Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Dongeng anak
#dongenganak #dongeng #ai #gemini
Transkrip
00:05Petualangan Arka di rumah rahasia Eyang
00:19Petualangan Arka di rumah rahasia Eyang
00:22Arka berdiri di depan pintu kayu besar rumah Eyang Utari
00:26Tas ransel birunya terasa sangat berat di pundaknya
00:29Aku ingin pulang saja ayah, bisik Arka pelan
00:31Rumah Eyang terlihat sangat besar dan tua
00:34Berbeda sekali dengan kamarnya yang terang di kota
00:37Namun, Eyang Utari membukakan pintu dengan senyum paling hangat yang pernah Arka lihat
00:50Mobil ayah perlahan menjauh, meninggalkan Arka di teras
00:53Pohon-pohon besar di halaman Eyang bergoyang di tiup angin
00:56Menciptakan suara sruk-sruk yang misterius
00:59Arka merasa seperti seorang penjelajah yang tertinggal di pulau asing
01:03Dia memegang tali ranselnya erat-erat bertanya-tanya apa yang akan terjadi malam ini
01:16Makan malam di rumah Eyang terasa berbeda
01:19Bau jahe dan sup hangat memenuhi dapur
01:21Eyang Utari bercerita tentang rumah ini yang dulunya adalah tempat persembunyian para kurcaci kebun
01:27Arka mulai mendengarkan dengan serius
01:29Sesekali menyeruput supnya yang lezat
01:31Rasa takut di perutnya mulai berganti dengan rasa penasaran
01:43Saat malam tiba, Arka masuk ke kamar tamu
01:46Tempat tidurnya tinggi dengan selimut bermotif bunga-bunga besar
01:50Lampu kamar yang kuning redup membuat bayangan lemari terlihat seperti raksasa yang diam
01:54Arka duduk di tepi tempat tidur, memeluk tasnya
01:57Dia merindukan lampu tidurnya yang berbentuk roket
02:09Tiba-tiba, pintu terbuka sedikit
02:11Eyang Utari masuk membawa sebuah benda perak yang mengkilap
02:15Arka
02:15Setiap penjelajah butuh alat ajaib, katanya
02:18Eyang menyerahkan sebuah senter besar kepada Arka
02:21Ini adalah tongkat cahaya
02:23Dengan ini, tidak ada rahasia yang bisa bersembunyi di kegelapan
02:35Ayo kita buat teater bayangan
02:37Ajak Eyang
02:38Mereka menyalakan senter dan mengarahkannya ke dinding putih yang kosong
02:42Arka menggerakkan tangannya, menciptakan bayangan burung elang yang terbang tinggi
02:46Eyang membuat bayangan kelinci yang melompat-lompat
02:49Kamar yang tadinya sunyi kini penuh dengan tawa dan cerita hewan-hewan malam
03:01Arka memberanikan diri mendekat ke jendela
03:04Dengan senternya, dia menyinari halaman luar
03:07Di sana, di antara semak-semak, ada titik-titik cahaya kecil yang berkedip
03:11Itu kunang-kunang Arka, bisik Eyang
03:14Mereka adalah penjaga kebun yang sedang berpesta
03:16Arka terpaku melihat keindahan lampu-lampu alami itu
03:28Coba periksa di bawah bantalmu, kata Eyang sebelum keluar kamar
03:32Arka mengangkat bantal besarnya dan menemukan sebuah mainan macan kayu kecil yang halus
03:37Itu Gani teman setiamu malam ini
03:39Suara Eyang terdengar dari balik pintu
03:41Arka memegang Gani dan merasa jauh lebih berani sekarang
03:53Arka menyadari bahwa rumah Eyang tidak menyeramkan sama sekali
03:56Rumah ini adalah istana penuh keajaiban dan cerita lama
03:59Sebelum tidur, Arka berlari keluar sebentar dan memberikan pelukan paling erat kepada Eyang Utari
04:05Terima kasih Eyang
04:06Ternyata menginap di sini seru sekali
04:17Arka berbaring di tempat tidur tinggi itu
04:19Memeluk Gani si macan kayu di satu tangan dan senter ajaibnya di tangan lain
04:24Suara sruk-sruk pohon di luar sekarang terdengar seperti lagu pengantar tidur yang merdu
04:28Arka memejamkan mata, tidak sabar menunggu petualangan apalagi yang akan dia temukan besok pagi
04:36Terima kasih telah menonton
Komentar

Dianjurkan