- 20 jam yang lalu
Kategori
🛠️
Gaya hidupTranskrip
00:15Makin mengenal kebenaran, saudara, makin menghayati kehidupan,
00:24dan semakin terasa bahwa pelayanan pekerjaan Tuhan ini sangat berat, sangat berat.
00:40Beratnya bukan terletak pada kegiatan organisasi, masalah kebutuhan, keuangan, dan berbagai masalah teknis.
00:58Tetapi beratnya adalah tanggung jawab, apakah saudara nanti ketika dunia berakhir benar-benar ada di surga?
01:18Itu yang mestinya pelayanan Tuhan benar-benar pikirkan, saudaraku.
01:28Saya kemukakan ini bukan basa-basi, atau sekedar karena saya ada di platform ini, di panggung ini, mimbar ini untuk
01:43berbicara.
01:47Semakin menghayati kehidupan, menghayati kebenaran, saudara.
01:55Seperti yang pernah saya kemukakan, semakin kita mengerti kebenaran, kita makin bisa menghayati betapa dasyatnya keadaan orang yang terpisah dari
02:12Allah.
02:14Kedasyatan, kengerian orang yang terpisah dari Allah.
02:21Sebaliknya betapa dasyatnya, kemuliaan, kebahagiaan orang yang diperkenan masuk rumah Bapak di langit baru, bumi baru nanti.
02:37Bukan karena kita kurang bahan khutbah, saudaraku.
02:44Banyak bahan khutbah kita, dalam sekejap saya bisa memunculkan di gadget saya ini, bukan 300 khutbah, tapi 300 lebih buku.
02:58Yang satu buku, bisa 30 bab.
03:07Bisa 20 bab.
03:11Ini sudah ribuan, saudaraku.
03:18Tetapi ini yang harus selalu diingatkan kepada saudara, di dunia kita yang makin tidak memperdulikan Allah.
03:35Dari kanak-kanak dengan sajian konten di gadget mereka, pesannya secara implisit tidak disadari, pesannya adalah Allah tidak ada.
03:52Allah tidak perlu ada.
03:57Dari suasana dunia kita, pesannya adalah Allah tidak ada.
04:06Allah tidak perlu ada.
04:09Apalagi, saudara, di dunia barat,
04:13Walaupun gereja-gereja dalam arti bangunan begitu artistik, begitu megah.
04:23Tapi seperti raksasa yang sudah menjadi bangkai.
04:31Yang hanya dilihat keindahan arsitektur bangunannya.
04:39Tetapi tidak dibutuhkan untuk menjadi tempat pertemuan dengan Tuhan.
04:53Bukan Tuhan yang meninggalkan manusia.
04:58Manusia yang meninggalkan Tuhan.
05:02Dan itu tragis.
05:05Tragis.
05:07Dunia yang tidak menghayati kehadiran Allah.
05:15Yang tidak memperdulikan Tuhan, saudara.
05:21Sehingga mereka juga tidak mempersoalkan
05:26Kengerian,
05:28Kedasyatan kengerian terpisah dari Allah.
05:32Dan juga tidak memikirkan Kedasyatan kemuliaan di dalam rumah Bapak.
05:42Syukur, saudara, masih ada di dalam gereja.
05:47Dan yang ada di luar kota, di luar negeri.
05:50Atau yang karena satu dan lain hal tidak bisa hadir.
05:55Masih memberikan perhatian, saudara.
06:07Inilah yang menjadi beban.
06:14Dan merasakan betapa beratnya pelayanan ini.
06:25Ibarat domba itu sudah makin serai-berai.
06:30Makin liar.
06:33Tidak bisa diarahkan
06:36Untuk menuju
06:38Satu tujuan yang benar.
06:42Makin kacau, saudaraku.
06:49Domba yang baik itu domba yang mendengar suara gembalanya.
06:54Maksud saya bukan gembala sidang atau bukan gembala senior, saudaraku.
07:03Tapi domba yang baik itu mendengar suara gembala agung.
07:09Yaitu Tuhan Yesus, saudara.
07:13Tuhan Yesus.
07:20Domba yang baik itu domba yang mengikuti gembala.
07:29Dan gembalanya maksud saya adalah Tuhan Yesus.
07:33Karena mereka domba-domba yang baik ini mengenal suara gembalanya.
07:40Begitu dalam Yohanes 10 ayat yang keempat.
07:48Yesus gembala yang baik berjalan di depan mereka.
07:52Dan domba-domba itu mengikuti dia.
07:55Karena mereka domba-domba itu mengenal suaranya.
08:00Tapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti.
08:05Malah mereka lari daripadanya.
08:08Karena suara orang asing tidak mereka kenal.
08:13Tapi makin banyak domba-domba yang lari dari gembala yang baik.
08:20Lalu mengikuti orang asing ini.
08:28Dunia ini orang asing.
08:33Gambaran orang asing.
08:40Dengan prinsip-prinsip dan cara berpikir yang menyesatkan.
08:48Harus punya uang banyak supaya bisa jalan-jalan.
08:52Bisa punya fasilitas ini itu.
08:55Dan itulah kebahagiaan.
09:01Pada umumnya saudara.
09:04Hampir semua orang begitu saudara.
09:08Nah kondisi seperti ini sulit saudara.
09:11Membawa domba-domba itu ke arah yang benar.
09:16Apalagi kalau gembala kecil yaitu pendeta.
09:26Tidak memiliki arah perjalanan hidup yang benar.
09:34Misalnya seperti saya.
09:37Menjadikan gereja itu mata pencaharian.
09:40Yang penting dapat duit.
09:43Lalu bisa memiliki fasilitas.
09:48Kalaupun membuat berbagai kegiatan.
09:52Untuk sebuah aktualisasi diri atau prestis.
09:58Kerjanya besar.
10:00Punya sekolah umum.
10:01Sekolah Alkitab.
10:04Pasti tidak akan mengarahkan jemaat ke surga.
10:08Pasti tidak.
10:13Tetapi kita melakukan ini.
10:16Mestinya sungguh-sungguh.
10:18Memenyalamatkan banyak orang.
10:20Saudaraku.
10:22Serius benar-benar.
10:24Mau menyelamatkan jiwa-jiwa.
10:28Menyelamatkan anak-anak.
10:30Remaja.
10:31Pemuda.
10:32Dan orang tua.
10:39Mengemukakan hal ini kepada saudara.
10:44Supaya saudara-saudara sekalian itu alert.
10:48Sadar.
10:51Betapa sulitnya masuk kerajaan surga itu.
10:56Seperti yang dikatakan oleh Tuhan Yesus sendiri saudara.
11:04Seperti yang dikatakan Tuhan Yesus sendiri saudaraku.
11:12Ketika orang bertanya Tuhan sedikit saja kah orang yang diselamatkan.
11:20Lukas 13 ayat 23.
11:22Yesus menjawab berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu.
11:29Sebab aku berkata kepadamu banyak orang berusaha untuk masuk tetapi tidak akan dapat saudara.
11:48Di dalam Injil yang lain.
11:52Maksud saya dalam tulisan yang lain.
11:55Tuhan Yesus berkata banyak yang dipanggil sedikit yang dipilih.
12:03Kalau saya memandang saudara hari ini.
12:09Apakah saudara nanti suatu hari di surga?
12:20Itu beban saudara.
12:23Dan di dunia yang tadi sudah saya kemukakan makin fasik.
12:32Ada perasaan krisis.
12:37Karena saudara bisa datang ke gereja menyanyi, mengikuti liturgi.
12:44Tetapi saya tidak yakin saudara benar-benar sudah jadi manusia rohani.
12:52Sudah benar-benar memiliki semacam sertifikat.
13:01Yang karenanya Tuhan berkata aku kenal kamu.
13:08Atau karena tidak punya sertifikat, Tuhan berkata aku tidak kenal kamu.
13:14Sertifikatnya itu adalah melakukan kehendak Bapak.
13:20Saya berjuang.
13:24Tadi pagi saudara jam 3.14 saya berlutut.
13:30Saya berkata, Tuhan.
13:34Aku hanya ingin berkenan kepadamu.
13:39Aku hanya ingin menjadi anak kesukaan.
13:44Tolonglah aku Tuhan.
13:48Karena saya juga takut saudara.
13:51Gentar.
13:53Jangan sampai di hadapan Tuhan saya dipermalukan.
13:59Pendeta katanya.
14:02Terkenal katanya.
14:05Tapi tidak dikenal Tuhan.
14:08Menakutkan saudara.
14:12Yang berjuang sungguh-sungguh saja tidak mudah.
14:17Dan itu saya alami.
14:19Dan itu sesuai firman.
14:21Apalagi kalau saudara tidak berjuang.
14:25Jadi anggap enteng begitu.
14:29Kebaktian pulang di rumah.
14:32Tidak menjaga diri.
14:37Saudara tidak pernah rohani.
14:38Karena saudara hidup wajar seperti manusia lain.
14:46Kalau kita ada di hadapan Allah.
14:50Seperti yang kita semua mau.
14:55Kita sudah deklarasikan.
14:58Dan terus kita mau mantapkan.
15:01Kita ada di hadirat Tuhan 24 jam.
15:06Itu kalau kita hidup di hadirat Tuhan itu.
15:11Kita mau berbuat sesuatu yang salah.
15:16Kita takut saudara.
15:18Kita mau tepuk-tepuk wanita dengan tepukan yang tidak kudus.
15:23Kita takut.
15:25Kalau pria ya.
15:26Kita mau bicara sesuatu yang ini akan merugikan seseorang yang tidak ada di situ.
15:36Orang tidak dengar ya.
15:38Kita takut saudara.
15:42Dan itu harus dikembangkan terus.
15:46Kehidupan yang takut akan Allah hidup di hadapan Tuhan itu.
15:55Tadi saudara kan nyanyi lagu.
15:58Kulabuhkan rinduku.
16:06Sedikit sekali orang yang benar-benar merindukan Tuhan.
16:11Kalau orang benar-benar hidup di hadirat Allah dan berjuang mematikan keinginan daging ya saudara.
16:22Kita punya nafsu.
16:26Kita punya kesempatan berbuat dosa setiap hari.
16:32Ada peluang untuk memuaskan nafsu dan orang tidak lihat.
16:36Tapi karena kita mengembangkan hidup di hadirat Allah 24 jam ini setiap saat.
16:48Kita takut.
16:50Ini bukan perjuangan yang mudah saudara.
16:55Belum lagi nanti Tuhan bicara.
16:58Aku mau yang itu kamu lepaskan.
17:03Aku mau kamu buat ini.
17:06Kita lakukan.
17:08Berat.
17:11Tetapi mulai seperti kuncu bunga mulai berkembang mereka.
17:18Cinta kita kepada Tuhan.
17:21Jadi cinta itu tidak bisa kita buat-buat sekejap dengan frekvensi sesaat waktu kita di gereja.
17:28Kugores jiwaku itu artinya lewat perbuatan hidup, lewat perjuangan.
17:40Tuhan.
17:42Tuhan.
17:42Tuhan.
17:43Tuhan.
17:55Tuhan.
17:56Tuhan.
17:57Tuhan.
18:01Tuhan.
18:12Tuhan.
18:13Tuhan.
18:22Tuhan.
18:29Tuhan.
18:36Tuhan.
18:38Tuhan.
18:39Tuhan.
18:42Tuhan.
18:48Tuhan.
18:50Tuhan.
18:53Tuhan.
18:54Tuhan.
19:01Tuhan.
19:04Tuhan.
19:12Tuhan.
19:13Tuhan.
19:14Tuhan.
19:18Tuhan.
19:21Tuhan.
19:22Tuhan.
19:24Tuhan.
19:31Tuhan.
19:33Tuhan.
19:35Tuhan.
19:36Sebaik saja salah.
19:37Sebaik saja salah.
19:38Padawekannya salah.
19:39Tuhan.
19:40Tapi saya rasa.
19:48many dasar.
19:52Tuhan.
19:53Tuhan.
19:56Tuhan.
19:59Tuhan.
20:00Tuhan.
20:01Tuhan.
20:01Tuhan.
20:02Tuhan.
20:02Sampai nanti saudara belajar tidak bisa membenci.
20:07Ya, yowis, yaudah
20:10Itu cinta kita baru merekah ke Tuhan
20:15Kita ngantuk-ngantuk, tapi aku harus ketemu Tuhan, aku harus berdoa
20:20Menuju kamar mandi saja merem mata kita, karena kita masih ngantuk
20:28Duduk di atas toilet saja, kita masih mau jatuh, karena kita masih ngantuk
20:36Biasanya untuk menghilangkan kantuk, ya, kita mandi, kita kuyur air yang sepanas-panasnya kita mampu
20:45Dan kita bisa kaget, dan itu membuat kita bisa wake up, completely waking up
20:56Tapi dengan itu cinta kita menyala
21:05Jangan kalau lagi skarep, lagi mau ke gereja, lagi tidak mau ya tidak ke gereja
21:12Lagi karep, niat berdoa, berdoa, tidak niat juga tidak berdoa
21:17Sama dengan olahraga, agak mirip
21:22Kalau sudah tidak mau olahraga, malas sekali
21:26Tapi kalau sudah biasa, nagih tubuh kita
21:30Ayo olahraga, treadmill
21:35Dengan Tuhan lebih dari itu
21:39Saya khawatir saudara nanti akan malu ketika menghadap Tuhan
21:47Anda ternyata telah menolak cinta Tuhan
21:54Sehingga Tuhan bertepuk sebelah tangan
21:59Sudah tidak menyambut cintanya
22:01Karena saudara seperti domba yang lebih tertarik suara orang asing
22:08Bukan gembala
22:13Mencintai Tuhan itu harus sengaja kita lakukan
22:18Bukan sekedar permainan perasaan
22:24Tetapi ini menyangkut seluruh gerak kehidupan
22:29Yang tadi saya katakan
22:33Paksa bangun diri, bangun tidur, bangun untuk berdoa
22:39Belajar mengasihi orang
22:42Jangan terikat dengan dunia
22:45Kalau saudara di gadget
22:47Lihat sesuatu yang tidak pantas
22:49Skip saja
22:51Jangan saudara terikat dengan
22:55Konten gadget yang tidak membangun iman
22:59Yang saudara bisa berjam-jam disitu
23:01Terus, anda tidak akan rohani
23:08Nanti saudara mendengar khutbah sebagus apapun
23:12Tidak akan
23:13Tersentuh
23:15Karena saudara punya pikiran dan perasaan
23:19Biasa disentuh oleh yang lain
23:23Tidak disentuh oleh Tuhan
23:27Saudara
23:31Jadi kalau menggores hati itu
23:34Bukan hanya sesaat membuat frekvensi cinta
23:44Tentu pasangan suami istri
23:46Sangat rentan
23:48Kalau perkataan
23:50I love you mom
23:51I love you honey
23:53I love you pap
23:54Hanya sesaat
24:00Harus
24:04Ada
24:06Tindakan konkret untuk menunjukkan cinta itu
24:10Saudara
24:10Menutup hati terhadap
24:14Siapapun yang bukan pasanganmu
24:18The only woman I love
24:21The only man I love
24:22The best of my love
24:24Terhadap Tuhan juga mesti begitu
24:27Saudara
24:28Jangan Tuhan sampai bertepuk sebelah tangan
24:35Ini yang saya lakukan dan bisa saya sharing ya saudara
24:39Saya memikirkan bagaimana Abraham bergaul dengan Allah
24:45Daud bergaul
24:47Dan terutama Tuhan dan Juru Selamat kita
24:51Yesus Kristus anak Allah
24:52Yang bergaul karib dengan Bapaknya
24:55Bapak tinggal di dalam aku
24:58Aku dalam Bapak
24:59Bagaimana hal itu ku alami
25:05Maka ada kalimat di dalam doa yang saya ucapkan
25:09Tuhan
25:10Buat aku menembus batas
25:14Buat aku mengalami terobosan
25:18Tuhan hadir di mana-mana
25:22Tapi seperti ada tembok yang tidak bisa ku tembus
25:26Aku mau menembus tembok itu
25:30Dan aku bisa berhubungan dengan engkau
25:36Bagaimana menghidupkan Tuhan yang memang hidup itu
25:40Di dalam hidupku ada interaksi
25:43Aku bisa mencurahkan cintaku kepada Tuhan
25:47Dan engkau merasakannya
25:53Pribadi yang hidup
25:55Pribadi yang real
25:56Yang ku alami
26:00Yang berjuang begini saja tidak mudah saudara
26:04Tapi saya melakukannya
26:07Saya mengatakan ini bukan untuk dipuji
26:10Bukan untuk tebar pesona
26:13Saya sedang berjuang untuk menyelamatkan diri saya
26:17Dari pengaruh dunia
26:18Tentu Tuhan Yesus yang menyelamatkan kita
26:22Dengan mati di kayu salib
26:26Tetapi apakah kita mau keluar dari penjara dosa
26:30Penjara kedagingan
26:32Penjara nafsu
26:34Penjara kodrak dosa kita
26:36Pintu itu ditutup dulu di kunci
26:40Tapi Tuhan yang membongkar kunci
26:43Dan pintu penjara itu terbuka
26:45Nah kita keluar tidak
26:46Atau masih ada di dalamnya
26:49Tangan Tuhan terulur
26:51Dan Tuhan tidak paksa kita keluar
26:56Firman Tuhan mengatakan
26:58Yesus telah memberdekakan kamu
27:01Tidaklah kamu hidup di dalam kemerdekaan
27:07Kalau saudara masih gampang tersinggung
27:10Masih marah
27:11Masih hidup dalam penipuan
27:13Perjinahan
27:14Anda di dalam penjara
27:18Materialistis
27:21Dan berbagai dosa lain
27:23Saudara dalam penjara
27:26Dan Anda tidak layak masuk ke dalam rumah Bapak
27:30Sebab Yerusalem baru
27:32Hanya dihuni orang yang tidak bercacat
27:36Tidak bercelah
27:37Ini loh tujuan kerja diadakan
27:41Saudaraku
27:49Aduh saudara
27:53Saya harap saudara mengerti
27:55Apa yang saya sampaikan
27:56Dan sadar
27:59Kures jiwa saudara
28:01Untuk mencintai Tuhan
28:05Suasana dunia kita ini
28:07Jahat sekali
28:08Kalau saudara tidak punya komitmen
28:10Yang kuat
28:12Anda kan terbawa
28:16Referennya saja
28:17Kulabuhkan
28:22Kulabuhkan
28:23Rinduku
28:25Di peluk hatimu
28:27Di peluk hatimu
28:32Tentu kau merasa
28:35Tentu kau merasa
28:38Kurasakan
28:42Kurasakan
28:44Kelak kita berjumpa
28:47Tuhan
28:50Kalau kita berjumpa
28:57Berpadu selamanya
28:58Berpadu selamanya
29:02Jalinan cinta kita
29:05Jalinan cinta kita
29:10Nam abadi
29:17Itu A atau C
29:18C
29:20Nandanya tadi apa yang dipakai
29:22A
29:24A
29:24C
29:27C
29:28Tadi saya memang
29:33Saudara mendengar
29:35Firman ini lalu
29:37Saudara mau berubah
29:38Itu gak langsung berubah
29:40Itu nanti
29:42Waktu Anda
29:42Geru pulang
29:43Baru Anda
29:44Membuat goresan
29:46Ini
29:47Belum membuat goresan
29:48Yang
29:48Mendalam
29:50Belum
29:51Jawab
29:53Jawab
29:53Menjawab
29:54Merespon
29:56Menanggapi
29:57Firman itu
29:58Firman ini
29:59Waktu Anda di rumah
30:00Ketika Anda berhadapan dengan berbagai kesibukan dan kesenangan-kesenangan dunia
30:06Sudara memilih apa
30:12Tidak bermaksud mau mencela
30:15Membuli
30:17Menista orang lain
30:18Tetapi dari pengamatan saya
30:22Sudara pulih
30:23Membuktikan
30:25Sedikit sekali kerja yang serius
30:28Memindahkan cemaat ke surga
30:30Karena dianggap semua sudah oke-oke
30:33Sudah fine-fine
30:36Enggak
30:37Enggak fine-fine
30:38Enggak layak
30:41Enggak layak
30:44Makanya pendeta sendiri harus berjuang
30:46Sudara kalau di media sosial mendengar
30:50Itu apa
30:52Pendeta bicara itu
30:54Enggak layak banget gitu
31:00Satu-satunya beberapa channel ya
31:03Selain Kristen mengakunya
31:05Ada layar teologi itu yang
31:08Lebih jelas menjelaskan
31:11Seminar saya
31:13Karena
31:13Menurut saya dia
31:15Mendukung
31:16Apa yang saya ajarkan
31:18Tapi ada kata-kata yang tidak patut
31:21Dia ucapkan
31:22Saya tegur
31:22Dia datang ke Rehobot
31:24Saya tegur
31:26Jangan ucapkan itu
31:28Yuk cabut
31:28Baik pak
31:29Saya cabut sekarang
31:31Enggak usah sekarang
31:32Nanti aja
31:33Kalau you jadi warga saya
31:35You harus ikuti saya
31:36Siapa
31:37Cabut semua kata-kata yang tidak patut
31:40Yang pernah kau ucapkan
31:41Saya marah pak
31:44Keterlaluan orang-orang itu
31:45You boleh marah
31:47Tapi kalau masuk Rehobot
31:49You harus ikuti teladan saya
31:51You boleh bicara
31:53You boleh bicara
31:54Bicara terus
31:55Tapi yang bermartabat
31:57Saya katakan
32:03Seorang yang menguasai filsafat
32:06Jangan
32:12Lama sekali tidak mau ke gereja
32:14Karena begitu kecewa
32:17Lihat banyak pendeta
32:18Tapi kau lihat pendeta yang satu ini
32:21Di Rehobot
32:22Yuk uji
32:23Kalau tidak pantas
32:25Maki-makilah aku
32:26Di
32:29Kanalmu
32:30Tapi kalau kau menemukan Tuhan disini
32:34Ayo bersama
32:35Kita ke langit baru
32:37Bumi baru
32:41Kita harus berubah
32:45Gores
32:46Gores hatimu
32:50Untuk mencintai Tuhan
32:53Bukan hanya punya sekedar niat sesaat
32:59Tetapi saudara benar-benar memiliki komitmen
33:02Tekad
33:05Untuk merubah ini dari menit ke menit
33:08Dari jam ke jam
33:09Dari hari ke hari
33:10Sudah sangat sedikit saudara
33:14Gereja atau orang yang benar-benar
33:16Mengajak
33:17Ayo
33:17Kita ke langit baru
33:19Bumi baru
33:21Bukan
33:23Bukan
33:24Kurang pergaulan
33:26Saya sudah tua
33:27Saya sudah menikmati mobil
33:30Yang termasuk bagus
33:33Pesawat bisnis
33:37Hotel
33:39Birbintang
33:41Tidak luar biasa kok
33:43Luar biasa apa
33:46Cuma begitu
33:51Apa sih hebatnya hidup ini
33:53Lalu setelah itu salah satu mati
33:56Tragis
33:59Hanya ada satu jawabannya
34:01Rumah Bapak
34:08Hanya satu jawabnya
34:10Rumah Bapak
34:14Apakah kita kurang bergaul kampungan
34:17Kurang cakrawala pergaulan
34:20Kita sudah menikmati semua kenikmatan saudara
34:24Makan
34:26Minum
34:27Seks
34:27Rumah
34:28Mobil
34:29Wisata
34:30Sudah
34:31Seluruh benua di dunia penasa injak
34:37Seluruh benua
34:40Sampai New Zealand
34:47Seberapa indahnya
34:52Ayo saudaraku
34:54Jangan sampai nanti
34:57Kekekalan Anda tidak diperkenan masuk kerajaan surga
35:02Kalau sampai saudara tidak masuk surga karena saya
35:08Teraknat saya saudara
35:13Kalau ada kuota yang harus saya penuhi
35:18Demi supaya saudara selamat
35:21Saya bayar kuota itu
35:22Saya penuhi kuota itu
35:24Tapi kalau sudah saya penuhi
35:27Anda tetap tidak masuk
35:28It is not my fault
35:35Dan saya kira saya sudah serius
35:40Saya mau lebih serius dari ini
35:43Kalau Tuhan suruh saya lebih serius
35:45Saya lakukan lebih dari ini
35:59Saya memikirkan bagaimana sebanyak mungkin anak-anak diselamatkan remaja pemuda
36:05Yang suatu hari
36:07Baru dihitung berapa banyak jiwa-jiwa yang saya bawa ke Tuhan
36:17Mungkin sudah belum sampai
36:19Pada tingkat memikirkan orang lain
36:23Karena memikirkan dirimu sendiri saja
36:26Sudara belum secara proporsional
36:33Ya tentu sementara memikirkan orang lain
36:36Yang masih melewati proses finishing
36:40Finishing rohani
36:42Bagaimana menjadi manusia yang benar-benar tidak bercacat
36:49Masih proses finishing
36:56Anda mengerti tidak jiwa itu kekal
37:01Dan berharga
37:03Kepada setiap orang
37:06Tuhan berkata
37:07Aku mati untukmu
37:09Aku mati untukmu
37:11Aku mati untukmu
37:14Setiap orang
37:17Maka kita pun juga harus berani berkata
37:20Apapun kulakukan demi keselamatan
37:25Tetapi kalau saudara belum bisa mengasihi diri sendiri
37:29Bagaimana bisa mengasihi orang lain
37:32Karena firman Tuhan mengatakan
37:34Kasihilah sesamamu manusia
37:36Seperti kamu mengasihi dirimu sendiri
37:40Caramu mengasihi dirimu sendiri
37:43Itu caramu yang harus kuberikan untuk orang lain
37:46Kalau kamu masih tidak bisa mencintai dirimu
37:50Sendiri dengan baik
37:50Kau tidak bisa mencintai orang lain
37:53Bagaimana mencintai diri sendiri dengan baik
37:56Keluarlah kamu dari dosa
37:59Keluarlah kamu dan jangan menyentuh apa yang majis
38:04Jangan main-main dengan kehidupan ini
38:07Bapak, Ibu, saudara-saudara
38:08Jangan main-main
38:17Tuhan seperti diam hari ini
38:20Saudara malang melintang
38:25Tidak karu-karuan
38:27Sekan-akan Tuhan diam
38:30Karena sudah diingatkan lewat hamba Tuhan
38:34Pendeta dan peristiwa-peristiwa hidup
38:38Mestinya saudara tahu
38:40Yang suatu hari nanti
38:43Saudara tidak akan bisa
38:44Mengelola
38:48Saudara tidak bisa mengelola
38:53Saudara tidak bisa berkata
38:54Saya tidak tahu
38:57Tidak bisa
39:00Kalau memang saudara dasarnya keras kepala
39:03Anda tidak tahu
39:05Sampai tidak bisa tahu
39:07Sampai tidak bisa tahu
39:09Bebal hatimu
39:19Minta Tuhan ubahkan
39:24Minta Tuhan berbaharui
39:28Lagu ini juga masih saya nyanyikan
39:30Untuk diri saya sendiri
39:31Waktu saya berdoa
39:33Saya
39:37Lawatlah aku Tuhan
39:41Di tempat ini
39:43Di tempat ini
39:48Jamahlah aku Tuhan
39:52Jamahlah aku Tuhan
39:56Sekarang ini
40:00Sekarang ini
40:02Tuhan jamah
40:07Tuhan jamah
40:10Jamah aku
40:12Ku jadi baru
40:13Ku jadi baru
40:18Tuhan jamah
40:22Tuhan jamah
40:25Tuhan jamah
40:29Ku jadi baru
40:34Betapa rusaknya generasi muda hari ini
40:40Makanya
40:40Mahasiswa STT
40:43Ekumen yang
40:45Saya didik untuk menjadi guru-guru agama
40:48Menjadi guru-guru sekolah minggu
40:49Tiap ada acara kebak yang harus hadir
40:53Betapa lelahnya
40:55Bangun jam 4
40:57Ada yang setengah 4
40:58Setengah 5
40:59Paling lambat
41:00Kuliah sampai jam 12
41:02Jam 1
41:03Makan
41:03Jam 3
41:04Kuliah lagi sampai jam 5
41:06Malamnya kebaktian
41:08Belum nunggu bus
41:10Sampai
41:11Kalau busnya
41:12Bus kita punya bus sendiri
41:15Sampai jam 10
41:1811
41:18Kadang-kadang jam 10
41:20Jam 10 masih nunggu disini
41:22Saya belum pulang
41:23Saya tanya kok
41:25Belum pulang
41:26Ada yang sudah tertidur di kursi
41:29Tetapi saya
41:31Rindu akan menjadi
41:33Guru-guru
41:36Yang tidak mata duitan
41:38Yang membawa
41:40Anak-anak sekolah
41:42Masuk kerajaan surga
41:48Yang menjadi guru-guru agama
41:51Yang dicintai oleh
41:52Anak-anaknya
41:54Dulu saya jadi guru agama
41:56Sudara
41:57Saya naik Vespa
42:00Di sekolah dasar
42:03Itu saya baru lulus
42:04Saya tidak ada pekerjaan
42:06Saya jadi guru SD
42:12Salah satu murid saya
42:14Waktu itu adalah
42:15Putra dari pendeta
42:16Yaakub Nahue
42:17Yohanes Nahue
42:19Yang sekarang jadi gembala
42:21Di GBI Mawarsal
42:24Dan sisinya
42:25Atau adiknya
42:28Saya kalau
42:29Datang ke sekolah
42:31Pakai Vespa
42:32Murid-murid
42:33Menyambut saya
42:34Lalu mereka
42:35Berbut
42:36Mengganding tangan saya
42:37Serius
42:41Sering di sekolah
42:42Saya cerita
42:43Saya mengajar
42:44Mereka nangis
42:45Sampai kepala sekolah
42:47Lari
42:48Ada apa
42:49Serius
42:50Dan waktu
42:51Saya pamit
42:52Berhenti
42:55Mereka menangis
42:56Seperti orang
42:57Kehilangan
43:01Saya mencintai
43:02Anak-anak
43:03Itulah sebabnya
43:05Tuhan mempercayai
43:06Hari ini
43:06Ribuan mahasiswa
43:14Jangan jadi guru agamanya
43:16Karena mau mencari
43:17Gaji
43:20Fotokopi
43:21Fotokopi 100
43:23Dijual 150 ribu
43:24Kampungan
43:27Gaji kurang
43:29Lalu minta berhenti
43:30Kampungan
43:31Gaji kurang
43:34Tetaplah
43:39Sambil menjadi guru
43:41Saya jualan
43:43Bandeng Presto
43:44Saya menjadi ketua
43:46Remaja
43:47Menjadi ketua
43:49Menjadi guru
43:51Sekolah Minggu
43:51Tidak digaji
43:53Sama sekali
43:56Saya jualan telur asin
43:58Saya kirim ke catering
44:03Catering
44:04Hari ini Tuhan
44:05Percayai saya
44:06Pekerjaan Tuhan
44:07Yang besar
44:08Tidak kebayang
44:10Sudara
44:10Hari Senin
44:12Serah terima gedung
44:13Saya akan datang ke Medan
44:171400
44:20Gedung besar
44:21Milik
44:22Kita sendiri
44:28Itu baru satu
44:30Dari sekian banyak
44:31Yang belum saya saksikan
44:32Tuhan
44:34Percayai kita
44:35Sudara
44:37Berkaryalah
44:37Untuk Tuhan
44:38Sudara juga
44:40Bisa berkarya
44:41Tapi selamatkan
44:43Dirimu dulu
44:44Bereskan
44:45Dirimu
44:46Kalau
44:48Engkau
44:48Sungguh-sungguh
44:49Berusaha
44:50Untuk
44:51Didapati
44:52Tuhan
44:52Tak bercaca
44:54Tak bercelah
44:55Sudara akan dijadikan
44:56Kawan
44:57Sekerja Allah
44:59Dan kalau kita
45:00Menjadi kawan
45:01Sekerja Allah
45:02Kita akan
45:04Diprotek
45:05Tuhan
45:05Khusus
45:06Istimewa
45:10Serangan
45:11Dari mana-mana
45:12Datang
45:12Tuhan pasti
45:13Lindungi kita
45:14Kalau memang
45:15Kita benar
45:19Sudara harus
45:21Berubah
45:22Ini suara
45:24Tuhan
45:26Sudara harus
45:28Berubah
45:30Kalau tadi
45:31Saya katakan
45:32Berat
45:33Pelayanan
45:34Ini
45:37Maksudnya
45:38Apa
45:38Supaya
45:39Sudara tahu
45:39Bahwa perjuangan
45:40Untuk keluar
45:41Dari cara
45:42Hidup
45:42Yang salah
45:43Itu berat
45:46Kita
45:47Kita para
45:47Hamba
45:47Tuhan
45:48Harus serius
45:49Terbeban
45:54Jangan sampai
45:55Ada orang
45:56Masuk neraka
45:57Karena
45:57Kelalaian
45:58Kita
45:58Tidak
45:59Memenuhi
46:00Pelayanan
46:01Sebagaimana
46:03Seharusnya
46:04Kita
46:04Lakukan
46:05Ibarat
46:06Kuota
46:06Jangan sampai
46:07Kurang
46:08Kuota
46:08Kita
46:09Tidak
46:09Tidak
46:09Tidak