Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas tata kelola desa kembali mendapat panggung nasional melalui ajang ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026.

Acara ini menjadi momentum penting dalam mempertegas kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat desa dalam mengawal pembangunan nasional.

Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional atau ABPEDNAS kembali menggelar malam apresiasi Jaga Desa Award 2026.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Desa RI Yandri Susanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo, serta Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI Reda Manthovani.

Penghargaan ini diberikan kepada desa dan daerah dengan capaian terbaik dalam tata kelola dan kepatuhan hukum. Selain itu, ajang ini juga mengapresiasi karya kreatif melalui penghargaan film pendek bertema Jaksa Garda Desa.

Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo menyoroti peran strategis ABPEDNAS dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Ke depan, keterlibatan anggota ABPEDNAS akan diperkuat dengan teknologi berbasis aplikasi untuk memastikan kualitas dan distribusi program tersebut tepat sasaran.

#ABPEDNAS #tatakelola #desa

Baca Juga Upacara Penghormatan, Tentara Prancis Misi UNIFIL yang Tewas di Lebanon Dipulangkan di https://www.kompas.tv/internasional/664044/upacara-penghormatan-tentara-prancis-misi-unifil-yang-tewas-di-lebanon-dipulangkan



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/664049/abpednas-gelar-jaga-desa-award-2026-apresiasi-tata-kelola-desa-terbaik-dan-kepatuhan-hukum
Transkrip
00:01Terima kasih saudara yang masih menyaksikan Kompas Pagi.
00:05Upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas tata kelolaan desa kembali mendapat panggung nasional.
00:12Melalui ajang APETNAS Jaga Desa Award 2026, acara ini menjadi momentum penting dalam mempertegas kolaborasi antara pemerintah,
00:23aparat, penegak hukum, dan masyarakat desa dalam mengawal pembangunan nasional.
00:31Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional atau APETNAS kembali menggelar Malam Apresiasi Jaga Desa Award 2026.
00:39Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, diantaranya Menteri Desa Republik Indonesia Yandri Susanto,
00:46Jaksa Agung Estebur Hanudin, utusan khusus Presiden Hasim Joyohadri Kusumo,
00:51serta Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia Reda Mantovani.
00:56Penghargaan ini diberikan kepada desa dan daerah dengan capaian terbaik dalam tata kelola dan kepatuhan hukum.
01:04Selain itu, ajang ini juga mengapresiasi karya kreatif melalui penghargaan film pendek bertema Jaksa Garda Desa.
01:12Utusan khusus Presiden Hasim Joyohadri Kusumo menyoroti peran strategis APETNAS dalam mendukung program makan bergizi gratis atau MBG.
01:21Kedepan, keterlibatan anggota APETNAS akan diperkuat dengan teknologi berbasis aplikasi
01:28untuk memastikan kualitas dan distribusi program tersebut tepat sasaran.
01:33Di mana anggota APETNAS ini bisa bantu BGN menjaga mutu daripada makanan, juga volumenya, dan efisiensinya.
01:50Ini saya kira sangat-sangat penting untuk menjaga dan menjamin kesuksesan daripada program MBG ini.
02:00Jadi ini salah satu contoh dan mungkin ada nanti program-program lainnya Pak Reda.
02:05Jadi saya kira ini luar biasa.
02:09Sementara itu, Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Reda Mantofani, menjelaskan.
02:15Pihak kejaksaan telah mengembangkan aplikasi jaga desa
02:19yang terintegrasi langsung dengan sistem keuangan desa atau SISKEDES milik Kemendagri.
02:25Integrasi ini memungkinkan pengawasan anggaran desa menjadi lebih ketat.
02:29Meski demikian, verifikasi lapangan tetap menjadi kunci utama
02:34di mana APETNAS berperan sebagai mata dan telinga
02:38untuk memastikan validitas laporan administratif di tingkat desa.
02:42Punya aplikasi jaga desa, itu kejaksaan punya aplikasi.
02:48Dan aplikasi ini berintegrasi dengan SISKEDES sistem keuangan desa yang dibikin oleh Kemendagri.
02:57Jadi apa yang dipertanggungjawabkan Kepala Desa di SISKEDES itu nyambung ke aplikasi jaga desa.
03:04Nah di aplikasi jaga desa ini, itu si para kajari atau kasih intel, itu bisa lihat loh, memonitor.
03:13Tetapi kan untuk meng-crosscheck kebenaran laporan itu, kan dia mesti punya kaki tangan nih,
03:20punya anggota di desa-desa.
03:22Benar nggak nih laporan pertanggungjawaban pembuatan jalan desa 100 meter benar ada.
03:29Nah oleh karena itu, kejaksaan berkolaborasi, kerjasama dengan asosiasi badan permusiran desa, APNAS.
03:38Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat desa melalui program jaga desa ini
03:45diharapkan mampu menciptakan tata kelola desa yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
03:59Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan