Skip to playerSkip to main content
  • 23 hours ago
Perusahaan 29 Triliun Tanpa Karyawan?! Rahasia Gila di Balik Medvi
Transcript
00:00In 2024, Sam Altman, CEO-Chad GPT, said that
00:03I think it is probably possible now to start a company that is a one-person company that will go
00:07on to be worth like more than a billion dollars and more importantly than that, deliver an amazing product and
00:11service to the world. And that is like a crazy...
00:13Buat kalian yang ngerti, ini harusnya jadi statement yang mengerikan banget.
00:15Intinya dia bilang kayak gini, suatu hari bakal muncul bisnis atau perusahaan yang omsetnya puluhan triliun dengan nol karyawan.
00:25Saking pedenya dia, waktu itu dia bikin taruhan sama semua bos-bos teknologi lainnya.
00:30Kira-kira kapan nih kejadiannya?
00:31Dua tahun, tiga tahun, lima tahun?
00:33Ngerinya tuh kayak gini, pas waktu itu, semua media sama semua mass market, termasuk gue sama lo ya, kita ngerasa
00:38statement itu ya secara teoritis bener, tapi secara realita.
00:41Masa sih nol karyawan? Kayaknya tuh gak mungkin.
00:44Dan hampir semua media setuju.
00:45Gak ada yang nyangka, gak nyampe dua tahun kemudian muncul orang yang namanya Matthew Gallagher.
00:50Matthew, saking gilanya dia.
00:51Kurang dari dua tahun, dia ngebangun perusahaan yang omsetnya puluhan triliun dengan nol karyawan, nol investor yang modal awalnya sekitar
00:58tiga ratusan juta.
00:59Ini buat bandingin kegilaannya, kompetitor terdekat dia, perusahaan publik yang udah melantai di bursa saham Amerika, omsetnya tuh gak beda
01:06jauh.
01:06Dan mereka memperkerjakan dua ribu karyawan untuk punya profit lima persenan.
01:10Itu pun butuh bertahun-tahun bikinnya.
01:11Nah Matthew, profit marginnya bisa tiga kali lipat dengan kurang dari dua tahun.
01:16Kenapa cerita ini mengerikan banget?
01:17Karena ini diliput sama New York Times.
01:19Ada yang aneh nih, perusahaan yang tiba-tiba gede banget, yang kalian bisa cek interviewnya disini.
01:23New York Times sampai minta Matthew Gallagher ngebuka rekeningnya, laporan keuangannya.
01:27Bener-bener dicek nih, ini orang bener atau enggak?
01:28Dan ternyata bener.
01:29Di momen yang sama, Sam Altman nge-email ke New York Times.
01:32Bener kan gue?
01:33Kalau kalian ngerasa ini cuma cerita biasa aja, kalian salah besar.
01:35Harusnya ini jadi tamparan keras buat kalian bisnis owner, profesional, atau karyawan.
01:39Karena yang seharusnya bisnis skala sebesar itu memperkerjakan 2.000 orang, sekarang semua bisa dilakuin pake AI.
01:45Karena nanti gue bakal jelasin dikit caranya di chapter selanjutnya.
01:48Cuma satu hal yang kalian harus paham ya, kenapa cerita ini penting?
01:50Belajar dari sejarah, ini gak bakal jadi kejadian satu-satunya.
01:53Mungkin butuh dua tahun untuk muncul Matthew Gallagher.
01:55Tapi Matthew selanjutnya, mungkin enam bulan.
01:57Mungkin tiga bulan.
01:58Mungkin satu bulan.
01:58Mungkin gue, mungkin kalian yang nonton video ini, mulai kepikiran bikin bisnis ratusan miliar dengan nol karyawan.
02:03Dampaknya apa?
02:04Nah, ya basically nanti semua bisnis owner sama semua karyawan yang gak ngerti cara pake AI,
02:09soritusnya bakal berkelanjutan menjadi pengangguran.
02:11Mungkin Indonesia butuh 5 tahun, 10 tahun, tapi ini realita yang gak bisa diungkirin lagi.
02:15Tapi biar kalian paham, kita harus bedah dulu nih, Matthew ini siapa?
02:18Dia punya background apa?
02:19Dan gimana perjalanannya dari modal 300 juta sampai puluhan triliun?
02:27Sebelum kita bahas perjalanan orangnya, kita bahas perjalanan bisnisnya.
02:30Perusannya dia namanya Medvi.
02:32Dibangun di September 2024 dengan modal yang sangat amat minim.
02:35Bisnisnya apa?
02:36Secara resmi namanya tuh platform telehealth.
02:38Jadi lu dateng ke Medvi, lu bisa dapet obat-obat kayak GLP-1, Ozempic.
02:42Buat yang gak ngerti, itu obat-obat buat bantu turun berat badan.
02:44Nah, tapi bedanya, disini kalian gak butuh ribet-ribet dapetin resep dokter atau dateng ke rumah sakit.
02:49Semua langsung dikirim ke customer.
02:50Nah, dari sana bulan pertama dia dapet 300 customer.
02:52Bulan kedua, dapet 1.300 customer.
02:54Di akhir 2025, ya hampir satu tahun penuh lah.
02:57Ada sekitar 250 ribu customer dengan pendapatan 6,8 triliun rupiah.
03:02Kalian bayangin, satu tahun berdiri tanpa karyawan.
03:05Dan yang lebih gila lagi, profitnya itu sekitar 16,2 persen.
03:09930 miliar bersih dikantungin sama Matthew.
03:12Dari modal 300 juta.
03:14Nah, akhirnya jalan ke 2026.
03:15Menurut interview New York Times, dan mereka ngecek finansialnya.
03:18Tahun ini on track ke 30 triliun rupiah.
03:20Itu gila banget.
03:22Buat ngerti kegilanya, ini pembandingnya.
03:23Kompetitor terdekat mereka, him, si yang tadi gue mention.
03:25Mereka udah bertahun-tahun ngejalanin bisnis ini.
03:28Bangun network dokter, farmasi, dan bikin operasionalnya itu ada di seluruh Amerika.
03:32Omset mereka, 40 triliun di 2025.
03:352.442 karyawan, dan profitnya 5,5 persen.
03:39Itu sepertiganya.
03:40Nah, di titik ini, Gallagher itu sebenarnya udah gak sendiri.
03:42Dia nge-hire adiknya sendiri.
03:44Yang basically dua orang yang ngejalanin.
03:45Tapi bisa ngelain profit dari perusahaan yang 2 ribu karyawan lebih.
03:49Nah, menurut interview, ini tools-tools yang dia pake.
03:51Untuk coding dan bikin AI-AI agent dia, dia pake chat GPT, cloud, sama grok.
03:56Nah, uniknya Matthew ini bukan programmer.
03:58Dia bikin setupnya, literally dia tinggal ngomong ke AI,
04:01gue butuh sistem ini, gue butuh otomasi ini.
04:03Dan AI yang nulis codenya, buat yang awam, itu namanya vibe coding.
04:06Terus gimana marketing? Gimana iklannya?
04:08Dia mention dia pake mid-journey sama runway.
04:10Dari interviewnya, dia bilang gak pake designer, gak pake agency.
04:13Gimana soal customer service-nya?
04:14Ini kan konsultasi tentang kesehatan, tentang obat.
04:16Untuk suara, dia pake 11 labs sama custom AI agentnya sendiri
04:20untuk ngebalas-ngebalas customer.
04:21Dia gak nge-hire call center.
04:22Secara bisnis analytics, dia juga real-time ngebikin agennya sendiri.
04:25Nah, tapi gak mungkin dong bikin bisnis penuhnya tanpa manusia tetap.
04:28Satu-satunya manusia yang dia outsource atau bayar lepasan,
04:31itu yang berhubungan sama dokter, resep, farmasi, sama jasa pengiriman.
04:35Platformnya dia pake namanya Care Validate sama Open Loop Health.
04:37Karena ini bagian bisnis yang butuh license,
04:39dan gak bisa semuanya diganti nama AI.
04:41Tapi semua kerjaan bis lainnya,
04:42yang setiap hari 24 jam mikirin marketingnya gimana,
04:46improve ads-nya gimana,
04:47itu semua pake AI.
04:48Matthew sendiri bilang ke New York Times kayak gini,
04:49perusahaan yang gue bikin ini bukan perusahaan AI,
04:51tapi gue lakuin dengan AI.
04:52Dan gue ulangin ya, karena ini satu hal yang paling penting.
04:54New York Times itu gak cuma ngedengerin kata-katanya.
04:57Dia minta akses ke finansialnya Matt Vee,
04:59dan verifikasi secara mandiri.
05:01Semua yang gue sebut di video ini, real.
05:03Jadi kalau liat dari perjalanan bisnisnya,
05:04untuk pure online company kayak punya Matthew,
05:07sangat bisa 99% semua kerjaannya digantiin sama AI.
05:10Nanti kalian yang bilang,
05:11gue gak mungkin jadi Matthew,
05:12dia pasti backgroundnya orang kaya,
05:14dia pasti orang punya pendalaman di AI program atau enggak.
05:17Nah, kita masuk ke chapter selanjutnya.
05:18Matthew ini siapa?
05:18Yang harus bikin kalian takut,
05:19karena Matthew ini menurut gue bukan orang yang spesial.
05:22Itu basically kayak orang sehari-hari kayak kita.
05:24Sekarang kita bahas lebih teknis gimana caranya dia ngebangun.
05:30Siapa Matthew Gallagher sebenarnya?
05:32Sebelum kita bahas dia siapa,
05:33kita bahas dia bukan siapa.
05:35Dia bukan orang Silicon Valley,
05:36dia bukan ex-Google,
05:37bukan ex-Facebook,
05:38dia gedenya di trailer park.
05:40Backgroundnya gak privilege,
05:41keluarganya gak kaya raya.
05:42Gak punya jaringan eksklusif,
05:43gak punya modal,
05:44semuanya dia pelajarin sendiri.
05:46Dan sebelum dia bangun Medvi,
05:47memang pengalaman dia tuh di digital marketing sama growth hacking.
05:51Jadi setidaknya tuh dia udah punya modal,
05:52gimana cara kerja,
05:53dan cara pikir customer pas membeli sesuatu.
05:56Yang dia gak punya,
05:57dia bukan programmer,
05:58bukan engineer,
05:58gak punya budget gede,
05:59dan gak punya waktu bertahun-tahun untuk develop ini.
06:01Cuma ada yang menarik dari Matthew.
06:03Dari interviewnya,
06:04sebenarnya kelihatan,
06:05ini orang tuh penasaran banget.
06:06Dan dari penasaran itu,
06:07dia jadi punya pemahaman yang mendalam terhadap AI itu.
06:10Dan gue lumayan yakin,
06:1190% ilmu AI-nya dia,
06:13itu dia lakuin dengan browsing.
06:15Kalau gak liat public tutorial,
06:16liat dari report,
06:17dari YouTube,
06:18mungkin di part sini agak sedikit teknis ya.
06:19Kemungkinan kalian ngebayangin ya,
06:21Matthew ini pake check GPT buat nulis email,
06:23pake cloud buat brainstorm strategi bisnis.
06:25Jawabannya gak salah,
06:26tapi itu mungkin cuma 1-5% dari kerjaan dia.
06:29Sisanya tuh ngebangun yang namanya AI agent.
06:31AI agent,
06:32itu AI yang udah dibikin spesifik ke pekerjaan-pekerjaan tertentu.
06:35Misalnya agent buat marketing.
06:36Fungsinya tuh dibikin looping,
06:38berulang.
06:38Misalnya,
06:39setiap pagi jam 9,
06:40dia nge-evaluasi semua performance dari advertising dia.
06:43Mana kreatif yang bagus,
06:44mana yang ngasih paling banyak uang,
06:46mana yang paling jelek.
06:46Terus jam 10 pagi,
06:47dia bikin draft untuk kreatif yang baru.
06:49Jam 11,
06:50dia upload ke ads-nya dia.
06:51Jam 12,
06:51dia dapetin feedback-nya.
06:52Kira-kira kayak gitu konsepnya.
06:54Dan ini jalan secara otomatis.
06:55Pas besoknya,
06:56diulang lagi,
06:57tapi dengan pengalaman yang udah dipelajarin AI agent-nya sebelumnya.
06:59Dan ini,
07:00dia bikin di semua fungsi bisnisnya.
07:02Dari CS-nya ada,
07:03dari CRM-nya,
07:04dari finance-nya.
07:05Mungkin mayoritas dari kalian tuh,
07:06gak paham gimana cara bikin AI agent.
07:08Tapi selama sebulan terakhir,
07:09gue pelajarin sebenernya gak terlalu susah
07:11kalau ngerti teknisnya.
07:13Ujungnya,
07:13semua agen-agen ini,
07:14dia bikin saling bisa ngomong.
07:16Misalnya,
07:16agen finance-nya bilang,
07:17oh pendapatan lagi naik draft-nya minggu ini.
07:19Ngomong ke agen ads-nya,
07:20oh ini budgetnya bisa dinaikin.
07:21Dan itu mengerikan,
07:21bisa dilakuin sama satu orang.
07:23Coba kan sekarang pertanyaan paling pentingnya,
07:24buat kalian yang nonton video ini,
07:26mau kalian bisnis owner atau karyawan,
07:27gimana caranya gue gak ketinggalan?
07:29Gimana caranya gue ngikutin jejaknya si Matthew Gallagher ini?
07:32Walaupun gak usah lah mimpi di awal,
07:34bisnis ratusan miliar dengan nol karyawan.
07:36Minimal banget,
07:37bisnis yang kalian punya sekarang,
07:38bisa gerak 2-3 kali lipat lebih cepat
07:40dengan karyawan yang kalian punya sekarang.
07:41Gue sendiri udah lumayan bedah nih,
07:43semua tools-nya,
07:43custom agents-nya dia.
07:45Mungkin secara teknis gak bakal kebahas semuanya di video ini,
07:47tapi gue bakal jelasin konsep.
07:48Tapi setelah gue ngelakuin research lebih jauh,
07:50ada satu blind spot yang dilewatin sama media kayak New York Times.
07:53Sisi gelapnya dari growth-nya Matt V yang harus kalian tahu.
07:56Jadi gini,
07:56di balik omset triliunan Matt V,
07:58ada praktik AI yang manipulatif.
08:00Mereka marketing gas terus,
08:01sampe bikin video dokter palsu di Facebook Ads,
08:04sampe nge-generate foto before-after pasien palsu.
08:06Ujung-ujungnya,
08:07operasional mereka ini dapet surat peringatan
08:09atau warning letter dari FDA,
08:11bepomnya Amerika.
08:12Terus kalau cara mainnya abu-abu,
08:14kenapa Matthew ini tetap kita bahas?
08:15Karena pesan utamanya tetap sama,
08:17AI itu leverage.
08:18Kekuatan ini dipake Matthew buat cetak triliunan,
08:21tapi dibayar dengan etika yang dia langkahin
08:23pake prinsip yang penting grow.
08:25Kalau pelajarannya buat kita,
08:26ambil strateginya.
08:27Belajar AI itu wajib,
08:29tapi harus tanggung jawab.
08:30Kita lanjut ke videonya.
08:34Satu hal yang kalian harus paham,
08:36kalau kalian punya temen,
08:36kalian punya keluarga,
08:37kalian bilang ke mereka kayak gini,
08:38AI itu leverage.
08:40Karena ada satu statement kontroversial
08:41yang muncul dari CEO-nya Palantir.
08:43Dia pernah bilang kayak gini,
08:44orang yang bener-bener imun
08:46dan gak bakal digantikan sama AI,
08:48itu cuma dua jenis orang.
08:49Satu, orang dengan critical thinking dan IQ yang tinggi.
08:51Yang kedua adalah orang yang punya kerjaan fisik
08:53dan kerjaan socio-emosional.
08:55Kenapa dia bikin statement itu?
08:56Arti kata dari leverage adalah perkalian.
08:59Jadi kalian harus melihat AI.
09:00Fungsinya itu bukan menggantikan kerjaan-kerjaan kalian,
09:03tapi mengkalikan yang sebelumnya output kalian itu 10.
09:05Dengan AI bisa jadi 100.
09:07Bisa jadi 1000.
09:07Di case-nya Matthew,
09:081 juta.
09:09Gue sendiri gara-gara ini
09:10dan di tahun 2026 spesifik,
09:12baru aja minggu lalu sebelum gue share video ini.
09:14Gue udah komit buat alokasi miliaran
09:16untuk gue ngebentuk AI research team
09:18spesifik untuk ngebantu bisnis-bisnis di Indonesia.
09:20Ngelakuin automation, intelligence,
09:23yang tujuannya tuh bukan buat ngegantikan karyawan.
09:25Tapi untuk bikin karyawan yang kalian punya,
09:26itu bisa 10 kali lipat lebih cepat,
09:28lebih bagus daripada yang ke sekarang.
09:30Gue bilang ini sebagai AI augmented employee.
09:32Karena World Economic Forum,
09:33dia proyeksinya kayak gini sampai 2030.
09:3592 juta lapangan pekerjaan bakal hilang,
09:38tapi 170 juta lapangan pekerjaan baru bakal muncul.
09:40Tapi kita nggak nutupin faktanya juga,
09:42bahwa perusahaan-perusahaan raksasa di dunia
09:43udah PHK ratusan ribu orang juga gara-gara AI.
09:46Nah fun fact yang kalian harus ngerti,
09:47yang di PHK itu bukan pekerjaan yang digantikan oleh AI.
09:50Tapi yang di PHK adalah orang-orang
09:52yang tidak bisa di-augmentasi oleh AI
09:55untuk ngasih output ke bisnis yang lebih tinggi.
09:57Dan percayalah,
09:57ini bakal jadi standar dunia baru ke depannya.
09:59Kalau misalnya gue mau kasih tips ke kalian,
10:01yang sorry to see gue pernah survei,
10:0290% lebih dari orang yang menggunakan AI di Indonesia
10:06itu masih menggunakan AI sebagai tool.
10:08Tapi good newsnya,
10:09Indonesia itu negara yang selalu lagging terhadap teknologi.
10:11Kalau kalian bisa menggunakan toolsnya dengan baik,
10:14gue bener-bener kasih teaser di video ini ya.
10:15Kalian cari yang namanya
10:16pool prompting sama systems prompting.
10:18Itu aja bisa bikin kalian di atas
10:20dari 90% orang yang gunain AI.
10:21Karena jangan salah,
10:22Matthew tetap menggunakan AI sebagai tools.
10:24Tapi kemungkinan besar,
10:25AI sebagai tools itu digunain
10:27pas di fase strategi dan planning.
10:28Itu yang kalian pakai sehari-hari.
10:29Brainstorming,
10:30market research,
10:31competitor research,
10:32nyari vendor partner,
10:33nyari lead.
10:33Tapi cara Matthew pakai toolsnya,
10:35itu beda sama 99% orang
10:37yang pakai chat GPT atau cloud.
10:39Coba jujur sama diri sendiri,
10:40kalau kalian pakai AI,
10:41kalian nanyanya pasti sesimpel kayak gini.
10:42Tolong cariin list kompetitor
10:44untuk bisnis A di area B.
10:45Padahal yang seharusnya,
10:46kalian kasih tau dulu
10:47rolenya mereka apa.
10:48Lu adalah expert market researcher.
10:50Itu minimal satu.
10:51Kedua,
10:51gue adalah seorang bisnis development
10:52di perusahaan A
10:53yang bergerak di bidang bla bla bla.
10:54Nah yang ketiga,
10:55objektif.
10:56Tujuannya market research ini
10:57akan digunain untuk membuat keputusan strategis
10:59untuk pengembangan produk gue ke depannya.
11:00Nah yang keempat,
11:01yang jarang orang prompt.
11:02Kalau misalnya ada yang kurang clear
11:03atau butuh informasi lebih,
11:05tolong tanya balik ke gue.
11:06Ini secara basic bisa dibilang
11:07namanya pool prompting.
11:08Belum lagi kita bahas agentik.
11:10Yang lagi ramai sekarang
11:10namanya open clock.
11:11Karena dia officially pecah rekor dunia
11:13sebagai projek open source terbesar.
11:15Malah ini Linux yang udah berpuluh-puluh tahun
11:17megang tahtanya.
11:17Di saat AI
11:18dikasih akses ke Google Sheets,
11:20Google Drive,
11:20Meta Ads,
11:21accounting software kalian.
11:22Dan skills itu dipasang
11:23di satu komputer yang nyala 24 jam.
11:25Dibikin timernya
11:26atau namanya cron
11:27atau nggak heartbeat.
11:28Jam 9 ngelakuin apa,
11:29jam 12 ngelakuin apa.
11:30Nah di titik itu
11:30baru kalian 0,1%
11:32dari semua user yang ada.
11:34Gue ngerasa
11:35ini bakal jadi masa depan
11:36yang seru
11:36tapi menyeramkan banget
11:37buat yang nggak ngerti
11:38dan bakal tinggalan.
11:39Nanti harusnya ada beberapa video ke depan
11:41seri AI
11:42yang pengen gue dalemin.
11:43Tapi introduction-nya
11:44itu gue bakal bawain
11:45di 7preneur batch 8.
11:46Spesifik di hari pertama
11:47sama hari terakhir
11:48yang itu gue yang ngajak.
11:49Gue bakal adain sesi terbuka
11:50untuk siapapun yang mau nanya
11:52dan gue jelasin sedetail mungkin
11:53gimana cara gue pake AI
11:54untuk nge-automate
11:55banyak video kerjaan-kerjaan gue.
11:56Gue taruh link-nya di bawah
11:57kalau tertarik.
11:58Tapi gue pengen video ini
11:59tuh sebagai pembuka mata.
12:00Dan gue pengen interaksi juga
12:01dan gue bakal bacain komen
12:03di video ini.
12:03Kalian komen di bawah sekarang.
12:04Kalian tuh lagi kerja
12:05sebagai apa?
12:06Dan kalian gunain AI
12:07sejauh apa?
12:08Pake tools apa aja?
12:09Caranya gimana?
12:10Nanti beberapa cerita-cerita
12:11yang menarik
12:12gue bakal konteks
12:12dan gue pengen jadiin
12:13ruang diskusi buat
12:14bener-bener gimana
12:15cara majuin AI di Indonesia.
12:16Yang menurut kalian gimana?
12:17Kalau denger cerita
12:18Matthew Gallagher
12:19yang gue yakin
12:20100%
12:21gue berani taruhan.
12:22Mungkin unicorn pertama
12:23muncul setelah 2 tahun.
12:24Tapi unicorn selanjutnya
12:25itu bakal jauh lebih cepat
12:26daripada Matthew Gallagher ini.
12:28Karena dia beacon.
12:29Dia simbol
12:29menunjukin ke dunia
12:30bahwa ini possible.
12:31Omongan Sam Altman
12:32itu bukan cuma utopia
12:34atau nakut-nakutin.
12:35Ya, menurut kalian gimana?
12:36Di video ini tuh
12:36bakal jadi seri pertama gue
12:37untuk lebih banyak
12:38ngebahas tentang AI.
12:39Karena memang duit gue
12:40udah gue taruh di sana.
12:41Kalian jadi takut
12:42atau jadi semangat?
12:43Kalau jawaban yang bener
12:44harusnya dua-duanya.
12:45Kalau kalian gak takut
12:46artinya ada yang salah.
12:47Alright, see you guys
12:48in the next video.
12:48Bye-bye.
Comments

Recommended