Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
RIAU, KOMPAS.TV Dirreskrimum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua mengungkapkan rencana awal pelaku perampokan terhadap seorang nenek di Pekanbaru.

"Perjalanan pelaku dari Medan ke Pekanbaru, niat mencuri itu berubah menjadi niat membunuh," ujar Dirreskrimum Polda Riau, Kombes Hasyim, saat konferensi pers pada Minggu (3/5/2026).

"Rencana awal itu mereka ingin membunuh bukan hanya satu orang saja, tetapi empat orang yang ada di rumah," lanjutnya.

Polisi juga mengungkapkan keempat tersangka positif menggunakan ekstasi.

Baca Juga Peran 4 Terduga Pelaku Pembunuhan Lansia di Pekanbaru di https://www.kompas.tv/regional/666732/peran-4-terduga-pelaku-pembunuhan-lansia-di-pekanbaru

#riau #breakingnews #lansia

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/666734/sadis-polisi-bongkar-rencana-awal-pelaku-perampok-nenek-di-pekanbaru-membunuh-4-orang
Transkrip
00:00Baik, terima kasih Pak Dabit Tumas.
00:03Rekan-rekan wartawan sekalian, pada siang hari ini saya hanya singkat saja
00:11kaitan dengan pemberian asesmen kepada penyidik Fores Setelah Pekan Baru
00:17berkaitan dengan pengusahaan kasus ini.
00:21Bapak-Ibu sekalian bahwa sebagaimana baturan undang-undang yang baru,
00:27jadi proses acara wukum pidana, kita menggunakan undang-undang nomor 1
00:37tahun 2023 tentang wukum pidana, dan undang-undang nomor 20 tahun 2025 tentang acara.
00:46Sebenarnya rakan-rakan sekalian bahwa Polda Riau, terutama di Krimpung Polda Riau
00:55memberikan asistensi, kemudian bantuan teknis dan praktis kepada Poresta Pekan Baru
01:02untuk pengungkapan kasus ini.
01:06Alhamdulillah berkat kerjasama, kolaborasi, koordinasi, baik rintas Polda,
01:14Alhamdulillah dalam maksud yang tidak terlalu lama, kita berhasil mengungkap para pelaku lengkap
01:21dengan para bukti yang rekan-rekan yang kami gelar di depan rekan-rekan sekalian.
01:27Pertanyaan rekan-rekan nanti, kenapa para bukti ini masih lengkap?
01:32Jadi rentan kejadiannya adalah, sebenarnya awalnya adalah mereka ingin mencuri.
01:43Namun dalam perjalanan dari Medan ke Pekan Baru, niat mencuri itu berubah menjadi niat membunuh.
01:54Kawan-kawan sekalian bahwa rencana awal itu mereka ingin membunuh bukan hanya satu saja,
02:02tapi empat orang yang ada di rumah.
02:09Yaitu orang tua, kemudian Arnold, dan adiknya Arnold.
02:17Semuanya, dengan tadi sudah disampaikan oleh Pak Kami Tumas,
02:22motifnya adalah sakit hati dan ingin menguasai harta.
02:30Kawan-kawan sekalian, penangkapan tersangka di Aceh,
02:34itu dilakukan mereka baru dari Aceh, baru lagi dari Medan,
02:39selesai melaksanakan, baru menyelesaikan kegiatan hiburan.
02:44Di salah satu pabdi, salah satu pabdi Medan, kemudian berpisah.
02:53Pelaku atas nama SL dan AF, itu ke Medan, ke, aku lagi, ke Aceh.
03:01Kemudian ke Aceh, menuju ke tempat Moskosan,
03:05di kakaknya si inisial, SL.
03:14Kemudian selang waktu satu jam,
03:17dari tibanya para pelaku,
03:19kemudian angkota kami berkoordinasi dengan
03:23batuan wilayah yang ada di Holda Aceh,
03:28lautan penangkapan.
03:30Alhamdulillah, yang sudah rekan-rekan saksikan di depan
03:37kita semua ini,
03:39batuan bukti yang berdasarkan sesuai dengan batuan bukti yang kita dapat
03:46di PKP.
03:49Itu kira-kira rekan-rekan sekalian yang kami sampaikan.
03:53Selanjutnya, saya serahkan kepada Kato Tumas.
03:56Mereka nanti kalau ada pertanyaan,
03:58nanti kita akan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari rekan-rekan sekalian.
04:02Saya akhiri.
04:04Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
04:07Terima kasih, Pak Gertriko.
04:09Jadi, rekan-rekan sekalian.
04:11Sebagai mana sampaikan Pak Gertriko,
04:13dan juga Pak Rafa Resta,
04:15dan juga Pak Gertriko,
04:18dan juga Kasateresti.
04:20Secara teknis,
04:21ini kami betul-betul menjalankan apa yang menjadi
04:25aturan bidana,
04:27undang-undang nomor 1,
04:27berikutnya,
04:28mengatakan bidana,
04:29kemudian juga aturan hukum acara bidana,
04:32undang-undang nomor 20,
04:33berikutnya,
04:34dengan itu,
04:35kami tidak bisa menghadirkan terhadap
04:36tersangka,
04:38dan tersangka sekarang sedang dilakukan perjalanan.
04:40Perlu kami jelaskan sekali lagi,
04:42sebagaimana tadi,
04:43awal mulanya adalah,
04:44kembali lagi adalah,
04:45ingin melakukan perangkapan.
04:48Tetapi di perjalanan,
04:50tidak berubah pikiran,
04:52kemudian,
04:53ya itu tadi,
04:54AF tadi,
04:55yang mengetahui situasi berada di dalam PKP.
04:59Kemudian,
05:00antara AF dan
05:02SL ini,
05:03adalah baru dikenalnya sekitar tahun 2025,
05:07sekitar bulan November.
05:09Antara,
05:10jadi dari 4 orang ini,
05:122 orang wanita,
05:14dan 2 orang pria.
05:16Dari 2 orang wanita ini,
05:17yang tadi tersangka atas nama AF,
05:19yang satu lagi atas nama L.
05:21Kemudian,
05:22yang pelaku utama,
05:24atau struktur tadi,
05:25atas nama SL.
05:27kemudian,
05:28satu lagi atas nama E.
05:30Jadi,
05:31mereka,
05:31antara AFP dan L ini adalah,
05:34berteman baik,
05:35dari mulai sejak di SMP,
05:37di wilayah Sumatera Utara.
05:38Sehingga,
05:39diajak,
05:40untuk menemani ke,
05:41pekan baru,
05:42dari Takemon Aceh,
05:44dengan menyewa kendaraan,
05:46yang digunakan oleh,
05:48pelaku,
05:48yang patah orang tersebut.
05:49Dan kendaraan itu,
05:50yang dijadikan barang bukti.
05:53Nah,
05:53sesampainya di,
05:55pekan baru,
05:56tentu berubah pikiran.
05:57Ya,
05:58di antara mereka.
05:59Dan,
06:00dan,
06:00sebelum saya sampaikan juga,
06:01niat itu berubah,
06:02dari ingin merapok,
06:03akhirnya menjadi,
06:05melakukan pembunuhan.
06:07Jadi,
06:07sudah direcanakan,
06:09sudah 4 kali,
06:11melakukan suatu perencanaan,
06:12untuk mensurvey,
06:13lokasi,
06:14tempat kejadian perkara tersebut.
06:17Dan,
06:17pada saat itu juga,
06:19tentunya,
06:21rasa curiga,
06:22daripada korban,
06:23tidak ada sama sekali,
06:24karena selama ini,
06:25hubungan cukup baik.
06:27Walaupun,
06:28dia perlu saya jelaskan,
06:30pernikahan,
06:31antara,
06:32ya,
06:33anak yang pertama,
06:34dari korban,
06:34dengan tersangka ini,
06:36berlangsung di tahun,
06:372022.
06:39Namun,
06:40di tahun,
06:402023,
06:41tidak sampai,
06:42satu tahun,
06:43itu,
06:44tersangka,
06:45keluar dari rumah tersebut,
06:47sebagaimana,
06:48tadi dijelaskan oleh,
06:49Bapak,
06:49Bapak,
06:49Bapak,
06:49Bapak,
06:50Bapak,
06:50Bapak,
07:00karena adanya,
07:01rasa sakit hati,
07:06dan juga,
07:07dijelaskan juga,
07:07Bapak Polis,
07:08yang dirasakan,
07:09jadi sakit,
07:10kemudian juga,
07:12apanya,
07:12dari segi ekonomi,
07:14itu tidak tercukupi juga,
07:16dari keluarga itu,
07:16dan juga,
07:17masih tergantung,
07:18dengan,
07:18keluarga besar korban ini.
07:20Jadi,
07:21yang perlu saya sampaikan,
07:23setelah berkenalan,
07:24terhadap dengan,
07:26SL,
07:26tadi,
07:27Ex-Port,
07:28jadi memang,
07:28sudah fungsi satu-satu,
07:29mempunyai peranda fungsi masing-masing.
07:31Setelah berkenalan,
07:33itu ingin menghabisi seluruh,
07:35artai ada di sana.
07:37Ataupun juga,
07:38barang milik korban.
07:40Bahkan,
07:41tadinya ingin berangkat,
07:42tapi ingin dihabisi,
07:43dengan pertimbangan,
07:44akan dia kuras habis.
07:45Ya,
07:46termasuk,
07:46kendaraan dan sebagainya.
07:47Jadi,
07:48hal ini yang merubah,
07:50dan hasil pemeriksaan,
07:52daripada keempat,
07:54tersangka tersebut,
07:55baik itu adalah,
07:56AFT,
07:57pokus dari SL,
07:58termasuk E dan L,
08:01itu adalah,
08:05jadi positif,
08:08menggunakan,
08:09apetamin,
08:10atau ekstasi.
08:12Jadi,
08:13di sini,
08:14ada suatu pengaruh,
08:16daripada,
08:17stimulan,
08:18dan halusinogen,
08:20sehingga pelaku dapat berani,
08:22melakukan aksinya,
08:24secara keji.
08:26Inilah yang perlu,
08:27mereka akan ketahui.
08:28Jadi,
08:29sekali lagi,
08:30ini ada pengaruh,
08:32daripada obat-obatan terlarang,
08:34sehingga pelaku,
08:35dapat melakukan,
08:36aksinya secara keji,
08:38dan,
08:38melakukan pemukulan,
08:40dengan menggunakan,
08:41barang bukti,
08:42berubah kayu.
08:43Ya,
08:44sebalok kayu,
08:45itu yang,
08:46kayu beronti,
08:47yang sudah dipersiapkan,
08:49jauh-jauh hari.
08:50dan pemukulan itu,
08:52tidaklah cukup sekali,
08:53mengarah ke kepala,
08:54dan juga,
08:55mengarah kepada dada.
08:58Diperhentikan,
08:59lebih dari satu kali,
08:59hampir mendekati lima kali.
09:01Sampai,
09:01korban,
09:02betul-betul,
09:04meninggal dunia,
09:05dan dibawa ke kamar mandi.
09:07Dan,
09:08itu ditemukan pertama kali,
09:09oleh suami korban,
09:10atas nama,
09:12Bapak,
09:13Salmon,
09:14Meha.
09:15Dan,
09:15secara berjejang,
09:16dilaporkan,
09:17dan laporan itu,
09:18disampaikan kepada keluarga,
09:19dan juga,
09:20dilaporkan kepada,
09:21kami dari pihak kepolisian,
09:23dan kami menerima laporan,
09:25dari konsenter 110.
09:27Dan,
09:28sehingga itu,
09:29koordinasi kita,
09:30kita lakukan backup,
09:32baik itu dari,
09:33Polresta,
09:34dan juga dari,
09:35Polda Riau.
09:36Itu yang bisa kami sampaikan.
09:38Sementara,
Komentar

Dianjurkan