00:00Masih di Satu Menjadah Forum, Bung Manan, Anda ingin menyampaikan apa nih?
00:05Sebagai kawan saya satu setia di sini, kawan dalam arti Dewan Pet, Profesi Profesi
00:09Ya saya kira anak apa yang menimpa Mas Ubat, Mas Saiful dan lain-lain itu juga jadi alarm buat kami
00:17di Dewan Pet
00:18Karena ya kalau, anak apa, kawan-kawan ini kan menjadi biasanya narasumber yang banyak dipakai oleh wartahan
00:27Ketika narasumber digugat, itu kan yang terjadi kan ciling efek ya, menurutkan efek ketakutan
00:33Dan begitu narasumber takut, gimana Anwa?
00:38Itu kan memutus sumber informasi bagi media dan wartawan
00:42Dan menurut saya ini juga yang mungkin jadi catatan juga adalah begini
00:48Kita berharap pemerintah kan menunjuk punya perspektif yang benar tentang BERS
00:53Yang melihat pers itu, pers harusnya punya fungsi, menjalankan fungsi yang kritis lah
00:59Karena itu dimandatkan oleh undang-undang
01:01Dan karena itu, kalau misalnya, itu harus ditunjukkan dengan cara misalnya menghargai kritik dari pers itu
01:09Kecuali dia berita bohong ya
01:11Dengan cara yang, ya kalau bermasalah silahkan diproses secara etik
01:16Dan jangan menggunakan jalur politik
01:18Dan tidak buru-buru krim administrasi, tapi mediasi di Dewan Pers kalau ada
01:22Iya, dan karena saya menangkap kesan, semoga ini salah, bahwa
01:28Pemerintah ini kurang happy dengan pers yang kritis itu
01:30Dan itu seperti, pemerintah ingin melihat pers itu seperti cheerleader saja
01:39Gak boleh kesubstansi
01:41Nah, mumpung ada perwakilan dari Bakom ya
01:44Emang benar
01:45Pemerintah ini gak happy kalau ada persnya itu menjalankan fungsinya sebagai social control
01:50Iya, Mas Yogi, ada dua poin saya
01:53Yang pertama, kalau terkait dengan kritik dari pers, kritik dari masyarakat
01:59Itu kan sebenarnya adalah hal yang biasa
02:01Saya ambil satu contoh konkret dengan data, Mas Yogi
02:04Salah satu program Presiden Prabowo yang seringkali dilancarkan kritik dari masyarakat
02:10Baik melalui foto, video, namanya makan bergizi gratis, Mas Yogi
02:14Apa contoh relevansi masukan masyarakat dengan tindakan negara?
02:19Mas Yogi, per tanggal 20 Maret 2026, ada 1.251 SPPG dijatuhkan sanksi
02:27Karena tentu itu kan atas masukan masyarakat
02:31Jadi justru pemerintah mengucapkan terima kasih kepada warga negara yang berpartisipasi aktif
02:37Melototin program pemerintah
02:39Itu poin pertama, Mas Yogi
02:40Poin kedua yang tadi sempat tersendat sedikit diskusi kita soal pernyataan Pak Saiful Mujani tadi, Mas Yogi
02:46Sebenarnya posisi pemerintah bukan pada konteks menilai apakah itu makar atau tidak makar
02:52Itu urusan yang lain
02:52Tapi satu konteks Mas Yogi, rekam jejak Pak Saiful Mujani itu cukup panjang
02:58Ada gelar akademik yang disanding oleh beliau
03:01Maka dari itu kita di pemerintah masyarakat menanti apa maksudnya
03:06Karena secara akademik hukum gak masuk logikanya
03:10Kritis tapi tidak logis
03:11Jadi itu yang diharapkan, ini juga sekaligus pembelajaran
03:16Jangan sampai Mas Yogi, orang mendengar pernyataan Pak Saiful Mujani itu
03:21Memantik untuk melakukan kekerasan
03:24Memprovokasi
03:25Itu yang pemerintah just ingin mitigasi
03:28Maka dari itu kabarnya dalam waktu dekat Pak Saiful Mujani akan menjelaskan maksud dari pernyataan
03:34Mas Yogi, gimana? Singkat saja
03:37Saya kira secara kita melihat narasi Pak Saiful Mujani itu
03:40Kita mesti melihat kognisi sosial dia
03:42Jadi sebetulnya saya saksi mata di lokasi itu
03:45Bahwa sebelum Pak Saiful Mujani bicara
03:49Itu Faryam Sari yang bicara
03:51Tentang impeachment
03:52Nah kemudian Pak Saiful Mujani itu merespon narasi itu
03:56Dalam teori politik
03:59Secara analisis di Indonesia
04:01Impeachment itu gak mungkin sekarang
04:03Kenapa?
04:04Karena di parlemen
04:0680% anggota parlemen adalah pendukung pemerintah
04:09Bagaimana mungkin proses impeachment terjadi
04:12Sementara 80% pendukung pemerintah
04:14Maka secara teori gerakan sosial
04:17Sosial movement teori
04:19Itu gak mungkin
04:19Itu gak mungkin
04:20Nah yang paling mungkin adalah gerakan ekstra parlementer
04:23Nah narasi Saiful Mujani itu menggunakan istilah
04:28Sebenarnya ujungnya ada pertanyaan dia
04:30Apakah kita memungkinkan
04:32Itu pertanyaan itu penting
04:34Apakah kita memungkinkan melakukan konsolidasi
04:36Untuk menjatuhkan Prabowo
04:39Itu pertanyaan di ujung
04:41Jadi kalau di kalimat tengah memang sedikit sensitif
04:44Ketika di ujung
04:45Begitu beliau membuat pertanyaan
04:47Saya kira ini aman gitu
04:48Oke
04:49Analisnya begitu
04:50Supaya kita melihatnya secara lebih
04:52Kita masih menunggu nanti
04:54Apa Pak Saiful Mujani akan memberikan penjelasan
04:57Pertama
04:5820 tahun lalu
04:59Di sebuah warung makan di Cisarua
05:01Singkat aja
05:02Pak Saiful Mujani memberi nasihat pada saya
05:05Mas Budiman
05:07Jangan minta keadilan
05:09Dan jangan minta kesejahteraan
05:10Dari demokrasi
05:11Demokrasi adalah soal prosedur
05:13Keteraturan
05:14Pergantian
05:15Kekuasaan
05:16Secara damai dan konstitusional
05:17Jadi jangan berbicara soal keadilan
05:20Kalau kekuasaan yang gak adil ya
05:21Gak ada masalah juga
05:22Tapi harus ada prosedur aja
05:24Beliau bicara itu
05:25Ya
05:26Sebagai seorang surveyor
05:28Pasti beliau adalah agamanya kuantitatif
05:31Prosedur dan kuantitatif
05:33Itu adalah agamanya
05:34Jadi saya pikir
05:35Ketimbang Mas Ubed yang menjelaskan
05:38Saya berharap beliau
05:39Pak Saiful Mujani menjelaskan kepada kita
05:41Dan form ini Anda gunakan untuk ajakan
05:43Oleh Anda pilih pejabat yang mana
05:45Ini penting
05:46Penting
05:47Daripada sekedar Pak Saiful Mujani
05:48Bidato panjang lebar
05:49Dan memberikan kita kesempatan
05:51Menanggap pidato-pidato
05:52Jadi lomba pidato
05:53Lebih diskusi
05:54Di depan TV
05:55Menjelaskan
05:56Apa dikatakan Mas Ubed tadi
05:58Oke
05:58Oke
05:58Oke
05:59Oke
Komentar