oknum dari institusi tertentu seperti itu Pak Anam?
04:12Yang pasti ada WNI ya, siapapun itu gitu.
04:18Tapi kerja-kerja judul ini dengan jumlah yang besar, dengan jaringan yang luas,
04:23nggak mungkin nggak melibatkan jejaring di warga negara Indonesia.
04:27Persis seperti yang beberapa waktu yang lalu, saya ke Polda Metro Jaya,
04:31sempat berjumpa dengan pelaku judul yang ditangkep di Myanmar itu sedang didalemi.
04:35Siapa saja jaringannya, bagaimana mereka main dan sebagainya.
04:39Oke, kalau temuan dari kompongas Pak Anam, yang main ini siapa Pak Anam?
04:44Saya kira yang paling penting adalah bahwa tindakan memberantas judul ini
04:51tidak boleh dipandang kasus per kasus.
04:55Harus kasus ini dengan kasus sebelum-sebelumnya nyambung atau tidak.
04:59Jaringnya bagaimana dan sebagainya.
05:02Kami memantau melakukan pengawasan terhadap kerja-kerja judul ini
05:06dalam kerangka kayak begitu, sehingga kerjanya tidak parsial
05:10dan tidak bisa diumumkan di forum ini.
05:14Pak Anam, jika kita bicara, ini kan dikabarkan beroperasi selama dua bulan.
05:21Waktu ini sebenarnya adalah waktu yang cukup singkat untuk pengungkapan
05:25atau sebenarnya sudah terjadi waktu yang bisa dikatakan cukup merusak di negara ini?
05:32Singkat saja.
05:35Sebenarnya ini merupakan kerja-kerja yang sistemik ya
05:39dari rekan-rekan kepolisian yang ketika nangkep satu dua orang didalemi,
05:43satu dua orang didalemi sehingga bisa membongkar berbagai jaringan yang ada.
05:48Karena sekali lagi ini kejahatan berjejaring.
05:50Ini kejahatan yang tidak tunggal oleh karenanya kami melakukan pengawasan
05:56terhadap bagaimana mereka membongkar di jaring ini.
05:59Nah, saya kira kita harus apresiasi ini dan kita dukung ini.
06:03Dan kita harus tetap awasi, tidak boleh ini berhenti di sini,
06:07tinggal membongkar siapa di balik ini.
06:09Karena tidak mungkin sebesar ini, diam-diam saja.
06:12Artinya Indonesia dijadikan sangkar atau seperti apa?
06:15Indonesia dijadikan salah satu, tidak hanya tempat ya.
06:18Indonesia dijadikan salah satu yang strategis oleh mereka.
06:22Tidak hanya tempat, tapi juga orang gitu.
06:24Makanya beberapa orang itu juga ditangkep di luar negeri
06:27atau ditangkep oleh rekan-rekan kepolisian ketika masuk lagi ke Indonesia.
06:32Oke.
06:33Tidak hanya soal tempat, tapi juga soal orang.
06:35Baik, terima kasih Pak Horel Anam, Komisioner Kompolnas
06:38sudah berbagi inspirasi dan juga perspektif di Kompas Petang.
06:42Selamat sore.
Komentar

Dianjurkan