Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MADINAH, KOMPAS.TV - Jemaah haji Indonesia mulai menjalani rangkaian ibadah haji, diawali dengan menjalani umrah wajib.

Bagi jemaah sakit, jemaah melakukan umrah wajib dengan mekanisme berbeda yakni niat isytirat atau niat bersyarat.

Petugas Haji Layanan Bimbingan Ibadah Lily Musfiroh mengatakan nanti jemaah haji yang berada di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) akan dibimbing melakukan niat isytirat.

Berikut laporan Jurnalis KompasTV, Jihan Novita dari Madinah di Arab Saudi.

Baca Juga 3 Jemaah Haji Asal Bengkulu Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/internasional/666735/3-jemaah-haji-asal-bengkulu-dirawat-di-rumah-sakit-arab-saudi-kompas-siang

#haji #jemaahhaji #niatisytirat

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/666738/jemaah-haji-yang-sakit-jalani-umrah-wajib-dengan-niat-isytirat-begini-mekanismenya-kompas-siang
Transkrip
00:00Jemaah Haji Indonesia mulai menjalani rangkaian ibadah haji
00:03diawali dengan menjalani umrah wajib.
00:06Bagi jemaah yang sakit, jemaah melakukan umrah wajib
00:09dengan mekanisme yang berbeda,
00:11yakni niat ishtirot atau niat bersyarat.
00:14Berikut laporan jurnalis Kompas TV,
00:16Jihan Novita dari Madinah, Arab Saudi.
00:19Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:22Saudara Jemaah Haji Indonesia gelombang pertama
00:24terus digerakkan dari Madinah ke Mekah
00:26untuk menjalani rangkaian ibadah haji.
00:29Mereka akan melakukan umrah wajib terlebih dahulu
00:32dengan mengambil mikot atau niat umrah di Masjid Bir Ali.
00:36Namun perlakuan ini berbeda untuk jemaah yang dalam kondisi sakit.
00:40Informasi selengkapnya kita akan tanyakan langsung
00:42dengan petugas haji layanan bimbingan ibadah
00:45ada Ibu Lili Musfiroh.
00:47Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:49Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
00:52Ibu Lili, boleh dijelaskan kepada pemirsa Kompas TV
00:56ini bagaimana mekanisme pemenuhan umrah wajib
01:00untuk jemaah yang sakit?
01:02Ya, baik. Terima kasih Mbak Jihan.
01:04Terkait dengan jemaah haji yang sakit
01:07memang berbeda dengan jemaah haji yang sehat
01:10di mana yang sehat ini berangkat ke bir ali untuk mikot.
01:14Sedangkan bagaimana dengan jemaah haji yang sakit
01:17yang berada di KKHI atau Klinik Kesehatan Haji Indonesia.
01:21Nah, prosesnya adalah pembimbing ibadah mendatangi KKHI Indonesia
01:26di sana, bukan kita bimbing niatnya di sana.
01:30Jadi niatnya dilakukan di KKHI bukan di Masjid Bir Ali.
01:34Iya, bukan di Masjid Ari.
01:35Dan kita bimbing.
01:36Dan di sini kita bimbing bukan dengan niat yang biasa
01:39tapi niat istirahat.
01:41Bedanya apa tuh maksudnya niat istirahat itu seperti apa?
01:44Oh iya.
01:44Ibu?
01:45Nah, niat istirahat ini artinya ada niat yang bersarat.
01:48Kenapa?
01:49Karena kehatian-kehatian dikhawatirkan
01:52nanti jemaah haji yang sakit ini tidak bisa menyelesaikan
01:56ibadah umrohnya.
01:58Umroh itu kan ada rukunnya.
01:59Ada niat, kemudian tawaf, sa'i, pahal, dan tertib.
02:04Nah, bagaimana jika jemaah haji yang sakit ini
02:07tidak bisa menyelesaikan umrohnya?
02:10Tidak bisa tawaf, tidak bisa sa'i.
02:12Dengan niat istirahat ini, dia bisa langsung tahalul
02:17di tempat ia menghalangi, di tempat ia terdapat sesuatu yang menghalanginya.
02:22Jadi dia bisa langsung tahalul dan dianggap selesai umrohnya.
02:26Jadi tidak tawaf.
02:27Jika dia tidak bisa tawaf, maka tidak bisa sa'i, maka sudah selesai umrohnya.
02:31Tetap sah.
02:32Jadi pemenuhan rukun ibadah hajinya tetap berjalan untuk jemaah yang sakit.
02:36Apakah jika memang jemaah ini sudah sampai di Mekah,
02:41lalu harus menjalani perawatan lebih lanjut,
02:44ini apakah ada perlakuan khusus juga atau mekanisme yang berbeda
02:47untuk pemenuhan rukun ibadah haji untuk jemaah yang sakit?
02:51Nanti di sana, jemaah haji yang sakit ini akan ditangani kembali.
02:56Dia akan misalnya masih perlu perawatan,
02:58tentu akan ditempatkan di rumah sakit yang sudah ditetapkan.
03:02Itu nanti tetap ada pemeni ibadah yang akan melakukan visitasi,
03:07edukasi terhadap jemaah yang sakit.
03:09Misalnya sholatnya, bagaimana sholat sehari-harinya,
03:12bagaimana tayami, nanti akan ada pemeni ibadah yang akan mengawalnya
03:17atau membimbingnya di sana.
03:19Bu Lili, kalau dengan niat istirahat ini, apakah jemaah juga akan dikenakan dam?
03:23Tidak.
03:24Karena dengan niat istirahat,
03:26dia ada halangan, kemudian tahalul,
03:28dia tidak kena dam.
03:29Karena sudah nilai, ada niat istirahat.
03:32Jadi tidak kena dam.
03:33Ini termasuk rangkaian haji tamatu seperti itu ya?
03:36Iya, rangkaian haji.
03:37Nanti haji kan juga misalnya ketika haji halangan,
03:40bisa juga dengan haji dengan niat istirahat.
03:43Baik, terima kasih atas informasinya dan pencerahannya
03:46untuk pemirsa Kompas TV, Bu Lili Musfiro.
03:48Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
03:50Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
03:52Saudara pemenuhan hak rukun ibadah haji
03:55untuk jemaah haji Indonesia menjadi prioritas.
03:57Harapannya agar seluruh rangkaian ibadah haji
04:01untuk jemaah haji Indonesia ini bisa berjalan lancar,
04:03kusyuk, nyaman, dan menuju ke mabruran.
04:06Jihan Novita Kompas TV, Madinah, Arab Saudi.
Komentar

Dianjurkan