Skip to playerSkip to main content
  • 7 weeks ago
Transcript
00:14selamat menikmati
00:46An, Annelies, ik ben de dokter Martinet.
00:54Signor, ga maar zitten. Alsjeblieft.
01:10Pak haar hand eens vast.
01:29Mevrouw, ik wil met uw bezoek praten.
02:32Kau liat tadi bagaimana dia menolak saat saya sentuh tangannya.
02:37Dia menolak tangan Eropa ini.
02:40Padahal tangan ini sudah selamatkan keluarganya.
02:45Tapi dia pegang arah tanganmu.
02:49Kau faham apa itu artinya?
02:54Annelies butuh keseriusanmu sampai pada titik kau siap melamanya.
03:08Saya belum berpikir sampai sejauh itu, dok.
03:11Minka, kalau perlu, saya yang melamarkan.
03:16Tapi kau tidak boleh polygami.
03:20Dat moet je me beloofen.
03:36Kini, Annelies bukan lagi patiensa, ya.
03:39Tapi patiensa mu.
03:42Ben je klaar voor?
03:45Dan word jij a dokter.
04:11Dan word jij a dokter.
04:41Sudah membaik?
04:49Mas...
04:52Cerita.
04:54Cerita apa?
04:56Mama atau lebih punya banyak cerita?
04:59Ceritamu selalu lebih bagus, Mas.
05:03Wes.
05:05Jawa, Belanda?
05:06Mas.
05:07Binatang manusia?
05:09Mas.
05:09Atau antuan-antuan?
05:10Mas!
05:11Bentar dulu, aku harus cari cerita yang bagus.
05:23Oh.
05:26Pada suatu hari, ada seorang gadis.
05:31Cantik.
05:32Secantik Dewi.
05:34Namanya?
05:35Belum tahu.
05:35Tempatnya pun belum jelas, bisa di Eropa, Hindia, Tiongkok.
05:42Annelies.
05:43Annelies.
05:43Melema.
05:52Annelies terlahir dari tempaan, tekanan, bertubi-tubi.
05:58Tetapi justru itu yang membuatnya menjadi kekuatan untuknya.
06:02Pesona untuknya.
06:04Lalu suatu hari, ada pria yang datang ke rumahnya.
06:09Dan langsung jatuh cinta.
06:12Lalu mencium gadis itu.
06:15Dan gadisnya marah.
06:17Panik pria ini.
06:20Tapi untungnya ibunya tidak mengkubis.
06:22Ngawur.
06:24Ibunya marah.
06:26Marah?
06:28Karena?
06:32Ini kan dongeng, mas.
06:40Ibunya bilang.
06:43Kenapa mengaduan?
06:46Kan kau sendiri yang menunggu ciumannya.
06:54Itu.
06:56Sang gadis pun memang menanti ciuman itu.
07:00Bohong.
07:01Pria itu yang tau-taunya mencium.
07:18Dan sang putri tidak protes.
07:24Bohong.
07:27Kau bohong terus dari tadi, mas.
07:32Sepertinya sang gadis suka dengan cerita bohong.
07:59Terima kasih atas dukunganmu.
08:22Terima kasih atas dukunganmu.
08:38Terima kasih atas dukunganmu.
08:50Terima kasih atas dukunganmu.
09:11Terima kasih atas dukunganmu.
09:41Terima kasih atas dukunganmu.
09:43Terima kasih atas dukunganmu.
10:05Sampai jumpa.
10:06Terima kasih atas dukunganmu.
10:08Terima kasih atas dukunganmu.
10:51terima kasih atas dukunganmu.
10:55Terima kasih atas dukunganmu.
11:06Partia?
11:08Zij heeft geen dokter meer nodig.
11:14Zij paham etskola tullen.
11:23Vrouw, exploseert u mij.
11:33Signor.
11:35Signor.
11:37Ik wil met je praten.
11:40Kom te later, dokter.
11:41Ik niet penting.
11:46Kauw surat Tido dengan Annelies?
11:48Dokter!
11:49Jawab saja, Minka.
11:55Ik rasa pembicaraan moet ik niet langs.
11:57Deze manier wil je alleen maar misbruik maken van de zwakte van Annelies.
12:04Wat moet ik jawab?
12:31Trauma dalam dirinya harus ilang.
12:36Apakah betul kamu bukan laki laki patama?
12:39Nee, dokter.
12:41Nee.
12:42Antwoord maar.
12:43Stop.
12:44Antwoord maar gewoon.
12:45Stop, dokter.
12:46Apakah betul kamu bukan laki laki patama.
12:59Tidak.
13:03Tidak.
13:07Tidak.
13:09Tidak.
13:09Tidak.
13:22Tidak.
13:24Tidak.
13:25Tidak.
13:39Tidak.
13:55Tidak.
13:55Tidak.
13:56Tidak.
13:56Tidak.
13:59Tidak.
14:00Tidak.
14:01Tidak.
14:02Tidak.
14:05Tidak.
14:05Tidak.
14:07Tidak.
14:08Tidak.
14:08Tidak.
14:08Tidak.
14:08Tidak.
14:09Tidak.
14:10Tidak.
14:10Terima kasih.
14:42Terima kasih.
15:18Terima kasih.
15:21Terima kasih.
15:23Terima kasih.
15:34Terima kasih.
15:43Terima kasih.
15:44Terima kasih.
15:47Terima kasih.
15:48Terima kasih.
15:48Terima kasih.
15:49Terima kasih.
16:34Terima kasih.
16:37Terima kasih.
17:18Terima kasih.
17:29Terima kasih.
17:34Terima kasih.
18:13Terima kasih.
18:31Terima kasih.
19:34Terima kasih.
20:11Terima kasih.
20:31Terima kasih.
21:01Terima kasih.
21:43Terima kasih.
22:02Terima kasih.
22:44Terima kasih.
23:03Terima kasih.
24:03Terima kasih.
24:07Terima kasih.
24:08Terima kasih.
24:40Terima kasih.
24:58Terima kasih.
25:11Terima kasih.
25:48Terima kasih.
25:49Terima kasih.
25:53Terima kasih.
25:55Terima kasih.
26:11Terima kasih.
26:54Terima kasih.
26:58Terima kasih.
27:06Terima kasih.
27:08Terima kasih.
27:11Terima kasih.
27:38Terima kasih.
28:05Terima kasih.
28:10Terima kasih.
28:14Terima kasih.
28:19Terima kasih.
28:25Terima kasih.
28:28Terima kasih.
28:31Terima kasih.
29:32Haaa!
30:02Dat was dan daar.
30:17Stop, schoenen aan.
30:21Ik volg mijn moeder. Als zij haar schoenen uit moet doen, dan ik ook.
30:26Als u mij in akte kunt laten zien dat u de dochter bent van deze vrouw, dan mag u uw
30:30schoenen uitwekken.
30:41Ik ga een kog.
30:43Jong Kok.
30:43Ik ga een kog.
31:04Kau ayah duduk di situ.
31:16Nyai yang ada amat.
31:27Nyai.
31:41Kau ayah duduk di sini.
31:55Akong, Naga.
31:59Aku ahir, bukan.
32:07Racun ini milikmu?
32:12Bapak Hakim,
32:14Herman Melama,
32:16lebih sering ada di rumah yang saya itu.
32:19Dibanding saya sendiri,
32:21bagaimana bisa saya membunuh pelanggan terbaik saya?
32:25Ya!
32:26Ya!
32:27Ya!
32:28Pengadilan ini akan mencari siapa saja yang terlibat bersama.
32:32Terima kasih telah mencari.
33:02Terima kasih telah mencari.
33:16Terima kasih telah mencari.
33:24Terima kasih telah mencari.
33:49Saya hanya bertemu takih hanya setiap bulan, Tuan.
33:53Atas nama Herman dan Robert Melema, saya punya putihnya.
34:03De bewijsdukken, hei lakbare.
34:05Dank u wel.
34:29Dangan mas, anda siapa sebenarnya di sini?
34:34Saya tamu, Tuan.
34:36Tamu?
34:38Di kamar mana anda tidur?
34:41Dengan siapa nona analisme lama tidur?
34:46Saya menolak menjawab pertanyaan jahat ini, Tuan.
34:49Dan bagaimana bisa nyai membiarkan pelakuan tidak pantas terjadi antara nyai punya tamu dengan nyai punya anak?
35:02Tuan Hakim yang terhormat,
35:05Karena Toh telah dibongkar rahasia rumah tanggaku,
35:09Maka aku harus bicara, Tuan.
35:13Herman Melema, Tuan.
35:15Eropa totok itu memintaku menjadi gundik.
35:19Tidak ada satupun di antara kalian yang mempermasalahkan, Tuan.
35:22Duduknya, maaf.
35:23Duduknya.
35:23Duduknya.
35:28Para aku dan Tuan Melema.
35:31Ada ikatan perbudakan yang tidak pernah sedikitpun diganggu gugap oleh hukum.
35:36Antara anakku dan Tuan Mingga,
35:39ada ikatan cinta yang tulus, Tuan.
35:43Apakah perbudakan Eropa
35:46jauh lebih benar daripada ikatan cinta yang tulus, Tuan?
35:49Analisemen lemak itu Indo
35:50lebih tinggi dari pribumi dan nyai.
35:53Saya ibunya sayang membesarkan
35:56tanpa bantuan sepesen pun dari Tuan-Tuan sekalian.
35:59Semua uang memang kau yang atur.
36:03Benar, Tuan.
36:03Berarti,
36:05tanpa ikatan pekawinan yang sah.
36:10Kowe orang yang paling diuntungkan
36:14dalam kasus kematian Herman Melma.
36:16Bener, kan?
36:17Yes!
36:18Iki kak bener!
36:20Kasar kundek!
36:21Ya!
36:28Tengan!
36:29Tengan!
36:36Siapa yang menjadikan saya gudik, Tuan?
36:39Siapa?
36:40Siapa yang menjadikan saya nyai, Tuan?
36:42Orde!
36:43Orde!
36:44Mengapa di forum resmi seperti ini kami ditertawakan dan dihinakan, Tuan?
36:48Serta!
36:48Apakah anda semua mau anakku jadi gudik?
36:51Tidak, tak.
36:52Ibu, tidak ada semua!
36:53Ibu, tidak ada semua!
36:55Ibu, tidak ada semua!
36:57Apa ini?
37:01Ini bukanlah kata-kata.
37:03Ini bukanlah kata-kata.
37:04Ini bukanlah kata-kata.
37:05Ini bukanlah kata-kata.
37:08Ini bukanlah kata-kata.
37:12Aku kenal Robert Surhoff.
37:14Kayaknya dia memang dendam karena bupatinya itu.
37:22. . . .
37:38Orang-orang ketawa saya selaruh masalahnya bagus.
37:43Tapi, kita bekerja ini secara menarik masalah.
38:05Sur Hock menggesernya dari perkara yang bukan lagi menyerangku, tapi Eropa kontra peribumi.
38:15Mereka akan terus mengeroyok kita.
38:18Bahkan ludahku sendiri belum sempat kering di pengadilan kemarin.
38:23Ah, daar ben je.
38:25Mungkin kamu tahu, ini adalah komers, yang menurut saya.
38:32Dan dia sympathisir dengan kamu.
38:34Dan dia berbicara dan menulis Malaysia.
38:39Peribadi kalian sangat berat ke Eropa.
38:42Dan itu adalah sebuah keren.
38:44Zizak.
38:45Zizak.
38:48Eropa menciptakan hukum.
38:50Eropa pula yang memainkannya.
38:53Peribumi hanya penonton,
38:55tukang sorak,
38:57sekaligus pesakitan atas pertunjukan yang mereka buat.
39:01Tapi bagaimanapun,
39:03mereka tidak akan melecehkan hukum mereka sendiri.
39:06Aku harus menghadirkan saksi kunci.
39:13Zizak.
39:14Robert membayar lebih mahal dari Herman.
39:18Karena cuma main dengan kamu saja.
39:23Jawab.
39:33Saya merayangi banyak orang.
39:38Tidak.
39:39Betul?
39:40Kamu memberi sifiris kepada Robert Melma?
39:51Jawab.
39:59Tidak.
40:00Bukan cuma sifiris yang aku berikan pada anaknya.
40:04Bapaknya pun aku beri ratu.
40:11Tidak!
40:11Tidak!
40:19Siapa yang memberi ratu padamu?
40:28Saatnya kamu menunjukkan kepada dunia,
40:32kalau kamu bukan penggecut dan nikahi analis.
40:43apa?
40:43Pak Yuh?
40:44Seperti apa?
40:48Tidak!
40:49Pak Yuh!
40:51Mana Robert,
40:52gilang dan analis,
40:53dianggap di bawah umurnya?
40:54Bakah harta semuanya akan diambil Maurits biadabih?
40:57Terima kasih telah menonton!
41:30Kulihat ibu pertiwi sedang bersusah hati
41:45Air matanya berlinam
41:52Emas intangnya terkenam
42:00Untan gunung sawah lautan
42:09Simpanan kekayaan
42:15Kini ibu sedang lari
42:24Merinti dan berdoa
42:43Kulihat ibu pertiwi
42:50Kami datang berbakti
42:58Lihatlah putra putrimu
43:07Menggembirakan ibu
43:13Ibu kami tetap cinta
43:21Putramu yang setia
43:28Menjaga harta pusaka
43:36Untuk dosa dan bangsa
43:41Terima kasih telah menonton!
43:43Terima kasih telah menonton!
Comments

Recommended