Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
Penyidik menghentikan perkaranya usai Jokowi memaafkan Rismon yang secara langsung menemuinya di Solo. Hingga kini, sudah tiga orang dari pihak tersangka...
Transkrip
00:02Intro
00:03Kompas Petang kami lanjutkan bersama saya Sindi Permadi
00:07Saudara Usai Polda Metro Jaya mengeluarkan SP3 terhadap Rismon Sianipar
00:12Kini muncul tudingan baru dari Kubur Rai Suryo
00:14Dr. Tifa menyebut penyelesaian perkara lewat restoratif justice
00:18Adalah strategi Jokowi untuk menghindari proses peradilan
00:23Intro
00:28Penyidik telah menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan terhadap Saudara RHS
00:36Intro
00:45Siapa sih pihak yang paling khawatir? Ya tentu saja Pak Jokowi Dodo gitu ya
00:50Tipauzia Tiasuma atau Dr. Tifa menuding penghentian penyidikan pada tersangka kasus fitnah ijasa
00:57Merupakan strategi yang dijalankan Jokowi
01:00Hal ini disampaikan Tifa sebagai respons atas penerbitan surat perintah penghentian penyidikan atau SP3 terhadap Rismon Sianipar
01:09Menurut Tifa, Jokowi melakukan berbagai upaya agar seluruh tersangka mengajukan restoratif justice
01:17SP3 Rismon itu dijadikan sebagai sebuah gimmick gitu ya atau sebuah offering ya kepada para tersangka ini
01:23Sepertinya Pak Jokowi Dodo ini membuat sebuah strategi
01:27Dimana dia mengharapkan atau dengan segala macam termasuk yang sampai ke saya juga ya
01:32Bujukan-bujukan untuk RJ dan sebagainya yang sudah disampaikan oleh para termul beberapa waktu yang lalu secara gencar pada saya
01:39Dan secara tegas saya tolak ya dan itu adalah strategi dari Pak Jokowi Dodo untuk agar seluruh tersangka itu
01:47Mengajukan RJ dan kemudian akan diberi SP3
01:51Apa yang diungkapkan Tifa senada dengan kesaksian rekannya Roy Suryo
01:55Menurut Roy, relawan Jokowi sangat getol mendekati para tersangka agar mengajukan restoratif justice
02:02Namun kesaksian Roy CS dibantah relawan Jokowi
02:06Menurutnya relawan hanya memfasilitasi bila tersangka ingin menemui Jokowi
02:12Sementara RJ sepenuhnya keputusan Jokowi dan tersangka
02:17Semuanya dikasih satu persatu
02:19Bu Kurnia diikuti sampai ke kamar kecil
02:21Didesek-desek
02:22Bu kapan mau RJ
02:23Ada juga yang ditawari umroh ini fakta
02:25Ada juga kuasa hukum kami yang kemudian di WA
02:28WA asli kalau ini bukan WA palsu-palsuan kayak WAnya Tifa itu ya
02:32Kemudian diajak untuk ketemuan
02:35Bagaimana kliennya mau diajak RJ atau enggak
02:37Tidak ada harus untuk relawan
02:39Kalau relawan itu memfasilitasi mengantar mereka ke Solo itu bukan kapasitas bahwa dia akan menentukan bahwa RJ itu diterima
02:47RJ itu diterima hanya oleh Pak Jokowi dan pelapor lainnya
02:52Merasa dirinya dipojokkan oleh mantan sekutunya di kasus ijasa
02:56Rismond menyindir
02:57Jika ada yang berpikir ada imbalan uang dibalik RJ
03:01Maka merekalah yang berharap mendapatkan uang tersebut
03:05Jadi semua ini jangan dikirim bahwa ada kapal duit, kapal apapun
03:12Kalau ada yang berpikir seperti itu
03:14Berarti dialah yang menginginkan duit itu
03:16Itu saja
03:18Sebelumnya di Reskrimum Polda Metro Jaya mengumumkan
03:22Telah menerbitkan SP3 bagi Rismond Sianipar
03:25Penyidik menghentikan perkaranya
03:27Usai Jokowi memaafkan Rismond yang secara langsung menemuinya di Solo
03:33Ting Liputan Kompas TV
03:41Hingga kini sudah tiga orang dari pihak tersangka kasus ijasa Jokowi
03:46Yang menerima SP3
03:48Usai memilih proses restoratif justice
03:50Langkah RJ yang dipilih ini
03:53Dituding sebagai skenario Jokowi
03:55Untuk menghentikan langkah Roy Surya CS
03:58Membawa kasus ijasa ke pengadilan
04:00Lalu benarkah tudingan Jokowi
04:02Mengobrol restoratif justice
04:04Melemahkan Roy Surya CS
04:06Kita bahas bersama kuasa hukum Roy Surya Ahmad Hozinuddin
04:09Dan juga ketua kami Jokowi Gibran Rasman Nasution
04:11Selamat petang Bapak Bapak
04:13Selamat petang
04:14Assalamualaikum Wr. Wb
04:17Waalaikumsalam Wr. Wb
04:18Bang Rasman, Dr. Tifa bilang RJ ini strategi Pak Jokowi
04:22Atau kubu Pak Jokowi biar kasusnya gak lanjut sampai peradilan
04:25Bener gak?
04:28Pertama mohon maaf suara adinda atau adik saya ini kurang terang saya terima ya
04:34Tapi suaranya hilang-hilang timbur
04:37Oke kalau gitu saya ulangi Bang Rasman
04:39Dr. Tifa bilang kalau restoratif justice ini strategi kubu Pak Jokowi
04:43Biar kasusnya tidak lanjut ke pengadilan
04:47Semuanya SP3
04:48Bener gak Bang?
04:49Begini
05:05Begini
05:06Ya sudah bongkar ini
05:08Minggu lalu
05:09Tentang bagaimana seorang Rustam Effendi
05:14Sudah sempat berkomunikasi dengan seseorang
05:18Dan bahkan mengakui bahwa ada permintaan dana 20 miliar
05:24Untuk restoratif justice tetapi dengan sebutan bercanda
05:28Mana mungkin canda?
05:30Saya gak kenal dengan Rustam
05:31Saya gak pernah komunikasi
05:33Saya gak tahu nomor kontak dia
05:34Tapi ada orang yang datang ke rumah saya
05:36Kemudian menelepon di depan saya
05:38Kemudian ditindaklanjuti dengan waktu saya di Kuala Lumpur, Malaysia
05:42Juga ada chattingan
05:43Jadi ini menurut saya
05:44Seharusnya pihak kuburoi dan kawan-kawan menyadari
05:48Bahwa mereka ini sebenarnya
05:51Patut diduga ada skenario lain di luar skenario yang mereka punya
05:55Itu satu
05:56Yang kedua
05:57Saya ingin katakan bahwa
06:00Terhadap posisi hari ini pun saya dapat informasi
06:03Masih ada satu orang lagi
06:04Yang sedang berupaya untuk melakukan restoratif justice
06:07Jadi tidak ada yang namanya kami obrol restoratif justice
06:12Siapa yang mau RJ itu?
06:16Sebut kluster mana?
06:19Ya kalau boleh saya bilang
06:21Ya kan sekarang ada dua kluster
06:23Dari dua kluster ini sekarang ada lima orang
06:26Kan udah gak susah juga kita menebaknya sebenarnya
06:29Di luar Rustam Effendi
06:30Nah itu dia di luar Rustam Effendi
06:32Jadi kami dapat info masih ada orang yang lagi berupaya
06:36Untuk ikut restoratif justice ke Pak Jokowi
06:40Sedemikian rupa
06:41Dan kita
06:42Dan kita saya garansi
06:44Saya tidak pernah menawar-nawarkan
06:46Dulu waktu Bang Egi
06:48Itu beda cerita
06:49Bang Egi itu sakit
06:50Itulah dasar saya ke Pak Jokowi
06:52Setelah itu mereka komunikasi
06:54Ada damai
06:55Ada rismon
06:56Nah makanya saya mengatakan kepada teman-teman ini
06:59Kalau kita berdebat
07:00Jangan menyerang pribadi
07:02Tapi pada substantif pokok perkara
07:04Kira-kira begitu
07:05Jadi kita tidak pernah obrol
07:06Bahkan Pak Jokowi menunggu
07:07Agar persidangannya dimulai
07:09Supaya dapat dibuktikan
07:10Isasaiti palsu atau tidak
07:12Tapi Bang Rasman
07:12Mau mempersepit lagi
07:13Yang masih mau restoratif justice
07:15Itu tersangka dari kluster satu atau dua?
07:19Ya jangan dipancing saya
07:21Kan gampang itu menebaknya itu kan
07:23Kalau gitu saya tanya Bang Hosin
07:25Bang katanya ada satu orang lagi
07:26Salah satu kluster lah
07:27Kan udah gampang
07:28Tinggal empat orang aja kok
07:29Salah satu yang empat itu sekarang
07:31Bang Hosin katanya ada satu orang lagi
07:33Bener gak Bang Hosin
07:35Ini memang ada yang tergoda
07:36Atau digoda jangan-jangan?
07:39Ya bismillahirrahman
07:40Itu kan bagian dari upaya
07:41Kuku Jokowi
07:42Baik menggunakan kuasa hukum
07:44Bazar lewan
07:45Atau terpidana
07:46Yang kita bicara di ruang publik
07:48Untuk melakukan dua hal
07:50Ya ini
07:51Mengintimidasi dan mengimingi
07:54Mengintimidasi
07:55Jika tidak RG
07:56Maka akan status penjahara
07:58Mengiming-imingi
07:59Jika RG
08:00Maka akan mendapatkan SP3
08:02Dan dari kronologis
08:04Beberapa yang sudah
08:05Memperoleh SP3
08:06Itu kan kombinasi
08:07Antara diiming-imingi
08:09Dan intimidasi
08:10Begitu
08:10Dan kita tahu
08:11Saudara Egi Sujana
08:13Dan Damian Hari Lupis
08:14Itu kan
08:14Tidak kemudian datang
08:16Tanpa pendahuluan
08:17Tetapi sudah ada
08:18Relawan Jokowi
08:20Atau Rejo
08:20Rahmat
08:21Dan juga Darbizal
08:22Yang mendatangi Egi Sujana
08:24Dan itu kemudian di-fall up
08:25Dan kombinasinya memang
08:26Egi Sujana ini pernah di penjara
08:28Dan dia takut
08:29Ada di penjara
08:30Ada tikusnya
08:30Sehingga
08:31Dia berharap
08:32Bisa SP3
08:33Dan tidak lagi masuk penjara
08:34Dan akhirnya itu juga
08:35Memang diperoleh SP3
08:37Oleh Egi Sujana
08:38Ada pun soal alasan sakit
08:39Kemudian stadium 5
08:41Itu juga
08:41Stadium 4
08:42Itu juga kemudian
08:43Terbukti
08:43Tidak benar
08:44Yang kedua
08:45Yang kedua
08:46Juga ada ancaman
08:47Terhadap Rizmo Janipar
08:48Terhadap kasus
08:49Yang mengucinya
08:50Sehingga harapannya
08:51Dia lepas
08:51Dan juga mendapatkan
08:52SP3
08:53Kombinasi ancaman
08:54Itu tidak benar
08:55Itu tidak benar
08:56Itu yang namanya ancaman
08:57Kau tadi tidak
08:58Aku potong-potong
08:59Ya kau jangan main
09:00Kau-kau-kau
09:01Kita bagus-bagus saja
09:02Bicara
09:02Jangan menyerang pribadi
09:03Kau-kau-kau
09:04Kau-kau-kau
09:05Dengarkan aku kau
09:06Ya kau juga diam
09:07Jangan kau-kau-kau
09:09Apa yang disampaikan
09:10Oleh Saudara Asman
09:11Terpidana
09:12Ini kan tidak lepas
09:13Dari upaya
09:13Siapa yang terpidana
09:14Untuk terus
09:15Siapa yang terpidana
09:16Kau itu sudah terpidana
09:18Kau nggak ngerti hukum
09:20Kau
09:20Siapa terpidana
09:23Makanya
09:24Kelayan
09:24Kau berlari
09:25Dari Kupu Jokowi
09:26Untuk menghindari
09:27Kepidangan
09:28Oke sebentar
09:28Bang Rosman
09:29Bang Hozin
09:30Dikira
09:31Ketika
09:32Roy Suryo itu
09:33Dilaporkan
09:34Akan jantar
09:35Dan
09:36Minta ampun
09:37Keputu Jokowi
09:38Saya kira itu
09:38Pengantaran saya
09:39Oke Bang Hozin
09:39Tapi Mas Roy Suryo
09:40Juga kemarin
09:41Membeberkan
09:42Kalau ada yang memang
09:43Dipepet oleh relawan
09:44Dengan berbagai
09:44Kalau menggunakan kata Anda
09:45Iming-iming
09:46Emang siapa aja
09:47Apa yang katanya
09:48Ditawarin umroh
09:49Ada yang dipepet-pepet
09:50Dijelasin nggak
09:51Siapa aja sih
09:53Ya
09:54Rostovendi
09:55Ditawari oleh
09:56Darmizal
09:56Juga Elida Neti
09:57Kombinasi antara umroh
09:59Dengan SP3
09:59Kemudian
10:00Kurnia Triroyani
10:01Juga ada upaya
10:02Untuk mepet
10:03Kurnia
10:04Agar mengambil
10:05Opsi retoratif justice
10:06Juga ada
10:07Kuasa hukum kami
10:07Juga dihubungi
10:08Tetapi karena
10:09Rekan Sejawat
10:10Yang menghubungi
10:11Kuasa hukum kami
10:11Kami bagian dari
10:12Kode Etik
10:13Tidak membuka namanya
10:14Tapi yang jelas
10:15Ini adalah bagian dari
10:16Konfirmasi
10:17Ketakutan
10:17Ku Jokowi
10:18Karena sebenarnya
10:19Yang mengkhawatirkan kami itu
10:20Kalau Jokowi
10:21Menunjukkan ijazahnya
10:22Dan terbukti asli
10:23Sepanjang
10:24Persoalan ijazah
10:25Yang tidak ditunjukkan
10:26Ya ini tidak ada masalah
10:27Bagi kami
10:27Justru restoratif justice
10:29Itu kan tujuan akhirnya
10:30Adalah damai
10:30Dihentikan
10:31Nah itulah yang sedang
10:32Ditarget oleh
10:32Ku Jokowi
10:33Agar bisa semuanya
10:35Restoratif justice
10:35Sehingga tidak perlu
10:36Membuktikan
10:37Ijazahnya di pengadilan
10:38Sementara kemarin
10:39Konfirmasi Kodami Turjani itu offset
10:41Oke saya tanggapi dulu
10:43Soal tadi ada beberapa orang
10:44Yang dipepet
10:44Bang Rasman
10:45Tadi kata Bang Hozin
10:47Ada beberapa orang loh
10:47Sampai ditawarin
10:48Umroh SP3
10:49Dan dipepet-pepet
10:51Bagaimana berarti
10:52Saya tidak pernah
10:54Saya tidak pernah
10:55Menawarkan
10:56Salah satu contoh
10:57Minggu lalu
10:58Rusta mengaku
10:58Dia bilang bercanda
10:5920 miliar
11:00Masa iya
11:01Berhari-hari komunikasi
11:03Komunikasi
11:04Dengan Ramana
11:04Namanya yang datang
11:05Ke rumah saya itu
11:06Dua orang
11:06Satu namanya
11:08Arief Ihsan
11:09Yang sekarang melaporkan
11:11Michael Sinaga
11:11Salah satu podcast terbahagian
11:13Dari Pozino di Lengkauan-kawan
11:14Yang kedua
11:16Namanya adalah
11:17Saudara Rahmat Imran
11:19Lewat Rahmat Imran
11:20Inilah komunikasi
11:21Datang ke rumah saya
11:22Ditelepon
11:23Di speaker
11:23Didengar
11:24Tindak lanjut lagi besoknya
11:26Mereka ke rumah Abang
11:27Ngapain Bang?
11:28Itu Rustam Effendi
11:29Rustam Effendi
11:30Dan dia ngaku
11:30Katanya itu canda
11:32Masa canda
11:33Saya tidak menawarkan
11:34Kenal juga
11:35Mereka ke rumah Abang Rasman
11:37Itu mau ngapain
11:40Mereka ke rumah Abang Rasman
11:42Ngapain Bang?
11:43Iya
11:44Jadi tadinya
11:46Ada kesepakatan
11:47Bahwa
11:48Saudara Rustam ini
11:49Mau datang
11:50Saya welcome saja
11:52Silahkan datang
11:53Pagi sudah komunikasi
11:55Jam 2
11:56Komunikasi jam 4
11:57OTW
11:57Lalu kemudian
11:59Dia bilang
11:59Rustam kepada
12:00Rahmat Imran
12:01Ini telepon kok depan saya
12:02Saya bawa anak potong rambut
12:04Ya kondisi
12:04Bicara saja dengan Pak Rasman
12:06Kemudian
12:07Saya besoknya tampil
12:08Di salah satu TV swasta
12:10Kemudian
12:11Paginya dia WA lagi
12:12Dia bilang
12:13Bilang sama Rasman
12:15Jangan sebut inisial ya
12:16Jangan nama sejang inisial
12:17Aman
12:18Kemudian dia tampil lagi
12:20Dia pula yang tampil
12:21Di salah satu podcast
12:22Terus nyerang Pak Jokowi
12:24Terus saya bilang
12:24Loh itu apa itu maksudnya?
12:26Enggak
12:26Itu katanya
12:27Agar naik pasaran
12:29Terus saya ke Kuala Lumpur
12:31Juga komunikasi terakhir
12:33Cek WA kita capture
12:34Kirim
12:35Itu yang saya buka kemarin
12:36Bang Rasman
12:37Tapi saya mau negasin dulu
12:38Artinya maksudnya komunikasi
12:39Dengan abang
12:39Ketemu sama abang
12:40Itu tujuannya apa?
12:41Mau ketemu Pak Jokowi?
12:44Siapa?
12:45Mereka itu
12:45Lewat ketemu dengan
12:47Bang Rasman
12:48Ini ujungnya
12:48Mereka pengennya apa?
12:49Lewat saya
12:50Ingin bertemu dengan Pak Jokowi
12:52Dan meminta uang
12:5320 miliar
12:53Agar ada restoratif justice
12:55Dan
12:56Dan mendapatkan SP3
12:58Dan itu tidak dibantah oleh
13:01Saudara Rustam Effendi
13:02Dia sudah bicara
13:03Ini cuma
13:04Katanya canda
13:04Saya minta tanggapan
13:05Bang Rasman dulu
13:06Soal ini
13:07Bang Rasman ini kan
13:09Gak tahu malu
13:10Dia mengklarifikasi
13:11Peristiwa yang
13:12Tidak melibatkan dirinya
13:14Saya kan tidak pernah
13:15Menyampaikan dia
13:15Yang menawarkan
13:16Yang melakukan upaya
13:18Itu keumpulkan dia
13:18Jadi
13:19Klarifikasi
13:20Saudara Rasman itu
13:20Memang tidak bernilai
13:21Karena dia itu kan
13:22Orang baru dalam perkara ini
13:23Dia sebelumnya
13:25Tidak pernah ada
13:25Bukan kuasa hukum Jokowi
13:27Bukan bagian dari
13:28Yang melaporkan pihak lainnya
13:29Bukan juga
13:30Kuasa hukum PIA
13:31Yang melaporkan
13:31Dia hanyalah bagian dari
13:33Ya gula-gula saja
13:34Yang ada di sini
13:34Jadi saya tegaskan bahwa
13:36Apa yang terjadi hari ini
13:37Sebenarnya mengkonfirmasi
13:38Ketakutan
13:39Dari Saudara Jokowi
13:40Karena proses persidangan itu
13:42Mewajibkan dirinya
13:43Untuk hadir di persidangan
13:44Dan membuktikan
13:45Ijazahnya asli
13:46Karena dia menuduh
13:47Pihak yang meneliti
13:48Dan menyimpulkan
13:49Ijazah palsu itu
13:50Sebagai sebuah fitnah
13:51Dan pencemaran
13:52Tetapi saya ingin mengomentari
13:53Kemarin Polda juga
13:54Offset menurut saya
13:55Karena sudah
13:56Menyatakan ijazah itu
13:57Asli berdasarkan
13:58Pembuktian yang ada pada Polda
14:00Padahal
14:00Tugas penyidik itu
14:01Hanya mengumpulkan bukti
14:03Tugas pembuktian itu
14:04Adalah ada pada Jaksa
14:05Dan tempatnya di persidangan
14:06Sementara pertimbangan
14:08Tentang bukti itu
14:08Apakah terbukti atau tidak
14:09Itu adalah tugas dari hakim
14:11Yang kemudian diputuskan
14:12Oleh Fonis Pengadilan
14:13Saya kira itu semua
14:14Juga bagian dari upaya
14:15Untuk menekan
14:16Para pejuang ini
14:17Agar bisa ikut
14:18Restoratif jasis
14:19Dengan ancaman
14:20Seolah-olah
14:21Kalau tidak
14:22Mengikuti kubu sebelumnya
14:24Yang ikut Restoratif jasis
14:25Akan berujung penjara
14:26Padahal sebaliknya
14:27Justru jika terbukti
14:28Bahwa ibadah jasa itu
14:30Bermasalah
14:30Maka Saudara Jokowi
14:31Dada lah yang harus
14:32Mau bertanggung jawabkan
14:33Bukan hanya saat ini
14:34Tapi dua periode
14:35Memimpin Republik ini
14:36Tentu ini ada
14:37Petanggung jawaban khusus
14:38Terlepas bahwa
14:39Apa yang sudah terjadi
14:40Memang sudah terjadi
14:41Mau bagaimana lain
14:41Saya kira begitu Mbak
14:42Oke soal restoratif jasis tadi
14:44Ini kan ada tiga orang
14:45Yang sudah dapat
14:46Restoratif jasis
14:47Kalau kita lihat adalah
14:47Orang-orang yang vokal
14:49Ada Egi Sujana
14:50Ketua TPUA
14:51Ada Meher Lusbis
14:52Rismond juga yang berapi-api banget
14:53Tiap ngebahas kakakannya Pak Jokowi
14:55Bang Rosman
14:56Kalau menurut Anda
14:57Ini jangan-jangan
14:58Sebenarnya strategi juga
15:00Dari kubu Pak Jokowi
15:01Melemahkan kubu Resurus CS
15:03Benar gak?
15:06Ya
15:06Saya
15:08Mohon maaf ya
15:09Saya suaranya
15:10Suara saya kurang jelas
15:12Gak kedengaran suaranya di saya
15:14Terpotong-potong
15:15Oke saya ulangi lagi ya Bang
15:16Mbak Rosman
15:17Ada tiga orang yang vokal
15:19Dari kubunya Resurus CS
15:20Yang sudah dapat
15:22Restoratif jasis
15:24Ketua TPUA
15:25Egi Sujana
15:26Yang juga pernah
15:27Menggugat Ijazah Pak Jokowi
15:282022
15:29Ada Damai Hari Lusbis
15:31Yang juga bagian dari TPUA
15:32Rismond Sianipar
15:33Yang selalu berapi-api
15:34Tiap bahas KKN
15:35Ini apakah memang
15:36Mas strategi Pak Jokowi
15:38Melemahkan kubu Roy
15:39Surya CS
15:39Dengan menyasar orang-orang yang vokal
15:41Yang dominan
15:44Ya
15:45Kalau boleh saya mengatakan bahwa
15:48Mereka ini sebenarnya ya
15:50Saya walaupun suara kurang jelas
15:51Tapi saya bisa tangkap pesannya
15:53Contoh ya
15:55Contoh
15:56Kemarin
15:57Mereka datang ke Polda Metro Jaya
15:59Kemudian mereka berangkat ke
16:01DPR RI
16:02Mencari simpati publik
16:04Maka saya sudah pernah ngomong
16:05Salah satu TV swasta juga
16:07Bahwa
16:08Mereka ini ruang geraknya
16:09Sudah makin sempit
16:10Karena apa
16:11Rismond dapat SP3
16:13Tadi kan Rismond ini kan
16:13Dia olok-olok ini
16:14Oh gak akan dapat SP3
16:17Sekarang
16:17Bayangkan ya
16:18Roy Surya itu ngomong
16:19Beberapa hari yang lalu
16:20Mengatakan bahwa
16:21Ijazah
16:22Saudara
16:23Rismond itu adalah
16:25Palsu
16:26Bayangin ya
16:26Ada orang konteks hukum
16:28Gak ngerti hukum
16:29Seperti Kho Sidirin bilang
16:31Saya terpidana
16:32Saya masih duduk disini
16:33Ya
16:34Belum inkrah
16:35Maka saya bilang
16:36Kalau begini model pengacara
16:37Rami-rami nanti akan ke penjara
16:39Jadi masalah
16:40Siapa yang paling vokal
16:41Dan tidak vokal sekarang
16:42Bagi kami
16:43Kelaster 1
16:44Dan keaster 2
16:45Yang 5 yang tersisa
16:46Kalau mereka mau RJ
16:47Silahkan
16:48Tidak juga
16:49Tidak sedikit pun
16:50Saya baru kontak dengan
16:51Aju dan Pak Jokowi
16:52Sampai tadi pagi
16:53Bahwa Pak Jokowi
16:55Mendorong
16:55Agar secepatnya dilakukan
16:57P21
16:58Oleh Jaksa
17:00Bukan memerintah
17:01Bukan memerintah Jaksa
17:02Meminta
17:03Mendesah
17:04Kami juga mendesah
17:05Agar supaya disidangkan
17:06Dan
17:06Disitulah akan dibuka
17:08Ijazah
17:09Jangankan Ijazah S1
17:10Tapi SD
17:11SMP
17:12SMA
17:13Dan
17:13Fakultas Kehutanan Gajah Mada
17:15Kelir
17:15Jadi tidak ada disini
17:17Yang kami kejar
17:18Siapa yang vokal
17:18Siapa yang tidak vokal
17:19Bagi kami semua sama
17:21Karena itulah yang saya katakan bahwa
17:23Jangan kena perilaku kita
17:24Tindakan kita
17:25Dengan bicara yang terlalu pintar
17:28Segala macam
17:28Seperti ayam yang betolor satu
17:30Tapi ribut sekampung
17:32Saya hanya mau kasih tau
17:33Filosofi hukum tidak begitu
17:35Ada giumnya
17:36Bahwa pembuktian itu
17:38Ada di pengadilan
17:38Dan Pak Jokowi
17:39Tidak pernah ragu untuk itu
17:41Siapa yang vokal
17:42Siapa yang tidak vokal
17:43Lihat aja
17:44Saya kok gak pernah tuh lihat
17:45Tifa sekarang gabung-gabung sama mereka nih
17:47Tifa sendiri
17:48Ya
17:49Kemudian Kurnia sendiri
17:51Gak pernah saya gabung-gabung lagi sekarang
17:53Kenapa
17:53Karena yang namanya
17:55Sekarang Rismon
17:56Dia sudah terbebas
17:57Dan Rismon akan menyerang balik
17:58Bagaimana
17:59Mereka selama ini
18:01Dalam melakukan tindakan
18:02Yang
18:03Kami duga kuat
18:05Memfitnah
18:06Dan mencemarkan
18:07Nama baik
18:07Bapak Jokowi Dodo
18:08Oke saya tanya
18:09Bang Hozin
18:10Kalau Anda dengan tiga orang
18:11Dominan ini sudah
18:13RJ dan Anda dapat SP3
18:15Anda merasa
18:15Kubu Anda terpecah
18:18Tidak ada
18:19Karena memang sejak awal
18:21Perjuangan ini adalah
18:21Bukan perjuangan personal
18:23Tapi perjuangan seluruh rakyat
18:24Bukan perjuangan
18:25Edi Sujana
18:26Ada Mary Lubis
18:27Atau Rismon
18:27Sehingga
18:28Kalau mereka bertiga itu
18:29Membelak
18:30Bagaimana perjuangan ini
18:31Tidak
18:32Ini perjuangan seluruh rakyat
18:33Dan progres
18:35Proses penegakan hukum
18:36Itu tunduk pada hukum
18:37Pada norma
18:37Tidak perlu dipaksa-paksa
18:39Tidak perlu didesak-desak
18:40Apa urusannya
18:41Orang mendesak
18:42Bukan pihak
18:42Sudah rasmen ini kan bukan pihak
18:44Ngapain dia desak-desak
18:45Dan itu akan menjadi
18:46Proceden buruk
18:47Bagi hukum di negeri ini
18:48Jika proses penegakan hukum itu
18:49Lahir dari tuntutan
18:51Desak-desakan
18:52Dan seterusnya
18:53Saya pikir yang menjadi
18:54Soal adalah
18:55Apakah penyidik itu fair
18:57Penyidik itu fair
18:58Dalam pengertian apa
18:59Dia tunduk pada norma
19:01Dalam menegakan hukum
19:02Bukan menjadi
19:03Otoritas di bawah kendali
19:04Jokowi Dodo
19:05Hanya untuk melayani
19:06Kepentingan Jokowi
19:06Dan ini sudah terbukti
19:08Begitu
19:08Dari beberapa
19:09Restoratif Justice itu kan
19:10Sebenarnya kan
19:11Kata kuncinya adalah Jokowi
19:13Sehingga ketika Jokowi
19:14Mengiakan itu terjadi
19:15Jika tidak
19:16Tidak terjadi
19:16Misalkan pada prosedur
19:18EG Sujana itu berbeda
19:19Dengan Rizmon
19:19EG Sujana
19:20Tanggal 8 Januari
19:2213 Januari
19:23Dan 15 Januari
19:23Langsung SP3
19:24Tidak menuhi prosedur
19:25Dalam proses
19:26Restoratif Justice
19:28Sebagaimana diatur
19:29Diburus Rizmon
19:30Sementara Rizmon
19:31Seluruh kelengkapannya
19:33Seolah-olah dipenuhi
19:34Begitu
19:34Ini kan menjadi konfirmasi
19:35Bahwa hukum hari ini
19:37Sedang tidak baik-baik saja
19:38Dan saya tegaskan
19:39Kalau Rizmon
19:40Nanti menjadi saksi
19:41Yang akan membeli
19:42Kumpul Jokowi
19:42Tidak bernilai
19:43Bahkan kami
19:44Mencecar Rizmon
19:44Soal ijazah yang mengguncinya
19:46Yang tidak ada kaitannya
19:47Dengan persoalan ini
19:48Tetapi
19:48Menjadi peruntuh
19:50Kredibilitas seorang saksi
19:51Yang bagaimana
19:52Seorang saksi
19:53Bisa diambil
19:54Setelah
19:55Hanya kalau kredibilitasnya
19:57Saja bermasalah
19:58Oke kalau gitu
19:58Tadi Bang Rasman
20:00Juga yang terbaru adalah
20:01Pak JK
20:01Konfers
20:02Dia bilang
20:03Dia dilaporkan ke polisi
20:04Setelah
20:05Ia secara terbuka
20:06Juga meminta
20:07Agar Pak Jokowi
20:08Nujukin aja ijazahnya
20:09Karena ini sudah terlalu lama
20:10Tanggapan Anda bagaimana?
20:13Saya ini
20:14Saya
20:14Ya Bang Rasman silahkan
20:16Begini
20:18Ada dua yang saya kritis
20:19Dari seorang Pak JK hari ini
20:22Pertama
20:23Secara tidak langsung
20:24Pak JK terjebak
20:26Dengan pusaran
20:27Kisro ijazah ini
20:29Sehingga
20:30AI
20:31Yang katanya
20:33Suara Rizmon
20:34Rizmon sudah langsung
20:36Telepon saya
20:36Dan chat WA
20:37Sambil ketawa
20:39Hahaha
20:39Pak J
20:41Kasian Pak JK
20:42AI dipercaya
20:44Pak JK melapor
20:46Itu produk AI
20:47Kalau dilaporkan
20:49Bukan Rizmonnya
20:50Tapi akunnya
20:52Perkara nanti ada suara itu
20:54Suara Rizmon atau tidak
20:55Itu nanti urusan
20:57Proses di kepolisian
20:58Nah itu
20:59Jadi Pak JK
21:00Ini kejebak
21:00Setelah itu
21:01Pak JK keluar
21:03Dia tidak bicara
21:04Masalah
21:05Saudara Rizmon
21:07Secara utuh
21:07Tapi bicara tentang
21:08Ijazah Pak Jokowi
21:09Nah sekarang pertanyaannya
21:11Pak Jokowi ini
21:12Untuk apa dipinta oleh Pak JK
21:14Menunjukkan Ijazah
21:15Hari ini sudah berlangsung
21:17Namanya
21:17Juf Roses of Law
21:18Ijazah itu akan
21:20Diperlihatkan
21:21Sekarang bukan lagi Rana
21:22Apalagi Ahmad Khosid
21:23Di seluruh Indonesia
21:24Saya ini rakyat Indonesia
21:25Saya demi Allah
21:27Demi Rasulullah
21:27Berangkat ke sepematang siantar
21:29Penyanyi saja
21:30Masih cinta dengan
21:31Seorang Jokowi Dodo
21:31Saya berangkat ke Solo
21:33Setiap hari lebih dari
21:33Seratus orang
21:34Datang ke rumah Pak Jokowi Dodo
21:36Ada yang mengarahkan itu
21:37Jangan bawa-bawa
21:38Nama Indonesia
21:39Saya keberatan
21:40Dengan pernyataan itu
21:41Bang Rasman
21:42Tapi tadi Anda bilang
21:43Pak JK terjebak
21:44Di pusaran Ijazah
21:45Pak Jokowi
21:46Emang terjebak
21:47Kenapa sih
21:47Apa yang ngejebak
21:50Iya maksud saya
21:51Dia terbawa dalam pusaran
21:53Sehingga dia menganggap bahwa
21:55Ijazah ini bisa diselesaikan
21:57Dengan ditunjukkan
21:58Ini kan coba ingat ya
21:59Coba ingat
22:00Pak Jokowi itu melapor April
22:02Ya sebelum April
22:05Ini yang namanya Roy
22:06Sudah kemana-mana
22:07Nantangin-nantangin
22:08Laporin-laporin-laporin
22:09Roy Rizmond Tifa
22:11Yang paling daftar
22:11Bahkan berangkat ke kuburan
22:13Apa urusannya
22:15Nah sekarang Rizmond membuka itu
22:18Bahwa
22:18Saya keliru
22:19Saya salah menilai
22:21Ternyata Ijazah Pak Jokowi asli
22:23Saya minta maaf
22:24Itu yang dia melakukan
22:25Jadi Jokowi yang saya perangkupunya
22:28Gimelan Endgame
22:29Itu tidak sah
22:30Nanti tidak layak
22:30Dia datang di Indonesia
22:31Oke
22:33Kalau gitu
22:34Makasih
22:34Bang Ahmad Hozinuddin
22:35Bang Rasman Nasutya
22:36Sudah berbagi bersama kami
22:37Nanti kita berbicara
22:38Terima kasih
22:38Kedepannya gimana
22:39Terima kasih
Komentar

Dianjurkan