00:00Kemudian yang juga menarik adalah pernyataan dari Menteri Keuangan Amerika Serikat
00:07soal menyentil Tiongkok sebagai penyokong dana mendanai perang Iran Amerika Serikat.
00:14Nah itu artinya Pak Julius apakah dengan sentilan yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Tiongkok ini
00:21justru kemudian menjadi jurang pemisah yang semakin memperkeruh adanya perundingan yang tidak akan pernah terwujud.
00:31Kalau dari kacamata Anda Pak Julius?
00:35Ya China saya kira sudah berkali-kali disentil oleh Amerika Serikat banyak kali ya.
00:40Dan kalau ini disentil lagi saya kira tinggal tutup telinga itu yang bisa dilakukan oleh China.
00:45Tetapi ini menjadi menarik karena kenapa harus menyebut China itu artinya bahwa Amerika Serikat mengakui
00:51posisi China ya yang dalam hal ini memegang kartu truf ya gitu.
00:55Jadi kita selalu bilang Amerika memegang kartu truf gitu ya untuk perundingan
00:59dan ternyata China juga memegang kartu truf gitu ya sekalipun dia bukan pihak ya yang dalam konflik ini gitu.
01:04Dan kalau kita ingat peran dari China cukup signifikan yang membuat perundingan yang pertama itu bisa berlangsung.
01:10Pada waktu itu dari China mencoba meyakinkan Iran gitu supaya mau beruling
01:17dan Iran kemudian atas dasar dukungan dari China bersedia di perundingan yang pertama gitu.
01:25Nah kemudian di perundingan kedua tidak efektif kan.
01:28Kita tidak tahu apakah ada komunikasi antara China dan Iran gitu ya.
01:32Komunikasinya itu mendorong Iran untuk berangkat ke Islamabad gitu.
01:35Atau justru jangan berangkat di Islamabad kita kan tidak pernah tahu ya gitu.
01:39Nah tetapi poin pentingnya adalah kalau tadi disebut soal menteki.
01:43Ini kan bahasa-bahasa retorika yang tidak mengundang empati dunia ya gitu.
01:48Bukan cuma Iran loh yang sekarang tercekik gitu ya.
01:51Dampaknya kan minyak mentah turun nih 0,35 persen sampai 0,35 persen gitu ya.
01:57Menyentuh di angka 107 dolar per barer, saham 108 dolar per barer gitu.
02:02Lalu kemudian dampak lanjutannya ke pangan, ke pupuk gitu ya.
02:07Itu kan terus lanjut termasuk juga inflasi.
02:10Mas Faisal tadi nyebut di Amerika Serikat sendiri juga naik.
02:13Jadi istilahnya seperti dia mencekik Iran,
02:16tapi Menteri Kohan mencekik warga negara Amerika Serikat juga ya Mbak Risti ya.
02:21Mungkin yang dia tidak sadari gitu ya.
02:23Tidak pernah jalan, tidak pernah beli bensin mungkin ya.
02:27Warga negara Amerika Serikat sendiri di dalam negerinya tertekan dengan ekonomi
02:30yang semakin tidak stabil dengan meningkatnya harga minyak di sana.
02:35Ya betul sekali gitu ya.
02:37Tertekan dan tercekik kalau pakai bahasanya Menteri Keuangan ya.
02:40Iran bisalah bertahan 3 bulan ke depan dan mereka sudah biasa hidup dalam
02:44embargo ekonomi, sanksi ekonomi itu kan sudah besar-besaran selama mungkin lebih dari 40 tahun gitu ya.
02:50Dan Amerika Serikat sekarang 2 bulan dan merasakan luar biasa gitu ya tekanan ekonomi di Amerika Serikat
02:58yang diantaranya dari BBM tadi ya yang cukup tinggi yang saya dengar per hari ini ya
03:04sejak inisiatif baru dimunculkan gitu.
03:07So ya kita tidak tahu ya Mbak Distih berapa lama warga Amerika akan siap dan bertahan dengan
03:15cekikan yang mereka lakukan ke Timur Tengah, ke Selat Hormuz gitu ya yang maunya menyasar warga Iran
03:24tapi ternyata balik sendiri ya menekan warganya sendiri gitu.
03:29Nah sekarang terus saja tergantung tekanan publik tadi sudah disebut 20 persen gitu ya
03:3426 persenan ya tingkat approvalnya Trump
03:38lalu juga dari Demokrat sudah berkali-kali menekan gitu ya
03:42apapun namanya ini adalah operasi militer Freedom Project tadi
03:47termasuk klaim bahwa Trump menyebut perang sudah berhenti di 8 April gitu
03:53tetapi buat Demokrat bukan gitu ya tetap berjalan karena situasi masih dalam situasi kritis
04:00tentang Amerika Serikat ada di sekitar Selat Hormuz kan posisi kritis ya gitu
04:05dan itu artinya perang belum berakhir dan kewajiban seorang pemimpin 30 hari kemudian
04:12menarik pasukannya gitu dari wilayah yang disengketakan ini.
04:16Oke, Kongres kita sudah melihat bagaimana apa yang kemudian diutarakan dalam Kongres di Amerika Serikat
04:22begitu ya Presiden Donald Trump sebentar lagi dalam hitungan bulan juga akan
04:27menghadapi pemilu selah di bulan November 2026 begitu
04:32tekanan dari dalam negerinya kemudian tekanan dari dunia
04:38apa menurut Anda yang akan dilakukan lagi oleh Presiden Donald Trump
04:43manuver semacam apalagi setelah soal kemanusiaan ini
04:47yang akan membuat Donald Trump akan mundur teratur tetap menjaga
04:52keeping face dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Iran.
04:58Ya, Trump ini kan dikitari oleh orang-orang yang memang haus perang
05:02ya Menteri Perang, Menteri Luar Negeri gitu ya
05:05lalu kemudian juga ada komandan operasi wilayah ya
05:09si Steve Vickhoff gitu
05:10lalu plus Jared Kessner ya
05:13itu kan empat orang itu gitu
05:15dan yang kita dengar banyak analisa menyebut bahwa
05:18kebijakan-kebijakan Trump kan itu di luar dukungan analisis
05:21yang cukup komprehensif
05:22misalnya dilakukan oleh CIA
05:23misalnya dilakukan oleh
05:27analisis yang lebih luas ya
05:28banyak dibuat gitu
05:30termasuk oleh pakar-pakar hubungan internasional
05:33diplomasi, ekonomi
05:34dan itu artinya ini hanya empat orang nih
05:37yang membuat keputusan gitu
05:39yang tanpa didasari oleh
05:40kajian mendalam, analisis mendalam
05:43terhadap situasi yang real
05:44jadi kalau saya menyebut
05:45Freedom Project ini
05:47sebetulnya improvisasi
05:48yang dilakukan oleh Trump
05:50tanpa basis yang sangat jelas
05:51hanya didukung oleh perang
05:54Menteri Perang
05:55itu sangat jelas ya
05:56Pete Hezat kan bolak-balik
05:57kalau kita lihat
05:58bahasanya sangat provokatif
06:00dan bahkan di depan Kongres
06:01itu memberi kuliah
06:02yang semua anggota Kongres
06:05menjadi sangat gerah gitu ya
06:06dan menjadi ketahuan bahwa
06:08siapa sebetulnya di belakang
06:09dari semua huru-hara ini gitu ya
06:12kebijakan Amerika Serikat yang serba salah gitu
06:14ternyata ya orang-orang di sekitar ini gitu
06:16yang transaksional gitu ya
06:18yang dari suruh fisik gitu
06:20ditambah karakter Trump
06:21yang memang tidak bisa mengontrol dirinya sendiri ya
06:23tidak bisa ya gitu
06:24sehingga kebijakannya
06:25buat kita semua itu
06:27tidak rasional atau irasional
06:29sulit di tengah kesehat ya Mbak Nisti ya
06:31oke termasuk juga
06:34upaya kemanusiaan ini
06:36yang sedang dilakukan
06:36apakah kemudian ini juga
06:38menjadi upaya
06:39seorang Presiden Donald Trump
06:41untuk bisa menaikkan kembali reputasinya
06:44sebelum pemilu selah
06:46termasuk juga reputasi
06:48Partai Republik
06:49di warga negara Amerika Serikat sendiri
06:53ya kalau lihat kecenderungan popularitas Trump
06:56kan turun-menurun ya
06:57terus menurun sejak 28 Februari ya
06:59kita lihat sejak serangan itu dilakukan
07:01dan bahkan hari ini paling rendah ya
07:03minggu lalu masih 30%
07:05dan orang bilang itu terendah gitu
07:06dalam sejarah Amerika Serikat
07:08popularitas seorang Presiden
07:09sangat-sangat rendah gitu
07:11itu ya
07:12nah dalam situasi seperti itu
07:14popularitas Partai Demokrat
07:16kan meningkat
07:17yang saya cermati kemarin
07:18dari ABC kalau nggak salah
07:20yang melakukan survei
07:21Trump, sorry
07:22Demokrat akan ada di atas Republikan
07:2449-44
07:26jadi selisih 5 gitu
07:27nah ini kan
07:29kalau nanti harus masuk ke
07:31gimana
07:31pemilihan selah gitu ya
07:33resikonya sangat tinggi
07:34sangat tinggi gitu
07:35nah sekarang dalam jangka waktu
07:37Mei sampai Oktober lah gitu ya
07:40atau kita menyebut mati-matian
07:42sampai September
07:42gimana caranya mengembalikan
07:44reputasi Trump
07:45dan paling mudah adalah
07:48bagaimana mengembalikan harga BBM
07:51yang Trump bilang kan
07:53nanti akan normal kembali
07:54setelah perang selesai gitu ya
07:55nanti perang akan normal kembali
07:57setelah semua operasinya berakhir
07:59nah itu kan nggak akan bisa
08:02dipercaya oleh publik Amerika Serikat
08:0420% itu sangat kritis ya
08:06seharusnya
08:08Republikan mulai menyadari itu
08:09seharusnya ya
08:10dan mulai berpikir rasional gitu
08:12bahwa ini ada sesuatu yang keliru
08:14ada sisa waktu yang sangat terbatas
08:16untuk mengembalikan kepercayaan publik gitu ya
08:18diantaranya dengan
08:18menstabilkan kembali ekonomi
08:20oke ini menjadi titik kritis
08:23begitu ya sebelum akan adanya
08:24pemilu selap di November 2026
08:27sebentar lagi
08:27terakhir saya ingin ke Bung Faisal Asgab
08:29Bung Faisal dengan banyak sekali manuver
08:32dan juga dramaturginya yang dilakukan
08:34oleh Presiden Amerika Serikat
08:36Donald Trump terhadap Iran
08:38begitu ya
08:39apakah Anda melihat
08:40akan ada akhir yang baik
08:43dengan adanya
08:44Iran bisa mau kembali
08:46ke meja perundingan
08:47atau kemudian
08:48upaya dari Amerika Serikat
08:50dalam hal ini
08:51Donald Trump
08:51untuk bisa
08:52menarik pasukannya sendiri
08:55saya kira semua
08:56tergantung Trump ya
08:57karena Iran sudah
08:58mau
08:59berunding
09:00bahkan menawarkan
09:01kalau memang
09:02kita akan buka
09:02selat hormus
09:03kalau blokade laut Amerika
09:05dicabut
09:06terhadap labuhan Iran
09:07tapi kan sampai sekarang
09:09ternyata
09:09Trump dengan alasan proyek
09:11kebebasan atas nama kemanusiaan
09:13ternyata Trump ingin melakukan
09:14tindakan militer
09:15dengan menerjunkan
09:17kapal-kapal perang
09:18untuk mengawal
09:19kapal-kapal
09:20tanker minyak
09:21ataupun kapal dagang
09:22yang ingin melintasi
09:23selat hormus
09:24tapi ya saya kira
09:25itu tidak akan mungkin
09:26berani dilakukan oleh Trump
09:27karena ya
09:28dalam dua bulan saja
09:30kalau memang benar
09:31Amerika itu adalah
09:32sebuah negara super power
09:34ya harusnya
09:34dari awal perang
09:35ketika Iran menutup
09:37selat hormus
09:37harusnya
09:38Amerika langsung menerjunkan
09:40kapal perang
09:40untuk membuka paksa
09:41saya kira semua tergantung Trump
09:43kalau Trump mau mengalah
09:44artinya
09:45mencabut blokade laut
09:46selat hormus akan dibuka
09:47oleh Iran
09:48saya kira kuncinya di Trump
09:49apakah mau mengalah
09:51terhadap tuntutan Iran
09:52cabut blokade
09:54kemudian Iran akan membuka
09:55selat hormus
09:55ini tentu saja
09:56akan sedikit banyak
09:57membantu
09:58menaikkan reputasi Trump
10:00karena
10:00kalau selat hormus dibuka
10:02otomatis akan
10:03mempengaruhi pasokan minyak
10:04tidak akan lagi
10:05tidak akan lagi anjlok
10:07tidak akan lagi tersendat
10:08dan itu akan membantu
10:09menstabilkan harga minyak dunia
10:11termasuk harga bensin
10:12di Amerika Serikat
10:13saya kira
10:13itu yang perlu dilakukan
10:14Trump
10:15untuk menyelamatkan
10:16sedikit banyak
10:17menyelamatkan reputasinya
10:18dan juga pamor
10:19Partai Republik
10:19di kalangan rakyat Amerika Serikat
10:21oke baik
10:22terima kasih
10:22penggama Timur Tengah
10:23Bung Faisal Asenggaf
10:24dan juga pakar hubungan internasional
10:26dari Universitas Parahyangan
10:28Pak Julius Purwadi
10:29telah bergabung bersama kami
10:30selalu bapak-bapak
10:32Saudara kecepatan informasi
10:34dan akurasi data
10:35adalah komitmen kami
10:36satu langkah lebih dekat
10:37satu langkah lebih terpercaya
10:40saksikan Sapa Indonesia Malam
10:43di Kompas TV Channel 11
10:45di televisi Anda
Komentar