Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 20 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI, Dudung Abdurachman, menanggapi pernyataan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, yang menyinggung soal Seskab Teddy Indra Wijaya.

"Pak Amien Rais juga, aduh sudahlah. Saya tahu persis Teddy, adik saya itu sopan banget. Dia hormat sama saya juga. Kemudian kalau ada tuduhan-tuduhan itu kan fitnah," ujar KSP Dudung pada Selasa (5/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, KSP Dudung juga mengungkap arahan Presiden Prabowo terkait dugaan jual beli titik dapur SPPG.

Hal tersebut disampaikan Dudung usai bertemu dengan Wakil Ketua KPK, Agus Joko Pramono.

Baca Juga [FULL] Jawaban Amien Rais Usai Pernyataannya soal Presiden-Seskab Teddy Dinilai Fitnah di https://www.kompas.tv/nasional/667023/full-jawaban-amien-rais-usai-pernyataannya-soal-presiden-seskab-teddy-dinilai-fitnah

#dudungabdurachman #teddy #amienrais #mbg #kpk

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/667037/full-ksp-dudung-tanggapi-amien-rais-soal-seskab-teddy-hingga-dugaan-jual-beli-titik-dapur-mbg
Transkrip
00:00Seperti yang kemarin Pak Amin Rais juga, aduh sudah lah, saya tahu persis bagaimana Teddy, adik saya, itu sopan banget
00:09dia.
00:10Jadi saya kedatangan dari pimpinan KPK, Wakil Ketuanya, Pak Agus.
00:18Terus kaitannya membahas tentang PPRES 54 tahun 2018 tentang strategi nasional pencegahan korupsi.
00:31Dan ini yang terlibat di dalamnya itu adalah Bapak Nas, KPK, Mendagri, KSP, Menpan RB.
00:41Dan ini kita sedang merancang untuk mengusulkan perubahan agar MENQ dan BPKP terlibat.
00:51Ini kita seriusi, beliau kebetulan dari tim pencegahan lah ya.
00:59Artinya bahwa yang sekarang kita sedang booming ini masalah MBG.
01:06Tadi saya diskusi banyak hal-hal yang terjadi ketimpangan-ketimpangan dan nanti akan saya sidak.
01:18Ya tentunya ini dengan beberapa tim dari kementerian dan kalau misalnya kita ketahui dan betul-betul terbukti,
01:31saya tidak dapatkan segan-segan untuk ekspos secara langsung.
01:35Dan ini, PPRES ini biasanya per satu tahun itu dua kali kita lapor kepada Presiden.
01:44Saya yakin dengan beliau, Presiden begitu semangatnya basmi korupsi maling-maling,
01:54saya yakin beliau akan konsen dengan hal-hal seperti ini.
01:59Mungkin tidak satu tahun dua kali, bahkan setiap saat beliau pasti akan minta.
02:04Dan saya akan laporkan hal-hal yang memang sangat kecil.
02:09Karena ini uang rakyat.
02:11Ya, rakyat harus tahu.
02:12Dan saya akan sampaikan nanti apa yang menjadi temuan nanti di lapangan.
02:17Ya, sehingga tidak ada pemanfaatan-pemanfaatannya yang hanya kemudian dimanfaatkan oleh kelompok perorangan.
02:26Ya, banyak saya dapat laporan-laporan, tetapi saya kalau belum terjun di lapangan,
02:31saya tidak mau akan menyampaikan apa temuan itu.
02:34Nanti tunggu, nanti saya akan, secepatnya saya akan ke lapangan.
02:38Jadi nanti perannya PSD sendiri dalam hal ini segini?
02:41Ya, kita melihat secara langsung fungsinya adalah fungsi pengawasan, fungsi pengendalian,
02:48bersama-sama nanti dengan KPK, kemudian dengan Bapak Penas dan sebagainya.
02:55Tetapi secara institusi KSP sendiri saya akan secara langsung kita bisa melihat.
03:07Banyak celahnya, banyak celahnya.
03:10Ya, salah satunya yang saya dapat informasi tentang ada jual-beli titik.
03:18Ya, itu ada itu yang salah satunya ya.
03:20Nanti akan saya lihat ya.
03:23Jual-beli titik, kemudian sistem supplier.
03:26Ya, titik SPB.
03:30Titik dapur ya.
03:33Itu sama kita saya, contohnya dia.
03:35Ah, nanti banyak. Jangan saya dibuka semuanya di sini ya.
03:38Modus korupsi yang tidak berkaitan langsung sama makanannya,
03:42tapi ingin hamali?
03:43Nanti itu juga akan ada yang kita temukan.
03:46Jadi kalau misalnya ditemukan makanannya pun yang kemudian,
03:48ya inilah yang akhirnya ada keracunan, yang kemudian kualitas, dan sebagainya.
03:54Nanti akan saya cek langsung di lapangan.
03:56Pak, soalnya SPBG-an itu tertutup juga,
03:58Pak, ini kan juga kemarin kepala badan masih mengatakan bahwa
04:01insentif masih diberikan, itu juga akan dikomunasi juga, Pak?
04:04Ah, justru itu juga. Nanti akan saya cek.
04:07Sudah disuspend, tapi masih insentif lancar,
04:11bahkan investornya itu masih dapat, masih menerima.
04:14Kan begitu?
04:15Nah, nanti akan saya cek.
04:22Nanti ada sekolah rakyat, kampung nelayan,
04:25ada kooperasi merah putih, termasuk MPG,
04:28itu program prioritas presiden, nanti juga akan kita lihat.
04:33Nanti itu juga nanti akan kita cek.
04:35Saya belum menerima laporan secara langsung.
04:47Ya, kita dalam posisinya yang pencegahan,
04:50banyak hal-hal yang memang bisa dilihat.
04:52Dari governance-nya, kita coba untuk,
04:56kita coba awasi,
04:57dan kemudian sistem-sistem yang selama ini kurang berjalan,
05:01kita sudah berikan masukan.
05:03Rekomendasi sudah diberikan kepada kepala BGN,
05:05sahabat ini, dan kita menunggu tindak lanjut itu.
05:15Kalau dalam konteks pencegahan bisa,
05:17tetapi kita sedang mempelajari seluruh proses.
05:20Tidak hanya dicakupkan kepada kos kaki,
05:24tapi seluruh bisnis prosesnya.
05:26Saya rasa itu cukup.
05:27Oke, terima kasih.
05:28Terima kasih ya.
05:29Terima kasih Pak.
05:32Presiden katanya kabur kenyaman itu,
05:37karena di belakangnya ada General Baleho itu kan.
05:41Ya, kalau menurut saya,
05:44antara saya dengan Habib Rizik sudah tidak ada masalah sebetulnya.
05:48Ya, sebetulnya dulu waktu saya menurunkan Baleho juga kan.
05:53Karena FPI itu kan waktu itu organisasi memang sudah dibekukan di tahun 2019.
05:59Nah, yang menguatnya itu menurut saya karena ada ajakan-ajakan,
06:06revolusi, akhlaklah,
06:08yang kemudian akhirnya dari narasi-narasi yang disampaikan,
06:14mengajak kemudian mengembangkan kegiatan-kegiatan yang menurut saya
06:23dan mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.
06:25Dan itu kita laporkan kepada Panglima TNI,
06:29Kepala Staf Angkatan,
06:30bahkan Gubernur pun tahu Kapolri dan sebagainya.
06:34Maka dilakukanlah tindakan-tindakan oleh TNI, Polri saat itu.
06:38Dan yang membubarkan itu kan Kemen Dagri, Kemen Kopol Hukam,
06:45kalau masih ingat kata-kata saya pada saat di Monas,
06:49kalau perlu FPI bubarkan.
06:52Dan benar dibubarkan, sebetulnya memang sudah dibekukan.
06:55Nah, sekarang rame seakan-akan bahwa saya jadi KSP,
07:02kemudian akhirnya narasi dari Bapak Presiden itu muncul.
07:06Ya itu bukan dari saya,
07:10tapi artinya bahwa menurut saya bahwa
07:15ya Pak Rizik ya sudah tua lah,
07:20sudah sama-sama tua,
07:22ya marilah kita bangun bangsa ini dengan keteduhan,
07:27dengan tidak memprovokasi.
07:29Saya lihat bahasa-bahasanya tidak pernah berubah,
07:34bahasa-bahasa lama dengan sekarang itu,
07:37ya kalau dikatakan sebagai ulama,
07:41ulama itu yang selalu meneduhkan,
07:44ya berpikir jernih,
07:46matanya tidak pernah melihat orang lain,
07:51merendahkan orang lain,
07:52mulutnya tidak mengatakan orang lain,
07:56menjelekan orang lain,
07:58hatinya juga tidak berperasangka buruk kepada orang lain,
08:02dan tangannya juga tidak dikotori dengan hal-hal yang tidak baik.
08:07Makanya jaga mata, jaga hati, dan jaga mulut.
08:11Ya inilah maksud saya,
08:14kita sama-sama anak bangsa,
08:16yang situasi ini juga tidak baik,
08:18masalah ekonomi, masalah politik, masalah hukum,
08:21karena ini seluruh dunia ini terdampak dengan situasi global saat ini.
08:28Nah Indonesia, dengan kepemimpinan Bapak Presiden ini,
08:31berupaya sekeras mungkin,
08:35bagaimana untuk mengendalikan stabilitas nasional ini.
08:39Mari kita sama-sama,
08:40tidak ada lagi permusuhan,
08:42tidak ada lagi saling curiga,
08:45ya saling menfitnah,
08:47ya seperti yang kemarin Pak Amin Rais juga,
08:50Aduh sudah lah,
08:51saya tahu persis bagaimana Teddy,
08:55ya adik saya itu sopan banget dia,
08:58dia hormat sama saya juga.
09:02Kemudian,
09:03kalau ada tuduhan-tuduhan itu kan fitnah,
09:07katanya dia bisa dikatakan sangat dekat dengan agama,
09:12tapi pernyataan-pernyataannya menurut saya itu tidak benar,
09:16dan bahkan memprovokasi.
09:18Ya, saya yakin mudah-mudahan semakin banyak tepaan-tepaan,
09:24ya itulah kita semakin tinggi,
09:26pasti banyak hambatan, tantangan,
09:30gangguan termasuk,
09:31ya masalah-masalah ya,
09:33tapi kita harus kita hadapi.
09:35Yang penting rakyat Indonesia tetap
09:36tidak terpengaruh dengan hal-hal seperti itu.
09:40Itu hanya segelintir orang-orang yang
09:42dari dulu selalu mencoba untuk mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.
09:47Saya yakin dengan Pancasila,
09:50ya yang mempersatukan bangsa ini,
09:53saya yakin rakyat Indonesia akan tetap bertahan,
09:59akan tetap menjaga,
10:01agar isu-isu,
10:03berita-berita hoax yang mengganggu stabilitas nasional ini bisa ditangkap.
10:09Terserah itu saja mungkin ya.
10:15Ya, coba aja suruh minta dia,
10:17ya coba aja dia suruh minta.
10:19Selesaikan aja prosedur.
10:21Coba aja kalau misalnya memang,
10:24itu jangan hanya nakut-nakutin aja,
10:26ya jangan hanya memprovokasi.
10:29Ya terus terang aja saya nggak simpati dengan pernyataan dia.
10:32Ya, oke.
10:34Thank you.
10:46Ya,
10:47Presiden mengarahkan kepada saya,
10:49Pak Dudung,
10:50coba dicek,
10:51ya,
10:52karena kan program prioritas
10:55nasional ini,
10:56salah satunya adalah
10:58untuk memastikan prioritas unggulan dari Bapak Presiden,
11:03ya salah satunya SP,
11:04salah satunya adalah MBG,
11:06kemudian Koperasi Merah Putih,
11:08dan itu nanti akan kita cek.
11:11Maka saya akan mengaktifkan kembali,
11:13berkolaborasi dengan stakeholder terkait.
11:17Ya,
11:17minta doanya lah.
11:18Nanti dan kalau misalnya temukan,
11:20saya akan langsung buka di wartawan.
11:21Sampaikan aja siapa pelakunya,
11:24siapa yang tidak benar,
11:26ya,
11:26karena ini uang rakyat.
11:44Di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan