Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Iran menuntut AS dan Israel membayar ganti rugi akibat perang.

Melalui Ketua Mahkamah Agung Iran, Gholamhossein Mohseni-Ejei, Iran menegaskan AS dan Israel harus bertanggung jawab atas kerugian besar.

Belum lagi di Selat Hormuz, ketegangan kembali meningkat. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi sempat menyebut jalur pelayaran dibuka, namun militer memastikan kembali dan kendali Hormuz tetap di tangan angkatan bersenjata Iran.

Situasi memanas setelah Donald Trump menegaskan blokade belum akan dicabut tanpa kesepakatan.

Baca Juga Iran Bantah Klaim Trump soal Setuju Serahkan Cadangan Uranium ke AS | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/internasional/664120/iran-bantah-klaim-trump-soal-setuju-serahkan-cadangan-uranium-ke-as-sapa-siang

#iran #amerika #israel

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/664123/iran-tuntut-as-dan-israel-tanggung-jawab-bayar-ganti-rugi-akibat-perang-sapa-siang
Transkrip
00:00Iran menuntut Amerika Serikat dan Israel membayar ganti rugi akibat perang.
00:08Melalui Ketua Mahkamah Agung Iran, Gholam Husin Mohsenijie,
00:13Iran menegaskan bahwa Amerika Serikat dan Israel harus bertanggung jawab atas kerugian besar.
00:20Belum lagi di Selat Hormuz, ketegangan kembali meningkat.
00:23Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Arakeci, ini sempat menyebut bahwa
00:27jalur pelayaran dibuka namun militer memastikan kembali
00:30dan kendali Hormuz tetap di tangan Angkatan Bersenjata Iran.
00:35Situasi memanas setelah Donald Trump menegaskan blokade
00:38belum akan dicabut tanpa kesepakatan.
00:47Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan