- 2 hari yang lalu
- #prabowo
- #keretaapi
- #bekasi
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa terhadap korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026) kemarin.
Ia meminta untuk dilakukan investigasi akibat kecelakaan kereta di Bekasi tersebut.
Prabowo pun berencana membangun flyover di sejumlah perlintasan sebidang di seluruh Indonesia dengan rencana anggaran Rp4 triliun.
Sementara itu, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan keselamatan baik laki-laki maupun perempuan di kereta.
Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi siap menindak ormas dan preman yang menguasai perlintasan sebindang kereta.
Baca Juga Menteri PPPA Minta Maaf Usul Gerbong KRL Wanita Dipindah Pascatabrakan di Stasiun Bekasi Timur di https://www.kompas.tv/nasional/666116/menteri-pppa-minta-maaf-usul-gerbong-krl-wanita-dipindah-pascatabrakan-di-stasiun-bekasi-timur
#prabowo #keretaapi #bekasi
Video editor: Aqshal
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/666606/full-prabowo-ahy-hingga-dedi-mulyadi-soal-kecelakaan-kereta-di-bekasi-parasot
Ia meminta untuk dilakukan investigasi akibat kecelakaan kereta di Bekasi tersebut.
Prabowo pun berencana membangun flyover di sejumlah perlintasan sebidang di seluruh Indonesia dengan rencana anggaran Rp4 triliun.
Sementara itu, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan keselamatan baik laki-laki maupun perempuan di kereta.
Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi siap menindak ormas dan preman yang menguasai perlintasan sebindang kereta.
Baca Juga Menteri PPPA Minta Maaf Usul Gerbong KRL Wanita Dipindah Pascatabrakan di Stasiun Bekasi Timur di https://www.kompas.tv/nasional/666116/menteri-pppa-minta-maaf-usul-gerbong-krl-wanita-dipindah-pascatabrakan-di-stasiun-bekasi-timur
#prabowo #keretaapi #bekasi
Video editor: Aqshal
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/666606/full-prabowo-ahy-hingga-dedi-mulyadi-soal-kecelakaan-kereta-di-bekasi-parasot
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:01Ya, saya hari ini saya datang ke rumah sakit Bekasi.
00:12Tentunya kita semua prihatin, kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi.
00:22Saya ucapkan beresungkawa atas nama pribadi, atas nama pemberantah.
00:27Kita segera akan mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana.
00:36Tapi secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga ya.
00:49Kita segera akan atasi pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan
01:05dibuat flyover, karena Bekasi ini juga padat ya.
01:12Dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat mendesak.
01:22Jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover, langsung oleh bantuan presiden.
01:39Kemudian di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini.
01:48Ini dari zaman, saya kira dari zaman Belanda ya.
01:52Sudah beberapa puluh tahun ya.
01:54Sekarang ya sudah lah kita selesaikan semua itu.
01:56Saya sudah perintahkan, kita akan perbaiki semua ya lintasan tersebut ya.
02:08Dengan apakah dengan dilakukan pos jaga atau dengan flyover ya.
02:16Nanti pelaksananya kita tunjuk.
02:21Kita perhitungkan sekitar hampir 4T ya, 4 triliun ya.
02:28Demi keselamatan dan demi
02:34Karena kita sangat penting, kita sangat perlu kereta api,
02:37ya kita harus keluarkan itu.
02:39Sekarang saatnya sudah berapa puluh tahun itu tidak dilakukan,
02:43kita sekarang lakukan ya.
02:44Saya kira begitu dari saya ya.
02:46Pak tadi yang di dalam untuk luka ringan dan juga perasaan berapa Pak?
02:49Dan ada yang sudah bisa pulang atau masih?
02:51Sebagian sudah pulang, kalau tidak salah masih sekitar total 60 ya.
02:5650?
02:5754.
02:5854 dan hampir semuanya sudah ditangani yang saya lihat ya.
03:03Sudah ditangani dengan baik.
03:08Sebagian sudah dikembalikan, sebagian sudah diurus.
03:12Pokoknya semuanya sudah diurus.
03:13Untuk kompensasi bagaimana ya Pak?
03:15Ya nanti ada semuanya, ada kompensasinya.
03:18Oke?
03:19Terima kasih.
03:20Terima kasih.
03:21Memar-memar, tapi juga ada yang patah di beberapa bagian.
03:26Kami menyampaikan bahwa pemerintah bertanggung jawab atas kejadian ini
03:33dan dari PT KAI sudah menyampaikan akan menanggung seluruh biaya.
03:39Nah, terkait dengan kami dari Kementerian Pembantian Perempuan,
03:43tentunya yang pertama, pendampingan yang kami lakukan bukan hanya dalam hal medis,
03:49tetapi pemulihannya, baik secara psikik maupun psikologis.
03:56Karena kami lihat ada yang mengalami trauma dan ini perlu pendampingan lebih khusus.
04:03Kemudian yang kedua adalah bagi mereka yang sebagai pekerja,
04:09kami berupaya agar perusahaan di mana mereka bekerja bisa memberikan keringanan
04:17sampai mereka pulih, baru bisa masuk lagi ke tempat kerja.
04:22Ini yang akan kita upayakan bersama.
04:24Mudah-mudahan ini bisa dilakukan oleh beberapa perusahaan.
04:28Tadi ada salah satu perusahaan juga yang sudah hadir, kita bertemu langsung
04:33dan kami menyampaikan tolong si korban ini sampai benar-benar pulih,
04:40kemudian hak-hak sebagai pekerjanya dipenuhi
04:45dan begitu sehat bisa kembali kerja seperti semula.
04:49Itu beberapa hal yang kami lakukan tadi.
04:52Ada evaluasi yang berpendapatan gerbang wanita yang ada di belakang itu?
04:55Iya. Tadi kalau tadi kita ngobrol dengan KAI itu kenapa ditaruh di paling depan,
05:03paling belakang supaya tidak terjadi rebutan.
05:05Tapi dengan peristiwa ini kita mengusulkan kalau bisa
05:09yang perempuan itu ditaruh di tengah.
05:12Jadi yang laki-laki di ujung,
05:13yang depan belakang itu laki-laki,
05:18jadi yang perempuan di tengah.
05:22Tadi, sementara.
05:25Tadi kalau gerbong perempuan, banyaknya perempuan.
05:30Tadi ada yang laki-laki itu karena dia ada di gerbong tiga
05:33dan juga ada yang dari Argo Bromo yang kena juga yang perempuan,
05:38yang laki-laki.
05:39Saya kaget kok korbannya ada yang laki-laki.
05:41Oh ternyata mereka ada di gerbong tiga dan ada yang dari Argo Bromo Anggrek.
05:47Oke, sama-sama.
05:49Makasih semuanya.
05:50Yaitu proses recovery gerbong KRL yang mengalami kecelakaan tadi malam.
06:00Tabrakan yang keras sehingga kehilangan sejumlah masyarakat.
06:10Persiang tadi 15 orang dinyatakan meninggal dunia.
06:13Tentu ini adalah kehilangan besar, duka, cita terdalam.
06:21Kita aturkan kepada keluarga korban dan semoga semua husul hotimah diberikan di sisi terbaik.
06:28Allah SWT, Tuhan yang makuasa.
06:29Dan siang hari ini saya juga ingin melihat secara langsung para penumpang yang berhasil dievakuasi, diselamatkan,
06:41dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif.
06:45Ada di 10 rumah sakit di kawasan kota dan kabupaten Bekasi.
06:51Dan saat ini kita berada di RSUD kota Bekasi.
06:55Tadi saya sempat melihat beberapa yang masih berada di ruangan-ruangan menunggu operasi dan lain sebagainya.
07:06Tadi saya juga sempat berdialog dengan pasien beragam ada yang mengalami patah atau dislokasi di pundaknya, di kakinya, di tangannya.
07:21Tapi semua tadi bisa berkomunikasi, ditunggui oleh keluarganya.
07:28Dan terima kasih ini atas kecepatan penanganan dari wali kota dan tim termasuk RSUD dan KI.
07:38Bekerjasama tentunya dengan Jasara Harja sebagai penyedia asuransi dan juga BPJS Kesehatan.
07:47Yang semuanya berupaya yang terbaik.
07:50Tadi malam ratusan ambulans dikerahkan.
07:53Ada 163 ambulans dikerahkan secara serentak untuk membawa korban yang berhasil evakuasi menuju ke berbagai rumah sakit tadi, termasuk RSUD
08:03ini.
08:04Agar bisa ditangani secara cepat.
08:06Karena dalam situasi kritis, memang kecepatan penanganan evakuasi ini yang akan menentukan, yang akan menyelamatkan manusia.
08:15Oleh karena itu, terima kasih atas kerja keras dan kecepatan pengambilan tindakan oleh semua yang telah terlibat dalam proses evakuasi
08:26tersebut.
08:26Nah, intinya kita saat ini ingin memastikan bahwa semua korban tentunya bisa menjalani perawatan medis yang baik dan bisa segera
08:43pulih setelah ditangani dan bisa beraktivitas seperti sediakala.
08:47Nah, rata-rata kalau saya tanya tadi, mereka pulang kerja.
08:52Mereka pulang kerja dari berbagai lokasi, dari berbagai tempat kerja.
08:58Hampir semua ya perempuan, wanita.
09:00Karena itu ada, tapi ada beberapa laki-laki ya.
09:04Tapi hampir mayoritas tentunya pekerja wanita yang menggunakan KRL gerbong khusus wanita.
09:15Dan tentunya mereka yang selamat merasa sangat bersyukur tadi, karena bisa dikatakan ini sebuah keajaiban atas insiden yang begitu mengejutkan.
09:27Dan harapannya sekali lagi kita bisa mencegah agar tidak lagi terjadi insiden-insiden serupa di masa depan.
09:38Tadi saya sudah lakukan evaluasi secara langsung di lapangan, tapi tidak cukup.
09:43Kita akan terus lakukan, kita akan kawal terus melalui kebijakan di tingkat strategis,
09:49tapi juga pemenahan di tataran operasional maupun teknis.
09:52Dan arahan Mbak Presiden Prabowo Subianto jelas, saya sudah berkomunikasi langsung dengan Menteri Perhubungan dan Jajarannya,
10:00Menteri Pekerjaan Umum dan Jajarannya, karena memang lintasan sebidang kereta dan kendaraan jalan raya ini selalu mengandung resiko.
10:13Dan di sejumlah titik resikonya tinggi.
10:15Masih cukup banyak pelintasan sebidang yang belum memiliki sistem pengamanan yang optimal,
10:24termasuk penjaga di lintasan kereta.
10:30Dan sistem yang lainnya juga harus terus dibenahi melalui teknologi yang efektif dan tepat sasaran.
10:37Selebihnya kita ingin memastikan juga hadir solusi infrastruktur.
10:41Misalnya, ketika ada lintasan-lintasan sebidang yang memang sangat padat di sejumlah kota,
10:48itu perlu kita bangun flyover atau underpass.
10:54Nah disinilah perlu integrasi yang baik antara pengelola jalan-jalan di darat dengan rel-rel kereta.
11:06Pengelola rel-rel kereta.
11:07Jadi ini perlu pendekatan yang komprehensif dan sekali lagi mengedepankan faktor keselamatan bagi semua.
11:15Saya rasa itu bukan hanya di Bekasi, bukan hanya di Jabodetabek, tapi juga di seluruh wilayah Indonesia.
11:20Terima kasih.
11:21Tadi kan Menteri PPPL ini mengusulkan agar ada kajian lagi terkait dengan perubahanan gemuk wanita.
11:27Apakah nanti itu menjadi fokus dari pemerintah ini terkait juga dominasi korbannya perempuan karena gemuk wanita yang...
11:35Iya, artinya memang belum pernah terjadi sebelumnya.
11:40Ada tubrukan antara KRL dari belakang dihantam oleh kereta api jarak jauh.
11:48Dan kebetulan yang paling belakang adalah kereta khusus wanita.
11:52Jadi pasti ada concern mengapa justru yang paling rentan yang kita siapkan secara khusus selama ini gerbongnya,
12:00justru yang mendapatkan bisa dikatakan resiko yang paling tinggi.
12:07Ini juga bagian yang akan kita terus evaluasi, tapi paling yang jelas adalah laki dan perempuan sama saja,
12:13tidak boleh menjadi korban dalam insiden apapun.
12:18Jadi yang kita fokuskan adalah bukan perempuan dan lakinya,
12:21tetapi bagaimana sistem transportasi kereta dan sistem transportasi publik lainnya ini aman, selamat.
12:28Kita menghadirkan rasa aman, nyaman, dan juga safety first itu benar-benar bukan hanya menjadi jargon,
12:34tapi benar-benar bisa kita terapkan dengan baik.
12:37Tapi juga kita menghimbau, kita ingin memastikan,
12:42jangan lagi ada yang mengakibatkan kecelakaan.
12:46Ini akan diinvestigasi secara menyeluruh.
12:48KNKT tadi sudah menyanggupi akan melakukan investigasi secara menyeluruh.
12:54Saya minta transparan, terbuka, bisa dijelaskan kepada publik,
12:57karena ini juga harus ada faktor edukasinya.
13:01Jangan sampai ada kendaraan macet di tengah jalan, di tengah-tengah rel kereta,
13:06yang kemudian satu kendaraan mengakibatkan kecelakaan beruntun,
13:12kecelakaan yang mengakibatkan maut,
13:15dan tidak ada yang lebih penting dari, tidak ada yang lebih berharga dari satu nyawa.
13:20Apalagi kalau nanti juga mengakibatkan dampak,
13:23pasti akan mengakibatkan dampak ekonomi juga.
13:26Sudah pasti yang lain akan terganggu, terdampak, akan berhenti semuanya.
13:30Padahal setiap saat akan digunakan oleh masyarakat kita,
13:36para pekerja kita yang ingin juga mencari nafkah dengan baik.
13:47Persinyalan, ya.
13:48Tadi juga saya bahas,
13:50sekali lagi saya ingin menunggu laporan lengkap resmi dari KNKT,
13:55karena ini melibatkan banyak stakeholders
13:57untuk memastikan apakah memang ada gangguan,
14:01ada error, atau ada sesuatu yang tidak seharusnya terjadi,
14:05termasuk terkait persinyalan.
14:06Tapi juga tidak hanya itu, ada banyak lagi aspek yang lainnya.
14:13Pasti, semua akan kita investigasi,
14:17tidak boleh ada yang tertinggal,
14:18karena semua bisa menjadi faktor yang mempengaruhi satu sama lain.
14:23Makasih ya, semuanya. Terima kasih.
14:25Baik, terima kasih rekan-rekan media
14:28atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada kami.
14:32Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
14:34Selamat pagi.
14:39Mohon izin, rekan-rekan media kami di pagi hari ini
14:44bersama dengan diruk PT KAI dan juga jajaran PT Kereta Api Malaysia,
14:52kemudian ada dirjen kereta api.
14:54ingin menyampaikan update perkembangan terakhir penanganan...
15:02penanganan...
15:12penanganan kecerakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bukasi Timur.
15:18dapat kami sampaikan bahwa terkait dengan jumlah penumpang
15:24sebagaimana yang kami update di hari sebelumnya,
15:31pada hari ini kami juga ingin menyampaikan bahwa jumlah penumpang
15:34yang ada di...
15:38yang menjadi korban, baik yang meninggal maupun yang luka-luka
15:41adalah sejumlah 106 penumpang,
15:46kemudian yang meninggal dunia 15 penumpang,
15:52dan yang luka-luka 91.
15:55Dari 91 penumpang yang luka-luka,
16:0038 penumpang sudah kembali.
16:03Nah, harapan kami bahwa sisanya insya Allah mudah-mudahan bisa
16:09segera diberikan kesembuhan dan bisa kembali ke rumah
16:13berkumpul bersama keluarga.
16:16Kemudian, berkaitan dengan penyelenggaraan KRL,
16:21pada hari ini insya Allah apabila telah diberikan clearance oleh KNKT,
16:27karena KNKT adalah menjadi pihak yang bertanggung jawab
16:30dalam melakukan investigasi,
16:33apabila sudah ada clearance dari KNKT,
16:36siang ini kami akan membuka kembali layanan KRL Jabodetabek
16:41yang dari Cikarang dan Bekasi Timur
16:44untuk bisa beroperasi lagi.
16:47Sekarang, kami dalam tahapan proses persiapan,
16:52uji coba, baik uji coba rel maupun persinyalan dan sebagainya
16:59untuk memastikan bahwa stasiun sini sudah bisa melayani kembali
17:03yang paling utama adalah keselamatan.
17:07Itu yang paling penting, yang ingin kami tekankan kepada PT KI
17:11dalam mempersiapkan pembukaan kembali stasiun Bekasi Timur.
17:16Mungkin yang lain bisa disampaikan kembali oleh Direktur Utama PT KI,
17:21ada update yang bisa diberikan kepada penyelenggaraan media.
17:25Silahkan Pak.
17:26Pertama kan itu problem ya,
17:27dimana-mana banyak sekali jalan-jalan yang dibangun baru,
17:33tetapi bukan lintasan resmi PT KI.
17:37Seperti yang terjadi di Cirebon,
17:39itu yang pengangkut air,
17:41kemudian melintasi rel kereta,
17:46tertabrak oleh kereta,
17:49dan akhirnya masinisnya mengalami cacat permanen.
17:52Akhirnya oleh saya waktu itu langsung dibuat pintu lintasan.
17:59Nah sekarang ini seluruh pintu lintasan,
18:01baik resmi mau tindah resmi,
18:03ya harus segera ada pengamannya.
18:06Kalau enggak peristiwa seperti ini akan terus terjadi.
18:09Yang kedua kan memang daerah itu kan daerah fadat,
18:13dan di rencana pembangunan Jawa Barat,
18:16memang sudah teralokasikan untuk pembangunan play over.
18:19Walaupun memang kita bertahap ya,
18:21karena kemampuan fiskal kita sangat terbatas sekarang.
18:23Tetapi dengan kebijakan kemarin Pak Presiden dibangun play over,
18:26ya kita berucap terima kasih banyak.
18:29Ada perhatian, terutama menyelesaikan pintu lintasan di berbagai tempat.
18:34Karena kan dulu lintasan-lintasan resmi,
18:36kemudian orang bangun perumahan,
18:38banyak orang,
18:39bikin jalan.
18:40Nah rata-rata kan ada yang dijaga oleh orang,
18:43ada yang tidak dijaga.
18:44Dan itu nyebar banget di seluruh daerah.
18:46Yang pertama kan warganya memang statusnya warga jabar ya,
18:53warga Bekasi,
18:54tetapi mereka rata-rata dibawa ke kampung halamannya.
18:58Ada yang ke Jawa ya,
19:00Jawa Tengah, mungkin Jawa Timur,
19:01tetapi yang baru teridentifikasi,
19:04dimakamkan di Bekasi baru dua.
19:06Kemarin guru, sekarang di sini kan teman-teman media.
19:10Dan saya menyampaikan duka yang mendalam,
19:13semoga peristiwa ini adalah peristiwa terakhir.
19:16Artinya seluruh kelalean kita dalam melakukan penataan infrastruktur lalu lintas darat,
19:23laut, dan udara harus segera dibenahi.
19:25Pak, ini kan infonya palang pintu yang di belakang kapal itu dikuasai oleh Ormas.
19:30Nah itu gimana tuh Pak?
19:31Ya tindak saja Ormasnya, kita tindak.
19:34Begitu kita tindak, karena bagi saya tidak boleh di Jawa Barat ada orang menguasai sesuatu yang bukan haknya.
19:41Mungkin kapan ada, mungkin waktunya, rentan waktunya, kapan tahun ini atau kapan untuk dibuatkan flyover mungkin?
19:47Flyover kan Pak Presiden sudah akan menurunkan 4 triliun kan kemarin untuk seluruh wilayah.
19:52Satu pintu lintasan, yang kedua flyover untuk Bekasi.
19:56Tetapi kalau untuk yang awalnya nanti kita tinggal integrasikan,
19:59alokasinya sudah ada di Vemprov, dan sekarang tuh lagi perbaikan DED.
20:03Jadi DED-nya disempurnakan, DED-nya sudah ada.
20:06Jadi kalau alokasinya sekarang ada, ya tinggal pelaksanaan teknis, tinggal elang.
20:10Artinya Ormasnya juga bakal disurup, tidak lagi gitu ya?
20:14Ya tinggal diberesin sama polsek.
20:18Yang pertama saya bertemu dengan seluruh keluarga korban yang dirawat,
20:26memberikan supporting, dan saya menyampaikan terima kasih
20:30pada seluruh jajaran pemerintah, kota Bekasi, wali kota, kepala dunia kesehatan,
20:37direktur rumah sakit, seluruh para medis.
20:40Dan saya lihat rumah sakitnya bersih, pelayanannya sangat baik.
20:44Tapi tadi ada keluhan, liftnya katanya sudah mulai bermasalah,
20:49ada beberapa ruangan yang harus dioptimalkan,
20:52dan Pemprov Jabar memberikan stimulus buat rumah sakit yang merawat ini,
20:56sebesar 20 miliar, untuk ke depan rumah sakitnya disempurnakan.
21:0220 miliar itu kan bisa terkompensasi sebenarnya.
21:05Nanti kalau misalnya ada pasien-pasien yang kurang-kurang dikit pembayarannya,
21:09itu bisa terkompensasi dengan dana 20 miliar yang nanti kita berikan.
21:14Yang keduanya, korban yang sakit itu kan pasti ada yang sementara berhenti kerja.
21:20Kemudian ada yang dapat uang harian, kemudian berhenti karena dia harus dirawat.
21:26Sehingga saya tadi menitip ke setiap pasien masing-masing 10 juta rupiah
21:31untuk seluruh pasien yang sekarang masih dirawat di seluruh kota Bekasi,
21:35di tiga rumah sakit ya?
21:36Ada tujuh ya, lima rumah sakit.
21:39Di semuanya, sehingga mereka ketika dirawat,
21:42satu biayanya sudah ditanggung,
21:43yang keduanya kehidupan di rumahnya tenang,
21:46anak-anaknya bisa sekolah dengan baik.
21:47Itu saja barangkali yang disampaikan.
21:50Yang meninggal juga saya sudah titip tadi.
21:52Saya sudah sesuai dengan yang saya ucapkan ketika pagi,
21:55setiap yang meninggal itu dikasih 50 juta.
21:58Tambahan juga tadi Pak Gubernur akan memberikan bantuan
22:01untuk rumah sakit IPD yang dimiliki di kota Bekasi
22:04sebesar 15 miliar untuk peralatan.
22:09Pasiennya kalau secara umum sudah membaik,
22:11tinggal yang di ICU, tiga orang.
22:14Tiga orang, yang satu sudah meninggal,
22:18tinggal dua orang lagi,
22:19tapi mudah-mudahan bisa sembuh.
22:22Kalau yang lainnya sudah bisa senyum,
22:24sudah bisa saya ajak bicara.
22:27Ini kan salah satu yang disarutkan,
22:29adanya ormas yang menghasilkan perlintasan sedidang kereta.
22:32Karena hari ini disub sudah...
22:34Kalau misalkan dari Jawa Baru sendiri,
22:35Pak Profnya, akankah menindak ormas-ormas yang...
22:38Ya gini aja, level itu kan ya seluruh jajaran Polres Bekasi,
22:45kota Bekasi,
22:46segera ambil tindakan hari ini.
22:48Ini permintaan saya sebagai Gubernur Jabar,
22:51tidak boleh lagi ada ormas,
22:53ada premanisme yang menguasai aset-aset umum
22:56untuk kepentingan dirinya.
22:58Dan saya pikir tingkat Polsek aja bisa menyelesaikan itu.
23:04Kan mau dibangun play over.
23:06Kalau sudah dibangun play over, baru dibuka lagi.
23:09Baru ditutup.
23:11Kalau dengan ada play over, maka tidak diperlukan lagi.
23:15Tetapi dalam jangka pendek,
23:17itu bisa digunakan palang pintu pengamanan.
23:20Hari ini sudah, sesuai dengan arahan Pak Bapak,
23:24disub sudah yang mengambil alih
23:25untuk menjaga pintu perlintasan di dua pintu itu.
23:28Ampera dengan belakang.
23:29Iya, pintu lintasannya ada nggak?
23:32Sementara kan masih pakai manual.
23:33Oh iya, pasang aja.
23:35Dalam seminggu ini harus terpasang.
23:37Wali-wali kota sanggup nggak?
23:38Siap.
23:39Ya udah.
23:39Untuk satel bus kan?
23:41Ya?
23:41Satel bus bagi pengguna KRL yang terdampak kan
23:43nggak bisa akses untuk Cikarang sih.
23:46Nah itu untuk bantuan satel bus gimana kan?
23:49Ya nanti kita koordinasikan kan?
23:51Karena ini kan lintas.
23:52Jadi dari PTKI sudah menyiapkan yang dari
23:56stasiun Bekasi sampai ke Bula Kapal.
23:59Dari Bula Kapal itu ada Transbibawa Mukti, Pak.
24:02Yang itu punya pemerintah Kabupaten.
24:04Ya, jadi ini wilayah yang harus terkoordinasi lintas kelembagaan.
24:10PTKI, Kemen Hub, kemudian Pemkot Bekasi,
24:15Pemda Kabupaten Bekasi.
24:16Dan saya pikir dengan kerja cepat bisa semuanya teratasi.
24:20Ya, oke.
24:21Ya, selamat pagi.
24:23Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
24:24Rekan-rekan media yang saya hormati.
24:30Ada beberapa poin yang kami akan sampaikan sebagai
24:35birut dan warga PT Keretapi Indonesia.
24:39Pertama, tentunya kami tidak henti-hentinya meminta permohonan maaf
24:44yang sebesar-besarnya ke seluruh masyarakat,
24:47khususnya para pengguna jasa
24:49atas kejadian kemarin ini
24:52di wilayah Bekasi Timur yang menimbulkan korban
24:56dan tentunya gangguan perjalanan kereta.
25:00Permohonan maaf ini,
25:01khususnya kami sampaikan pada keluarga korban,
25:05selanggan, serta masyarakat yang terdampak,
25:08baik secara langsung maupun tidak langsung,
25:10telah disampaikan oleh Pak Menteri tadi.
25:15Total korban itu adalah 106,
25:1815 meninggal dunia.
25:22Insya Allah harwahnya bisa diterima
25:25dan keluarga diberikan ketabahan
25:28yang sangat besar oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
25:33Sisanya 91 orang dirawat,
25:36dimana pada saat ini 53 itu masih di rumah sakit,
25:42ada beberapa rumah sakit,
25:44dan 38 telah diperbolehkan pulang
25:47dan dilaporkan juga
25:48siang ini juga ada persiapan
25:51beberapa orang lagi yang akan pulang juga.
25:55Yang kedua, kami ucapkan terima kasih sekali
25:57kemarin pagi Pak Presiden
26:01serta Pak Mensesnek dan jajaran
26:04telah memberikan atensi besar kepada kita Pak Menteri
26:08dengan mengunjungi korban yang dirawat
26:13di RSUD Bekasi.
26:16Atensi beliau sangat besar sekali
26:18dan beliau bertiga kita kemarin rapat singkat
26:22dan memberikan arahan-arahan
26:25Pak Presiden memberikan arahan-arahan
26:28ke depannya untuk perbaikan itu seperti apa,
26:32kemudian terutama untuk penanganan korban
26:34serta pengembalian layanan yang
26:37menjamin keselamatan dan menjamin
26:42layanan terbaik buat masyarakat
26:44karena kereta api ini merupakan tulang punggung
26:47dari moda transportasi
26:50di Indonesia.
26:54Kami juga menyampaikan terima kasih
26:56kepada seluruh pihak yang telah membantu
27:00proses, mulai dari proses
27:03penyelamatan, pertolongan korban,
27:07evakuasi, perawatan,
27:10sampai dengan kemarin melakukan recovery
27:15dari layanan atau pembebasan
27:19dari rel yang masih ada
27:23kuing-kuing kemarin dari bekas KRL 5568.
27:28Kami sampaikan terima kasih khusus
27:32kepada Basarnas, TNI, Polri,
27:37seluruh rumah sakit yang telah menangani korban.
27:41RSUD Bekasi, RS Polri Kramatjati,
27:44RS Mitra Plumbon, Cipitung,
27:49Rumah Sakit Primaya Timur,
27:51Rumah Sakit Hermina Bekasi,
27:53Rumah Sakit Bela Bekasi,
27:55Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur dan Cikarang,
27:58Rumah Sakit Bakti Kartini,
28:00Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat,
28:03Rumah Sakit Dewi Kiri Karawang,
28:05serta Rumah Sakit MMC Kuningan.
28:07Dan tentunya kami ucapkan juga terima kasih kepada rekan-rekan media
28:12yang 24 jam selama 3 hari ini
28:16kita mengawal proses dari perbaikan
28:21pengembalian layanan dan pertolongan para korban.
28:25selanjutnya
28:28atas kejadian ini
28:31kami dan pihak-pihak yang terkait juga
28:36telah dan sedang melakukan tentunya evaluasi internal dan eksternal.
28:42internal bagaimana kami meningkatkan
28:46atau memastikan lebih
28:49lebih pasti lagi
28:51masalah aspek operasional
28:53keselamatan tentunya
28:55serta koordinasi dengan evaluasi eksternal
28:59baik dengan regulator
29:01pihak-pihak terkait
29:03dan tentunya kami mendukung proses investigasi yang dilakukan oleh KNKT
29:08yang nanti akan secara resmi mengumumkan
29:11penyebab
29:13dan rekomendasi
29:15dari eksiden yang kemarin terjadi.
29:20Selanjutnya
29:21pemulihan operasional
29:23diinformasikan bahwa
29:25jalur hilir
29:28itu telah dibuka jam 1.30
29:31pada tanggal
29:33hari Selasa kemarin
29:36tanggal 27
29:36jam 1.30 malam
29:39atau dini hari
29:42dini hari
29:43sehingga jalur itu sudah bisa dilewati
29:46oleh kereta-kereta jarak jauh
29:48yang arah dari timur.
29:51Tadi malam jam 2
29:52Alhamdulillah
29:53yang jalur hulunya
29:55itu setelah pripal
29:56artinya bebas dari
29:58puing-puing
29:59dan kita sudah pastikan bersama KNKT juga
30:03memastikan keselamatan pemakaian jalur ini
30:06untuk pemakaian kereta-kereta jarak jauh
30:10walaupun kami masih melakukan pembatasan kecepatan
30:1430 km per jam
30:17di stasiun ini
30:19seperti yang disampaikan oleh Pak Menteri tadi
30:22bahwa
30:23insya Allah
30:26siang nanti
30:27kita akan mulai membuka kembali
30:30layanan KRL kita
30:33cikarang lain
30:35yang akan beroperasi dan berfrekuensi
30:38sama dengan sebelumnya
30:42kami perlu menegaskan juga
30:45bahwa keselamatan adalah prioritas utama kami
30:49kami tidak ada toleransi sama sekalipun
30:52untuk melanggar
30:54atau menurunkan
30:55tingkat keselamatan
30:57dari para pelanggan
30:58pengguna jasa
30:59dari PT Kereta Api Indonesia
31:02baik
31:03itu
31:04gendernya laki-laki
31:07maupun gendernya perempuan
31:11tentunya
31:13kami terus berkomitmen
31:15menjaga kualitas pelayanan
31:17kepada pelanggan
31:19baik
31:21selama masa pemulihan
31:23maupun setelah
31:25masa pemulihan ini
31:26dalam masa pemulihan
31:28kami membuka dua
31:30posko
31:33tanggap
31:34itu satu adalah di Bekasi
31:37Bekasi Timur ini
31:38stasiun Bekasi Timur ini
31:39dan satu lagi
31:40di Gambir
31:41selama 14 hari ke depan
31:45selanjutnya
31:50kami sampaikan lagi
31:51permohonan maaf
31:52yang sebesar-besarnya
31:53atas kejadian ini
31:54dan
31:56kami terus berkomitmen
31:58untuk melakukan
32:00peningkatan
32:01perbaikan
32:03agar kejadian serupa
32:05tidak terulang
32:06di masa
32:07depan
32:08demikian
32:09beberapa poin yang
32:11bisa kami sampaikan
32:12itu kita lakukan
32:19bertahap
32:19ya
32:20kemarin perlu kita
32:22sampaikan bahwa
32:24kita melakukan
32:25evakuasi dari penumpang itu
32:26selama hampir 10 jam
32:27ya
32:28kemudian setelah itu
32:30baru kita bisa
32:31melakukan penarikan
32:32dari gerbong
32:32dari lokomotif
32:34yang ada
32:35di dalam
32:35KRL kemarin itu
32:36ya
32:37setelah itu
32:38kita baru bisa
32:38mulai melakukan
32:41evakuasi
32:43dari
32:44bangkai
32:46KRL itu
32:48itu mulai dari jam
32:49siang kemarin
32:50jam 12
32:50atau jam 1
32:51ya
32:52sehingga
32:53untuk
32:57prosesnya
32:57kita akan melakukan
32:58bertahap
32:59dan pada saat ini
33:01sudah
33:02dapat
33:03clearance
33:03dari
33:05KMKT
33:05bahwa jalur itu
33:06sudah bisa dilakukan
33:08dengan
33:08catatan
33:09pembatasan
33:10kecepatan
33:14ya
33:15tentunya
33:16seperti yang
33:18saya sampaikan
33:19sebelumnya
33:19adalah
33:20kita mendukung
33:22penuh
33:22investigasi
33:24yang sedang
33:24dan akan
33:25dilakukan oleh
33:25KMKT
33:26dan tentunya
33:28kita juga
33:29akan
33:31mematuhi
33:32dan
33:33akan
33:33mengikuti
33:34semua rekomendasi
33:35yang akan
33:37dilakukan oleh
33:37KMKT
33:38untuk
33:39sementara
33:40itu yang bisa
33:41saya jawab
33:41kalau
33:42perlintasan
33:43sebidang itu
33:44dari
33:442024
33:45sampai sekarang
33:46apakah
33:46semakin
33:46kekurang
33:47atau tidak
33:47apakah ada
33:49penambahan
33:50jalur
33:51masuk ke depannya
34:19perlintasan
34:21melihat ini
34:21maka
34:23maka
34:23satu
34:23menghalangi
34:24visibility
34:25dari
34:26masinis kami
34:27yang kedua
34:29seperti yang kita ketahui
34:32perlintasan yang resmi
34:34dan yang
34:34dipasang
34:36dipasang peralatan
34:37itu tidak hanya
34:38simple
34:40hanya pakai portal
34:42itu ada
34:43alat sensor
34:44di dalamnya
34:47itu yang pertama
34:48kami minta
34:49dari masyarakat
34:49yang kedua
34:50jika ada
34:51perlintasan-perlintasan
34:53yang sudah
34:53dijaga
34:54sudah
34:57dipasang
34:58alatnya
34:59jangan
35:00dilanggar
35:05yang ditutup
35:06yang kami
35:07sudah tutup
35:08karena tidak
35:09memenuhi
35:10syarat-syarat
35:11keselamatan
35:12mohon jangan dibuka lagi
35:14mohon jangan dibuka lagi
35:34kami sudah mendapatkan
35:36arahan
35:36kemarin berdua
35:37dengan Pak Menteri
35:38dari Presiden langsung
35:39bahwa
35:39dari
35:401.800
35:40perlintasan
35:42yang kita
35:42identifikasi
35:43jenisnya seperti ini
35:45itu akan kami
35:46lakukan
35:48peningkatan
35:48atau pemenuhan
35:50syarat-syarat
35:51dari keselamatan
35:52baik itu dalam
35:53memasang
35:54flangover
35:54atau memasang
35:56talang pintu
35:56yang bersistem
35:57yang ada sistemnya
35:58Pak ini
35:59sebetulnya
36:00banyak
36:00dipelolong oleh
36:01masyarakat
36:01kita juga
36:02apa mungkin
36:03akan dilakukan
36:04intervenasi
36:04langsung
36:05di pendekatan
36:05kepada masyarakat
36:06kita yang
36:06memelola
36:07perlintasan
36:08yang berkata
36:08untuk
36:09keselamatan
36:11tidak ada
36:13kompromi
36:13seperti yang saya
36:14sampaikan tadi
36:14tidak ada toleransi
36:15tidak ada
36:16kompromi
36:16kita sudah
36:17lihat
36:17sedikit saja
36:19aspek
36:20keselamatan
36:21terganggu
36:23sedemikian
36:24banyak
36:25korban
36:26yang berjatuhan
36:28maka
36:28kami hanya
36:29akan melihat
36:30dari dengan
36:30Pak Dirjen
36:31KA juga
36:31kami hanya
36:32akan melihat
36:32memenuhi
36:33persyaratan
36:33apa tidak
36:34jika tidak
36:35memenuhi
36:35persyaratan
36:35maka kami
36:36akan tutup
36:36Pak kemarin
36:37kan ada usulan
36:38Menteri PPA
36:39bahwa gerbong
36:39perempuan
36:40akan dipindah
36:40ini bagaimana
36:41tanggapan dari KAI
36:42seperti yang saya
36:43sampaikan tadi
36:44KAI menjamin
36:45keselamatan
36:45bagi kami
36:47keselamatan
36:47tidak ada
36:48toleransinya
36:48sama sekali
36:49tidak ada
36:50kompromi
36:50sama sekali
36:51dan kami
36:51tidak membedakan
36:52gender
36:53laki dan perempuan
37:12Sekali lagi
37:13saya sampaikan
37:14bagi kami
37:15PT Kereta Api Indonesia
37:16keselamatan
37:17adalah
37:17nomor satu
37:18tidak ada
37:18toleransi
37:19tidak ada
37:19kompromi
37:20baik
37:22pelanggan
37:23atau pengguna
37:23jasa perempuan
37:24maupun pengguna
37:25jasa
37:26dari laki-laki
37:27tentang penempatan
37:30laki dan perempuan
37:32itu hanya
37:32untuk
37:34kenyamanan
37:35atau
37:35kemudahan
37:37saja
37:37ya
37:38jadi
37:40selama ini
37:41kami mengutamakan
37:42perempuan
37:43untuk
37:44tingkat
37:45kenyamanan
37:46dan kemudahan
37:47akses
37:48dan tentunya
37:49keamanan
37:50di dalam
37:50kereta juga
37:51yang pertama
37:52yang kedua
37:53tentunya
37:54sesuai dengan
37:55arahan Bapak Presiden
37:56kemarin
37:56kita langsung
37:57hari ini
37:58jalan
38:00untuk
38:01membenahi
38:02dan
38:03melakukan
38:04aksi-aksi
38:06yang sangat
38:07penting
38:09untuk menangani
38:12perlintasan-perlintasan ini
38:14baik
38:15itu perlintasan
38:16yang resmi
38:18atau yang terdaftar
38:20tidak
38:20tidak ada
38:22peralatannya
38:23tidak ada
38:24penjaganya
38:25kami akan
38:26lakukan
38:27peningkatan
38:28atau
38:29pemenuhan
38:30dari syarat-syaratnya
38:31dari SPM-nya
38:32kemudian
38:33yang perlintasan-perlintasan
38:35liar
38:36kami juga
38:38akan melakukan
38:38aksi
38:39selama
38:40tidak memenuhi
38:41aspek
38:42selamatan
38:42kami
38:44mohon
38:44media
38:44teman-teman
38:45media
38:46membantu
38:47kami
38:47menyuarakan
38:48kepada masyarakat
38:49juga
38:49kalau tidak
38:51memenuhi
38:51keselamatan
38:52dan membahayakan
38:53jiwa
38:55maka kami
38:56akan tutup
38:56Pak Menteri
38:57Pak Menteri
38:58Pak
38:58Menteri
Komentar