KOMPAS.TV - Rencana Amerika Serikat yang akan melakukan serangan besar ke Iran dalam pekan ini disambut Garda Revolusi dengan serangan terbaru ke Israel dan kepentingan Amerika Serikat di Timur Tengah.
Garda Revolusi Iran mengatakan gelombang serangan ke-89 ini menyasar fasilitas militer Israel dan kota-kota seperti Eilat, Tel Aviv dan Bnei Brak.
Tak hanya menggunakan rudal, serangan kali ini juga mengerahkan drone andalan Iran.
Dikutip dari Reuters, Garda Revolusi mengatakan serangan berhasil menyasar penampungan tentara Amerika Serikat di Bahrain dan merusak sejumlah helikopter di Kuwait.
Serangan rudal terlihat tadi malam di Nahariya, Israel. Diduga rudal yang melintas di kota ini tak hanya ditembakkan Iran, tetapi juga oleh Hizbullah dari Lebanon.
Rekaman menunjukkan sirene terus berbunyi saat beberapa roket melesat dan menghantam daerah pemukiman.
Militer Israel mengatakan setidaknya 10 rudal balistik ditembakkan ke arah Israel oleh Iran dan Hizbullah.
Rudal Iran juga terlihat jatuh dari langit Tel Aviv. Militer Israel memastikan rudal ini ditembakkan dari wilayah Iran.
Tidak ada korban jiwa yang diketahui dari serangan terbaru ini.
Iran tak mengendurkan serangannya ke Israel dan membantah ada negosiasi tak resmi dengan Amerika Serikat untuk menghentikan perang.
Baca Juga Iran Bereaksi Usai Diancam Trump, Serang Israel dan Negara Teluk lewat Gelombang Rudal Terbaru di https://www.kompas.tv/internasional/660497/iran-bereaksi-usai-diancam-trump-serang-israel-dan-negara-teluk-lewat-gelombang-rudal-terbaru
#iran #amerika #israel
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/660510/gelombang-serangan-ke-89-iran-sasar-pangkalan-helikopter-as-di-kuwait-kompas-petang
Komentar