- 23 hours ago
Cara Dapat Gaji Dollar dari Rumah Tanpa Pengalaman (Rahasia Terbongkar!)
Category
📚
LearningTranscript
00:00Coba bayangin ada dua orang, sebut aja si A dan si B
00:03Dua-duanya tinggal di Jakarta, dua-duanya lulusan universitas biasa
00:07Dan skillsetnya juga hampir sama ya
00:09Sama-sama bisa ngelola email, ngatur jadwal meeting, bikin laporan, sampai ke handle urusan administrasi kantor
00:16Si A itu kerja di perusahaan lokal, bangun subuh buat kerja, pulang pergi desek-desekan ya di KRL
00:22Dan juga kerja monoton dari jam 8 sampai jam 5
00:26Dan gajinya itu ya WMR Jakarta sih, sekitar 5 jutaan lah ya per 2026
00:31Si B itu kerjanya remote, jam kerjanya fleksibel dan hemat tenaga
00:35Klainnya juga pemilik bisnis ya di Texas di Amerika
00:39Gajinya juga sekitar 1.200 USD per bulan atau kurang lebih 19 juta
00:44Dan kadang ada proyek yang nilainya lebih tinggi lagi, sampai 25 juta rupiah
00:50Jadi ironinya, skill dan background mereka itu sama
00:52Tapi penghasilannya bisa beda 3-4 kali lipat
00:56Dan ini bukan cerita karangan ya
00:58Ini tuh realita yang mungkin dialami sama ribuan orang Indonesia sekarang
01:02Termasuk mungkin gue sama lo ya yang sekarang lagi nonton video ini
01:05Dan mungkin lagi ngerasain sesuatu yang mirip KSIA
01:08Lo kerja tiap hari, lo rajin dan gak pernah bolos
01:11Tapi di akhir bulan, income lo itu selalu segitu-gitu aja
01:15Karir lo juga stuck dan gak ada kemajuan
01:17Padahal sebenarnya, lo bisa aja dapetin kualitas karir yang lebih dari ini
01:21Cuma lo gak tau aja gimana caranya biar bisa kayak si B
01:24Nah pertanyaannya, kenapa sih gap ini tuh bisa terjadi?
01:27Dan gimana nih caranya kita bisa masuk ke jalur karir yang lebih menguntungkan
01:32Tanpa harus jadi orang yang beda
01:34So, welcome to Kelas Kehidupan by Satu Persen
01:36Enjoy!
01:53Nah jadi, kenapa dua orang dengan kemampuan yang nyaris sama
01:57Bisa punya gap penghasilan yang segitu jauhnya?
01:59Yang satu WMR Jakarta sekitar 5 jutaan
02:02Dan yang satu lagi mungkin bisa 19-25 juta gitu
02:05Jawabannya ada di satu konsep ekonomi yang namanya Labor Arbitrage
02:09Konsepnya sebenarnya udah lama
02:11Dasarnya dirumusin sama ekonomi Inggris namanya David Ricardo
02:14Ricardo ini bukan cuma akademisi
02:15Dia juga broker di bursa saham London
02:18Dan jadi salah satu orang paling kaya di Inggris pada masanya
02:21Teorinya, comparative advantage pada dasarnya tuh bilang
02:24Kalau dua pihak punya biaya produksi yang beda
02:27Mereka berdua justru untung kalau saling kerjasama
02:29Dalam konteks sekarang, ini yang sebenarnya tuh terjadi
02:32Perusahaan di Amerika butuh seseorang buat handle email
02:35Atur jadwal dan kelola administrasi
02:37Kalau mereka hire orang lokal di Amerika
02:39Mereka bayar rata-rata 19-26 dolar per jam
02:44Tergantung sumber datanya dari mana ya
02:46Tapi kalau mereka hire seseorang dari Indonesia
02:48Dengan skill yang sama
02:49Mereka tuh cuma bayar 7-10 dolar per jam
02:53Jadi mereka bisa hemat biaya tuh sampai 70%
02:55Di sisi lain, si pekerja Indonesia
02:57Yang cuma dibayar 7-10 dolar per jam
03:00Itu penghasilannya bisa sampai 16-25 juta per bulan
03:05Itu 3-5 kali lipat dari WMR Jakarta
03:08Jadi ya, siapa yang dirugiin?
03:09Ya nggak ada, dua-duanya sama-sama untung kan ya
03:11Perusahaan di Amerika, dia bisa dapat pekerja dengan biaya yang jauh lebih murah
03:15Sedangkan orang Indo bisa dapat pekerjaan yang gajinya jauh lebih besar
03:19Dari gaji pekerjaan di Indonesia
03:21Dan ini tuh bukan fenomena baru ya
03:23Patternnya tuh udah berulang selama 2 dekade
03:25Bahkan di awal tahun 2000-an
03:26India jadi hub outsourcing IT di seluruh dunia
03:30Perusahaan kayak Infosys dan Wipro
03:32Tumbuh dari startup jadi raksasa miliaran dolar
03:34Alasannya tuh sederhana ya
03:36Programmer India bisa ngerjain hal yang sama dengan programmer Amerika
03:39Tapi biayanya tuh jauh lebih murah
03:42Sama juga yang terjadi di 2010-an
03:44Dimana ini terjadi di Filipina ya
03:46Mengambil alih sektor BPO dan juga VA
03:49Bahasa Inggris yang kuat, budaya kerja yang service oriented
03:52Dan juga time zone yang overlap sama Australia
03:54Bikin mereka itu jadi pilihan utama
03:56Bahkan sampai sekarang Filipina itu masih disebut sebagai
03:58Virtual Assistant Capital of the World
04:01Nah sekarang di pertengahan 2020-an
04:03Giliran Indonesia
04:04Kenapa? Karena cost di Filipina itu sebenernya sekarang udah naik
04:07Talent pool di Indonesia makin besar
04:08Dan infrastruktur internet sekarang tuh udah makin merata ya
04:11Di kita
04:11Kalau lo ngeliat patternnya
04:13Setiap dekade itu selalu aja ada negara baru yang masuk ke window-nya gitu
04:17Dan window itu sekarang berada di Indonesia
04:20Pertanyaannya
04:21Kenapa 7 dolar per jam yang kedengerannya murah buat standar Amerika
04:24Bisa jadi gede banget buat standar Indonesia
04:26Nah disini konsep kedua masuk
04:28Namanya adalah Purchasing Power Parity
04:30Atau PPP
04:32Cara paling gampang ngerti triple P ini adalah lewat Big Mac Index
04:36Mereka bandingin harga Big Mac di seluruh dunia buat ngukur daya beli tiap mata uang
04:40Dan hasilnya di Amerika
04:42Satu Big Mac itu harganya 5 dolar
04:44Sedangkan di Indonesia harganya sekitar 2,5 dolar
04:47Jadi secara daya beli
04:49Rupiah itu under value sekitar 55-59%
04:52Artinya 1 dolar di Indonesia punya kekuatan beli yang jauh lebih besar
04:56Dibandingkan 1 dolar di Amerika
04:59Nah jadi ketika lo dibayar dalam dolar tapi belanja pakai harga Indonesia
05:02Lo otomatis dapat semacam multiplier
05:05Dan ini tuh bukan trik atau celah hukum ya
05:07Jadi bukan hal yang ilegal sebenernya
05:09Ini adalah mekanisme ekonomi yang sah
05:11Dan perusahaan besar udah pakai cara ini selama puluhan tahun lewat outsourcing
05:15Tapi bedanya sekarang berkat internet dan juga tools kerja yang remote
05:19Lo sebagai individu juga bisa ngelakuin hal yang sama
05:22Tim Ferriss, penulis buku The 4-Hour Workweek
05:25Punya istilah yang disebut sebagai geo-arbitrage
05:27Lo dapetin penghasilan di mata uang yang kuat
05:29Dan spending di tempat yang biaya hidupnya itu lebih murah
05:32Nah jadi lo gak perlu tuh pindah kemana-mana
05:35Tinggal di Jakarta, di Bandung, di Surabaya, di Yogyakarta
05:38Tapi income lo ngikutin standar ekonomi negara lain
05:41Nah tapi disclaimer juga gue gak mau lo salah paham ya
05:44GOR British itu sebenernya bukan sebuah jalan pintas
05:47Lo tetap dapet gaji yang murah menurut standar klien lo
05:50Dan ada trade-off yang jarang dibahas
05:52Yaitu lo kerja di time zone yang beda
05:54Lo gak punya jenjang karir formal
05:55Dan lo juga bisa diganti kapan aja
05:57Karena lo bukan karyawan tetap
05:59Kurs juga flukulatif ya
06:00Rupiah bisa aja menguat
06:01Dan multiplier lo bisa aja menyusut
06:03Jadi pertanyaan yang lebih jujur tuh bukan tentang
06:05Mana yang lebih bagus ya
06:06Tapi trade-off mana yang lo lebih siap nanggung
06:08Apakah kerja di kantoran
06:10Punya kestabilan dan jenjang karir
06:12Tapi ceiling untuk income-nya itu rendah
06:14Atau lo mau kerja remote
06:16Punya income yang lebih tinggi
06:17Tapi ketidakpastiannya juga lebih tinggi ya
06:19Nah masalahnya buat lo yang mau ngambil opsi dua ya
06:22Yang kerja remote ini
06:23Banyak orang yang salah paham
06:25Kalau kerja remote itu cuma untuk orang yang
06:27Dengan background IT
06:28Atau punya hard skill yang tinggi
06:30Kayak video editing atau desain grafis gitu
06:32Padahal sebenernya itu gak harus selalu begitu ya guys
06:35Maksudnya gimana?
06:36Kita akan coba bahas di chapter kedua ya
06:42Sebelum gue bahas lebih jauh
06:43Gue mau ceritain satu kisah dulu ya
06:45Ada seorang cewek
06:46Namanya adalah Melika
06:47Dia lulusan dari Hospitality and Tourism Management
06:50Jurusan yang identik banget
06:51Sama industri perhotelan dan juga perjalanan
06:54Dan memang beberapa tahun itu dihabiskan disana
06:56Hotel, restoran, travel agency
06:58Mostly kerjanya itu administratif
07:00Arrange jadwal, handle korespondensi
07:02Koordinasi sama vendor
07:03Hampir gak ada ruang buat kreativitas
07:05Dan gak ada jalur yang jelas
07:06Buat naik ke level berikutnya
07:08Nah lalu pandemi dateng kan ya
07:09Ketika pandemi dateng
07:11Industri yang dia geluti selama bertahun-tahun itu
07:13Langsung terjun bebas
07:14Dan Melika ini kena layoff
07:16Pada saat itu juga
07:17Dan di titik itu
07:18Dia gak punya banyak pilihan
07:19Tapi justru
07:20Dari titik yang paling sempit itu
07:22Dia nemu satu hal yang selama ini
07:23Gak pernah dia pertimbangan serius
07:25Yaitu kerja remote
07:27Dia mulai belajar digital marketing
07:28Email marketing
07:29Dan juga virtual assistant
07:31Skill yang kalau dipikir-pikir
07:32Gak terlalu jauh dari apa yang udah dia lakuin
07:34Bertahun-tahun di kantor lamanya
07:36Manage jadwal
07:37Handle komunikasi
07:38Koordinasi
07:39Sama persis
07:40Cuma dikemas buat pasar yang berbeda
07:42Dan sekarang
07:42Melika itu handle email marketing
07:44Dan juga content creation untuk klien-klien internasional
07:47Dari Singapura dan juga UK
07:49Income bulanannya sekitar 1000 sampai 3000 Singapura Dollar ya
07:52Tergantung dari proyek yang lagi jalan
07:54Dan sekarang dia bahkan udah mulai mentoring orang lain
07:57Yang mau jalan ke jalur yang sama ya
07:59Skillnya gak beda jauh
08:00Dari waktu pas dia masih jadi admin
08:01Yang beda itu cuma satu
08:03Dia tahu bahwa skill yang sama itu
08:05Punya harga yang berbeda
08:07Di pasar yang beda juga
08:08Salah satu miskonsepnya paling umum
08:10Soal kerja remote gargi dollar itu adalah
08:12Lo harus bisa programming
08:13Lo harus bisa design grafis
08:14Atau lo punya hard skill yang susah dipelajari gitu
08:17Padahal ya gak juga
08:18Kalau kita lihat dari cerita Melika tadi ya
08:20Ada satu profesi yang demandnya itu lagi naik secara global
08:23Barrier to entry-nya itu rendah
08:25Dan bisa dimulai
08:26Bahkan kalau lo belum pernah kerja remote sebelumnya
08:28Apa kerjaan itu?
08:29Namanya adalah virtual assistant
08:31Buat lo yang belum tahu
08:3231,5% dari seluruh workload virtual assistant di dunia
08:36Itu pekerjaan administrasi
08:37Cuma scheduling, email management, data entry
08:39Dan juga koordinasi sama tim
08:41Itu skill yang udah dimiliki jutaan pekerjaan kantoran di Indonesia
08:44Lo yang sekarang kerja sebagai admin, sekretaris, atau koordinator
08:47Lo sebenarnya udah punya fondasi yang dibutuhin
08:50Dan ini bukan pasar yang lagi nyusut ya
08:51Market VA itu diproyeksikan mencapai 6,5 miliar dolar
08:55Di tahun 2026 ini
08:5752% bisnis juga berencana nambah penggunaan VA ya di tahun ini
09:01Satu catatan penting ya soal angka-angka ini
09:03Mayoritas datanya tuh dari industri report kayak WeShop atau Harpay
09:06Perusahaan yang bisnisnya juga di dunia VA
09:08Jadi mereka punya insentif yang nge-frame data ini tuh positif
09:11Tapi kalau kita di-cross-check sama data yang lebih netral
09:13Misalnya kayak laporan bikin si Global Institute soal future of remote work
09:17Trendnya tuh konsisten
09:18Perusahaan di negara maju semakin open untuk hire remote talent dari negara berkebang
09:22Jadi trendnya tuh sekarang real
09:24Banyak perusahaan di luar negeri yang nyari ya talent di Indonesia
09:27Tapi angka pastinya mungkin gak sedramatis yang industri report bilang tadi
09:31Nah tapi bang, bukannya virtual assistant itu bakal digantiin sama AI ya?
09:34Dan ini tuh pertanyaan yang wajar
09:35Karena perkembangan AI juga udah cepet banget ya
09:37Dan jawabannya justru sebaliknya
09:39AI bikin posisi virtual assistant itu makin dibutuhin
09:42Bukan makin gak relevan
09:44Kenapa?
09:44Karena AI itu jago di task yang repetitif dan terstruktur
09:47Bikin draft email, rangkum meeting notes, generate laporan, dan lain sebagainya
09:51Tapi bisnis itu gak cuma soal task yang terstruktur
09:54Ada banyak hal kecil yang AI itu belum bisa pegang
09:56Misalnya kayak nge-check nih apakah vendor itu beneran gini barang atau enggak
09:59Follow up client yang belum bayar invoice
10:01Atau koordinasi sama tim yang lagi ada konflik internal
10:03Atau ambil keputusan kecil yang butuh konteks situasi
10:07AI itu tools
10:08Virtual assistant itu orang yang pake toolsnya
10:10Dan justru, VA yang bisa kombinasi skill operasional dengan AI tools
10:13Bakal jadi yang paling dicari
10:15Dan kita bakal bahas ini nanti detail di chapter 3 ya
10:17Selain itu, virtual assistant juga bukan dead end job ya
10:20Virtual assistant itu di 2006 itu remote operator
10:23Mereka yang jalanin bagian operasional bisnis dari jarak jauh
10:26Banyak juga ya VA Indonesia yang sekarang itu handle project social media management
10:30Email marketing, bookkeeping, bahkan project management buat startup di luar negeri
10:35Sekali lagi ya, posisi ini tuh gak butuh skill yang muluk-muluk
10:38Banyak virtual assistant yang mulai dari basic admin skill
10:41Hal-hal yang udah dilakuin tiap hari di kantor
10:43Dan dari situ mereka berkembang
10:45Persis kayak Melika tadi
10:46Nah sekarang, coba bandingin kalau lo ngejar karir kantoran di Indonesia
10:49Ya gajinya bisa stuck
10:50Karena lo cuma nunggu promosi atau nunggu kenaikan gaji tahunan yang mungkin cuma 5-8%
10:55Dan itu juga beruntung ya kalau misalnya naik
10:57Kan banyak juga yang gak naik gitu kan
10:58Nah sedangkan, kalau lo kerja remote
10:59Lo bisa scale
11:00Lo bisa handle lebih dari 1 klien
11:02Lo juga bisa naikin rate seiring skill lo bertambah
11:05Dan lo yang nentuin sendiri
11:06Lo mau dibayar berapa
11:07Nah pertanyaan berikutnya adalah
11:08Ya oke, peluangnya itu emang ada
11:10Demandnya juga gede
11:11Nah tapi gimana nih cara mulainya?
11:13Kita bakal coba bahas di chapter selanjutnya
11:19Banyak orang yang gagal scale up karirnya
11:21Karena gak tau langkah pertama untuk memulainya gimana
11:24Nah jadi disini gue akan kasih 3 langkah mudah yang bisa lo lakuin
11:27Sebagai langkah awal ya
11:28Buat lo yang tertarik kerja remote sebagai virtual assistant
11:31Langkah pertama adalah lo coba audit skill yang udah lo punya
11:34Kebanyakan orang itu terlalu meng-underestimate kemampuan mereka sendiri
11:37Jadi terlalu merendahkan kemampuan sendiri
11:39Lo kerja kantoran
11:40Lo handle email boss setiap hari
11:41Lo ngatur meeting
11:42Bikin laporan
11:43Kodinsasi sama tim
11:44Semua itu kalau dikemaskan benar
11:46Udah jadi skill set virtual assistant yang marketable
11:49Yang bisa dijual ke luar negeri sebetulnya
11:51Di pasar internasional
11:52Misalnya ya lo seorang admin officer di Jakarta
11:55Yang biasa arrange travel
11:56Manage calendar
11:57Handle korespondensi
11:59Nah ini sebenernya adalah job description
12:00Seorang virtual assistant buat startup di luar negeri
12:03Nah jadi lo itu sebenernya gak mulai dari nol banget
12:06Langkah kedua
12:06Upgrade 1-2 tools yang bikin lo menonjol
12:09Dari skill admin dasar
12:10Lo cuma perlu nambah 1 layer
12:12Misalnya belajar pakai Notion
12:13Canva
12:14Atau Asana
12:15Tools kayak gini
12:16Bisa lo kuasai dalam 2-4 minggu
12:18Bahkan bisa lebih cepet ya
12:19Dari tutorial youtube yang gratis
12:21Atau mungkin kelas-kelas di luar sana ya
12:23Banyak juga bisa lo ikutin
12:24Keliatannya sepele
12:25Tapi dampaknya ke rate card lo lumayan gede
12:27Virtual assistant yang cuma bisa admin dasar
12:29Mungkin dapet 5-7 dolar ya per jam
12:32Sedangkan virtual assistant
12:34Yang bisa admin plus social media scheduling
12:36Plus basic canva
12:37Itu bisa naik ratenya
12:38Jadi 10-15 dolar per jam
12:41Selisihnya tuh hampir 2 kali lipat
12:42Cuma dari skill tambahan
12:44Yang bisa dipelajari dalam hitungan 1 minggu
12:46Dan kalau lo mau rate yang lebih tinggi lagi
12:48Lo bisa belajar setup AI tools buat client
12:51Dan ini serius ya
12:52Sekarang tuh banyak ya
12:53Pemilik bisnis kecil di Amerika
12:54Yang tau AI itu berguna
12:56Tapi gak ngerti cara setupnya
12:57Contohnya ya
12:58Ada tools open source
12:59Namanya tool open cloud
13:00Yang bisa jadi AI personal assistant
13:02Jalan 24 per 7
13:03Lewat whatsapp atau telegram
13:05Dan softwarenya itu gratis
13:06Tapi di Amerika
13:07Ada orang yang bayar sampai 5 ribu dolar doang
13:11Cuma minta orang lain setupin ini
13:13Padahal buat anak tech
13:14Setupnya tuh bisa selesai dalam 15 menit
13:16Nah bayangin ya
13:16Kalau lo jadi virtual assistant
13:18Bukan cuma bisa handle admin
13:19Tapi juga bisa bilang ke klien
13:21Eh gue bisa nih
13:22Setup AI assistant lo
13:23Yang otomatis rangkup email
13:24Dan juga manage kalender lo
13:25Rate lo langsung bakal naik ya
13:26Lebih tinggi ke level yang mungkin gak pernah
13:28Bisa kita bayangin gitu
13:30Dan ini bukan soal jadi programmer
13:31Ini tuh soal
13:32Tentang gimana cara lo ngerti
13:33Cara pakai dan setup tools AI untuk bisnis
13:36Dan skill ini masih langka banget
13:37Terutama di kalangan virtual assistant
13:39Nah langkah ketiga
13:40Lo bisa bangun portfolio
13:41Bahkan sebelum punya klien
13:43Lo gak perlu nunggu klien pertama
13:44Buat bikin portfolio
13:45Bikin aja sample work
13:47Lola akun sosial media fiktif
13:48Atau setup notion workspace ya
13:50Untuk bisnis imagineer
13:51Dan bikin template email marketing
13:53Kenapa ini tuh powerful?
13:55Portofolio itu lebih penting dari ijasa ya
13:57Karena ya banyak klien yang sebenernya tuh
13:59Gak peduli ijasa lo tuh apa
14:00Mereka tuh cuma mau lihat hasil
14:02Dan hasil itu bisa ditunjukin dari portfolio
14:04Mereka mau lihat orang ini tuh bisa ngerjain apa sih
14:06Dan dari portfolio sample work yang lo lakuin
14:08Meskipun itu fiktif
14:10Itu tuh jauh lebih meyakinkan
14:11Daripada sertifikat apapun yang lo punya
14:13Tiga langkah itu sebenernya cuma start to point
14:15Tantangan selanjutnya adalah
14:17Gimana nih caranya kita dapetin
14:18Klien pertama dan lolos hiring prosesnya
14:21Karena banyak orang stuck di fase itu bertahun-tahun
14:23Belajar sendiri tuh emang bisa
14:24Tapi jatuh bangunnya tuh lama banget
14:26Dan ini yang sering bikin orang itu nyerah sebelum mulai
14:28Lo udah belajar skillnya
14:30Udah bikin portfolio
14:31Tapi waktu cari klien
14:32Gak tau harus mulai dari mana
14:34Appline-nya dimana
14:35Profosialnya kayak gimana
14:36Nah disinilah punya mentor dan komunitas itu
14:38Bikin perbedaan yang gede banget
14:39Nah kalau lo serius mau start
14:41Lo bisa coba cek SGBVA
14:43Mereka tuh punya course yang ngajarin
14:45Cara jadi virtual assistant dari nol
14:47Secara step by step ya
14:48Dan yang bikin beda
14:49Lo bukan cuma belajar teori
14:50Lo juga dikasih ekosistem buat
14:52Dapetin klien
14:53Dari job board internal
14:54Sampai ke networking
14:55Sama alumni yang udah jalan
14:57Mereka udah ngelatih ribuan orang
14:58Yang mulai dari posisi yang sama
15:00Kayak lo sekarang
15:01Tapi kalau lo belum yakin ya
15:03Atau masih mau kenalan dulu
15:04Kebetulan juga mereka punya
15:05Free webinar ya
15:06Yang bisa lo ikutin
15:07Tiap hari di jam 7 malam
15:09Lo tinggal klik aja
15:10Link yang ada di description video ini
15:11Atau ada di layar ya
15:12Lo tinggal daftar
15:13Dan malam ini
15:14Atau besok
15:15Lo bisa langsung ikut
15:16Dan semua keputusan ini sekarang
15:17Ada di tangan lo ya
15:18Gue udah ngasih source-nya
15:19Udah ada linknya juga di description box
15:21Tinggal lo cari aja
15:22Tinggal lo klik aja
15:23Dan lo daftar
15:23Dan ikut programnya
15:24Karena belajar itu
15:25Sebenernya soal investasi ke diri
15:27Dan masa depan lo sendiri ya
15:28Jadi jangan ragu buat belajar
15:29Dan invest ke skill
15:30Yang bisa ngubah
15:31Arah penghasilan lo
15:32At the end of the day
15:33Gap antara si A dan si B
15:34Di awal video ini
15:35Bukan soal bakat
15:36Privilege
15:36Ataupun keberuntungan ya
15:37Gap itu ada karena 3 hal
15:39Informasi
15:40Keberanian untuk bertundak
15:41Dan juga kemampuan
15:42Buat melawan loss aversion
15:43Di kepala lo sendiri
15:45Suara kecil yang bilang
15:46Udah lah
15:46Mending yang sekarang aja
15:47Si A tuh gak tau
15:48Bahwa skill yang dia pakai
15:49Setiap hari itu
15:50Punya nilai yang jauh lebih tinggi
15:52Di pasar yang berbeda
15:53Kayak Melika
15:54Yang skill adminnya tuh
15:55Sama persis
15:55Tapi sekarang
15:56Dibayar 5 kali lipat
15:57Lebih besar
15:58Bedanya bukan skillnya
15:59Bedanya adalah
16:00Pasar tempat skill itu dijual
16:02Dan di 2026 ini
16:03Lo punya satu keuntungan
16:05Yang generasi sebelumnya gak punya
16:06Yaitu adalah
16:07Artificial Intelligence
16:09Lo bisa leverage AI
16:10Buat kerja lebih cepet
16:11Deliver lebih banyak
16:12Dan send out
16:13Dari virtual assistant lain
16:14Yang masih kerja
16:15Dengan cara lama
16:16Nah sekarang
16:17Lo juga udah tau ya semuanya
16:18Pertanyaannya bukan lagi
16:19Bisa atau enggak
16:20Pertanyaannya adalah
16:21Apakah lo mau
16:22Take action atau enggak
16:23Dan buat yang penasaran
16:24Langsung aja
16:25Cek aja di description box ya
16:26Untuk free webinar
16:27SGBVA
16:28Langsung aja daftar
16:29Dan jangan lupa
16:30Lo langsung hadir
16:31Dan belajar materi-materinya
16:33Yang akan ngebantu banget
16:34Untuk lo memulai
16:35Sebagai virtual assistant
16:36Buat lo yang suka video kayak gini
16:37Kita juga pernah bikin video yang sama ya
16:39Lo bisa langsung aja
16:40Cek video kita
16:41Di sebelah kiri atau sebelah kanan
16:42Silahkan bisa lo pilih
16:43Sesuai dengan lo suka yang mana
16:44That's all for today
16:45Gue Danang dari 1%
16:47Jangan lupa bahagia
16:48Dan jangan lupa hidup seutuhnya
16:49Thanks
16:50Sub indo by broth3rmax
16:55Sub indo by broth3rmax
Comments