00:01Terima kasih saudara yang masih menyaksikan Kompas Pagi.
00:05Upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas tata kelolaan desa kembali mendapat panggung nasional.
00:12Melalui ajang APETNAS Jaga Desa Award 2026, acara ini menjadi momentum penting dalam mempertegas kolaborasi antara pemerintah,
00:23aparat, penegak hukum, dan masyarakat desa dalam mengawal pembangunan nasional.
00:31Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional atau APETNAS kembali menggelar Malam Apresiasi Jaga Desa Award 2026.
00:39Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, diantaranya Menteri Desa Republik Indonesia Yandri Susanto,
00:46Jaksa Agung Estebur Hanudin, utusan khusus Presiden Hasim Joyohadri Kusumo,
00:51serta Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia Reda Mantovani.
00:56Penghargaan ini diberikan kepada desa dan daerah dengan capaian terbaik dalam tata kelola dan kepatuhan hukum.
01:04Selain itu, ajang ini juga mengapresiasi karya kreatif melalui penghargaan film pendek bertema Jaksa Garda Desa.
01:12Utusan khusus Presiden Hasim Joyohadri Kusumo menyoroti peran strategis APETNAS dalam mendukung program makan bergizi gratis atau MBG.
01:21Kedepan, keterlibatan anggota APETNAS akan diperkuat dengan teknologi berbasis aplikasi
01:28untuk memastikan kualitas dan distribusi program tersebut tepat sasaran.
01:33Di mana anggota APETNAS ini bisa bantu BGN menjaga mutu daripada makanan, juga volumenya, dan efisiensinya.
01:50Ini saya kira sangat-sangat penting untuk menjaga dan menjamin kesuksesan daripada program MBG ini.
02:00Jadi ini salah satu contoh dan mungkin ada nanti program-program lainnya Pak Reda.
02:05Jadi saya kira ini luar biasa.
02:09Sementara itu, Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Reda Mantofani, menjelaskan.
02:15Pihak kejaksaan telah mengembangkan aplikasi jaga desa
02:19yang terintegrasi langsung dengan sistem keuangan desa atau SISKEDES milik Kemendagri.
02:25Integrasi ini memungkinkan pengawasan anggaran desa menjadi lebih ketat.
02:29Meski demikian, verifikasi lapangan tetap menjadi kunci utama
02:34di mana APETNAS berperan sebagai mata dan telinga
02:38untuk memastikan validitas laporan administratif di tingkat desa.
02:42Punya aplikasi jaga desa, itu kejaksaan punya aplikasi.
02:48Dan aplikasi ini berintegrasi dengan SISKEDES sistem keuangan desa yang dibikin oleh Kemendagri.
02:57Jadi apa yang dipertanggungjawabkan Kepala Desa di SISKEDES itu nyambung ke aplikasi jaga desa.
03:04Nah di aplikasi jaga desa ini, itu si para kajari atau kasih intel, itu bisa lihat loh, memonitor.
03:13Tetapi kan untuk meng-crosscheck kebenaran laporan itu, kan dia mesti punya kaki tangan nih,
03:20punya anggota di desa-desa.
03:22Benar nggak nih laporan pertanggungjawaban pembuatan jalan desa 100 meter benar ada.
03:29Nah oleh karena itu, kejaksaan berkolaborasi, kerjasama dengan asosiasi badan permusiran desa, APNAS.
03:38Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat desa melalui program jaga desa ini
03:45diharapkan mampu menciptakan tata kelola desa yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
03:59Terima kasih telah menonton!
Komentar