00:01Tembok pagar yang retak ini berada di sisi timur tempat parkir lantai 3 Pasar Besar Malang.
00:08Retakan pagar ini terlihat menganga sekitar 10 cm.
00:12Sebuah bendera putih dipasang di lokasi retakan sebagai penanda.
00:17Selain itu, sebuah panduk peringatan juga terpasang di lantai bawah.
00:22Karena berada di ketinggian lantai 3, pagar tembok yang retak membuat pedagang yang berada di bawah khawatir.
00:28Erik, salah satu juru parkir yang ada di bawah retakan merasa khawatir dengan pagar tembok yang retak.
00:36Meski sudah dikosongkan dari aktivitas, namun masih ada beberapa warga yang lalu lalang di bawah.
00:43Juru parkir ini berharap segera ada tindakan dari pemerintah kota pada pagar tembok tersebut dengan cara diperbaiki atau dirobohkan.
00:52Tidak khawatir mas, was-was.
00:54Bagi aku kan ya orang-orang yang jualan disini sama diopoto, was-was di kafe mas.
00:59Banyak orang-orang disini ya ditindak lagi.
01:01Takutnya kan ada korban ya mas.
01:05Takutnya ada korban itu kan jenengnya...
01:08Sipa ya?
01:08Orang itu kan gak tahu gitu loh.
01:10Sementara itu Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyebut sudah mengetahui perihal pagar tembok yang retak tersebut.
01:18Dirinya meminta kepada Dinas Kooperasi Perindustrian dan Perdagangan segera melakukan perbaikan.
01:24Sebenarnya nanti dari anggaran yang ada di Yukes Perindak ini kita itu untuk menjaga jangan sampai ini.
01:30Tapi yang penting penyelesaian besar-besar ini lah supaya cepat selesai.
01:35Karena ini kalau itu nanti hanya sifatnya kan temporan.
01:38Hanya sementara.
01:39Kita khawatir akan terjadi jalan juga kita ini.
01:41Nah ini saya minta nanti di Yukes Perindak untuk perawatan anggaran perawatan itu saja.
01:48Sebelumnya pada Juli 2025 lalu, tembok pagar sisi barat pasar besar Amrol dan menimpa pedagang yang ada di bawah hingga
01:57mengalami luka-luka.
01:59Tim Liputan Kompas TV Malang, Jawa Timur
Komentar