Skip to playerSkip to main content
  • 15 minutes ago
Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo mengaku jabatannya dicopot Presiden ke-7 RI Joko Widodo karena dirinya tidak menuruti permintaan Jokowi.Gatot mengaku bahwa dirinya pernah dimintai bantuan oleh Jokowi untuk menaikkan pangkat seorang perwira tinggi (Pati) agar menjadi jenderal bintang tiga.Hal itu disampaikan Gatot Nurmantyo dalam sabutanya di acara dalam acara Milad ke-5 Partai Ummat, Minggu (3/5).
Transcript
00:04So, I'm going to say, if we have a class in Indonesia, like what I said, don't have a lot
00:12of money, 70% politics, 20% economy, 10% happiness, and have a leader, that doesn't have a problem,
00:28that doesn't have a problem, that doesn't have a problem, that doesn't have a problem.
00:30Tanpa itu nggak bisa.
00:34Kalau semuanya tersandera, tinggal dong, nih.
00:40Karena itu saya juga suka menyandera.
00:46Ya, saya buka aja sekarang biar Pak Jokowi marah.
00:49Ketika Pak Jokowi minta,
00:52Pak Pak Lipa ini tolong dong, nenek kan bintang tinggal.
00:54Oh baik Pak, saya cek dulu Pak.
00:58Saya periksa, nggak ada yang benar-benar saya periksa.
01:02Setelah berat badannya turun 6 kilo, saya kasih lembaran.
01:06Ini kesalahanmu, mau dilanjutkan atau tidak?
01:12Kalau kamu nggak mau,
01:14lapor lewat jalur mana bilang,
01:17besoknya saya panggil,
01:18Pak Panglima dia masih suka di sana.
01:20Oh ya Pak, nggak apa-apa Pak, bagus di sana aja.
01:23Nggak jadi naik bintang 3 dia.
01:25Dan itu berulang kali, lama-lama ketawa juga saya kan.
01:28Ya sudah.
01:30Ditendanglah saya gitu kan.
01:31Nggak nurut.
01:34Tapi tidak bisa.
01:36TNI adalah institusi yang besar,
01:38bukan karena besarnya.
01:40Dia adalah prajurit yang dilatih,
01:43dipersenjatai,
01:44diorganisir.
01:45Kalau pemimpinnya nggak benar,
01:46bahaya sekali.
01:47Terima kasih.
01:48Terima kasih.
01:50You
Comments

Recommended