Ketika Hati Memilih Pergi
Full episode 👉 https://estehfilms.com 😉▶
#shortfilm #shortdrama #dramapendek #dramaromantis #selingkuh #dramarumahtangga #reinkarnasi #dramaromantis #kisahnyata #sinetronterbaru #trendingdrama #ceo #romantis
Full episode 👉 https://estehfilms.com 😉▶
#shortfilm #shortdrama #dramapendek #dramaromantis #selingkuh #dramarumahtangga #reinkarnasi #dramaromantis #kisahnyata #sinetronterbaru #trendingdrama #ceo #romantis
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:08Sampai kau buat kesimpulan begitu
00:19Antar Nona Nadia pulang
00:21Baik
00:23Nona Nadia
00:24Maaf
00:30Apa yang ku lakukan?
00:35Kurang jelas?
00:38Aku pasti kasih kau penjelasan
00:40Baik
00:41Lebih baik kau bisa melakukannya
00:43Jangan nantinya malah menyesal
00:45Dan bilang gak bisa melepaskan
00:55Selain kau
00:56Gak ada yang gak bisa ku lepaskan
01:02Kau mau bawa aku kemana?
01:03Pulang ke rumah kita
01:05Penipunya tanah tangan sudah cerai
01:07Harus tunggu masa tenang berakhir
01:09Baru boleh kasih tau dia
01:10Sekarang gak boleh bersih pegang dengannya
01:12Kalau enggak
01:13Dia gak akan melepaskan begitu saja
01:37Pak Devan
01:38Aku sudah berisah ulang semua CCTV di Lok Asta
01:41Gak tau siapa yang selangkah dari kita
01:44Dan ambil semua rekaman
01:45Apa mau terus diselidiki?
01:47Gak perlu
01:49Karena dia bisa bereskan
01:50Kau juga gak akan bisa selidiki
01:53Besok pagi
01:54Pindahkan Kezia dari bagian proyek
01:56Baik
02:11Setelah kau sembuh
02:14Kita akan punya anak
02:18Semuanya akan jadi lebih baik
02:38Apa yang terjadi pada orang-orang itu?
02:40Setelah kirim foto masuk ke kamar
02:41Lalu menghilang
02:42Ditelepon juga gak diangkat
02:44Apa gagal?
02:46Gak mungkin
02:47Dia sudah dibawa keranjang
02:49Mana mungkin gagal?
02:51Apa mungkin
02:52Mereka main sampai dia mati?
02:54Karena takut lalu disembunyikan
02:56Gak berani muncul
03:03Gak seru
03:18Satu proposal proyek
03:20Mau tunda sampai kapan
03:20Baru serahkan
03:21Dulu begini
03:22Asya mengajari kalian
03:25Dokumen ini
03:26Baru kemarin kasih aku
03:27Masih berani membantah
03:28Masih belum lihat kenyataannya
03:29Sekarang yang memegang
03:31Yang nasib kalian adalah aku
04:01Nona Kinzia
04:02Aku mengerti
04:03Aku mengerti
05:01Kau gak ada kerjaan di kantor
05:02Dia pasti berharap aku pergi
05:03Tanpa buat keributan
05:08Mana mungkin
05:09Aku takut pekerjaanmu terganggu
05:41Kau mengundurkan diri
05:42Dia ini
05:42Sangat kejam
05:48Kau suka anak laki-laki
05:51Atau perempuan?
05:54Aku sementara
05:55Gak suka anak-anak
06:00Kalau begitu
06:03Harus merepotkan
06:04Melahirkan anak
06:05Yang gak kau suka
06:14Kenapa gak angkat?
06:16Gak usah
06:19Bukannya kita lagi bahas
06:20Masalah anak
06:24Begitu gugup
06:26Sepertinya
06:26Sangat suka
06:28Kau gak suka
06:29Aku juga gak suka
06:31Rasa sukamu
06:33Terlalu asal
06:34Aku sudah kenyang
06:49Kak Devan
06:52Isya
06:53Bukankah aku sudah bilang
06:55Saat aku gak ada di kantor
06:57Ada hal apapun
06:58Cari Riko
06:59Kak Devan
07:00Aku bukan sengaja
07:02Mengganggumu
07:03Kau tahu
07:04Aku paling menurut
07:05Denganmu
07:06Kau suruh aku pergi
07:07Dari bagian proyek
07:08Aku akan pergi
07:10Bagaimana
07:11Kau akan menebusku
07:13Kau mau apa?
07:16Lusa
07:16Bibi Rita akan
07:18Adakan pesta amal
07:19Aku mau kau
07:20Kasih aku satu set perhiasan
07:22Selain itu
07:23Aku mau kau terus menemaniku
07:24Oke
07:30Halo Asia
07:30Kok sudah dengar?
07:32Rita ternyata
07:33Mau adakan pertunangan
07:34Untuk Devan dan Kezia
07:35Undangannya sudah dikirim padamu
07:36Mereka gak tau malu sekali
07:38Jelas-jelas kalian
07:38Belum dapat akta cerai
07:39Aku kesel sekali
07:40Ibu mertuaku
07:41Mau bantu suamiku
07:42Bertunangan dengan wanita lain
07:44Aku jadi istri
07:46Harus kasih hadiah besar
07:51Baru hari kelima
07:52Sudah gak betah
07:53Mau cari siapa?
07:55Pesta amal
07:59Bagaimana kalau kau ikut denganku?
08:03Sekarang baru tanya padaku
08:05Aku mau pergi juga gak sempat
08:08Kalau begitu
08:11Tunggu aku pulang
08:15Pria yang sudah berubah hati
08:16Seperti buah busuk
08:19Akan jadi makin busuk
08:20Jadi gak perlu diharapkan
08:27Hampir setengah tokoh penting di kota Nawa
08:29Sudah diundang Nyonya Rita
08:30Lihat
08:30Nona Kezia dan Pak Devan
08:31Terlihat jelas akan ada kabar baik
08:33Sudah lama dengar mereka akan bertunangan
08:35Sepertinya memang benar
08:39Kezia
08:40Bibi bawa kau mengenal beberapa orang
08:43Pergilah
08:53Sudah lewat beberapa hari
08:55Apa Asia sudah tanda tangan perjanjian tambahan?
08:59Mungkin Asia sudah mati
09:01Beberapa hari ini gak ada pergerakan
09:04Surat perjanjian ini juga gak ada gunanya
09:07Aku asal tanda tangan saja
09:09Tentu saja
09:11Besok aku antarkan untuk Anda
09:13Kezia
09:14Kau ini ada keberanian dan cerdas
09:17Memang pantas jadi gadis yang kusukai
09:18Bisa membantu Bibi adalah kehormatan bagiku
09:21Anak baik
09:22Sudah harus ganti panggilan
09:24Sekarang aku ganti
09:26Ibu
09:29Pergilah
09:31Kak Devan
09:32Kak Devan
09:33Ayo kita lihat modelnya
09:36Permisi dulu
09:44Kak Devan
09:45Cincin berlian nyonya Nia sangat bagus
09:47Set perhiasan berlian merah muda yang disumbangkan nyonya Desi
09:51Modelnya unik dan cantik
09:52Ya
09:53Lumayan
09:58Ini satu set lengkap berlian merah muda
10:01Yang kupesan untuk Asia di Itala
10:02Satu lang tahun pernikahan kami tahun lalu
10:04Ini satu-satunya di dunia
10:05Kenapa jadi punya nyonya Desi?
10:08Devan
10:10Kalau kau menyukai orang lain
10:12Harusnya langsung bilang padaku
10:14Aku bisa mengalah
10:16Gak apa-apa
10:17Dia sua
10:19Dia bosku
10:20Cincin nikahmu tertinggal di kotak perhiasan
10:26Dia menjual cincin nikah bukan kecelakaan
10:28Dia berpura-pura patuh padaku
10:31Kak Devan
10:32Kau mau kemana?
10:35Kak Devan
10:36Kau mau kemana?
10:39Aku tiba-tiba ada urusan
10:40Kau sendiri saja
10:41Kau gak boleh pergi
10:42Malam ini sangat penting bagi kita
10:44Apa yang sangat penting?
10:52Semuanya
10:53Sebelum pesa amal dimulai
10:55Aku ada kabar baik yang mau kuumumkan
10:58Anakku Devan
10:59Akan bertunangan dengan putri keluarga Gudu
11:02Kezia
11:05Malam ini
11:06Aku akan membeli perhiasan paling mahal di sini
11:09Untuk hadiah pertemuan dengan calon menantuku
11:14Aku nona keempat keluarga Gudu
11:17Gak perlu cemburu pada Asia
11:19Wanita yang sudah dilecehkan
11:21Kelak
11:22Aku adalah Nyonya Dika yang sah
11:25Nona Kezia dan Pak Devan
11:27Sungguh perpaduan yang sempurna
11:28Pasangan yang serasi
11:29Selamat atas pertunangan Pak Devan
11:31Semoga langgang selamanya
11:34Siapa bilang aku mau pertunangan?
11:36Arah mereka pertunangan
11:38Tapi Pak benar
11:39Tapi aku gak yakin
11:47Terima kasih telah menonton
12:19Itu Asia
12:20Apa dia datang mau buat ulah?
12:22Dia itu cuma kekasih sama Devan
12:25Kenapa berani sekali buat ulah?
12:26Dia mengira dirinya itu istri sah
12:28Kedua keluarga sudah umumkan pertunangan
12:30Sekarang dia buat ulah
12:31Cuma akan permalukan diri sendiri
12:33Kenapa?
12:34Kenapa dia belum mati?
12:37Walau dia masih hidup
12:39Juga gak berhak berebut denganku
12:42Asia
12:43Aku peringatkan
12:44Aku dan Kak Devan
12:45Sudah bertunangan
12:47Kami akan segera menikah
12:49Kau jangan mengganggunya lagi
12:50Diam kau
12:51Devan
12:53Kau sadarlah
12:54Kau yakin mau permalukan adikku
12:56Di depan semua orang
12:58Karena wanita ini
13:01Kezia
13:04Aku bilang untuk terakhir kalinya
13:06Lepaskan
13:08Enggak
13:09Kak Devan
13:10Kamu jelas-jelas ada aku
13:12Kenapa masih memedulikan perasaan wanita ini?
13:18Asia
13:21Kau mau apa?
13:23Kalau pernikahan rahasia mereka
13:25Yang belum bercerai terungkap sekarang
13:26Keluarga Gudo dan Dika
13:28Akan kehilangan muka
13:29Gak boleh
13:31Aku perintahkan kau
13:32Segera pergi dari sini
13:35Asia
13:37Jangan buat ulah dulu
13:39Nanti pulang aku jelaskan
13:44Devan
13:46Kau mau ambil istri muda
13:49Gak leluasa kasih tau aku
13:51Istri muda?
13:52Apa maksudnya?
13:54Dia memakai Kezia sebagai pelakor
13:57Walau menikah dengan Devan
13:58Hanya bisa jadi istri kecil
14:00Asia
14:00Kau gak tau malu
14:01Aku dan Kak Devan baru suami istri
14:03Kami baru pasangan sah
14:04Siapa kau?
14:06Segera pergi dari pesta pertunangan adikku
14:08Kalau enggak
14:09Jangan salahkan aku berbuat kasar
14:12Apa hak kalian berbuat kasar padaku?
14:15Kalau di zaman dulu
14:16Walau Kezia menikah masuk
14:19Di malam pernikahan
14:21Juga harus bersujud dan menyajikan teh untukku
14:24Dan memanggilku kakak
14:27Bersujud?
14:28Kau ada hak apa?
14:29Kenapa kau bilang begitu?
14:32Mau aku bersujud padamu
14:33Aku ziarah ke makamu
14:34Mau enggak?
14:36Kezia
14:36Jangan berdebat dengannya
14:38Jangan ribut dengannya
14:40Hei
14:41Jangan halangi dia
14:42Biar dia bilang
14:44Biarkan semua orang dengar
14:49Asia
14:51Kalau kau berani bilang sepatah kata lagi
14:53Jangan harap bisa dapat uang perpisahan
14:58Uang perpisahan?
14:59Kau memang gak mau kasih speserpun pada aku
15:02Pakai ini mengancamku?
15:04Apakah kau sudah tanya hati nuranimu?
15:06Kau
15:09Uang perpisahan apa?
15:12Ternyata Asia menganggap uang perpisahan gak cukup
15:15Jadi datang buat ulah
15:16Dia memang wanita dari keluarga biasa
15:18Kalau sudah terlibat
15:19Pasti akan diperas
15:21Yang memalukan adalah
15:22Sudah ambil uang masih mengganggu
15:24Gak rela gadun yang sudah lama bersamanya
15:26Gak menginginkannya lagi
15:28Dia mau peras lebih banyak
15:29Asia
15:30Sekarang kau pergi sendiri
15:32Masih bisa mempertahankan harga dirimu yang terakhir
15:35Kalau enggak
15:36Jangan salahkan aku mempermalukanmu
15:40Entah siapa yang gak tahu diri
15:47Sudah lihat jelas?
15:49Apa ini?
15:56Katakan
15:57Apa ini?
16:03Nona Kizia buta huruf
16:05Kalian bantu dia baca
16:07Apa ini?
16:09Ini akta nikah
16:10Asia dan Devan
16:12Ternyata mereka sudah menikah
16:14Ini bukan mantan pacar buat ulah
16:16Ternyata istri sah menangkap lakor
16:22Yang satu selingkuh
16:25Yang satu menggoda pria beristri
16:28Masih dengan gak tahu malu mengumumkan pertunangan
16:31Melakukan poligami adalah melanggar hukum
16:35Terima kasih telah menonton!
16:37Ternyata
16:37Kizia
16:37Kizia
16:37Ternyata
16:38Kizia
16:38Kizia
16:41Kizia
Komentar