- 3 jam yang lalu
Kategori
🛠️
Gaya hidupTranskrip
00:02Saudara sekalian, minggu lalu telah saya sampaikan tema khutbah mengenai inti dan tujuan hidup kekristenan.
00:21Kehidupan kristen kita ini paralel dengan kehidupan orang-orang Israel.
00:28Maksud saya kehidupan bangsa Israel bisa menjadi gambaran kehidupan kekristenan kita.
00:38Sebagaimana bangsa Israel dipanggil Tuhan, dientaskan Tuhan dari Mesir dan dibawa ke Kanaan.
00:50Panah yang dijanjikan Allah kepada Abraham untuk keturunannya.
00:59Tanah yang sering diidentifikasi sebagai tanah yang subur, yang makmur, yang berlimpah susu dan madu.
01:10Demikian pula kita, kita dibawa keluar dari dunia negeri perbudakan.
01:20Dan tanah perbudakan, tanah yang sudah dikutuk menuju langit baru, bumi baru.
01:30Peringatan Tuhan bahwa sebagaimana sebagian besar orang-orang Israel yang dari Mesir tidak sampai ke Tanah Kanaan.
01:45Demikian pula banyak orang-orang Kristen yang nanti akhirnya tidak akan pernah masuk surga.
01:58Itu disebabkan karena keras kepala tegar tengkuk.
02:04Orang Israel keras kepala tegar tengkuk sehingga mereka tidak sampai Tanah Kanaan.
02:11Demikian pula dengan orang-orang Kristen yang tidak mau bertobat dan tidak mau berubah setiap hari.
02:22Tidak akan menjadi manusia yang layak masuk ke dalam rumah Bapak menjadi anggota keluarga kerajaan Allah.
02:34Alkitab mengatakan semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu
02:48di mana zaman akhir telah tiba.
02:52Benar, sebab banyak yang dipanggil sedikit yang dipilih.
02:59Saudaraku sekalian ini menjadi peringatan bagi kita agar kita benar-benar serius, sungguh-sungguh dan berjaga-jaga agar kita jangan
03:20sampai kandas di jalan.
03:28Petrus menulis, menasehati kita dan ini kita akui sebagai ilham roh dan kita menerima sebagai firman Allah.
03:411 Petrus 5 ayat 7-9
03:441 Petrus 5 ayat 7-9
04:02Yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
04:07Lawanlah dia, iblis, dengan iman yang teguh.
04:13Sebab kamu tahu bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.
04:21Ayat ini juga saya telah munculkan, saya kemukakan, saya mention minggu lalu.
04:30Tetapi kita tidak mendalaminya.
04:34Alkitab berkata,
04:35Waspadalah terhadap iblis musuhmu yang berjalan keliling seperti singa yang mengaum.
04:46Ayat yang ke-8 bicara mengenai agar kita sadar dan berjaga-jaga ini dimulai dengan kalimat,
04:56Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada Allah sebab Ia yang memelihara kamu.
05:05Kekhawatiran perimenah.
05:10Adalah kekhawatiran terhadap sesuatu yang membuat seseorang fokus kepada apa yang dia pandang mengancam.
05:22Dia pandang membahayakan.
05:25Dia pandang bisa mencuri, mengambil kenyamanan, damai sejahteranya.
05:33Sehingga tidak waspada terhadap musuh utama yang lebih bisa merusak.
05:43Jangan khawatir.
05:47Artinya kamu jangan fokus kepada apa yang kau pandang membahayakan.
05:54Yang kau pandang itu mengancam hidupmu.
05:59Lihat ada yang lebih mengancam kamu.
06:06Dulu kita sulit ya menghubungkan ayat yang ke-7 dan ke-8 ini.
06:13Apa hubungannya kekhawatiran dengan kita harus berjaga-jaga menghadapi lawan kita si Iblis ini?
06:23Nah sekarang kita tahu bahwa kekhawatiran membuat seseorang gagal fokus.
06:33Mesti fokus kita pada peperangan, pergumulan melawan Iblis yang bisa membinasakan hidup kita.
06:46Kekhawatiran yang membuat seseorang fokus kepada hal-hal yang tidak major, tidak penting, tidak prinsip.
06:57Nah gagal fokus tadi itu.
07:01Dan gagal fokus ini diusahakan oleh kuasa kegelapan.
07:05Sehingga seseorang menjadi tidak waspada, seseorang menjadi tidak berhati-hati terhadap musuh yang lebih kejam dari segala ancaman.
07:19Lebih kejam, lebih mengerikan, lebih membahayakan dari kemiskinan, dari kegagalan-kegagalan, baik kegagalan apapun saudara dalam hidup ini.
07:37Gagal karir, gagal studi, gagal berumah tangga.
07:40Menyakitkan ya, gagal berumah tangga itu.
07:46Lebih menyakitkan kalau saudara gagal memiliki hidup kekal bersama dengan Allah.
07:58Gagal fokus ini mengakibatkan seseorang tidak masuk ke dalam kerajaan surga.
08:10Ini penting sekali saudaraku.
08:16Kita harus waspada, berjaga-jaga, memperhatikan.
08:24Lawanmu, nah jelas ya.
08:27Iblis lawanmu.
08:30Kata itu penting ya.
08:32Sebab kalau orang gagal fokus, gagal mengenali siapa lawannya.
08:41Banyak orang Kristen gagal fokus, sehingga tidak mengenal lawan sesungguhnya.
08:50Sebagai pendeta, saya sering bertemu dengan orang yang meminta agar masalah-masalahnya itu didoakan
09:02supaya mendapat penyelesaian.
09:05Masalah anak, masalah rumah tangga, suaminya atau istrinya,
09:11masalah bisnis, usaha, masalah sakit penyakit, masalah hukum yang sedang dihadapi dan lain sebagainya.
09:21Banyak masalah.
09:23Ada yang minta didoakan masalah jodoh,
09:27minta didoakan supaya punya anak.
09:31Wah kalau tidak punya anak sepi rasanya.
09:33Tidak punya jodoh, super sepi.
09:38Tetapi jarang orang minta didoakan agar ia bisa melawan musuh yang sesungguhnya ini.
09:46Jarang kita temukan.
09:48Orang berkata, Pak Pendeta doakan.
09:52Apa?
09:53Supaya saya menang lawan setan.
09:56Hampir tidak ada.
09:59Yang ada malah Pak Pendeta doakan.
10:02Apa bu?
10:03Supaya saya menang lawan suami.
10:09Pak Pendeta doakan saya.
10:12Kata si ibu.
10:13Kenapa?
10:14Aduh Pak, mertua saya lebih jahat dari setan.
10:20Saya mau lawan dia.
10:23Biar dia kalah.
10:25Maksudnya,
10:26Saya doakan dalam nama Yesus mati muda.
10:33Loh, kamu tidak tahu.
10:35Lawanmu bukan darah dan daging.
10:38Begitu kitab Efesus pasal 6.
10:45Lawanmu itu bukan suami.
10:48Lawanmu itu bukan orang tua, mertua.
10:52Mertua itu kan orang tuamu juga.
10:57Banyak orang berpikir musuh yang menakutkan itu,
11:02yang sesungguhnya itu kemiskinan.
11:06Sakit penyakit.
11:08Kegagalan karir, kegagalan berumah tangga,
11:12dan berbagai kegagalan lain.
11:16Padahal semuanya itu,
11:17kalaupun dialami,
11:19saya tidak ingin sudah mengalami ya.
11:22Kalaupun dialami,
11:26itu tidak mendatangkan
11:28dampak di kegagalan.
11:32Itu sendiri itu ya.
11:34Tetapi musuh utama kita itu iblis.
11:38Jika tidak ditaklukkan,
11:42tetapi malah menaklukkan,
11:45mengerikan ini.
11:46Iblis itu harus ditaklukkan,
11:49sebab kalau tidak,
11:50pasti menaklukkan.
11:52Dan kalau iblis bisa menaklukkan seseorang,
11:56menaklukkan kamu,
11:58kamu digiring ke dalam api kekal atau kebinasaan.
12:06Ada yang berkata kepada saya,
12:09Pak Eras, jangan doa pelepasan dulu.
12:14Ini iblis bisa mengacak-acak hidup Bapak.
12:18Bisa.
12:22Tetapi saya diam,
12:27tapi dalam hati mengatakan,
12:29saya akan melakukan apapun yang Allah perintahkan.
12:35pelepasan Tuhan suruh saya lakukan.
12:42Itu memang musuh kita kok.
12:45Kita ditaklukkan atau kita ditaklukkan.
12:49Wah, tapi dia bisa menteror kita.
12:51Oh, ayo.
12:54Kita hadapi head to head.
12:57Lu jual, gue beli.
13:00Lu tidak jual, tetap gue beli.
13:03Nah, setan musuhnya.
13:05Kan kalau kita tidak,
13:07kalau di jalan atau di mana,
13:09orang yang ngajak ribut,
13:10kita tidak mau ribut kan?
13:13Tapi kalau orang mau ngajak ribut,
13:15lu jual, gue beli.
13:18Tapi kalau lu tidak jual,
13:19gue tidak beli.
13:20Tapi kalau lawan setan,
13:22lu tidak jual, tetap gue beli.
13:24Nah, ada lawan setan begini.
13:27Tan.
13:29Kita baikan saja, Tan.
13:31Win-win solution.
13:34Tidak bisa.
13:35Sama ebles kok win-win solution.
13:39Kita netral-netral saja lah, Tan.
13:44Jadi lu tidak menyakitkan gue,
13:46gue tidak menyakitkan lu.
13:48Kita berteman saja.
13:50Tapi tidak musuhan juga.
13:55Kan ada juga rumah-rumah
13:57yang ada kuasa gelapnya.
14:00Itu kalau tamu menginap,
14:03suka diganggu.
14:04Orang baru datang diganggu.
14:06Pembantu datang diganggu.
14:09Tapi lama-lama tidak.
14:10Tuhan rumahnya berkata,
14:12kalau ada orang baru, Pak, diganggu.
14:15Tapi kami sudah biasa tinggal di sini,
14:18jadi kita tidak mau ribut lah.
14:24Dulu saya pikir benar juga,
14:27jangan bikin gara-gara.
14:31Jadi setan sudah menetap di satu pojok rumah,
14:34atau di salah satu ruangan,
14:37atau di salah satu pohon,
14:39dan sesekali masuk,
14:40ya berteman saja.
14:43Dan kalau di Jawa itu ada-ada saja ya,
14:46pohon yang kalau orang buang air di situ,
14:49malam harinya sakit panas.
14:54Jadi kalau supaya tidak sakit panas,
14:56sebelum buang air kecil,
14:57dia bilang gini,
14:58Mbah, permisi ya.
15:02Dulu waktu kecil,
15:04saya ikut-ikutan.
15:06Karena,
15:08orang-orang bilang,
15:10kalau kamu pipis di sembarang tempat,
15:13bilang dulu,
15:15kulun-luun.
15:17Orang Jawa bilang kan,
15:19kulun-luun, Mbah,
15:20ini kepadanya ini loh,
15:21bodoh.
15:22Apa penting itu apa Jawa-nya?
15:25Nah, udah.
15:27Pokoknya gitu,
15:28pipis.
15:30Permisi, Mbah.
15:33Mungkin setan ini bilang,
15:34oh, monggo, monggo, monggo.
15:37Monggo, monggo.
15:38Ayo, dibuka celananya yang lebar.
15:41Bisa dilihat.
15:43Aduh, apalagi kalau saya tanya perempuan,
15:46yang pipis laki-laki.
15:48Malah,
15:48ayo deh,
15:49yang lama-lama ya.
15:51Yang banyak,
15:52yang banyak.
15:53Sekalian pipis nanti malam,
15:55sekalian dirapel hari ini.
15:57Ya,
15:57enggak bisa.
15:59Dulu saya ikut-ikutan.
16:01Waktu kecil kita enggak tahu,
16:03kita kalau pipis sembarang jalan,
16:05sembarang tempat.
16:07Dari langkung.
16:09Kulun-kulun.
16:11Pipis enggak?
16:12Waduh.
16:17Enggak ada kompromi,
16:19kalau rumahmu ada setan langsung.
16:21Kamu keluar enggak ada rumah ini?
16:23Hah?
16:24Keluar?
16:25Setannya bilang,
16:26jangan gitu dong.
16:28Sebelum lu beli rumah kami,
16:30kami udah di sini.
16:32Hah?
16:33Kamu kan baru beli lima tahun,
16:35kami tinggal di sini.
16:36Sudah lima puluh tahun.
16:38Dari kakek,
16:39anak,
16:40sampai cucu,
16:41sampai cicit,
16:42jual rumah ini.
16:44Kok lu sirus-sir kita,
16:45ngajak berantem?
16:47Jangan gitu dong.
16:49Seperti tuan rumah sebelumnya,
16:51hopengan gitu.
16:54Tapi saudara,
16:55enggak mau tahu,
16:56iyalah masyikadana.
16:58Wah,
16:59langsung saya tanya,
17:00ngomong apa ini?
17:02Setelah berkata,
17:02gue enggak tahu juga.
17:04Loh,
17:05gimana sih?
17:06Bahasa roya,
17:08anda mesti punya karunia,
17:10mengartikan.
17:12Langsung,
17:13dalam nama Yesus keluar kamu,
17:15cari tempat lain.
17:16Udah,
17:17saya tanya langsung,
17:18bawa barang-barang,
17:19ngungsi.
17:21saya tanya tangga bilang,
17:22hei,
17:23mas,
17:23mau kemana?
17:24Ngungsi.
17:27Kamu disitu sudah 50 tahun,
17:30kita 20 tahun disini aman-aman aja.
17:33Aduh,
17:33capek dah.
17:34Orang reobot.
17:40Ini tepuk tangan,
17:41mau ngapain?
17:43Nanti malam,
17:44kamu takut lagi.
17:46Sekarang tepuk tangan,
17:47tepuk tangan,
17:48tepuk tangan,
17:49begitu malam,
17:50setanit.
17:50Awas lo,
17:51tepuk tangan.
17:54Awas lo,
17:55tepuk tanganin gue lo.
17:57Ntar malam,
17:57gue samperin lo.
18:00Begitu malam gini,
18:01Dodi.
18:03Namanya Dodi kan?
18:05Dodi.
18:06Gak nama Yesus,
18:08tapi lari.
18:13Iblis itu harus ditaklukkan.
18:18Hah?
18:19Gak boleh berdamai.
18:22Itu sama kalau Anda punya
18:24senapsu-napsu,
18:25keinginan-keinginan daging.
18:27Itu harus ditaklukkan.
18:29Anda ditaklukkan,
18:32Anda ada menaklukkan.
18:34Munculkan seringan,
18:35set pikiran tertentu.
18:38Nah, kita harus tahu,
18:39ini Tuhan tidak berkenan.
18:41Harus kita taklukkan.
18:44Gak boleh berteman.
18:46Tegas.
18:47Gak.
18:48Aku berjanji untuk hidup suci.
18:51Aku berjanji hidup tidak bercacat,
18:55tidak bercelah.
18:56Aku berjanji menyenangkan hati Allah.
18:59Gitu, sodara.
19:03Harus diingat,
19:04musuh ini tidak pernah tidur.
19:08Tidak pernah tidur musuh ini.
19:11Dia aktif.
19:14Dia kadang-kadang seperti tidak aktif,
19:17seperti mengajak gencatan senjata.
19:20kita harus aktif terus.
19:23Ofensif,
19:24bukan defensif.
19:26Nyerang.
19:27Dan Iblis memang selalu aktif berusaha
19:31untuk menarik orang masuk dalam persekutuan
19:34dengan kugangan kerajaan kegelapan ini.
19:37supaya terhilang selamanya.
19:42Jadi kita harus sadar ketika ada pikiran yang salah.
19:48Ada aksi orang yang jahat terhadap kita.
19:51Lalu kita tergoda untuk membalas kejahatan dengan kejahatan.
19:56Setan ini.
19:59Tapi kan
20:00filsafat orang pada umumnya,
20:03maksudnya prinsip dan filosofi manusia pada umumnya kan,
20:07kalau dia tidak kita hajar pak,
20:11tambah kurang hajar nanti.
20:13So, prinsipnya begitu.
20:15Kalau kita,
20:16ya tanya Tuhan.
20:18Tuhan mau buat apa ini?
20:20Kasihi musuh.
20:22Itu misalnya.
20:25Ya,
20:26kalau saudara pacaran dengan orang non-Kristen,
20:30tidak usah tanya-tanya Tuhan.
20:32Tuhan gimana ya aku mau tanya?
20:33Aku putuskan enggak?
20:34Le,
20:35tanya.
20:36Udah jelas itu.
20:38Jelas.
20:39Seperti nanya gini,
20:41Tuhan ini 4 tambah 4 masuk 8.
20:43Bener enggak?
20:44Loh.
20:45Ya jelas toh.
20:47Tidak.
20:48Tidak boleh.
20:50Begitu.
20:51Nonton film porno.
20:53Film jorok.
20:55Tuhan.
20:57Sebenarnya aku enggak mau Tuhan.
20:59Tapi terpaksa.
21:00Aduh.
21:01Enggak boleh.
21:02Dalam nama Yesus.
21:04Buang.
21:05Banting itu gadget.
21:09Sayang pak.
21:10Banting pak.
21:11Ya makanya dihilangkan.
21:13Ya.
21:14Dia mengaum mencari orang yang dapat ditelannya.
21:19Berarti orang tersebut bisa ditelan.
21:22Atau memberi diri ditelan.
21:27Jangan sekali-kali berpikir bahwa Allah sengaja memberi umpan manusia kepada iblis.
21:34Enggak ada itu.
21:35Jahat banget Tuhan.
21:37Tidak akan.
21:38Dia pak memang ditentukan masuk neraka.
21:41Maka diempanin iblis.
21:43Tuhan kasih makan iblis.
21:49Dia jalan keliling.
21:52Dia bukan diem lalu Tuhan kasih manusia untuk ditelan.
21:57Dia yang cari manusia.
22:00Bukan Allah yang menyodorkan manusia untuk ditelan.
22:04Supaya masuk neraka.
22:08Jangan salah.
22:12Enggak pak kalau si A memang Tuhan buat ditelan roh kudus.
22:17Kalau si B ditelan setan.
22:20Loh Tuhan kok ngempanin setan.
22:23Enggak mungkin itu salah.
22:26Manusianya memberi diri dimakan ditelan atau tidak.
22:30Di sini Allah tidak pernah menentukan seseorang untuk ditelan iblis.
22:37Sehingga masuk neraka.
22:40Kalau firman Tuhan berkata.
22:43Agar kita waspada dan berjaga-jaga.
22:47Maksudnya kita bisa menghindarkan diri.
22:51Dari cengkraman singa iblis itu.
22:56Seperti singa ya.
22:58Ini seperti singa ya.
22:59Kalau singa yang benar itu dari Yehuda.
23:02The lion of Judah.
23:05Ini just like lion.
23:08Tapi ini jahat nih.
23:10Serigala ini.
23:13Dengan demikian apakah seseorang akan dapat ditelan oleh iblis atau tidak.
23:18Tergantung saudara.
23:21Masing-masing individu.
23:24Hati-hati saudara.
23:27Tuhan memberi kesanggupan setiap orang untuk menang terhadap iblis.
23:32Jika ia berjalan dalam iman yang benar.
23:36Tetapi juga Tuhan tidak akan bisa menolong orang itu.
23:41Kalau orang itu tidak berjalan dengan Tuhan.
23:46Tuhan mencari domba-domba yang hilang.
23:49Amin.
23:50Tetapi kalau dombanya memang tidak mau diselamatkan.
23:53Ya tidak bisa.
23:55Anak terhilang itu ya.
23:57Si bungsu.
23:59Itu kan dari keadaan yang begitu parah.
24:04Dia berniat balik.
24:06Ya kan?
24:06Aku mau pulang.
24:11Jauh dari Tuhan itu sengsara saudara.
24:15Susah.
24:17Dari anak orang kaya jadi bukan babysitter.
24:22Babisitter.
24:26Makanya jauh dari Tuhan itu tidak mungkin diberkati.
24:32Sebenarnya khutbah saya itu menyangkut ini.
24:34Tapi belum tentu sampai.
24:38Pak Eras itu anti kemakmuran.
24:40Enggak.
24:42Harus bisa membedakan antara kemakmuran untuk Tuhan dan kemakmuran untuk diri sendiri.
24:50Maksudnya apa?
24:52Orang kalau belajar kebenaran memindahkan hati di langit baru bumi baru.
24:57Prinsipnya kesucian hidup.
24:59Maksimalkan potensi untuk Tuhan.
25:02Baru Tuhan beri kemakmuran.
25:05Dan Anda boleh mengklaim tubuh sehat, ekonomi baik.
25:09Sebab kalau tubuhmu sakit, ekonomi berantakan.
25:12Enggak tidak efektif untuk Tuhan.
25:15Tapi kalau ekonomi baik, kamu jadi jahat, jadi sombong, jadi angkuh.
25:22Jadi semenang-menang, ya lebih baik jangan kaya.
25:27Sebenarnya Anda boleh mengklaim itu boleh.
25:30Kalau sudah Anda patut.
25:34Dan mestinya kalau orang Kristen yang benar tidak perlu mengklaim.
25:37Tuhan kok diklaim.
25:39Kayak tukang asuransi.
25:43Kayak agen asuransi diklaim.
25:47Bang, aku sudah, aku mau klaim nih.
25:50Abang kan yang ngurusin asuransi saya.
25:52Tolongin deh.
25:55Tuhan tidak perlu diingatkan, tidak perlu diingatkan.
26:00Tidak perlu diberi reminder.
26:03Tidak perlu.
26:05Tuhan tahu.
26:08Engkau tidak perlu sakit, engkau tidak perlu miskin,
26:11engkau tidak perlu menderita fisik.
26:14Supaya efektif.
26:16Itu kemakmuran.
26:17Nah setelah saya mengajarkan kebenaran,
26:20Sekarang waktunya kita akan mengalami berkat kesembuhan, kuasa Tuhan.
26:27Orang ada yang bilang,
26:29Heran loh Pak Eras berubah.
26:31Kamunya yang tidak mengerti.
26:34Diajarkan dulu kebenaran baru makmur.
26:39Emangnya kamu tidak ingin makmur?
26:42Jangan kamu lihat kemakmuran itu kayak setan.
26:47Nah dengerin dulu.
26:48Kalau
26:51Ia tidak memindahkan hati di surga,
26:54Ya kemakmurannya jadi berkat setan yang membinasakan.
26:58Kalau perlu setan tambahin lagi.
27:00Sebanyak-banyaknya.
27:03Nah kembali kepada si kunyuk ini.
27:07Lawanlah dia dengan iman yang teguh.
27:11Lawan.
27:13Offensif.
27:14Lawan.
27:15Ingat ya.
27:19Jangan tahan.
27:22Kita tidak musuhan, juga tidak berteman.
27:24Jadi netral.
27:27Win-win solution.
27:30Jangan dengan sombong berkata,
27:32Wah dia mau berteman sama setan.
27:34Kalau saya tidak berteman.
27:35Lalu ya netral saja.
27:39Salah itu.
27:40Salah itu.
27:41Lawan.
27:42Sebab kamu tahu bahwa saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.
27:48Setan itu memang membuat susah kita, saudara.
27:52Liar.
27:53Penipu.
27:56Lion.
27:58Lion.
27:58Liar.
28:02Singa yang satu ini.
28:04Iman yang teguh artinya kesungguhan untuk berusaha mengerti kehendak Allah dan melakukannya.
28:12Jadi lawan setan itu bukan kita langsung berhadapan dengan setan face to face, head to head begitu.
28:20Ada kan orang yang pergi ke tempat-tempat keramat, lalu mengurapi.
28:26Itu namanya ngeluruk.
28:29Betul ya?
28:30Ngeluruk itu ngejar.
28:32Ngejar yang salah.
28:35Bukan begitu.
28:37Saya berapa kali dulu diajak begitu.
28:42Datang ke tempat-tempat keramat, tempat-tempat orang mencari apa itu?
28:50Harta atau kesaktian.
28:52Ngapain begitu?
28:57Kalau Tuhan suruh ya mungkin bisa, tapi saya tidak disuruh Tuhan, jadi sorry ya.
29:03Kita lawan setan itu dengan mencari kehendak Allah.
29:08Mengerti kehendak Allah.
29:10Melakukan kehendak Allah.
29:12Maka Firman Tuhan mengatakan, tunduklah kepada Allah, iblis lari daripadamu.
29:19Amin.
29:20Loh, ngerti ya?
29:22Ah, begitu.
29:28Jangan kita datang ke tempat-tempat keramat, kita enggak sadar iblis masuk di kepala kita.
29:34Lawanlah nih di sini.
29:37Lawan nih di sini.
29:38Dengan kebenaran firman, kita dikuduskan, hasrat-hasrat kita disucikan, hal-hal yang tidak patuh tidak kita ingini, hidup kita bersih,
29:50itu.
29:51Iblis lari daripadamu.
29:55Ini mestinya dikutbahkan khusus yang ini.
29:59Tapi karena masih banyak yang harus saya sampaikan, saya akan teruskan dulu.
30:05Dalam hal ini setiap orang dapat memilih apakah berjalan dalam iman atau tidak berjalan dalam iman.
30:13Iman ini bukan keyakinan terhadap Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, maksud iman di sini.
30:21Iman itu bisa berarti keyakinan Yesus Tuhan dan Juru Selamat.
30:25Betul.
30:26Tapi yang dimaksud di sini, lawan dengan iman yang teguh, artinya kesungguhan mengerti kehendak Allah dan melakukan kehendak Allah itu.
30:38Itu maksudnya, saudaraku.
30:41Nah, ini pergumulan, setan itu akan terus membuat kita ini susah.
30:49Menderita di sini, nanti kita mesti belajar.
30:53Bukan penderitaan karena kurang makan, tidak punya mobil dan lain-lain.
30:58Orang yang benar-benar mencari kehendak Allah untuk dilakukan, mengerti rencana Allah untuk dipenuhi, itu pergumulan batin yang tidak mudah.
31:10Itu penderitaan.
31:14Nah, banyak orang berpikir bahwa yang penting percaya Yesus Tuhan dan Juru Selamat, makin yakin setan makin lari.
31:21Oh, bukan.
31:23Yakin Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat, itu mutlak.
31:28Setelah itu, Anda harus melakukan kehendak Allah.
31:35Ada seorang pecinta suara kebenaran di gerejanya ngajak nyanyi itu.
31:40Aku memilihmu Tuhan.
31:42Ada kan ya?
31:43Kau segalanya bagiku, betul nggak?
31:45Lalu pendetanya bilang, stop!
31:47Lagu siapa itu?
31:50Lagu Pak Eras.
31:51Jangan dinyanyikan.
31:52Salah ini.
31:54Bukan kita yang memilih Tuhan, Tuhan yang pilih kita.
31:57Katanya begitu.
31:59Hih, pinter.
32:01Memang Tuhan yang pilih kita.
32:04Setelah Tuhan pilih kita, kita memilih taat daripada tidak taat.
32:09Katakan Amin.
32:10Lah, gitu.
32:12Seperti dia menangkap aku, aku menangkap dia.
32:15Paham nggak?
32:19Kelihatannya benar kalimat itu.
32:21Bukan kita yang memilih Tuhan.
32:24Tuhan yang memilih kita.
32:26Benar Pak, pinter Bapak.
32:28Tapi cuma kurang naik.
32:32Naik dikit Pak, kelasnya apa?
32:35Setelah Tuhan pilih kita.
32:37Kita pilih taat.
32:39Kalau tidak, yuk sama seperti dunia.
32:43Setelah Tuhan memilih kita, kita mesti belajar menjadi serupa dengan Yesus.
32:50Itu pilihan.
32:51Nggak bisa otomatis dengan sendirinya.
32:54Kita bisa serupa dengan Yesus.
32:57Nah, seseorang bisa memiliki iman yang teguh atau tidak, itu tergantung masing-masing orang itu.
33:06Ini pilihan.
33:07Dan dalam pilihan itu kan ada perjuangan.
33:12Kualitas iman dalam arti penurutan terhadap kendala Allah ini tergantung masing-masing individu melakukannya.
33:24Nah, menghadapi musuh yang satu ini tidak cukup hanya dengan iman dalam arti keyakinan.
33:31Nggak cukup begini.
33:32Hei Iblis, aku percaya Yesus Tuhan dan Juru Selamat.
33:36Kelepak, jatuh dia.
33:38Nggak.
33:42Iblis, aku percaya Yesus Tuhan dan Juru Selamat.
33:45Kelepak, jatuh dia.
33:46Nggak.
33:47Iblis berkata, aku juga tahu.
33:50Aku juga tahu.
33:54Jadi tahu juga kamu.
33:55Tahu dong.
33:57Percaya nggak?
33:58Ya, gimana nggak percaya udah tahu.
34:05Aku setuju Yesus Tuhan dan Juru Selamat.
34:09Tapi jangan ikut-ikut.
34:11Jangan ikut-ikutan hidupnya dia.
34:17Jangan ikut-ikutan hidupnya dia.
34:19Jangan ikut jejaknya.
34:24Paham?
34:51Paham?
34:52Jadi bukan kita bersikap netral.
34:57lawan.
34:57Lawan.
34:58Caranya apa?
34:59Nah, ikut jejak Tuhan Yesus.
35:02berusaha mengerti ganda Allah dan melakukan ganda Allah tersebut.
35:08Dengan cara ini kita melawan iblis.
35:14Nah, perhatikan saudara.
35:17Jangan berpikir kalau sudah berkata, aku percaya Yesus Tuhan dan Juru Selamat.
35:22Iblis kelepak.
35:24Iblis tahu, anda percaya.
35:26Iblis bisa berkata, hebat kamu.
35:29Kamu yakin Yesus Tuhan dan Juru Selamat kan?
35:32Iya dong.
35:33Bagus.
35:34Udah disitu aja.
35:37Udah disitu aja.
35:38Lu percaya Yesus Tuhan dan Juru Selamat.
35:40Kamu hebat.
35:42Kamu sudah selamat.
35:45Kamu anak Allah.
35:47Dia punya status.
35:50Tapi dia tidak punya keberadaan sebagai anak Allah.
35:58Dia tidak punya keberadaan sebagai anak Allah.
36:04Hati-hati saudaraku.
36:07Menghadapi musuh yang satu ini tidak cukup hanya dengan iman dalam arti keyakinan.
36:14Bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat.
36:18Tetapi kesediaan untuk sungguh-sungguh mengerti kena Allah dalam segala hal yang menyangkut hidup kita pribadi lepas pribadi dan melakukannya.
36:34Perhatikan saudaraku.
36:39Kalau Tuhan berkata waspadalah berjaga-jagalah iblis musuhmu.
36:46Itu bukan hanya supaya kita hati-hati terhadap iblis agar tidak mengganggu ekonomi.
36:55Tidak mengganggu keutuhan keluarga.
36:59Tidak mengganggu kesehatan tubuh.
37:04Atau karir kita tidak mengganggu bisnis kita dan lain-lain yang menyangkut pemenuhan kebutuhan just money.
37:14Tetapi agar kita jangan sampai gagal menjadi anggota keluarga kerajaan awal.
37:21Saudara sadar atau tidak sadar telah beredar di banyak gereja.
37:27Setan itu menyusahkan orang-orang Kristen dengan ekonominya diacak-acak.
37:33Bisnisnya diobrak-abrik.
37:38Saudaraku, iblis tidak akan terganggu saudara menjadi sukses dalam segala hal terkait dengan pemenuhan kebutuhan just money.
37:47Dan iblis tidak terganggu Anda sibuk untuk mencapai keberhasilan yang terkait dengan hal itu.
37:54Tetapi iblis akan sangat terganggu kalau saudara benar-benar berusaha untuk sempurna seperti Bapak atau serupa dengan Yesus.
38:06Ia akan terganggu kalau saudara benar-benar melakukan perjalanan ke kerajaan surga untuk menjadi anggota keluarga kerajaan surga.
38:16Atau yang sama dengan menjadi korpus delikti.
38:21Wah dia terancam, dia terganggu.
38:24Iblis itu bisa senang.
38:26Saudara sukses dalam hidup ekonomi, keluarga Anda tidak punya masalah, baik-baik.
38:34Sudi anak-anak sukses, kuliah di sana-sini juga sukses, dapat pekerjaan.
38:40Tapi jangan memindahkan hati ke surga ya.
38:45Itu setan.
38:48Padahal standar orang kalau ekonomi baik, rumah tangga bahagia, semua sukses, Tuhan berkati.
38:56Itu lihat penyesatan yang sudah begitu mengakar masif di dalam kehidupan banyak orang Kristen dan sistematis lewat kotbah-kotbah yang
39:07salah.
39:12Iblis senang saudara bisa sukses dalam berbagai karir saudara.
39:17Bila perlu, iblis menambahkan sebanyak-banyaknya berkat jasmani atau kemakmuran duniawi atau kemakmuran lahiria.
39:27Bahwa asal saudara tidak bertumbuh semakin sempurna seperti Bapak atau serupa dengan Yesus.
39:35Asal tidak jadi korpus delikti.
39:37Jadi orang baik saja ya, mungkin dia tidak akan menghalang.
39:41Dan banyak orang Kristen yang terjebak di sini.
39:44Memang moralnya baik, pendidikan baik, keluarga baik, ketururan orang baik, ya baik.
39:50Dijagailah di situ, ya.
39:53Tapi biasanya iblis juga memakai orang-orang ini untuk merusak orang lain.
39:59Kita harus tahu apa yang dibidik iblis terhadap kita.
40:06Memang iblis bisa berusaha menghancurkan ekonomi, kesehatan, keluarga, karir, dan lain sebagainya.
40:14Bisa.
40:14Dan Tuhan izinkan.
40:15Dengan maksud makin hancur ekonominya, makin hancur karirnya, dan lain-lain.
40:21Dia makin menjauh dari Tuhan, dia akan terhilang.
40:25Tetapi Allah bisa memakai keadaan yang hancur itu, yang susah, yang runyam, yang rusak itu.
40:33Supaya orang percaya mengarahkan diri kepada Allah untuk memiliki rencana.
40:42Rencana Allah.
40:43Supaya dengan keadaan itu, Allah bisa mengarahkan kita untuk bertumbuh sempurna seperti Bapak dan serupa dengan Yesus.
40:57Ia, Ayub itu diujikan oleh Allah dengan memberi surat izin mencobai kepada iblis.
41:08Tetapi Ayub bisa berkata, kalau ia tahu jalan hidupku, kalau ia menguji aku, aku akan muncul seperti emas.
41:18Jadi yang saya pahami ini, saudara, yang nanti akan saya sempurnakan di khutbah sore.
41:26Tuhan bisa memakai keadaan yang berantakan itu untuk mengarahkan orang percaya ke kerajaannya.
41:34Tapi iblis juga bisa pakai keadaan yang berantakan ini untuk masuk ke kerajaan kegelapan.
41:43Ini kabar baik untuk saudara.
41:46Percaya, percaya yang saya katakan.
41:48Kalau karakter saudara makin sempurna seperti Bapak, Anda makin serupa dengan Yesus.
41:55Tuhan tidak akan mendatangkan bencana dalam masalah-masalah lahiria.
42:01Karena itu mengganggu.
42:04Tuhan berahkan berani menjamin apa yang kau minta dalam nama kuku berikat.
42:10Tuhan yang bicara, kalau kau tinggal dalam aku, aku dalam kamu.
42:16Ya tadi saya katakan, Anda boleh mengklaim.
42:19Tapi kalau saya, kita orang yang mestinya dewasa tidak perlu mengklaim.
42:23Tuhan sudah tahu.
42:26Jadi mestinya yang kita upayakan itu menjadi seorang yang bisa dipercayai oleh Allah.
42:36Saya melihat jemaat yang sakit, yang tidak terobati.
42:40Karena memang tidak ada obatnya seperti lupus, leukemia, dan lain-lainnya.
42:45Saya meratap kepada Tuhan.
42:48Saya berkata, Tuhan, aku minta engkau sembuhkan mereka.
42:56Boleh, boleh kata Tuhan.
42:59Tapi kalau kamu menyembuhkan orang sakit, lalu kamu jadi sombong, lebih baik kamu tidak mengalami Erastus.
43:06Boleh, kamu mau jadi gereja macam apa, menjangkau dunia.
43:11Nah, Rehobot namanya besar, kamu juga diangkat tinggi-tinggi.
43:17Bisa, bukan tidak mungkin.
43:19Tapi dengan hal ini kamu rusak enggak?
43:22Nah, makanya yang kita lakukan sekarang benahi diri.
43:27Kita mau menjangkau dunia.
43:30Kita mau mendoakan orang-orang sakit untuk disembuhkan.
43:33Kita akan menolong orang-orang miskin.
43:35Kita akan punya banyak proyek yang mengangkat kemiskinan banyak orang.
43:41Tetapi kita siap jadi orang yang tidak cari hormat.
43:46Tidak gila hormat.
43:48Tidak mengangkat panggung lebih tinggi.
43:51Tidak mengibarkan bendera kita sendiri.
43:56Tapi mengibarkan panji Kristus.
44:02Melalui keadaan sulit, Allah bisa mendidik kita menjadi anak-anaknya.
44:07Sebab jika keadaan kita selalu baik, kita sulit dinasehati.
44:13Kita sulit menjadi sempurna seperti Bapak.
44:16Dan kadang-kadang tidak bisa diarahkan ke kerajaan Allah.
44:21Saya ulangi supaya saudara jelas.
44:24Ini agak ruwet.
44:28Iblis itu bukan tidak senang Anda sukses.
44:34Iblis bisa senang Anda sukses.
44:36Asal tidak makin sempurna seperti Bapak dan serupa dengan Yesus.
44:40Nanti enggak?
44:42Asal tidak memindahkan hatimu ke surga.
44:46Tapi Iblis akan sangat terganggu kalau lihat orang Kristen makin sempurna, makin serupa dengan Yesus.
44:57Tuhan bisa mengizinkan Iblis memporak-porandakan, mengobrak-abrik hidup ekonomi karir studi kita.
45:04Dan Tuhan bisa memakai ini untuk mengarahkan kita ke surga.
45:08Sementara Iblis mau mengarahkan ke kerajaan kegelapan.
45:12Seperti apa yang dialami Ayub.
45:14Dan ini bisa terjadi dalam hidup semua orang Kristen.
45:19Pasti, saudaraku pasti.
45:22Nah Tuhan bukan tidak ingin kita ini sehat, makmur, kaya, jasmani, dan tidak berpersoalan dengan persoalan dalam persoalan-persoalan hidup
45:32secara umum.
45:33Tuhan bukan tidak senang.
45:35Tuhan mau Anda makmur, tapi kemakmuran untuk Tuhan.
45:39Amin.
45:40Makanya bisa dipercayai dulu punya fondasi karakter rohani yang baik.
45:46Baru Allah akan memulihkan semua itu.
45:49Nah sebagai gereja, kita para pemimpin gereja harus siap diberkati.
45:54Siap untuk menjadi berkat bagi dunia.
45:57Amin.