- 1 jam yang lalu
- #as
- #selathormuz
- #iran
KOMPAS.TV - Iran kembali menutup Selat Hormuz karena Amerika Serikat tetap memblokade pelabuhan Iran.
Penutupan kembali Selat Hormuz ini menjadi sinyal bahwa jalur diplomatik perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Lantas, apakah kedua negara akan kembali saling serang? Bagaimana seharusnya diplomasi dilakukan agar Selat Hormuz sebagai jantung energi 20 persen dunia kembali terbuka?
Sementara itu, Donald Trump yang terus memblokade Selat Hormuz disebut memperburuk hubungan antara Amerika Serikat dengan negara-negara Eropa pengguna jalur tersebut.
Kita bahas bersama narasumber yang sudah bergabung melalui sambungan daring, yaitu Dosen Hubungan Internasional BINUS University Tia Mariatul Kibtiah dan pakar Timur Tengah Smith Alhadar.
#as #selathormuz #iran
Baca Juga Iran Tolak Partisipasi dalam Negosiasi Tahap Kedua dengan AS di https://www.kompas.tv/internasional/664052/iran-tolak-partisipasi-dalam-negosiasi-tahap-kedua-dengan-as
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/664057/full-dosen-hi-pakar-timur-tengah-soroti-as-iran-tarik-ulur-selat-hormuz-situasi-makin-panas
Penutupan kembali Selat Hormuz ini menjadi sinyal bahwa jalur diplomatik perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Lantas, apakah kedua negara akan kembali saling serang? Bagaimana seharusnya diplomasi dilakukan agar Selat Hormuz sebagai jantung energi 20 persen dunia kembali terbuka?
Sementara itu, Donald Trump yang terus memblokade Selat Hormuz disebut memperburuk hubungan antara Amerika Serikat dengan negara-negara Eropa pengguna jalur tersebut.
Kita bahas bersama narasumber yang sudah bergabung melalui sambungan daring, yaitu Dosen Hubungan Internasional BINUS University Tia Mariatul Kibtiah dan pakar Timur Tengah Smith Alhadar.
#as #selathormuz #iran
Baca Juga Iran Tolak Partisipasi dalam Negosiasi Tahap Kedua dengan AS di https://www.kompas.tv/internasional/664052/iran-tolak-partisipasi-dalam-negosiasi-tahap-kedua-dengan-as
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/664057/full-dosen-hi-pakar-timur-tengah-soroti-as-iran-tarik-ulur-selat-hormuz-situasi-makin-panas
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:03Iran kembali menutup Selat Hormuz karena Amerika Serikat tetap membelokade pelabuhan Iran.
00:08Penutupan kembali Selat Hormuz ini menjadi sinyal jika jalur diplomatik perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas.
00:15Lantas apakah kedua negara akan kembali saling serang?
00:19Bagaimana seharusnya diplomasi dilakukan agar Selat Hormuz sebagai cantung energi 20% dunia kembali terbuka?
00:26Sementara Trump yang terus membelokade Selat Hormuz ini memperburuk hubungan antara Amerika Serikat dengan negara Eropa pengguna Selat Hormuz.
00:34Kita bahas bersama negara sumber yang sudah hadir di sambungan daring.
00:37Sudah ada dosen hubungan internasional BINUS University, Tia Mariatul Kityah dan juga pakar timur tegah Smith Al-Hadar.
00:45Selamat pagi Bu Tia, Pak Smith.
00:48Selamat pagi Mas.
00:49Selamat pagi Mas.
00:50Saya ke Pak Smith dulu, Pak Smith kita lihat sikap Iran yang kembali menutup Selat Hormuz lantaran AS terus membelokade
00:58pelabuhan Iran seperti itu.
01:01Nah Anda melihat sikap Iran seperti ini apakah kemudian menutup celah negosiasi tahap kedua yang sekiranya ingin dilakukan oleh kedua
01:10negara?
01:10Atau paling tidak jika Amerika Serikat mau membuka blokadenya, ini celah negosiasi kembali terbuka?
01:19Ya, Amerika Serikat kepingin tampil dalam negosiasi di Islamabad pada hari ini itu dalam posisi yang kuat gitu.
01:29Nah, Amerika Serikat membelokade kapal-kapal yang menuju atau keluar dari pelabuhan Iran itu bertujuan untuk memaksa Cina membujuk Iran
01:45untuk menerima blokade itu.
01:49Karena Amerika Serikat kepingin tampil pihak yang mendikte Iran di dalam negosiasi.
01:59Nah Iran sebaliknya, dia menutup Selat Hormuz untuk melawan blokade Amerika Serikat itu yang memang melanggar gengcatan senjata kedua negara
02:09itu yang sudah disetujui sebelumnya.
02:13Nah, ini Trump menggunakan momentumnya, dia akan berkunjung ke Cina pada awal bulan depan.
02:22Dan ini kunjungan yang historis karena kedua negara ini akan berbicara mengenai kelanjutan hubungan ekonomi kedua negara.
02:32Sehingga Trump berpikir bahwa Cina akan terpaksa menekan Iran untuk tidak menutup Selat Hormuz gitu.
02:42Tapi ini leverage Trump yang keliru karena Iran tidak dalam posisi untuk mengalah.
02:49Iran juga tampil di, ingin tampil di Islamabad sebagai pihak yang kuat dalam perundingan di Islamabad itu.
02:59Nah, sekarang ini sudah ada menurut berita dari Al-Jajirah itu tim delegasi Amerika Serikat akan terbang ke Islamabad ini.
03:12Karena di Islamabad ini itu, Pakatan Melayu dan Jajirah itu akan terakhir hari Rabu.
03:20Nah, Iran sampai sekarang tidak bersedia untuk datang, kecuali kalau ada kerangka kerja yang jelas.
03:31Artinya poin-poin yang mau dirundingkan itu apa gitu.
03:34Nah, karena pengalaman Iran di dalam negosiasi sebelumnya, itu di detik-detik terakhir itu ketika banyak kesepakatan sudah dicapai,
03:47tiba-tiba Amerika Serikat dipimpin oleh wakil presiden, J.D. Fence itu,
03:54meminta Iran untuk menerima hal-hal yang sudah ditolak Iran sebelumnya atau tuntutan yang maksimalis,
04:05yaitu soal uranium dan pembukaan selat hormul, sehingga gagal.
04:12Nah, diberitakan di mana-mana bahwa itu perubahan sikap Amerika Serikat dalam perundingan di Islamabad itu
04:19karena ditekan oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu,
04:24bahwa perundingan itu terlalu menguntungkan Iran gitu, sehingga batal itu.
04:33Nah, ini lagi kemudian, terjadi ini lagi, Amerika Serikat kepingin hadir di Islamabad dalam posisi yang mendikte.
04:41Tapi di luar itu, itu masih banyak lagi poin-poin yang masih lebar, gap antara tuntutan Iran dengan tuntutan Amerika
04:51Serikat.
04:52Misalnya soal Hezbollah di Lebanon, kemudian mengenai uranium Iran, itu masih harus dibicarakan.
05:02Dan Iran nggak mau mengulang-ulang lagi, seperti yang lalu, perundingan di Islamabad,
05:08di mana Amerika Serikat kembali menekankan atau mengajukan proposal yang maksimalis gitu,
05:15yang sudah ditolak Iran sebelumnya itu.
05:19Oke, yang kita lihat ini Pak Smit, saya juga mau kebutih ya,
05:24soal keinginan Amerika Serikat untuk bernegosiasi,
05:27sudah mengirimkan katanya hari Senin ini ke Pakistan untuk bernegosiasi,
05:31tapi Iran tentunya tidak mau, karena masih banyak kemudian gap-gap yang ada di antara mereka soal kesepakatan ini.
05:37Dan juga prakondisinya belum, apa ya, belum kondusif gitu.
05:41Bu Tia, kita melihatnya soal Iran yang nutup karena AS masih memblokade gitu-gitu.
05:47Nah, ini keinginan Amerika Serikat ini serius nggak sih, pengen negosiasi,
05:50tapi kok tidak menciptakan kondisi yang enak untuk kedua belah pihak gitu?
05:55Ya, Ron, yang kedua itu sebentar lagi ya, Mas, akan dilaksanakan antara pihak Amerika Serikat dan Iran.
06:01Tapi dengan tindakan provokasi dari Amerika Serikat, dengan tetap memblokade Selat Hormuz,
06:07kemudian banyak ikut campur terhadap minyak-minyak komersial,
06:11tank-tank minyak komersial maksud saya,
06:13yang melewati Selat Hormuz itu juga membuat Iran marah begitu.
06:17Jadi, semua yang dilakukan Iran itu adalah merupakan respon dari tindakan Amerika Serikat.
06:21Pertama, Iran membuka Selat Hormuz itu adalah respon terhadap si Spire
06:25yang terjadi antara Amerika Serikat dan, sorry, antara Israel dan Lebanon.
06:30Kemudian Iran membuka Selat Hormuz.
06:32Sempat Trump juga memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih ya, Mas, saat itu.
06:37Kemudian tiba-tiba Amerika Serikat dalam deal perundingan itu kan akan melepaskan blokade.
06:44Tapi ternyata masih terus dilakukan blokade, bahkan akan melakukan ekspansi sampai mengawasi kapal-kapal Iran di Selat Malaka.
06:53Ini sudah semakin jauh begitu ya.
06:55Akhirnya, ya, Iran merespon kembali dengan menutup Selat Hormuz.
06:59Kembali saya reminder bahwa Selat Hormuz ini merupakan key strategy atau kunci dari strategi Iran
07:06yang akan terus dimainkan setiap kali Amerika Serikat berulah.
07:10Jadi saya melihat ini hanya respon.
07:12Setiap Amerika berulah, dia akan tutup.
07:14Kemudian kalau Amerika Serikat menyepakati perundingan, dia akan buka.
07:18Dan ini akan terus berlanjut.
07:20Jadi kalau demikian adanya, Amerika terus melakukan tindakan-tindakan yang menyalahi agreement,
07:26Selat Hormuz akan tutup buka, Mas Prada.
07:29Jadi ini yang dikhawatirkan justru round kedua tidak akan terjadi.
07:32Padahal dunia internasional, terutama Uni Eropa dan juga Asia yang sangat membutuhkan jalur ini,
07:38tentu kita semuanya mensupport untuk segera damai, begitu ya,
07:43diperoleh kesepakatan dalam perundingan di round dua nanti.
07:47Tapi kalau kondisinya Amerika Serikat terus melakukan tindakan ini,
07:51tidak akan ketemu-ketemu, Mas.
07:53Bahkan bisa jadi round kedua jadi batal, begitu.
07:56Karena kan bagaimana mau terjadi perundingan kedua
07:59kalau misalnya kondisi saat Hormuz yang sudah disepakati dalam perundingan pertama,
08:04itu tutup buka-tutup buka, begitu ya.
08:06Dan ini tentu akan memberikan pengaruh yang cukup signifikan
08:08terhadap pengguna ini yang mayoritas dari Asia kita sangat butuh,
08:12dan ke Uni Eropa sekitar 20%.
08:15Jadi kita lihat, Trump punya etikat baik, tidak.
08:19Saya menyebutnya Trump, begitu ya.
08:20Karena memang secara keseluruhan Amerika Serikat tidak menyukai perang ini sebetulnya.
08:24Jadi Trump, ada etikat baik, tidak.
08:27Mau betul-betul memenuhi agreement yang sudah terjadi di Islamabad pada round satu, begitu ya.
08:33Jadi kalau misalnya Amerika terus memblokade,
08:35bahkan mengeluarkan pernyataan dari pihak Amerika Serikat,
08:37akan mengawasi kapal-kapal tanker Iran di Selat Malaka,
08:42waduh, ini makin kemana-mana ini, gitu ya.
08:44Dan pernyataan itu sudah keluar,
08:46pernyataan itu sudah keluar,
08:47dan tentu ini akan membahayakan area Asia Tenggara dan juga Asia Timur.
08:52Semakin banyak negara yang terlibat, begitu.
08:55Oke, nah ini apalagi soal pengawasan kapal di Selat Hormus oleh Amerika Serikat,
09:01ini MV Toska sudah dikuasai, gitu ya, oleh Amerika Serikat.
09:06Kemudian Iran kembali membalas dengan serangan drone juga ke kapal perang AS di Laut Oman.
09:11Saya mau ke Pak Asmit,
09:12dengan adanya perkembangan ini, Pak,
09:14di Selat Hormus ini panas, gitu ya.
09:16Amerika Serikat menguasai, kemudian dibalas juga dengan drone oleh Iran.
09:20Berarti negosiasinya sudah mau kemana ini,
09:23berarti nggak mungkin jadi dong, Pak?
09:27Iya, jadi Iran melihat,
09:29Amerika Serikat ini sebenarnya sudah nggak punya leverage,
09:33sudah nggak punya kartu tawar, gitu.
09:36Dalam perlindungan berikut.
09:39Sehingga, dan di Amerika Serikat sendiri,
09:41perang dengan Iran ini tidak populer.
09:43Sehingga Trump berkepentingan untuk keluar dari krisis di teluk itu.
09:50Tapi keluar sebagai pihak yang,
09:53dalam tanda kutip, sebagai pihak yang menang, gitu, pemenangnya.
09:57Oleh karena itu, dia harus melakukan sesuatu
09:59yang terkesan di dalam opini internasional,
10:05bahwa dia yang mendiktirikan Iran dalam soal ini.
10:09Padahal dia nggak punya leverage dalam hal ini, gitu.
10:12Nah, ini berpotensi untuk terjadinya perang kembali,
10:17walaupun kedua-duanya sebenarnya nggak sepakat.
10:22Karena ini merugikan dunia internasional,
10:25dan Amerika Serikat sebenarnya
10:27dalam posisi yang lemah dalam hal ini,
10:33karena dia ini tidak punya alasan
10:38berperang dengan Iran.
10:40Itu agresi yang dia lakukan tanpa
10:46perundingan sebelumnya di Geneva itu.
10:51Sehingga, apa,
10:53trust antara kedua belah pihak,
10:55Iran dengan Amerika Serikat ini
10:57sangat rendah, gitu.
10:58Iran melihat bahwa
11:01ketika perundingan akan dimulai lagi di Islamabad,
11:06Amerika Serikat memobilisasi
11:08kapal-kapal perangnya
11:12di Laut Arab, gitu.
11:14Sehingga,
11:15memberi pesan bahwa Amerika Serikat
11:18bisa menyerang Iran
11:20kapan saja, gitu.
11:22Lalu, yang tadi yang Mbak Tia bilang
11:25Amerika Serikat sudah juga akan
11:28mengejar kapal-kapal tanker
11:30Iran di Asia Pasifik,
11:34itu tujuannya itu
11:37untuk memobilisasi negara-negara
11:40di kawasan untuk ikut
11:42menekan Iran.
11:43Karena kalau itu dilakukan, itu
11:45akan terganggu itu
11:48peragangan maritim
11:50di Asia Pasifik, gitu.
11:52Tapi, Amerika Serikat
11:54lagi-lagi keliru.
11:55Karena China itu
11:57dalam posisi bagaimanapun,
11:59Iran tidak boleh kalah
12:00dalam perang ini.
12:01Karena Iran itu adalah
12:02sekutu alami
12:03Amerika Serikat,
12:05sekutu alami
12:06China di Timur Tengah.
12:09Sehingga,
12:10dia harus menjadi
12:11apa,
12:12rezim mula harus dipertahankan.
12:14Karena kalau
12:17terjadi perubahan rezim
12:19di Iran,
12:20maka seluruh
12:21energi Timur Tengah itu
12:23akan jatuh ke pihak
12:24Amerika Serikat.
12:25Dan itu membuat China
12:26bergantung kepada
12:27Amerika Serikat.
12:29Ini tidak dikehendaki.
12:31Nah, Trump tidak berpikir jauh
12:33segitu bahwa
12:34China tidak mempunyai
12:36apa, tidak mempunyai
12:39niat
12:40untuk menekan Iran.
12:41Karena Iran dalam posisi yang benar
12:44secara
12:44hukum internasional.
12:46dan dia merupakan
12:48teman
12:49China
12:50dan China
12:51mengimpor
12:51sekitar
12:521,2 juta
12:54apa,
12:55minyak Iran
12:56ke China itu.
12:59Sehingga
13:00apa,
13:02perhitungan Trump
13:03bahwa China
13:04bisa menekan
13:05Iran
13:05untuk membuka
13:06selat
13:07hormus
13:07sementara dia
13:08memblokade
13:09tanker-tanker
13:10internasional
13:12termasuk
13:12tanker dari China
13:13ini
13:17kontraproduktif
13:18atau
13:18kontradiksi
13:19gitu.
13:20Dia meminta
13:21hal lain
13:22tapi dia melakukan
13:23hal lain
13:23lagi.
13:24Oke,
13:25nah ini yang
13:26membingungkan gitu
13:26Bu Tia ya
13:27di satu sisi
13:28Amerika Serikat
13:29memblokade
13:29tapi di sisi lain
13:30ingin menekan
13:31Tiongkok
13:32untuk juga menekan
13:33Iran
13:33membuka selat
13:34hormus.
13:34Ini berarti memang
13:35leverage Amerika Serikat ini
13:36sangat-sangat sempit
13:37sehingga opsi seperti itu
13:38yang kemudian diambil
13:39dan apakah kemudian
13:39akan berhasil gitu
13:40Bu Tia?
13:42Sudah tidak punya
13:43pilihan dia
13:44dan overconfident
13:45ketika memutuskan
13:47untuk bertemu
13:47dengan Xi
13:48dan menyatakan bahwa
13:49Xi akan ada di pihak dia
13:50akan menekan Iran
13:51akan memeluk
13:52saya
13:53begitu ya
13:53demikian pernyataan
13:54Trump di beberapa
13:55international news
13:56saya melihat bahwa
13:57ini overconfident
13:58tadi Pak Smith
13:58sudah mengatakan
14:00bahwa
14:01bilateral
14:02atau Iran
14:03dan China
14:03itu sudah permanen
14:04rasanya sangat sulit
14:06untuk
14:07memposisikan
14:08Xi nanti
14:08akan berpihak
14:09terhadap Amerika Serikat
14:10dalam sejarah panjangnya
14:12negara
14:13dua negara ini
14:14memang banyak
14:14berselisih
14:15banyak kles dalam
14:16semua hal
14:17meskipun secara
14:19ekspor
14:19itu
14:20barang dari China
14:21itu terbesar
14:22ke Amerika Serikat
14:23jadi sebetulnya
14:24di sini bukan
14:25interdependensi
14:26tapi lebih kepada
14:27dependensi
14:27jadi Amerika Serikat
14:28saya pikir
14:29tidak akan banyak
14:31berbuat apa-apa
14:32karena memang
14:32lebih banyak butuh
14:33China
14:33lebih banyak butuh
14:34terhadap China
14:35daripada China
14:35terhadap Amerika Serikat
14:36begitu
14:37dan kenapa
14:38melakukan approach
14:38terhadap China
14:40karena Amerika Serikat
14:42Trump melihat
14:42bahwa Iran
14:43juga berhasil
14:44ternyata melakukan
14:45approach terhadap
14:45aliansinya di
14:46Uni Eropa
14:47dan terbukti
14:48Uni Eropa
14:49yang awalnya
14:50mendukung terhadap
14:51perang Amerika Serikat
14:52dan Iran
14:52satu pun
14:53tidak ada negara
14:54yang pro terhadap
14:55Amerika Serikat
14:55bahkan Jerman pun
14:57yang menjadi
14:58sekutu dalam
14:59semua hal
14:59dalam semua konflik
15:00dan selalu ada
15:01beside Amerika
15:03kalau ini tegas
15:04bahwa Amerika Serikat
15:04menyelahi
15:05international law
15:06Australia
15:07di Indo-Pasifik
15:08kemudian
15:09beberapa negara
15:10Uni Eropa
15:12seperti
15:12France
15:13itu
15:13Macron jelas sekali
15:15ada di posisi mana
15:16jadi berharap
15:17bahwa mendekati China
15:18adalah bagian
15:19daripada
15:19dia mendekati
15:20aliansi Iran
15:21kemudian berharap
15:22China bisa
15:23menekan Iran
15:24untuk
15:25approve
15:26terhadap
15:27deal-deal nanti
15:27di round 2
15:29harapannya seperti itu
15:30makanya kan ada
15:30meeting dulu
15:31dengan China
15:31tapi saya pikir
15:33tidak akan berhasil
15:34mas
15:34Z itu bukan
15:35sosok yang mudah
15:36di intimidasi
15:37atau ditekan
15:38karena China
15:39saat ini
15:40salah satu negara
15:42yang muncul
15:43sebagai ekonomi
15:44terbaik di Asia
15:45jadi sangat sulit
15:46bagaimana China
15:47bisa ditekan
15:48oleh Amerika Serikat
15:49dan berharap
15:50China menekan Iran
15:51tidak bisa
15:51yang ada gagal lagi nih
15:53jadi saya melihat
15:54mas
15:54semua strategi
15:56yang terkenal oleh Trump
15:56itu almost
15:57semuanya itu gagal
15:58saya tidak paham
15:59kenapa
16:00dan siapa
16:00pembisiknya
16:01begitu ya
16:01sehebat dan sebesar
16:03negara Amerika Serikat
16:04hampir semua
16:05decisionnya
16:05hampir semua
16:06keputusan-keputusannya
16:07dalam menghadapi Iran
16:08itu gagal
16:09kalau tidak gagal
16:11harusnya dalam
16:11satu dua minggu
16:12itu sudah selesai
16:13menyelesaikan Iran itu
16:14berupa perundingan
16:15ataupun memang
16:15serangan
16:17ataupun meruntukkan rezim
16:18kenyataannya tidak ada
16:19satupun yang berhasil
16:19oke
16:21apa yang kemudian dilakukan
16:22Amerika Serikat ini
16:23selalu gagal gitu
16:24kalau kata Butia
16:25selalu gagal betul
16:25nah tapi Butia
16:27lanjut lagi Bu
16:28soal mungkin kemungkinan gitu ya
16:29ini kan kita akan
16:30menghadapi
16:31tenggat waktu
16:32gencatan senjata
16:33tanggal 22 April gitu ya
16:34ini sudah tinggal
16:35beberapa hari lagi gitu
16:37nah ini menurut Anda
16:38kira-kira
16:39bakal kemana nih
16:41negosiasinya
16:42akan jalan
16:43paling tidak sebelum
16:44gencatan senjata
16:45atau kemudian
16:46diperpanjang
16:47gencatan senjatanya
16:48atau justru
16:48nanti stop gitu ya
16:49dan akan saling serang
16:51kemudian seperti itu
16:52saya pesimis
16:54jujur mas
16:54karena
16:55representatif dari Amerika Serikat
16:56tidak ada yang berubah
16:57si GDF
16:59si Witkow
17:00sama si Kussler
17:01tiga itu masih
17:02terus akan menjadi
17:03perwakilan dari Amerika Serikat
17:05yang kedua
17:05mediatornya juga tetap
17:07Pakistan
17:07tempatnya di Islamabad
17:09jadi
17:10saya agak pesimis nih ya
17:11saya tidak tahu
17:12berapa presentasenya
17:13ini akan berhasil
17:14atau tidak
17:14mungkin sekitar
17:1570-30
17:16begitu ya
17:17karena dengan poin-poin
17:18yang dua-duanya
17:19memberatkan
17:20misalnya tentang uranium
17:21Amerika Serikat
17:22maunya 20
17:22Iran 5
17:24jauh sekali
17:25begitu
17:25tidak ada win-win solution
17:27mau disuruh
17:28negara orang
17:29pending dulu
17:29untuk pengayaan uranium
17:30selama 20 tahun
17:31ya habis dong
17:32negara orang
17:33kalau begitu
17:33sementara secara
17:34pengayaan
17:34energi nuklir
17:35bukan senjata ya
17:36energi nuklir
17:37itu hak semua negara
17:38diajak punya kok
17:39gitu kan
17:39asal memang terlipat
17:40dalam NPT
17:41atau non-proliperasi
17:43treaty
17:43perjanjian nuklir
17:45untuk damai
17:45dan untuk
17:46prosperiti rakyat
17:47kan boleh
17:47apalagi Iran
17:49sudah available
17:50masuk dalam NPT
17:51kemudian Iran
17:52juga available
17:53untuk diinvestigasi
17:54oleh AEA
17:55apalagi yang salah
17:56begitu
17:56jadi ini akan
17:57deadlock besar
17:58ini masalah uranium
17:59itu sudah pasti
18:00menjadi kebutuhan Iran
18:01kemudian representatif
18:03dari Amerika Serikat
18:03tidak ada yang berubah
18:05jadi mudah-mudahan
18:06ya mudah-mudahan
18:07sih selesai
18:08tapi dengan
18:09komposisi yang
18:10tidak ada perubahan
18:11kemudian poin-poin
18:12masing-masing keras kepala
18:13dan Iran juga
18:14ternyata sampai hari ini
18:15masih tangguh
18:16dan melakukan retaliation
18:17buktinya dia
18:18tidak takut sedikit
18:19menutup hormus kembali
18:20begitu
18:21itu artinya
18:22semakin keras
18:23justru
18:23kalau Iran
18:24sedikit melemah
18:25harusnya tidak
18:26menutup silat hormus
18:26tapi ini dengan tegas
18:27itu Amerika Serikat
18:29menyalahi agreement
18:29langsung tutup
18:30nanti kalau Amerika Serikat
18:32iya baik lagi
18:32dia buka lagi
18:33ini artinya
18:34adalah sikap tegas
18:36dari Iran
18:37dan saya pesimis
18:38nanti akan
18:39menemukan kesepakatan damai
18:41dalam
18:41round 2
18:42di Isamabad
18:43begitu
18:4370-30
18:44kalau Pak Smid
18:46melihatnya seperti apa
18:46Pak?
18:47kemungkinan antara
18:47negosiasinya
18:48berjalan dan lanjut
18:49atau tidak
18:50itu berapa persen?
18:51berapa persen kira-kira
18:52kalau melihat
18:52kondisi sekarang ini?
18:56sebenarnya
18:57kalau Trump
18:58bisa melepaskan diri
18:59dari Netanyahu
19:00itu masalahnya
19:02sudah selesai
19:03nah saya juga melihat
19:06bahwa
19:07kesepakatan yang
19:08untuk sementara
19:09sudah dicapai
19:10sebenarnya
19:11misalnya
19:11soal uranium itu
19:12Amerika Serikat
19:14sudah turunkan
19:15penangguh
19:15lama 12 tahun
19:17tapi Iran
19:17belum bisa terima
19:18tadinya dia pasang
19:19harga itu
19:2020 tahun
19:22penangguhannya
19:22lalu mengenai
19:24Iran
19:25penolakan Iran
19:26terhadap
19:27pembubaran
19:28poros perlawanan
19:30itu
19:30terutama Hezbollah
19:31itu
19:32Amerika Serikat
19:33setuju
19:34untuk tetap
19:35Hezbollah punya senjata
19:36tetapi
19:38senjata
19:39ofensifnya
19:39itu
19:40harus ditinggalkan
19:41gitu
19:42supaya tidak
19:43mengancam Israel
19:44lalu
19:45apa
19:47kata Hezbollah
19:48di Iraq
19:49juga
19:49diminta
19:49Amerika Serikat
19:50dari jumlahnya
19:52225 ribu orang
19:53diturunkan
19:54menjadi 15 ribu
19:56orang gitu
19:57ya
19:57personel
19:58gitu
19:58nah
19:59jadi yang akan
20:01berpengaruh
20:01di dalam
20:02kelangsungan
20:03hidup
20:05dari
20:06rencana
20:08negosiasi
20:08ini bergantung
20:09kepada
20:11sikap
20:12Netanyahu
20:13dan untuk
20:13sementara
20:14Netanyahu
20:15menolak
20:15dari yang
20:16tadi saya
20:16katakan tadi
20:17itu sudah
20:18konsesi-konsesi
20:19yang sudah
20:20merupakan
20:21kesepakatan
20:21tapi Israel
20:23melihat itu
20:23sebagai
20:24kerugian
20:25karena Netanyahu
20:27dalam 3 perang
20:28ini dia gagal
20:29semuanya
20:29pertama
20:30perang Hamas
20:31tujuan perangnya
20:32tidak tercapai
20:33di Gaza itu
20:35malah
20:36reputasi Israel
20:37jadi jatuh
20:38karena melakukan
20:38genosida
20:39terhadap orang
20:40Palestina
20:40sementara Hamas
20:41tidak kalah
20:42di Libanon
20:43itu
20:44Isbullah
20:46juga
20:46eksis
20:47dan bahkan
20:48apa nih
20:49mampu
20:50melakukan
20:51perlawanan
20:52yang sengit
20:52terhadap
20:53Israel
20:53di Libanon Selatan
20:54dan di Iran
20:56Israel gagal
20:57total itu
20:58karena rudal-rudal
20:59Iran dalam
20:59perang
21:0640
21:08baik
21:08Pak Smith
21:09kita lihat mungkin
21:11ganjalan dari Israel
21:13ini yang kemudian
21:13menghalangi Amerika Serikat
21:15untuk juga bisa
21:15menahan diri
21:17untuk bisa
21:18bernegosiasi
21:19dengan Iran
21:19saya kembali dulu
21:20ke Bu Tia
21:21Bu Tia
21:22memang kita lihat
21:23mungkin kemungkinan
21:24antara Amerika Serikat
21:25dan juga Iran
21:26ini kembali
21:26bernegosiasi
21:27kecil gitu
21:28tapi
21:28kita bicara
21:30soal Selat Hormuz
21:30yang menjadi
21:31kepentingan
21:31global
21:32paling tidak
21:3320%
21:34energi dunia
21:34ada di sana
21:35dengan adanya
21:37misi
21:38internasional
21:39ini yang
21:39diinisiasi oleh
21:40Inggris dan juga
21:42Perancis
21:43yang kemudian
21:44ada 50 negara
21:45di sana
21:46ini mampukah
21:47kemudian paling tidak
21:48membuka
21:49Selat Hormuz ini
21:50agar kepentingan
21:50global ini
21:51juga tidak terganggu
21:53seperti itu
21:54makin banyak
21:55yang terlibat
21:56ya mas
21:56kalau begitu
21:57awalnya kan
21:57hanya Iran
21:58yang mengatur
21:59Selat Hormuz ini
21:59dan saya pikir
22:00semua baik-baik saja
22:01karena
22:01negara-negara
22:02Uni Eropa
22:03juga bisa lewat
22:04dari Selat Hormuz ini
22:05tinggal bernegosiasi
22:07dengan pihak Iran
22:07kemudian Iran
22:08mengizinkan
22:09tidak ada kok
22:09negara lain yang
22:10tidak diizinkan
22:11kecuali Amerika Serikat
22:12dan Israel
22:13dan negara-negara yang pro
22:14terhadap Amerika Serikat
22:15dan Israel
22:16begitu
22:16jadi tidak masalah
22:17ketika Iran sendirian
22:18juga mengatur
22:19tentang lalu-lalangnya
22:21si tanker-tengker minyak ini
22:22dari Timur Tengah
22:23ke beberapa kawasan
22:24tapi kemudian
22:25Amerika Serikat
22:25masuk terlibat
22:27memblokade lah
22:27begitu
22:28kemudian ditambah
22:29dengan blokade
22:30pelabuhan Iran
22:31kemudian memblokade
22:32ikut serta di Selat Hormuz
22:34kemudian
22:34menyiapkan kapal disitu
22:35makin rumit tuh
22:36dia juga langsung
22:37mengecek beberapa
22:38kapal komersial
22:40begitu ya
22:40Amerika ikut serta
22:41mengecek
22:41begitu
22:42makin kacau
22:43ditambah lagi
22:44kalau misalnya
22:44Uni Eropa juga
22:45terlibat
22:46begitu
22:46jadi dalam hal ini
22:48harus dilihat dulu
22:48terlibat dalam hal apa
22:50Uni Eropa ini
22:50maksudnya
22:52bernegosiasi dengan Iran
22:53kan sudah dilakukan
22:54memang sebaiknya
22:55yang diinisiasi oleh Inggris
22:56dengan terlibatnya
22:5740 negara itu
22:57saya pikir cukup
22:59melakukan negosiasi
23:00dengan Iran
23:00dan saya pikir
23:00Iran tidak akan keberatan
23:01mengizinkan kapal-kapal
23:03dari Uni Eropa
23:04untuk melintasi Selat Hormuz
23:05karena memang
23:06tidak ada masalah
23:07sama sekali Iran
23:08dengan Uni Eropa
23:08bahkan banyak kerjasama
23:10Uni Eropa dan Iran
23:10begitu
23:11jadi ini hanya
23:12inisiasi saja
23:13saya pikir
23:14karena Uni Eropa
23:15kali ini menegaskan
23:17dengan 40 negara itu
23:18mereka tidak ingin terlibat
23:19dengan keinginan
23:20Trump dan Netanyahu
23:21dalam menyikapi
23:23Selat Hormuz ini
23:23ini sebagai sikap tegas
23:25saja saya pikir
23:26oke jadi
23:27tidak seharusnya
23:28atau gak perlu lah
23:29untuk pakai misi-misi
23:30internasional segala
23:31kita menurunkan
23:32kapal misalnya
23:33ataupun militer
23:35untuk kesana
23:35si negara-negara
23:36Uni Eropa ini
23:37nah terakhir
23:38saya mau ke Pak Smith
23:39Pak Smith
23:40Anda melihat
23:40jika memang nih
23:42kita memang melihat
23:43mungkin kemungkinan
23:43negosiasi sangat kecil
23:44tapi jika memang nanti
23:46negosiasi benar-benar terjadi
23:48antara Amerika Serikat
23:49dan juga Iran
23:49dengan komposisi yang sama
23:50misalnya
23:51yang datang
23:52misalnya Pak Press
23:53jadi fans
23:54dan juga Iran
23:54juga dengan yang sebelumnya
23:55dengan kondisi juga
23:57yang masih seperti
23:57deadlock
23:58antara poin-poin tadi
23:59soal uranium
23:59soal hormus
24:00ini kesepakatannya
24:01bakal kejadian gak
24:03atau paling tidak
24:03hal-hal apa
24:05yang mungkin akan
24:05mereka hasilkan nanti
24:09iya ini
24:10kita masih lihat juga
24:11psikologi dari
24:12Presiden Amerika Serikat
24:14Donald Trump ini
24:15yang unpredictable
24:16jadi sudah berkali-kali
24:19itu dia
24:20apa
24:21melakukan
24:21berbohong
24:23dari hasil
24:23apa
24:24hasil perundingan
24:26lalu kemudian
24:28dalam perundingan
24:29tiba-tiba
24:30dia keluar
24:31dan menyerang
24:31apa
24:32Iran
24:33padahal
24:33perundingan
24:34sedang berjalan
24:35jadi ini
24:37Trump ini
24:37sebenarnya mau apa
24:38kalau kita lihat
24:39dari opini
24:41internasional
24:41dan opini
24:42domestik
24:43Amerika Serikat
24:44ini perang ini
24:45merugikan
24:46Amerika Serikat
24:47karena reputasinya
24:48dia sebagai
24:49pelindung
24:50penjamin
24:50keamanan
24:51negara-negara
24:52Arab Teluk
24:52khususnya
24:53sudah berantakan
24:54itu
24:54pengkalan militer
24:55Amerika Serikat
24:56sudah selesai
24:57sudah gak bisa digunakan
24:58gitu
24:58nah
25:00jadi
25:01Trump itu
25:03harus
25:03sedikit
25:04kreatif
25:05dan
25:06tidak usah
25:07ngotot
25:09bahwa
25:10apa
25:10saya harus
25:11keluar sebagai
25:13pemenang
25:13dalam perang ini
25:14tidak akan
25:16apa
25:16itu akan merugikan
25:17seluruh dunia itu
25:18bukan cuma
25:19ini
25:19dan Iran
25:20tidak bisa
25:21dikalahkan
25:22Iran
25:22kecuali
25:23dijatuhkan
25:24bom nuklir
25:25di sana
25:25tapi kalau
25:26perang konvensional
25:27sekarang ini
25:28karena Iran
25:29punya leverage
25:30baik yang
25:31berupa
25:34militer
25:35maupun
25:36kemudian
25:36posisi
25:37geopolitiknya
25:38dia di
25:39tingkat regional
25:41itu
25:41cukup kuat
25:42dan opini
25:43internasional
25:44juga berpihak
25:45ke dia
25:45sehingga
25:47Trump harus
25:49mencari jalan
25:50yang cerdas
25:51tanpa
25:51menggunakan
25:52senjata
25:54menggertak
25:54Iran
25:55karena itu
25:56gak
25:56efektif
25:58Iran siap
25:59untuk berperang
25:59kapan saja
26:00karena ini
26:01perang
26:02eksistensialnya
26:04jadi misalnya
26:05soal
26:06uranium
26:06kalau misalnya
26:07Iran
26:08dia tekan
26:09lu gak bisa
26:10punya
26:10uranium
26:11kamu siapa
26:14ini dunia
26:15internasional
26:15hukum
26:16internasional
26:16membenarkan
26:17negara NPT
26:19negara
26:19non
26:19proliferation
26:21treaty
26:22itu
26:22mempunyai
26:24hak
26:24untuk
26:24melakukan
26:26menggunakan
26:28nuklir
26:29kepentingan
26:30sipil
26:30kenapa
26:32Israel punya
26:33senjata nuklir
26:34kenapa
26:35Iran tiba
26:37nah ini
26:38jadi mungkin
26:38geng singa
26:39Amerika Serikat
26:39yang perlu
26:40diturunkan
26:41dan juga
26:41mencari cara
26:41cerdas
26:42dia pikir
26:45dia negara
26:46super power
26:47masa
26:47kok
26:47kalah
26:48sama Iran
26:48jadi dia
26:50ngerti
26:51ini yang kita harapkan
26:53mungkin
26:53Amerika Serikat
26:53menurunkan
26:54geng singa
26:54juga mencari
26:55cara cerdas
26:55untuk bisa
26:55keluar dari
26:56konflik ini
26:57dan kita harapkan
26:58nanti kita lihat
26:59nanti
26:59tanggal 22
27:00ini seperti apa
27:01keputusannya
27:01apakah
27:02kejahatan senjata
27:02diperpanjang
27:03ataupun
27:03berakhir
27:04ataupun
27:05memang mereka
27:05sudah
27:05melakukan
27:06negosiasi
27:07nanti
27:07mungkin
27:08di selama
27:08terima kasih
27:09Bu Tia
27:09Maria
27:10Tia
27:10dosen
27:11hubungan
27:11internasional
27:12dan juga
27:13Pak
27:13Smith
27:13Alhadar
27:14pakar
27:14timur
27:15tengah
27:15sudah bergabung
27:15bersama kami
27:16disampai
27:16Indonesia
27:16pagi
27:17selamat pagi
27:17Bu Tia
27:18Pak Smith
27:19selamat pagi
27:20mas
27:22saudara
27:22meski dalam
27:23situasi
27:24kejahatan senjata
27:24Israel
Komentar