Skip to playerSkip to main content
  • 2 days ago
Menteri PPPA Arifah Fauzi menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya yang mengusulkan gerbong wanita di KRL dipindah ke tengah. Arifah mengaku pernyataannya itu tidak sensitif.Hal itu disampaikan Arifah Fauzi dalam keteranganya di Instagram kemenpppa, Rabu (29/4).
Transcript
00:02First of all, I'm going to tell you what happened at the incident of the crash of Kretta
00:09that has caused the damage of the crash of Kretta and Luka-Luka.
00:13Hati and do'a kami with all the victims and families that are left behind.
00:19Regarding my report, after the incident of the crash of Kretta in Bekasi Timur,
00:25saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat.
00:31Untuk itu, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat,
00:38khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut.
00:46Tidak ada maksud dari saya untuk mengabaikan keselamatan penumpang lainnya.
00:52Saya memahami bahwa dalam situasi duka seperti ini yang menjadi fokus utama adalah
01:00keselamatan, penanganan korban, serta empati kepada seluruh keluarga yang terdampak.
01:07Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu
01:15baik perempuan maupun laki-laki.
01:18Saat ini, prioritas utama pemerintah adalah memastikan penanganan terbaik bagi seluruh korban,
01:26baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.
01:30Sesuai arahan Bapak Presiden, seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat, adil, dan menyeluruh.
01:39Kementerian PPPA hadir untuk memastikan hak korban dan anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya
01:47dalam tragedi ini tidak terabaikan.
01:51Kami sangat berduka atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa ini.
01:57Kementerian PPPA berkomitmen memberikan pendampingan psikologis, perlindungan, serta dukungan yang diperlukan,
02:06khususnya bagi anak-anak dan keluarga korban yang mengalami trauma akibat peristiwa ini.
02:13Mari kita bersama-sama memusatkan perhatian pada penanganan korban,
02:18doa, serta upaya perbaikan sistem keselamatan transportasi publik
02:24agar tragedi serupa tidak kembali terjadi.
02:28Keselamatan seluruh penumpang harus menjadi prioritas tertinggi
02:32dalam setiap kebijakan transportasi ke depan.
02:36Terima kasih. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, ketabahan,
02:42dan perlindungan kepada seluruh keluarga korban,
02:45serta kepada kita semua.
02:48Terima kasih.
Comments

Recommended