00:006 hari pasca kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dengan komputer lain di stasiun Bekasi Timur, duka masih menyelimuti.
00:06Karangan Bunga terus berdatangan menyertai pesan dan doa untuk para korban.
00:10Berikut liputan Jonas Kompasivi Rahma Piliang dan Juru Kamera Ian Faris dari stasiun Bekasi Timur.
00:166 hari pasca kecelakaan kereta yang terjadi di stasiun Bekasi Timur ini, sampai hari ini masih terasa duka dan juga
00:24kesedihan di stasiun Bekasi Timur.
00:27Dan memang dapat kita lihat untuk doa terus dipanjatkan oleh masyarakat dengan ditandai adanya kiriman bunga yang dikirimkan.
00:35Begitu ada banyak sekali ratusan bahkan ribuan buket bunga yang dikirimkan oleh masyarakat kepada para korban.
00:41Ada 16 korban perempuan yang meninggal pada kecelakaan kereta yang terjadi pada 27 April 2026 lalu.
00:52Karangan Bunga ini dan juga buket bunga ini tersebar ada di bawah begitu ya, dekat dengan rel di stasiun Bekasi
01:00Timur ini.
01:01Tidak hanya di tenda yang tempat saya melaporkan ini juga ada di sebelah kiri saya.
01:06Di sini juga banyak sekali buket bunga yang dikirimkan oleh masyarakat dan dengan berbagai ucapan doa dan juga bala sungkawa
01:15tentunya.
01:16Yang dituliskan begitu di bunga-bunga yang dikirimkan.
01:20Tidak hanya di sini, saudara tentunya banyak sekali juga bunga yang dikirimkan atau karangan bunga yang ditaruh di atas.
01:29Begitu di lokasi pintu masuk ke stasiun Bekasi Timur dengan berbagai ucapan kepada para korban.
01:36Tidak hanya buket bunga yang ditaruh di sini juga ada banyak sekali karangem bunga yang juga diletakkan di beberapa tempat
01:43yang ada di kawasan Bekasi, stasiun Bekasi Timur ini.
01:47Dan memang sekali saudara duka masih menyelimuti begitu.
01:50Tentunya kami dari Kompas TV juga masih merasakan duka atas kehilangan nyarkan kami Nur Ainia yang juga menjadi korban di
01:58kecelakaan stasiun Bekasi Timur ini.
02:02Dan kami juga akan meletakkan buket bunga di stasiun Bekasi Timur ini bentuk dari buka kami dan mengantarkan rekan kami.
02:18Rahma Piliang, Ian Faris, Kompas TV, Bekasi, Jawa Barang.
02:21Terima kasih telah menonton!
Komentar