Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 17 jam yang lalu
Artikel terkait:
https://www.suara.com/entertainment/2026/04/07/170755/viral-tuna-netra-berkendara-di-jalan-raya

Sebuah video yang beredar di Instagram dan Facebook mendadak menyita perhatian. Bukan tanpa alasan, seorang pengendara motor terlihat melaju di jalan raya dengan tulisan di tasnya: “Maaf Tuna Netra”. Seketika, publik dibuat bingung antara rasa kagum, khawatir, dan tidak percaya.
Di balik video singkat itu, muncul banyak pertanyaan yang belum terjawab. Apakah benar ia tidak bisa melihat sepenuhnya? Atau justru termasuk kategori “low vision” yang masih memiliki sisa penglihatan? Di tengah padatnya lalu lintas, keberanian ini terasa seperti dua sisi antara keteguhan dan risiko yang tak kecil.
Fenomena ini pun memicu perdebatan luas, tentang batas kemampuan, tentang keselamatan, dan tentang aturan yang seharusnya melindungi semua pengguna jalan. Karena pada akhirnya, bukan hanya soal bisa atau tidak tapi tentang seberapa aman semua orang bisa sampai tujuan.


Selengkapnya dalam video ini.

Creative/Video Editor: Susi/Adit
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Tuna Netra berkendara di jalan raya, kok bisa?
00:03Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria yang diduga penyandang Tuna Netra
00:08mengendarai sepeda motor di jalan raya.
00:11Kejadian ini pertama kali diunggah melalui platform seperti Facebook
00:14dan kemudian menyebar luas ke Instagram,
00:17sehingga menarik perhatian publik dan memicu berbagai reaksi dari warganet.
00:21Dalam video tersebut, seorang supir truk yang merekam kejadian mengaku terkejut
00:26setelah melihat tulisan di tas pengendara motor bertuliskan
00:29Maaf, Tuna Netra, dan Low Vision.
00:32Peristiwa ini terjadi di jalan umum, namun lokasi tidak dijelaskan secara pasti
00:37dan memunculkan pertanyaan tentang bagaimana seseorang dengan keterbatasan penglihatan
00:42bisa berkendara di ruang publik yang padat dan beresiko tinggi.
00:46Fenomena ini kemudian memicu diskusi luas mengenai kondisi Low Vision,
00:50yaitu gangguan penglihatan yang tidak sepenuhnya hilang tetapi sangat terbatas.
00:55Banyak pihak mempertanyakan aspek keselamatan dan aturan hukum berkendara,
01:00mengingat kemampuan melihat merupakan faktor penting dalam mengendalikan kendaraan.
01:05Hingga kini belum ada keterangan resmi terkait identitas pengendara
01:08maupun tindak lanjut dari pihak berwenang atas kejadian tersebut.
Komentar

Dianjurkan