Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Akun Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Ngoran di Blitar menjadi sorotan setelah balasan admin bertuliskan “selain donatur dilarang ngatur” viral di media sosial pada 18 April 2026. Unggahan tersebut memicu banyak komentar dari warganet.

Peristiwa ini bermula dari kritik terhadap kebijakan koperasi yang menjual produk ritel. Balasan admin yang dianggap tidak biasa kemudian tersebar luas dan menimbulkan respons dari berbagai pengguna media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KDMP Ngoran menyampaikan permintaan maaf dan klarifikasi. Pihak koperasi menyebut akan melakukan evaluasi serta memperbaiki cara komunikasi ke depan.

Artikel terkait:
https://jatim.suara.com/read/2026/04/18/174806/selain-donatur-dilarang-ngatur-blunder-admin-kdmp-di-blitar-viral-berujung-maaf-dari-sang-ketua?

Creative/Video Editor: Susi/Leo
#KDMP #Viral #Blunder

==================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Selain Donatur, Dilarang Ngatur
00:01Blunder Admin KDMP di Bilitar Viral di Media Sosial
00:05Viral di Media Sosial, admin akun Koperasi Desa Merah Putih, Desa Ngoran, Bilitar
00:11menjadi sorotan setelah membalas komentar warganet dengan kalimat
00:15Selain Donatur, Dilarang Ngatur
00:17Peristua ini terjadi dan ramai diperbincangkan pada Sabtu 18 April 2026
00:23terutama di platform TikTok
00:24Kejadian ini bermula ketika seorang warganet mengkritik kebijakan koperasi
00:29yang menjual produk retail dan dinilai berpotensi mengganggu pelaku UMKM lokal
00:33Alih-alih memberikan responsi yang netral
00:36Admin justru membalas dengan kalimat yang dianggap sarkas
00:39sehingga memicu ratusan komentar dan perdebatan di media sosial
00:42Menanggapi polemik tersebut, Ketua KDMP Ngoran Agus Daryanto
00:47menyampaikan permintaan maaf dan klarifikasi
00:49Ia menjelaskan bahwa sikap tersebut muncul dari semangat kemandirian koperasi
00:54yang dibangun tanpa bantuan dana pemerintah
00:57Meski demikian, pihaknya mengakui penggunaan bahasa yang kurang tepat
01:01dan berjanji akan memperbaiki komunikasi ke depan
01:04Terima kasih telah menonton!
01:08Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan