Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Militer AS memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran untuk menekan Teheran agar menyetujui pembukaan Selat Hormuz dan menerima syarat AS dalam perundingan damai.

Donald Trump juga tidak ingin Iran memperoleh biaya dari kapal yang melalui Selat Hormuz.

Terbaru, Trump menyatakan jika Teheran tidak menyetujui kesepakatan pada akhir masa gencatan senjata yang ditetapkan selama dua pekan, maka hal tak menyenangkan akan terjadi.

Trump ancam Iran untuk buka Selat Hormuz. Sementara itu, sebelum blokade AS di Selat Hormuz, Iran telah menyatakan kesiapan atas segala skenario, termasuk militer.

Iran siap skenario apa pun, termasuk kekuatan militer.

Konfrontasi luar Trump mengandung risiko serius bagi ekonomi global atas kekhawatiran perang dapat berlanjut, yang berpusat di Selat Hormuz. Amerika telah menempatkan kapal di sekitar Selat Hormuz dan Teluk Persia.

Komando Pusat Amerika, United States Central Command, setidaknya telah menyiagakan 9 kapal.

Kekuatan dipimpin kapal induk bertenaga nuklir yang beroperasi di Laut Arab, yang dikawal tiga kapal perusak, di antaranya USS Spruance dan USS McFaul.

Sementara itu, Iran telah mengintensifkan latihan di Selat Hormuz sebelum perang berkecamuk.

Kekuatan militer Iran mengandalkan rudal mereka. Temuan The Maritime Executive mengungkap Iran memiliki 24 titik peluncuran rudal yang teridentifikasi dan terbagi dalam 11 klaster, yakni Kermanshah, Bandar Abbas, Garmdareh, Isfahan, Koramabad, Shiraz, hingga Qom.

Iran menggunakan rudal sesuai daya jangkau ke sasaran. Rudal Fatah-1 dapat menjangkau 300500 kilometer dari titik peluncuran. Shahab 3 dan Kheibar mencapai 1.300 hingga 1.450 kilometer, dan rudal balistik Sejjil mampu mencapai 2.000 kilometer.

Konfrontasi dari AS menimbulkan gejolak di Selat Hormuz, yang menjadi jalur utama distribusi energi dari Timur Tengah, terlebih jika perang AS-Iran pecah di perairan ini.

Baca Juga Menhan Sjafrie Bertemu Menteri Perang AS, Sepakati Kerja Sama Pertahanan | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/nasional/662879/menhan-sjafrie-bertemu-menteri-perang-as-sepakati-kerja-sama-pertahanan-kompas-petang

#as #iran


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/662886/adu-kuat-iran-as-di-selat-hormuz-iran-siap-skenario-apa-pun-termasuk-kekuatan-militer
Transkrip
00:01Mereka harus mengalami kursus dan kembali ke Oceania secara langsung.
00:06Jika Anda tidak mengalami kemuruan saya, Anda akan menjadi target.
00:09Militer Amerika Serikat memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran untuk mendekat Teheran
00:14dan menerima syarat Amerika Serikat dalam perundingan damai.
00:19Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga tidak ingin Iran memperoleh biaya dari kapal yang melalui Selat Hormuz.
00:25Terbaru, Trump mengatakan, jika Teheran tidak menyetujui kesepakatan pada akhir masa genjata-senjata yang ditetapkan selama dua pekan,
00:33maka hal yang tak menyenangkan akan terjadi.
00:46Sementara itu, sebelum blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz,
00:49Iran telah menyatakan kesiapan atas segala skenario termasuk militer mereka.
01:20Konfrontasi Trump mengandung resiko serius bagi ekonomi global atas kekhawatiran perang.
01:25Amerika Serikat dapat berlanjut yang berpusat di Selat Hormuz.
01:27Amerika telah menempatkan kapal di sekitar Selat Hormuz dan Teluk Persia.
01:32Komando Pusat Amerika, USNKOM, sedikitnya telah menyiagakan sembilan kapal.
01:39Kekuatan dipimpin kapal induk bertenaga nuklir yang beroperasi di Raut Arab
01:43yang dikawal tiga kapal perusahaan di antaranya USS French dan USS McVall.
01:49Sementara itu, Iran telah mengintensifkan latihan di Selat Hormuz sebelum perang berkecamuk.
01:55Kekuatan militer Iran mengandalkan rudal mereka.
01:58Temuan The Maritime Executive mengukap Iran memiliki 24 titik peluncuran rudal
02:02yang teridentifikasi dan terbagi dalam 11 klase,
02:05yakni di kota Kermansyah, Bandar Abbas, Gamdareh, Isfahan, Koramabad, Siraj, hingga Kom.
02:12Iran menggunakan rudal sesuai daya jangkau kesasaran.
02:16Rudal Fatah I dapat menjangkau 300 hingga 500 km dari titik peluncuran.
02:21Sobab Tiga dan Heibar, 1300 hingga 1450 km,
02:26dan rudal balistik Sejil yang mampu mencapai 2000 km.
02:31Dosen ilmu politik Universitas Udayana menilai blokade dari Amerika Serikat
02:36menyebabkan jumlah kapal memutar arah dan membeli minyak dari Amerika.
02:39Sehingga target utama yaitu bukan pendapatan Iran secara jangka pendek,
02:45tetapi mereka berharap menekan Iran secara jangka panjang gitu ya,
02:49secara permanen nantinya.
02:52Akan tetapi Amerika juga punya kelemahan,
02:54kelemahan utamanya adalah biaya operasional ini besar sekali gitu
02:58dalam upaya melakukan blokade ini.
03:01Konfrontasi dari Amerika Serikat menimbulkan gejolak di Selat Hormuz
03:05yang menjadi jalur utama distribusi energi dari Timur Tengah,
03:08terlebih jika Perang Amerika Serikat Iran pecah di perairan ini.
Komentar

Dianjurkan