00:00Untuk membahas mengenai situasi di Timur Tengah, kita telah terhubung dengan Guru Besar Hubungan Internasional UI Hikmahanto Juwana.
00:11Selamat siang.
00:14Selamat siang.
00:16Oke, selamat siang Prof. Hikmah dengan lintang di studio Prof.
00:20Kita masih membahas tentang eskalasi perang di Timur Tengah tentunya.
00:25Drama penembakan Trump terhadap eskalasi di Iran ini seperti apa menurut Anda?
00:31Ya, yang pasti ini ada pengaruhnya sedikit banyak ya.
00:35Karena saya melihat bahwa meskipun kita harus menunggu hasil dari penyelidikan di Amerika Serikat,
00:44namun demikian di Amerika Serikat, para rakyatnya yang menyampaikan lewat sosial media,
00:52banyak yang mengatakan bahwa ini adalah upaya Trump untuk menaikkan kembali approval ratingnya.
00:59Karena approval rating Trump itu semakin ke sini semakin menurun terutama berkaitan dengan keputusannya untuk perang melawan Iran.
01:09Nah, tentu kita tidak tahu apakah memang ini yang dituduh oleh sosial media di Amerika Serikat,
01:19bahwa ini adalah sandiwara dan lain sebagainya.
01:24Bahkan mereka sudah sampai pada titik menganalisa bahwa ini sebenarnya bukan sesuatu yang katakanlah memang sesuatu yang sebenarnya seperti sandiwara.
01:42Nah, jadi ini mempengaruhi bagaimana Trump akan mengambil keputusan ke Iran.
01:50Karena kalau misalnya dari masyarakatnya muncul ketidakpercayaan terhadap kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh Trump,
01:57maka saya khawatir bahwa Trump akan melakukan dua hal.
02:04Pertama, dia akan lebih keras terhadap Iran supaya menyelesaikan masalah ini dengan cepat.
02:08Dengan harapan approval ratingnya dia akan kembali naik dan orang tidak lagi membicarakan mengenai masalah percobaan terhadap pembunuhan terhadap dirinya.
02:17Atau yang kedua, bahwa Trump akan semakin lama untuk membiarkan masalah dengan Iran seperti sekarang.
02:28Artinya tidak ada keputusan yang dibuat dan tidak ada perundingan yang dibuat.
02:33Sehingga seperti sekarang ini, tetap slat hormus diblokade.
02:39Padahal dari pihak Iran menghendaki agar kalau ada perundingan, maka slat hormus sudah tidak lagi dibelokade oleh Amerika Serikat.
02:48Dan kemudian juga pembahasan mengenai stockpiling dari uranium ya.
02:55Uranium yang ada ini mau diapakan.
02:57Jadi menurut saya, kalau misalnya ini dianggap stalemate atau deadlock gitu ya,
03:04Ini akan berpengaruh pada dunia karena slat hormus tidak akan terbuka dan dunia yang dikhawatirkan adalah
03:13Kenaikan harga minyak yang sudah terjadi ini, ini akan berlangsung lama dan ini akan mempengaruhi harga minyak yang harus dibayar
03:24oleh banyak negara.
03:26Jadi ini yang menurut saya yang kita harus lihat atas peristiwa dari yang kemarin terjadi.
03:32Baik, Prof. Fikma, kalau tadi saya garis bawahi ada ketidakpercayaan rakyat dengan adanya peristiwa ini, penembakan yang diduga menyasar Donald
03:42Trump.
03:43Apakah memang ini menjadi dampaknya begitu?
03:47Ketidakpercayaan ini menimbulkan suatu aksi begitu?
03:52Dan kira-kira apa motifnya?
03:53Apakah benar ini pure atau murni karena masyarakatnya tidak percaya dan tidak menyukai atau tidak setuju dengan kebijakan yang sudah
04:02diterapkan oleh Donald Trump
04:04selama eskalasi perang terhadap Iran ini?
04:08Ya, paling tidak ada tiga hal ya.
04:10Pertama adalah kejadian ini, masyarakat teringat pada waktu Trump pada waktu itu akan menjadi presiden, melakukan kampanye,
04:21lalu kemudian ada yang melakukan serangan terhadap beliau.
04:24Dan banyak yang mengatakan bahwa ini sebenarnya tidak sebenar gitu ya.
04:29Artinya ini merupakan skandal, proses yang saat diwara yang membuat Trump bisa memenangkan Pilpres ini.
04:40Ini sudah disampaikan ya hasilnya dan lain sebagainya.
04:45Yang kedua adalah memang masyarakat juga tidak suka dengan keputusan Trump melakukan serangan kepada Iran.
04:55Karena bagi Amerika Serikat dan sudah disampaikan bahkan pendukung dari MAGA ya, make America great again,
05:01bahwa Iran itu bukan imminent threat.
05:05Harusnya Amerika Serikat tidak melakukan serangan.
05:08Tetapi ini dilakukan terus.
05:10Dan yang ketiga adalah himpitan ekonomi.
05:12Karena dengan harga minyak yang dunia yang meninggi,
05:16sebenarnya Trump sudah mengatakan bahwa bagi Amerika Serikat kita tidak butuh minyak dari serat hormus.
05:22Tapi kan masalahnya harga minyak itu akan dipengaruhi dengan apa yang terjadi di tingkat internasional.
05:31Dan tingkat internasional tinggi.
05:33Pelaku usahanya juga bagi pelaku usaha Amerika Serikat.
05:36Ya, dia akan meninggikan.
05:37Nah, akibatnya apa?
05:38Rakyat Amerika harus membayar jauh lebih mahal ya harga minyak.
05:44Dan ini yang dia persalahkan bukan Iran, tapi yang dipersalahkan adalah Trump.
05:48Nah, oleh karena itu disini yang membuat posisi Trump terbelah konsentrasinya
06:00karena harus memikirkan masalah dalam negerinya dan dia berharap bahwa dengan kejadian yang Sabtu malam ini
06:10rakyatnya justru bersimpati pada dia dan kemudian berpihak pada Trump yang tidak terjadi seperti itu.
06:17Baik, tidak hanya rakyat Amerika tentunya tapi juga rakyat dunia karena ini pemicu harga minyak yang semakin tidak stabil begitu
06:25ya.
06:26Dan lagi-lagi Trump yang mungkin akan disalahkan karena dianggap sebagai pemicu perang pertama begitu.
06:32Dan kita harapkan semuanya akan cepat membaik.
06:34Terima kasih Prof. Hikmanto, Guru Besar Hubungan Internasional UI telah bergabung bersama kami di Kompasian.
06:40Terima kasih.
Komentar