00:00Seperti yang kemarin Pak Amin Rais juga, aduh sudah lah, saya tahu persis bagaimana Teddy, adik saya, itu sopan banget
00:09dia.
00:10Jadi saya kedatangan dari pimpinan KPK, Wakil Ketuanya, Pak Agus.
00:18Terus kaitannya membahas tentang PPRES 54 tahun 2018 tentang strategi nasional pencegahan korupsi.
00:31Dan ini yang terlibat di dalamnya itu adalah Bapak Nas, KPK, Mendagri, KSP, Menpan RB.
00:41Dan ini kita sedang merancang untuk mengusulkan perubahan agar MENQ dan BPKP terlibat.
00:51Ini kita seriusi, beliau kebetulan dari tim pencegahan lah ya.
00:59Artinya bahwa yang sekarang kita sedang booming ini masalah MBG.
01:06Tadi saya diskusi banyak hal-hal yang terjadi ketimpangan-ketimpangan dan nanti akan saya sidak.
01:18Ya tentunya ini dengan beberapa tim dari kementerian dan kalau misalnya kita ketahui dan betul-betul terbukti,
01:31saya tidak dapatkan segan-segan untuk ekspos secara langsung.
01:35Dan ini, PPRES ini biasanya per satu tahun itu dua kali kita lapor kepada Presiden.
01:44Saya yakin dengan beliau, Presiden begitu semangatnya basmi korupsi maling-maling,
01:54saya yakin beliau akan konsen dengan hal-hal seperti ini.
01:59Mungkin tidak satu tahun dua kali, bahkan setiap saat beliau pasti akan minta.
02:04Dan saya akan laporkan hal-hal yang memang sangat kecil.
02:09Karena ini uang rakyat.
02:11Ya, rakyat harus tahu.
02:12Dan saya akan sampaikan nanti apa yang menjadi temuan nanti di lapangan.
02:17Ya, sehingga tidak ada pemanfaatan-pemanfaatannya yang hanya kemudian dimanfaatkan oleh kelompok perorangan.
02:26Ya, banyak saya dapat laporan-laporan, tetapi saya kalau belum terjun di lapangan,
02:31saya tidak mau akan menyampaikan apa temuan itu.
02:34Nanti tunggu, nanti saya akan, secepatnya saya akan ke lapangan.
02:38Jadi nanti perannya PSD sendiri dalam hal ini segini?
02:41Ya, kita melihat secara langsung fungsinya adalah fungsi pengawasan, fungsi pengendalian,
02:48bersama-sama nanti dengan KPK, kemudian dengan Bapak Penas dan sebagainya.
02:55Tetapi secara institusi KSP sendiri saya akan secara langsung kita bisa melihat.
03:07Banyak celahnya, banyak celahnya.
03:10Ya, salah satunya yang saya dapat informasi tentang ada jual-beli titik.
03:18Ya, itu ada itu yang salah satunya ya.
03:20Nanti akan saya lihat ya.
03:23Jual-beli titik, kemudian sistem supplier.
03:26Ya, titik SPB.
03:30Titik dapur ya.
03:33Itu sama kita saya, contohnya dia.
03:35Ah, nanti banyak. Jangan saya dibuka semuanya di sini ya.
03:38Modus korupsi yang tidak berkaitan langsung sama makanannya,
03:42tapi ingin hamali?
03:43Nanti itu juga akan ada yang kita temukan.
03:46Jadi kalau misalnya ditemukan makanannya pun yang kemudian,
03:48ya inilah yang akhirnya ada keracunan, yang kemudian kualitas, dan sebagainya.
03:54Nanti akan saya cek langsung di lapangan.
03:56Pak, soalnya SPBG-an itu tertutup juga,
03:58Pak, ini kan juga kemarin kepala badan masih mengatakan bahwa
04:01insentif masih diberikan, itu juga akan dikomunasi juga, Pak?
04:04Ah, justru itu juga. Nanti akan saya cek.
04:07Sudah disuspend, tapi masih insentif lancar,
04:11bahkan investornya itu masih dapat, masih menerima.
04:14Kan begitu?
04:15Nah, nanti akan saya cek.
04:22Nanti ada sekolah rakyat, kampung nelayan,
04:25ada kooperasi merah putih, termasuk MPG,
04:28itu program prioritas presiden, nanti juga akan kita lihat.
04:33Nanti itu juga nanti akan kita cek.
04:35Saya belum menerima laporan secara langsung.
04:47Ya, kita dalam posisinya yang pencegahan,
04:50banyak hal-hal yang memang bisa dilihat.
04:52Dari governance-nya, kita coba untuk,
04:56kita coba awasi,
04:57dan kemudian sistem-sistem yang selama ini kurang berjalan,
05:01kita sudah berikan masukan.
05:03Rekomendasi sudah diberikan kepada kepala BGN,
05:05sahabat ini, dan kita menunggu tindak lanjut itu.
05:15Kalau dalam konteks pencegahan bisa,
05:17tetapi kita sedang mempelajari seluruh proses.
05:20Tidak hanya dicakupkan kepada kos kaki,
05:24tapi seluruh bisnis prosesnya.
05:26Saya rasa itu cukup.
05:27Oke, terima kasih.
05:28Terima kasih ya.
05:29Terima kasih Pak.
05:32Presiden katanya kabur kenyaman itu,
05:37karena di belakangnya ada General Baleho itu kan.
05:41Ya, kalau menurut saya,
05:44antara saya dengan Habib Rizik sudah tidak ada masalah sebetulnya.
05:48Ya, sebetulnya dulu waktu saya menurunkan Baleho juga kan.
05:53Karena FPI itu kan waktu itu organisasi memang sudah dibekukan di tahun 2019.
05:59Nah, yang menguatnya itu menurut saya karena ada ajakan-ajakan,
06:06revolusi, akhlaklah,
06:08yang kemudian akhirnya dari narasi-narasi yang disampaikan,
06:14mengajak kemudian mengembangkan kegiatan-kegiatan yang menurut saya
06:23dan mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.
06:25Dan itu kita laporkan kepada Panglima TNI,
06:29Kepala Staf Angkatan,
06:30bahkan Gubernur pun tahu Kapolri dan sebagainya.
06:34Maka dilakukanlah tindakan-tindakan oleh TNI, Polri saat itu.
06:38Dan yang membubarkan itu kan Kemen Dagri, Kemen Kopol Hukam,
06:45kalau masih ingat kata-kata saya pada saat di Monas,
06:49kalau perlu FPI bubarkan.
06:52Dan benar dibubarkan, sebetulnya memang sudah dibekukan.
06:55Nah, sekarang rame seakan-akan bahwa saya jadi KSP,
07:02kemudian akhirnya narasi dari Bapak Presiden itu muncul.
07:06Ya itu bukan dari saya,
07:10tapi artinya bahwa menurut saya bahwa
07:15ya Pak Rizik ya sudah tua lah,
07:20sudah sama-sama tua,
07:22ya marilah kita bangun bangsa ini dengan keteduhan,
07:27dengan tidak memprovokasi.
07:29Saya lihat bahasa-bahasanya tidak pernah berubah,
07:34bahasa-bahasa lama dengan sekarang itu,
07:37ya kalau dikatakan sebagai ulama,
07:41ulama itu yang selalu meneduhkan,
07:44ya berpikir jernih,
07:46matanya tidak pernah melihat orang lain,
07:51merendahkan orang lain,
07:52mulutnya tidak mengatakan orang lain,
07:56menjelekan orang lain,
07:58hatinya juga tidak berperasangka buruk kepada orang lain,
08:02dan tangannya juga tidak dikotori dengan hal-hal yang tidak baik.
08:07Makanya jaga mata, jaga hati, dan jaga mulut.
08:11Ya inilah maksud saya,
08:14kita sama-sama anak bangsa,
08:16yang situasi ini juga tidak baik,
08:18masalah ekonomi, masalah politik, masalah hukum,
08:21karena ini seluruh dunia ini terdampak dengan situasi global saat ini.
08:28Nah Indonesia, dengan kepemimpinan Bapak Presiden ini,
08:31berupaya sekeras mungkin,
08:35bagaimana untuk mengendalikan stabilitas nasional ini.
08:39Mari kita sama-sama,
08:40tidak ada lagi permusuhan,
08:42tidak ada lagi saling curiga,
08:45ya saling menfitnah,
08:47ya seperti yang kemarin Pak Amin Rais juga,
08:50Aduh sudah lah,
08:51saya tahu persis bagaimana Teddy,
08:55ya adik saya itu sopan banget dia,
08:58dia hormat sama saya juga.
09:02Kemudian,
09:03kalau ada tuduhan-tuduhan itu kan fitnah,
09:07katanya dia bisa dikatakan sangat dekat dengan agama,
09:12tapi pernyataan-pernyataannya menurut saya itu tidak benar,
09:16dan bahkan memprovokasi.
09:18Ya, saya yakin mudah-mudahan semakin banyak tepaan-tepaan,
09:24ya itulah kita semakin tinggi,
09:26pasti banyak hambatan, tantangan,
09:30gangguan termasuk,
09:31ya masalah-masalah ya,
09:33tapi kita harus kita hadapi.
09:35Yang penting rakyat Indonesia tetap
09:36tidak terpengaruh dengan hal-hal seperti itu.
09:40Itu hanya segelintir orang-orang yang
09:42dari dulu selalu mencoba untuk mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.
09:47Saya yakin dengan Pancasila,
09:50ya yang mempersatukan bangsa ini,
09:53saya yakin rakyat Indonesia akan tetap bertahan,
09:59akan tetap menjaga,
10:01agar isu-isu,
10:03berita-berita hoax yang mengganggu stabilitas nasional ini bisa ditangkap.
10:09Terserah itu saja mungkin ya.
10:15Ya, coba aja suruh minta dia,
10:17ya coba aja dia suruh minta.
10:19Selesaikan aja prosedur.
10:21Coba aja kalau misalnya memang,
10:24itu jangan hanya nakut-nakutin aja,
10:26ya jangan hanya memprovokasi.
10:29Ya terus terang aja saya nggak simpati dengan pernyataan dia.
10:32Ya, oke.
10:34Thank you.
10:46Ya,
10:47Presiden mengarahkan kepada saya,
10:49Pak Dudung,
10:50coba dicek,
10:51ya,
10:52karena kan program prioritas
10:55nasional ini,
10:56salah satunya adalah
10:58untuk memastikan prioritas unggulan dari Bapak Presiden,
11:03ya salah satunya SP,
11:04salah satunya adalah MBG,
11:06kemudian Koperasi Merah Putih,
11:08dan itu nanti akan kita cek.
11:11Maka saya akan mengaktifkan kembali,
11:13berkolaborasi dengan stakeholder terkait.
11:17Ya,
11:17minta doanya lah.
11:18Nanti dan kalau misalnya temukan,
11:20saya akan langsung buka di wartawan.
11:21Sampaikan aja siapa pelakunya,
11:24siapa yang tidak benar,
11:26ya,
11:26karena ini uang rakyat.
11:44Di televisi Anda.
Komentar