Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Indonesia dan Amerika Serikat menyepakati kemitraan kerja sama pertahanan utama, yang diresmikan dalam pertemuan antara Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Perang AS Pete Hegseth di Pentagon.

Pertemuan antara Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Perang Amerika Serikat Hegseth, di Pentagon membahas sejumlah agenda strategis kerja sama pertahanan kedua negara.

Salah satu hasil utama pertemuan adalah kesepakatan pembentukan kemitraan kerja sama dan pertahanan utama antara Indonesia dan Amerika.

Perjanjian ini mencakup modernisasi militer dan pembangunan kapasitas, pelatihan dan pendidikan militer profesional, serta latihan dan kerja sama operasional.

Baca Juga Iran dan AS Gagal Sepakat, Praktisi HI Pertanyakan Niat Amerika: Ingin Negosiasi atau Serang Lagi? di https://www.kompas.tv/internasional/662488/iran-dan-as-gagal-sepakat-praktisi-hi-pertanyakan-niat-amerika-ingin-negosiasi-atau-serang-lagi

#amerika #menhan #as

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/662879/menhan-sjafrie-bertemu-menteri-perang-as-sepakati-kerja-sama-pertahanan-kompas-petang
Transkrip
00:00Para Indonesia dan Amerika Serikat menyepakati kemitraan kerjasama pertahanan utama yang diresmikan dalam pertemuan antara Menteri Pertahanan RI, Safri Samsudin,
00:09dan juga Menteri Perang AS, PSG, di Pentagon, Saudara.
00:14Pertemuan antara Menteri Pertahanan RI dan juga Menteri Perang Amerika Serikat di Pentagon membahas sejumlah agenda strategis kerjasama pertahanan kedua
00:23negara.
00:23Salah satu hasil utama pertemuan adalah kesepakatan pembentukan kemitraan kerjasama dan pertahanan utama antara Indonesia dan Amerika Serikat.
00:32Perjanjian ini mencakup modernisasi militer dan pembangunan kapasitas, pelatihan dan pendidikan militer profesional, serta latihan dan kerjasama operasional.
Komentar

Dianjurkan