Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 19 jam yang lalu
MALANG, KOMPAS.TV - Tembok pagar yang retak ini berada di sisi timur tempat parkir lantai tiga Pasar Besar Malang. retakan pagar ini menganga sekitar 10 sentimeter. sebuah bendera putih dipasang di lokasi retakan sebagai penanda. selain itu, sebuah spanduk peringatan juga terpasang di lantai bawah.



Karena berada di ketinggian lantai tiga, pagar tembok yang retak membuat pedagang yang berada di bawah khawatir. Erik, salah satu juru parkir yang ada di bawah retakan, merasa khawatir dengan kondisi pagar tembok tersebut.



Meski sudah dikosongkan dari aktivitas, namun masih ada beberapa warga yang lalu lalang di bawah. juru parkir ini berharap segera ada tindakan dari pemerintah kota pada pagar tembok tersebut, dengan cara diperbaiki atau dirobohkan.



"Ya khawatir, was was, orang yang jualan di sini juga was was, harapannya orang orang di sini ditindaklanjuti, takut ada korban." Kata Erik.



Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyebut sudah mengetahui perihal pagar tembok yang retak tersebut. dirinya meminta kepada Dinas Perindustrian, Koperasi dan Perdagangan segera melakukan perbaikan.



"Sementara nanti dari anggaran yang ada di Diskopindag, yang penting penyelesaian pasar besar ini harus cepat selesai." Kata Wahyu Hidayat.



Sebelumnya pada Juli 2025 lalu, pagar tembok sisi barat pasar beras ambrol dan menimpa pedagang yang ada di bawah hingga mengalami luka-luka.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/662874/tembok-pagar-pasar-besar-lantai-tiga-kembali-retak
Transkrip
00:01Tembok pagar yang retak ini berada di sisi timur tempat parkir lantai 3 Pasar Besar Malang.
00:08Retakan pagar ini terlihat menganga sekitar 10 cm.
00:12Sebuah bendera putih dipasang di lokasi retakan sebagai penanda.
00:17Selain itu, sebuah panduk peringatan juga terpasang di lantai bawah.
00:22Karena berada di ketinggian lantai 3, pagar tembok yang retak membuat pedagang yang berada di bawah khawatir.
00:28Erik, salah satu juru parkir yang ada di bawah retakan merasa khawatir dengan pagar tembok yang retak.
00:36Meski sudah dikosongkan dari aktivitas, namun masih ada beberapa warga yang lalu lalang di bawah.
00:43Juru parkir ini berharap segera ada tindakan dari pemerintah kota pada pagar tembok tersebut dengan cara diperbaiki atau dirobohkan.
00:52Tidak khawatir mas, was-was.
00:54Bagi aku kan ya orang-orang yang jualan disini sama diopoto, was-was di kafe mas.
00:59Banyak orang-orang disini ya ditindak lagi.
01:01Takutnya kan ada korban ya mas.
01:05Takutnya ada korban itu kan jenengnya...
01:08Sipa ya?
01:08Orang itu kan gak tahu gitu loh.
01:10Sementara itu Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyebut sudah mengetahui perihal pagar tembok yang retak tersebut.
01:18Dirinya meminta kepada Dinas Kooperasi Perindustrian dan Perdagangan segera melakukan perbaikan.
01:24Sebenarnya nanti dari anggaran yang ada di Yukes Perindak ini kita itu untuk menjaga jangan sampai ini.
01:30Tapi yang penting penyelesaian besar-besar ini lah supaya cepat selesai.
01:35Karena ini kalau itu nanti hanya sifatnya kan temporan.
01:38Hanya sementara.
01:39Kita khawatir akan terjadi jalan juga kita ini.
01:41Nah ini saya minta nanti di Yukes Perindak untuk perawatan anggaran perawatan itu saja.
01:48Sebelumnya pada Juli 2025 lalu, tembok pagar sisi barat pasar besar Amrol dan menimpa pedagang yang ada di bawah hingga
01:57mengalami luka-luka.
01:59Tim Liputan Kompas TV Malang, Jawa Timur
Komentar

Dianjurkan