Skip to playerSkip to main content
  • 2 days ago
Drama keluarga serial tv Terbaru tahun 2026
Transcript
00:14Terima kasih.
00:30Zahra?
00:31Dia saudara kamu?
00:34Sebenarnya Zahra ini saudara diri aku.
00:36Ya Allah, jika engkau belum mengizinkan Zahra berada di sisi hamba, maka izinkanlah hamba tetap dapat hadir untuknya.
00:44Dugaan saya terbukti.
00:47Ini soal Torik.
00:48Kamu harus tahu siapa sebenarnya dia, Zahra.
00:51Dia itulah laki berbahaya.
00:52Aku tahu Torik, karena aku tahu semuanya.
00:57Apa, guys?
00:58Zahra, aku akuin kamu itu memang cerdas.
01:02Tapi sayang, kamu gak akan pernah lebih cerdas daripada aku.
01:06Ya, Zahra emang kelihatan polos, Pak.
01:09Dan dulu aku sempat percaya.
01:10Tapi justru yang kayak gitu lebih berbahaya, kan?
01:49Terima kasih.
01:50Kenapa masuk dia?
01:51Kenapa?
01:56Michelle.
02:06Ya biarin aja lah.
02:08Atau kamu mau cari tempat lain biar lebih nyaman.
02:12Cuma yang sama Michelle sekarang itu...
02:20Kakakku.
02:30Itu gak storik.
02:32Aku pernah cerita sama kamu kan?
02:35Kalau kakakku diusir dan dicerahin sama istrinya sekarang.
02:40Dia.
02:54Gila.
02:55Michelle!
03:10Aku tidak peduli kamu dekat dengan siapapun,
03:12Tapi jangan pernah deket dengan orang yang gak baik seperti dia.
03:17Angga, tolong dicatat ya.
03:20Aku gak butuh nasihat apapun dari kamu.
03:22Kita udah selesai.
03:24Jadi jangan pernah ikut campur dengan urusan aku sendiri.
03:27Paham?
03:34Tarik, ayo cabut yuk.
03:37Habisnya udah gak enak di sini.
04:04Yara, kamu masih pikirin tadi ya?
04:12Karena aku tuh tau banget tabiatnya Torik.
04:14Aku tau banget enggak.
04:16Dia tuh gak peduli sama orang lain.
04:18Mau orang lain rugi atau enggak.
04:19Yang penting dia bisa aman.
04:21Dia bisa dapetin keuntungan. Udah.
04:23Ya, aku ngerti sih, Zah.
04:26Tapi mau gimana, kita kan udah ngingetin Michelle.
04:29Untuk gimana kelanjutannya, ya itu terserah dia.
04:33Yang penting kita udah ngingetin dan udah di luar kuasa kita, Zah.
04:44Ini apa?
04:45Koin.
04:46Buat?
04:48Itu kalo kamu lagi ngerasa gelisah.
04:51Kamu lempar koin itu, terus tangkep.
04:55Kalo pas kamu tangkep hasilnya sawit,
04:57itu berarti aku lagi kangen sama kamu.
05:01Kalo hasilnya Geruda, itu berarti kamu gak sendirian.
05:05Akan selalu ada aku di sisi kamu.
05:07Hehehe.
05:09Haa, aku sih.
05:11Ini pegang ketennya.
05:33Bapak harus tetap peswadah.
05:35Sepertinya Torik bukan orang sembarangan.
05:36Dia sangat ricik.
05:37Saya, Pak.
05:39Saya juga akan terus perhatikan dia.
05:43Soal pencarian anak saya yang hilang bagaimana?
05:45Apa sudah ada info lagi?
05:47Saya masih berusaha mendapatkan petunjuk baru, Pak.
05:50Nanti malam saya akan laporkan lagi progresnya.
05:53Good.
05:55Saya tunggu kabarnya, ya.
05:56Baik, Pak.
05:57Apalagi itu, saya permisi dulu.
06:24Terima kasih.
06:34Terima kasih.
06:46Terima kasih.
06:50Ini apa?
06:52Koin.
06:53Buat?
06:54Itu kalo kamu lagi ngerasa gelisah.
06:57Kamu lempar koin itu, terus tangkep.
06:59Kalo pas kamu tangkep hasilnya sawit, itu berarti aku lagi kangen sama kamu.
07:05Kalo hasilnya geruda, itu berarti kamu gak sendirian.
07:09Akan selalu ada aku di sisi kamu.
07:13Tenang, ku tetap untukmu.
07:18Wow, semua menjauh dan tak menaruh rindu.
07:26Saat kau kehilangan tempat untuk dituju.
07:34Izinkanku jari yang menemuimu.
07:40Tanpa tak kau bangun, tak lagi kau miliki.
07:47Diambil tanpa peduli apa yang kau jalani.
07:54Mereka memisahkan yang tak pernah berdiri sendiri.
08:01Meninggalkanmu dalam hari yang sunyi.
08:06Tapi ada yang masih berdiri.
08:11Tapi ada yang masih berdiri.
08:11Tanpa diminta.
08:15Menguatkanmu meski dirinya terluka.
08:22Tenang, ku tetap untukmu.
08:27Wow, semua menjauh dan tak menaruh rindu.
08:33Saat kau kehilangan tempat untuk dituju.
08:43Izinkanku jari yang menemuimu.
08:49Biar waktu sembuhkan yang hilang darimu.
08:55Ku akan tetap bertahan di sisimu.
09:04Ku tetap untukmu.
09:09hanya ada yang datang.
09:11Tidak.
09:13Tidak.
09:13Tidak, terlihat.
09:14Tidak, terlihat.
09:21Tidak, terlihat.
09:22Terlihat baik, Pak Celayang.
09:24Pak Celayanya ini Rp50 ribu.
09:28Oke, cakep.
09:31Nur, Nur.
09:33Sini, sini.
09:35Ayo berdua, sini.
09:36Kenapa sih, Mas?
09:37Lihat tuh mereka.
09:38Kurang ajar.
09:40Untung kamu lihat biluan, Mas.
09:42Coba kalau enggak, warung kita bakalan sepi, Mas.
09:45Kamu harus melakukan sesuatu.
09:47Tanya kurang ajar.
09:49Kenapa? Aku ada ide.
09:51Kita harus bikin promo juga.
09:53Kita harus jual lebih murah daripada mereka.
10:11Ayo dibeli, dibeli, dibeli. Hari ini khusus nasi, ayam, dapat tong tempe sekaligus minum cuma 35 ribu saja.
10:28Ini udah ya, Bu.
10:30Pianak.
10:34Ayo, khusus hari ini 35 ribu saja. Lebih murah daripada yang sebelah.
10:40Ayo, di sini juga dapat paket. Dapat minumnya, Pak. Ayo, Pak, silakan, Pak.
10:43Ayo, dibeli, dibeli, dibeli.
10:44Ayo, Ibu, Ibu. Eh.
10:46Beneran murah. Beneran ini lebih murah daripada yang di sebelah, Mas.
10:49Ayo, silakan, silakan, silakan, silakan.
10:51Order aja hari ini spesial.
10:54Radi, tolong layanin ya.
10:56Ayo, mampir, mampir, mampir. Hari ini cuma 35 ribu saja.
11:00Jauh lebih murah dibandingkan toko yang sebelah.
11:03Udah dapat banyak, Ibu, Ibu. Udah dapat nasi, tempe, ayam, tahu, minum aja juga.
11:08Pak, cukup hari ini aja.
11:12Kenapa enggak menutup?
11:14Iya, Pak.
11:16Kenapa lagi?
11:17Mereka nurunin harga jualan mereka.
11:22Elah, trik lama.
11:24Nurunin harga.
11:27Mereka pikir budget mereka enggak terbatas kali ya.
11:37Pak, darah punya ide.
11:40Darah bakal bikin Mas Virga sama Mbak Nur jerak kali ini.
11:46Ya, coba aja Bapak kok enggak ya.
11:49Ibu, berhenti dulu masaknya ya.
11:52Iya, iya, iya, iya.
11:55Kenapa sih?
11:57Ibu.
12:01Ada apa, Zah?
12:03Darah punya ide supaya warung kita jadi rame lagi.
12:08Caranya apa?
12:18Tunggu aja, Ibu, Pak.
12:22Eh, Mbak.
12:24Silahkan.
12:25Silahkan.
12:26Iya, iya.
12:27Mau duduk di mana, silahkan.
12:29Silahkan, silahkan.
12:29Oh iya, baik, baik, baik.
12:31Ini namanya, mereka udah kalah sebelum bertanding.
12:34Kalah pelak, Bos.
12:36Mas kita perumah lagi.
12:38Yaudah.
12:39Ayo, dibeli, dibeli, dibeli, dibeli.
12:42Hari ini spesial.
12:43Cuma 35 ribu, Bu.
12:45Ayo, silahkan, Bu.
12:46Yat, yat.
12:47Kayaknya di situ lebih murah deh, Yat.
12:49Ayo, kita kesana aja.
12:49Ini murah.
12:53Lebih murah gimana?
12:54Entah.
12:56Loh, lihat.
13:00Mak.
13:01Bukan ajarnya berhasil.
13:03Tuh, dulu, Pak.
13:05Eh.
13:06Kamu orang bisa ngakuin sesuatu, Mas.
13:08Aku nggak mau hari ini warung kita sepi.
13:11Iya, iya, udah, tenang aja.
13:13Aku nggak akan kehabisan tidur.
13:15Lihat.
13:16Ngakuin, sayang.
13:21Aku nggak akan biarin ya.
13:23Kalian dapat untung banyak.
13:25Enak aja mau nyanyiin kita.
13:27Udah belum lama, ih.
13:29Sekembar.
13:32Ayo, ayo, Mas.
13:33Gak ada yang lebih murah lagi.
13:34Hari ini kita cuma jual 25 ribu aja.
13:38Satu porsinya dapat ayam, dapat nasi, dapat tahu tempe, dapat minum juga.
13:4125 ribu.
13:43Gak ada yang lebih murah lagi.
13:45Promo hanya berlaku untuk hari ini.
13:46Mbak, ayo, silahkan, Mbak.
13:47Hari ini 25 ribu aja, Mbak.
13:50Silahkan, Mbak.
13:50Ah, Mas.
13:52Maaf.
13:53Boleh minta tolong nggak ya?
13:54Boleh kata.
13:56Di sebelah.
13:57Itu kan lagi di promo makanan.
13:58Kita boleh minta tolong nggak untuk beli in untuk kita?
14:02Iya, borong aja semua makanannya, Mas.
14:04Lih.
14:07Semuanya nih?
14:08Iya, semuanya.
14:09Oke, siap, Kak.
14:10Sampai habis, Mas.
14:11Siap, Pak.
14:13Mari, Pak.
14:13Terima kasih, Mas.
14:17Kamu ya emang ya?
14:19Tahu, Bapak.
14:21Berhasil, rencana kita berhasil.
14:23Iya, Mas.
14:23Dijamin hari ini mereka nggak akan lah.
14:26Iya, Mas.
14:27Aku senang banget.
14:28Itu lihat makanan kita diborong.
14:29Iya, Mas.
14:30Iya.
14:32Berhasil, rencana kita.
14:34Waduh, Mas.
14:35Aduh, terima kasih banyak.
14:37Ya udah borong makanan kita untuk hari ini.
14:40Besok datang lagi ke sini, ya.
14:41Iya, Mas.
14:42Aku kasih harga spesial, ya.
14:44Wah, makasih.
14:45Iya.
14:46Terima kasih, Mas.
14:48Mas.
14:48Iya, abis.
14:51Rencana kita berhasil.
14:53Iya, tuh.
14:53Aku yakin, tuh.
14:54Warung mereka pasti masih banyak stoknya karena nggak laku, kan?
14:58Mas, aku senang banget.
14:59Kamu lihat deh.
15:00Pelanggan kita lahap banget makanya.
15:01Intinya, kita udah menang dari mereka.
15:03Tuh, syukurin tuh.
15:05Mas, Pak.
15:05Promonya masih ada?
15:07Aduh, Mas.
15:08Maaf banget buat hari ini kita udah habis.
15:10Iya.
15:11Iya, gitu.
15:11Masuk lagi aja.
15:12Iya, Mas.
15:14Eh, di sana kayaknya ada, deh.
15:16Oh, iya.
15:17Jelas, Mas.
15:17Di sana masih banyak, Mas.
15:18Soalnya nggak laku, Mas.
15:19Saya kesan aja, Mas, ya.
15:20Iya.
15:20Mari, Mas.
15:21Iya.
15:22Iya.
15:24Iya.
15:26Makasih, Mas.
15:27Nih.
15:28Wah.
15:29Makasih, ya, Tas.
15:29Sama-sama.
15:30Makasih, Pak.
15:31Iya.
15:37Silahkan, Mampir.
15:38Take away dari harga Rp. 40.000 jadi Rp. 30.000.
15:41Ayam pecel Rp. 30.000.
15:43Silahkan.
15:44Lihat aja tuh, nggak lakukan.
15:46Silahkan, silahkan.
15:47Silahkan.
15:47Silahkan.
15:48Silahkan, silahkan, Mampir.
15:50Itu.
15:51Lagi ada harga promo dari Pak Purimu cuma jadi Rp. 30.000.
15:55Silahkan, Mampir.
15:58Itu kan makanan kita, kan?
16:02Ya, Mas. Kamu betul, Mas.
16:05Aku yakin banget, ini pasti ulas anak pungut itu.
16:08Bisa-bisanya dia nyuruh orang buat beli borong makanan kita.
16:13Terus mereka jual harga mahal.
16:15Enggak, Mas.
16:16Aku nggak terima kalo sampe mereka dapet untung banyak, Mas.
16:20Kamu masih ngakuin sesuatu, dong.
16:22Orang ajar, emang.
16:23Eh, kamu kemana?
16:26Aku harus kasih pelajaran tuh, anak pungut.
16:29Bentar dulu dong, Mas.
16:30Kita boleh balas dendam, tapi kita harus pake ini.
16:34Kita main cantik, Mas.
16:36Kalo kamu dateng-dateng kesana marah-marah.
16:38Itu namanya apa?
16:39Yang ada reputasi kita itu bakal hancur, Mas.
16:42Warung kita bakal jelek.
16:45Kamu mendengar tugas.
16:46Santai aja, Mas.
17:09Di hari kau terjatuh, dunia berubah sepi.
17:16Mereka yang dulu dekat, perlahan pergi.
17:22Janji yang kau percaya, hilang dalam sunyi.
17:30Dan semua yang kau punya, tak kembali.
17:37Tak ada yang bertahan, di saat kau terlukan.
17:44Hanya ada satu hati yang tetap menjaga.
17:50Tenang, ku tetap untukmu.
17:56Wow, semua menjauh dan tak menaruh rindu.
18:04Saat kau kehilangan, tempat untuk dituju.
18:12Izinkanku jaya menemuimu.
18:18Tapi ada yang masih berdiri, tanpa diminta.
18:25Menguatkanmu meski dirinya terluka.
18:32Tenang, ku tetap untukmu.
18:36Tenang, ku tetap untukmu.
18:38Wow, semua menjauh dan tak menaruh rindu.
18:44Saat kau kehilangan, tempat untuk dituju.
18:53Izinkanku jaya menemuimu.
18:59Biar waktu sembuhkan yang hilang darimu.
19:06Ku kan tetap bertahan di sisimu.
19:13Ku tetap untukmu.
19:23Nah, modalnya udah ketutup nih, nak.
19:27Masih ada sisa banyak nih buat ditabung.
19:32Alhamdulillah.
19:35Alhamdulillah.
19:36Laris juga dagangan kalian, Kak.
19:38Udah bayar setoran dulu?
19:41Ini setoran apa ya maksudnya ya?
19:44Buat bayar keamanan lah.
19:45Pake nanya lagi.
19:47Apa sih?
19:48Emang keamanan buat apa?
19:50Biar nggak kalian gagu?
19:52Udah bau tanah nggak usah berlagu lu.
19:54Asal lu tahu ya.
19:56Ini wilayah gua.
19:58Dan lu wajib ikuti aturan gua di sini.
20:01Kenapa sih?
20:02Ini ada apa sebenernya?
20:04Ada apa, Pak?
20:06Insya lu.
20:07Aduh.
20:08Mas, tapi nolong.
20:09Pergi nggak?
20:10Jangan, jangan.
20:11Pagi.
20:12Pak, pak, pak.
20:13Udah, pak.
20:14Bagus.
20:15Bagus.
20:16Bapak mau lapor polis ini.
20:18Nggak bisa dibiarin preman kayak gitu.
20:19Nggak bisa.
20:19Udah, udah, udah ya.
20:21Bapak denger, Ibu.
20:22Bapak nggak perlu lapor polisi.
20:24Nanti mereka dendam.
20:26Mereka datang terus ke sini.
20:27Udah.
20:28Udah, pak.
20:29Udah.
20:29Kalau misalkan kita nggak lapor polisi,
20:31mereka tuh nggak akan jera, Bu.
20:33Udah, nak. Udah ya.
20:34Yang penting buat Ibu, kita semua selamat.
20:37Uang itu bisa dicari.
20:39Tapi...
20:40Tapi yang penting kita semua nggak apa-apa, kan?
20:44Masalahnya kan...
20:46Itu uang untuk hari ini dan besok, Bu.
20:49Itu uang untuk kita makan sampai besok.
20:52Belum lagi kita harus beli bahan-bahan.
20:55Iya, iya, Ibu ngerti.
20:57Sekarang kita manfaatin bahan yang ada.
21:00Nanti Ibu bikin ini buat kalian.
21:02Ya?
21:02Udah, yang penting kita selamat.
21:05Udah, ibu, ibu, ibu.
21:07Udah, nanti abis ini Ibu bikin.
21:08Udah, biar Bapak yang beresin.
21:10Udah, udah, udah.
21:12Udah, udah, udah.
21:13Udah, nggak apa-apa, nggak apa.
21:14Ayo, kita masuk.
21:16Udah, nih.
21:24Kenapa, Pi?
21:29Papi itu...
21:31Barusan dapat kabar yang kurang menyenangkan dari...
21:35...Suhirman Corporation.
21:38Yang perusahaan tekstil itu kan, Pi?
21:41Ya.
21:42Benar, Sinta.
21:45Begini.
21:46Tadi Papi itu dikabarin...
21:48...ada orang yang datang ke Suhirman Corporation...
21:52...untuk mempresentasikan...
21:54...soal teknologi nano.
21:57Dan ironisnya...
21:59...ide gagasan yang dipresentasikan semuanya...
22:02...itu mirip ide kamu.
22:07Nggak, nggak.
22:08Nggak mungkin, Pi.
22:09Karena ide itu...
22:11...aku tuh nggak pernah share ke siapapun...
22:14...ya kecuali keluarga kita.
22:20Berarti...
22:20...ada yang curi ide kamu, Sin.
22:23Tapi siapa?
22:31Astaga, Mi.
22:32Pi.
22:34Kayaknya aku tahu deh siapa yang curi ide aku.
22:46Mas Torik.
22:48Mas.
22:49Apa?
22:50Sini, bentar aja.
22:51Hmm?
22:52Aku ini lagi bikin ide baru...
22:54...buat proyek yang upcoming ini.
22:56Menurut Mas Torik gimana?
22:59Cucu banget.
23:01Sayang, ini serius ide kamu.
23:03Bagus banget.
23:04Ini pintar banget loh.
23:06Bangga aku sama kamu nih.
23:08Aduh, tapi tuh...
23:09...aku ragu, Mas, sebenarnya.
23:12Semoga...
23:13...bagus-bagus aja ya ini.
23:15Aku sih, kenapa harus ragu?
23:16Ini tuh ide yang sangat brilian, tahu nggak?
23:20Bentar, bentar, bentar.
23:23Jadi yang mencuri ide kamu, Torik?
23:26Bisa jadi dong...
23:27...orang yang mempresentasikan soal teknologi nano...
23:29...di perusahaan Suherman Corporation itu.
23:32Itu adalah Torik kan?
23:34Aduh, Pi.
23:36Aku takut...
23:37...dia tuh lagi rencanain sesuatu deh, Pi.
23:39Mi.
23:42Torik itu memang sudah melampaui batas.
23:46Sangat keterlaluan.
23:48Tapi kayaknya dia tuh nggak akan kapok...
23:49...sampai dia mendapatkan apa yang dia mau.
23:54Sinta.
23:58Kamu nggak usah khawatir.
24:01Papi akan selidiki semuanya...
24:03...tentang apa yang sedang Torik rencanakan.
24:06Kalau memang...
24:08...Torik benar-benar orang yang mencuri ide kamu...
24:11...di Suherman Corporation.
24:13Kamu ingat perkataan Papi.
24:15Papi akan membuat Torik...
24:18...menyesal seumur hidupnya.
24:23Oke, Pi.
24:33Bu.
24:35Sabar.
24:37Ini bautnya udah nih, Pak.
24:41Hasil racikannya ibu.
24:44Bapak jangan yang terlalu pedes.
24:49Yang baunya aja nih ya.
24:51Tadi Bapak lapar sekarang lapar banget.
24:54Kan?
24:55Selalu deh.
24:58Gue juga mau ikutan nyobain, ah.
25:01Wangi banget. Dari tadi aku nggak sabar buat nyobain.
25:07Gimana, Pak?
25:09Itu ada sayur ya kamu ya?
25:11Iya.
25:22Dari dulu, masakan ibu nggak pernah berubah.
25:26Ini kalau misalkan dilawani sama restoran-restoran mie...
25:30...sedunia.
25:31Lewat.
25:32Nomor satu.
25:32Nomor satu.
25:33Sedunia dan planet-planet nomor satu.
25:36Tuh kan, lebay.
25:38Nggak boleh lebay dong, Pak.
25:40Jujur.
25:40Ini bapak jadi punya ide.
25:44Gimana kalau ibu jualan mie kayak gini.
25:49Mie Bu Farida.
25:51Mie homemade yang higienis tanpa pengawet.
25:55Gimana?
25:55Ini ide-nya bagus banget.
25:58Iya, kita bisa coba itu, Bu.
26:00Sebenarnya kalau kita buka usaha itu.
26:02Mie, Ibu Farida.
26:04Hmm?
26:04Ini seri, ibu sebenarnya usaha mie.
26:06Ganti lagi gitu.
26:08Ya nambah-nambah aja, Bu.
26:09Nanti tinggal tambahin topping kayak bawang atau sosis atau apapun.
26:14Kornet?
26:15Iya, banyak banget.
26:18Kan kita itu ada uang hasil penjualan ayam geprek.
26:23Nah gimana kalau kita beliin aja bahan untuk bikin mie gini, Pak?
26:28Gimana?
26:29Bisa tuh, Pak.
26:31Kalau kita nanti biar Zara aja yang beli bahan-bahannya gimana.
26:34Setucuk.
26:35Iya, nanti ibu nggak kasih tau Zara ya?
26:37Iya.
26:39Ya, bawang putih, wijen, bla bla bla.
26:42Tepung, Bu. Tepung nomor satu.
26:45Ibu itu pemilihan tepungnya enak.
26:47Iya, ini kan nggak banyak itunya, Pak.
26:50Harus banyak telurnya.
26:51Itulah.
27:03Ini menurut kamu nggak kering, kan?
27:06Ya, Pak, Bu. Menurut kamu begini udah klas-klas.
27:09Satu porsi.
27:12Buka, go.
27:16Tepung.
27:23Buka, go.
27:27Tepung.
27:29Ba...
27:29Hai, nenek.
27:31Hai, nenek.
27:32Tuh, liat.
27:32Nenek lagi bikin mie.
27:33Semangat bikin mie-nya nenek.
27:38Ilhan.
27:39Hai, nenek.
27:40Hai, nenek.
27:42Tuh, liat.
27:42Nenek lagi bikin mie.
27:42Alhamdulillah, Faridah.
27:46Ya ampun.
27:48Bebi tanggal.
27:50Ya ampun.
27:50Ya ampun.
27:51Ya ampun.
27:54Oh iya.
27:57Bebi ilham kamu sama nenek.
28:00Ya katanya sayang.
28:09Pak, permisi.
28:11Saya jual mie, ini buatan ibu saya sendiri.
28:14Mau beli gak Pak? Harganya murah banget cuma 5 ribu.
28:16Lagi promo.
28:17Boleh, aku cobain 6 ya.
28:196? Oke.
28:25Ini uangnya? Terima kasih ya Pak.
28:27Semoga suka Pak. Sama-sama.
28:29Mari.
28:35Permisi, Mbak.
28:36Ini saya mau menawarkan makanan.
28:39Apakah warung ini menerima titipan makanan, Mbak?
28:42Iya Pak, kami menerima. Bapak ada yang ingin dicutipkan?
28:45Alhamdulillah, ini makanan mie.
28:48Bikinan istri saya, Mbak.
28:50Oke, baik Pak.
28:50Kalau saya boleh titip begini, Alhamdulillah.
28:53Ambil 5 aja ya Pak?
28:545 aja.
28:55Ya gak apa-apa ya Pak?
28:56Gak apa-apa.
28:58Alhamdulillah.
29:01Gak apa-apa ya Pak?
29:02Gak apa-apa ya Pak?
29:17Gak apa-apa ya Pak?
29:24Gak apa-apa ya Pak?
29:28Thank you guys thank you for your thank you for planning.
30:10Tidak.
30:11Anget.
30:12Oke, kali ini waktunya Chef Angga mau masak.
30:15Hehehe.
30:17Bentar.
30:18Bagaimana?
30:18Tidak.
30:21Tau.
30:24Aduh!
30:27Bapak sama Ibu udah tidur.
30:29Dengan berisik.
30:32Eh, ya ampun.
30:34Tunggu kamu, kenapa jadi begini?
30:35Eh, bukannya.
30:39Bukan, kamu malah ketawa-ketawa.
30:41Aungnya aku lagi berusaha buat masak loh.
30:50Kamu kalau aku kayak gini masih suka sama aku gak?
30:54Iya.
30:56Tau-tau doang.
30:59Sudah aku lagi masak aja.
31:01Dibersihin dulu.
31:02Tau.
31:15Tau-tau.
31:17Tau-tau.
31:21Tau.
31:23Tau-tau.
31:25Tau.
31:26Permisi, Bu. Permisi, Mak.
31:30Iya, silakan, Bu.
31:31Sorry, lu ganggu. Zahra, kamu lagi hitung-hitung, ya?
31:35Enggak, enggak, enggak.
31:36Bu Farida, Zahra, sebenarnya aku punya ide.
31:46Gimana kalau Bu Farida sama Zahra buka warung ini dekat sekolahan?
31:51Kan dibuatan Bu Farida tuh eng banget.
31:55Sehat lagi, Bu.
31:57Jadi nanti kalau dekat sekolahan, anak-anak sekolah gampang mantirnya.
32:01Gimana menurut kalian?
32:05Bagus juga, ya.
32:20Ya, boleh sih, Mak.
32:22Alhamdulillah.
32:23Nanti Cinta bantu, ya.
32:24Eh, makasih ya, anak Cinta, ya.
32:52Hai, Dek, Dek.
32:54Oh, sorry.
32:55Kalian udah makan belum?
32:56Disitu tuh ada warung mie.
32:58Enak banget.
32:59Gratis.
33:00Kakak yang bayarin.
33:03Kalian beli mie-nya, kalian bilang enak banget gitu ya.
33:07Itu warung mie yang itu ya.
33:10Sama-sama makan.
33:11Bagus ya, Kak.
33:12Iya, Kak.
33:13Ayo.
33:15Kayaknya enak, Be.
33:16Kayak.
33:25Okay.
33:46Key developperper collegian keto,
33:46All the things they're, nakal.
34:06Alhamdulillah.
34:09Alhamdulillah, Bu.
34:10Pak, ini pendapatan kita hari ini.
34:13Banyak banget.
34:17Assalamualaikum.
34:18Waalaikumsalam.
34:20Aduh, Pak.
34:23Aduh, baik.
34:25Silahkan, silahkan.
34:26Silahkan duduk, Mak.
34:28Tadi saya lihat kayaknya rame banget ya.
34:31Alhamdulillah.
34:33Ini saatnya untuk kita sekalian buka kiosk yang baru di dekat sekolah yang lain.
34:39Kita bisa bikin warah laba.
34:43Dan kita bisa namain franchise-nya Mi Farida.
34:46Sesuai sama yang ibu.
34:48Ya haru, ngasih tadi baik banget.
34:53Aduh.
34:54Jadi nanti ke depannya, Pak.
34:55Ibu, Zahra bisa nikmatin keuntungan yang berlipat ganda.
35:00Gimana menurut kamu, Zahra?
35:06Boleh, Mbak.
35:07Alhamdulillah.
35:08Alhamdulillah, seneng banget.
35:14Enggak, Mas.
35:15Ini gak bisa dibiarkan.
35:17Melihat mereka tenang begitu saja setelah mereka buka usaha.
35:21Kita harus bisa melakukan sesuatu, Mas.
35:24Iya, kamu benar.
35:26Kita harus melakukan sesuatu.
35:37Ya, sebelah situ.
35:46Bagus banget.
35:48Bisa.
35:48Hati-hati-hati.
35:49Bisa gak?
35:50Bisa-bisa.
35:51Pelan-pelan.
35:52Pelan-pelan.
35:53Pelan-pelan.
35:55Oke.
35:56Merah semuanya.
36:00Udah selesai.
36:02Papa udah terpasang.
36:03Enggak sabar.
36:04Tinggal nunggurnya si ibu sama bapak.
36:06Semoga pada suka, ya.
36:07Amin.
36:17Maaf, Mas mau tanya.
36:18Apa betul ini rumah Pak Santoso?
36:20Apa beliau ada di rumah?
36:21Apa itu nama pemilik lama rumah ini, ya?
36:23Pemilik lama?
36:24Iya, pemilik lama.
36:26Saya baru beli rumah ini dari Pak Pirza.
36:28Dan kalau gak salah, beliau memang punya bapak.
36:30Berarti Pak Santoso dan keluarganya sudah tidak tinggal di sini?
36:34Apa bapak ada nomor Pak Santoso?
36:36Atau keluarganya yang bisa dihubungi?
36:37Atau mungkin bapak tahu di mana mereka tinggal sekarang?
36:40Kontaknya Pak Pirza saya ada.
36:41Sebentar saya carikan dulu.
36:44Ini kontaknya.
36:51Baik pak.
36:51Kalau begitu terima kasih.
36:53Oke, sama-sama.
37:16Halo.
37:19Benar ini dengan nomor Pak Pirza?
37:22Betul.
37:23Tapi Pak Pirzanya lagi mandi.
37:25Ini dengan siapa ya?
37:27Ada sesuatu yang perlu saya bicarakan tentang Pak Santoso.
37:30Masalah yang dulu belum sempat terselesaikan.
37:33Masalah?
37:35Masalah apa ya, Pak?
37:37Masalahnya cukup rumit.
37:38Bila tidak diselesaikan dengan hati-hati, khawatirnya akan semakin menjadi besar.
37:44Gini, maaf sebelumnya.
37:47Ini saya istrinya Pak Pirza.
37:49Gimana kalau bapak kasih tahu saya dulu masalahnya apa,
37:53nanti biar saya sampaikan aja ke suami saya.
37:55Mohon maaf, Bu.
37:57Masalah ini tidak bisa dibicarakan lewat telepon.
37:59Tapi yang saya tahu,
38:01Pak Pirza juga terlibat di dalam masalahnya.
38:04Bagaimana kalau Ibu kirimkan saja alamat rumah?
38:06Biar saya datang ke sana,
38:08jadi kita bisa langsung bertemu untuk membicarakan masalahnya.
38:11Maaf ya, Pak.
38:12Saya nggak bisa ngasih alamat rumah saya ke sembarang orang.
38:15Tapi mungkin kalau ketemu di luar, saya bisa.
38:18Oke, kalau begitu, Bu.
38:20Saya akan kirimkan lokasi tempat untuk kita bertemu.
38:23Tolong pastikan Pak Pirza datang.
38:24Karena pembicaraan ini sangat penting.
38:27Baik.
38:29Suami saya akan datang.
38:31Tidak.
38:32Tidak.
38:42Tidak.
38:45Tidak.
38:47Tidak.
38:49Tidak.
38:57Tidak.
39:00Tidak.
39:05Tidak.
39:23Tidak.
39:25Tidak.
39:26Tidak.
39:28Tidak.
39:29Tidak.
39:30Tidak.
39:31Tidak.
39:33Tidak.
39:34Tidak.
39:35Tidak.
39:35Tidak.
39:36Tidak.
39:36Tidak.
39:38Tidak.
39:38Tidak.
39:39Tidak.
39:40Tidak.
39:40Tidak.
39:42Tidak.
39:43Tidak.
39:44Tidak.
39:45Tidak.
39:46Tidak.
39:54Tidak.
39:55Tidak banyak orang tahu.
40:00Itu soal apa ya?
40:02Soal properti, dokumen, atau yang lainnya?
40:05Bapak bisa bicara keintinya langsung aja nggak ya, Pak?
40:09Ini bukan soal benda, Bu.
40:10Ini tentang seseorang.
40:12Apa ini soal anak perempuan yang diadopsi sama mertua saya?
40:15Apa masih tinggal bersama Pak Santoso?
40:25Kenapa Bapak cari tahu tentang dia?
40:27Saya hanya ingin tahu uradaannya.
40:30Sebenarnya apa sih yang Bapak mau bicarakan?
40:32Anak perempuan itu tidak ada hubungannya dengan saya dan suami saya.
40:36Kalau nggak pakai gitu, namanya buang-buang waktu saya, Pak.
40:39Terima kasih.
40:40Kalau Anda tidak mau bekerja sama,
40:42masalah yang ada akan semakin besar dan merepotkan.
40:45Bukan hanya untuk Pak Santoso.
40:47Tetapi untuk seluruh anggota keluarganya,
40:49termasuk Anda dan suami Anda.
40:51Eh, kenapa sih anak perempuan itu selalu bikin kepala saya pusing?
40:55Dengar ya, Pak.
40:56Apapun yang perempuan itu lakukan,
40:58tidak ada hubungannya saya dengan suami saya.
41:01Saya bisa membantu Anda,
41:03supaya Anda tidak terlibat dalam masalah ini.
41:05Asalkan Anda bisa memberitahu saya
41:07alamat baru Pak Santoso.
41:15Oke, saya akan tes tahu.
41:17Tapi tolong ya,
41:19jangan pernah ganggu keluarga saya lagi.
41:23Silakan.
41:44Assalamualaikum.
41:46Assalamualaikum.
41:48Assalamualaikum.
41:50Enak.
41:58Ada apa kamu ke sini?
42:04Ini apa?
42:05Helm.
42:06Masa nggak tahu?
42:07Eh, ya tahu.
42:08Ini helm.
42:10Cuma...
42:12Maksudnya buat apa?
42:14Nih...
42:15Ini biar kamu bisa ngaca.
42:17Biar kamu bisa ngeliat
42:19muka kamu itu capek banget.
42:21Kamu itu butuh healing.
42:23Ya.
42:26Harus...
42:26Harus nyari udara segar.
42:31Ada apa ini?
42:33Ada apa ini?
42:34Ada apa?
42:34Pak.
42:34Apa-apa?
42:36Ini aku mau...
42:37Ajak Zara jalan-jalan keluar.
42:39Nyari udara segar.
42:40Boleh, Pak?
42:41Nyari udara segar, Gata.
42:44Ya udah sana.
42:45Jalan-jalan.
42:46Eh, ya jangan dong, Pak.
42:48Kalo ini kan di belakang masih...
42:50Sudah.
42:50Cuma beresin gini doang bisa, Pak.
42:53Udah jalan sana.
42:54Ya udah, kalau tidak.
42:56Zara jalan dulu ya.
42:59Assalamualaikum.
43:00Ya enak, Pak.
43:01Assalamualaikum.
43:01Eh, jagain anak gue.
43:04Siapa?
43:07Jagain anak gue.
43:09Jati.
43:11Assalamualaikum.
43:12Salam.
43:13Kau tetap untukmu
43:16Mau semua menjauh
43:20Dan tak menaruh rindu
43:24Saat kau kehilangan
43:27Tempat untuk dituju
43:33Izinkanku jaya
43:38Menemuimu
43:39Tampak-tampak banget
43:40Tak lagi kau milikimu
43:44Siap, ibu.
43:45Pake pegangan.
43:46Tarjatuh.
43:48Apa yang kau jatuh
43:51Dan mereka memisahkan
43:55Yang tak pernah berdiri sendiri
44:00Meninggalkanmu dalam hari yang selalu
44:03Ya, halo.
44:05Selamat malam, Pak Bagas.
44:08Sepertinya
44:08Orang yang anda cari semakin dekat.
44:12Anak perempuan anda masih hidup.
44:15Kamu sudah tahu di mana dia sekarang?
44:17Saya sudah tahu di mana alamat tempat tinggalnya.
44:20Saya akan menuju ke sana sekarang.
44:26Bagaimana keadaan dia?
44:27Apa dia sehat?
44:29Apa dia banget ya?
44:31Tenang, Pak Bagas.
44:32Sementara lagi anda bisa bicara dengannya.
44:35Nanti
44:35Kalau saya sudah sampai
44:37Akan saya hubungi.
44:56Halo?
44:58Halo?
44:59Halo?
45:00Halo?
45:01Hermin?
45:04Halo?
45:06Halo?
45:09Hermin?
45:12Apa itu sih?
45:16Tolong!
45:17Tolong ada orang pingsan!
45:20Tolong!
45:22Mas, mas.
45:24Tolong mas ada orang pingsan!
45:50Ada...
45:51Ada...
45:54Ada...
45:59Pak, Papa belum tidur
46:05Aku yakin Papa pasti ada masalah ya
46:12Papa kok diem aja sih
46:15Pak, aku gak ngerti kalau Papa gak jelasin sama aku
46:20Barusan detektif yang Papa sewa
46:22Mendadak hilang kontak
46:23Papa ngapain sih?
46:25Dewa detektif segala
46:28Papa masih mau tahu
46:29Masa lalunya Torik
46:31Udah lah, Pak
46:33Gak usah diperpanjangin lagi
46:34Bukan, bukan, bukan, bukan, Misya
46:36Ini soal Putri Papa
46:42Maksud Papa
46:44Putri Papa yang satunya
46:51Aku ngerti kok, Pak
46:57Ini Papa
46:58Baru saja dapat kabar dari detektif Papa
47:01Soal keberadaan tadi Papa
47:03Tapi tiba-tiba dia gak ngomong apa-apa lagi
47:07Dan panggilannya terputus
47:10Ini menurut Papa aneh sekali
47:12Padahal sebelumnya gak pernah terjadi seperti ini dia
47:18Sudah bertahun-tahun Papa mencari dia
47:21Ini benar-benar selangkah lagi
47:23Penjadian Papa
47:24Aduh
47:28Aduh
47:53Aduh
47:54Itu anak dari orang kaya
47:56Gak, gak, gak mungkin
48:02Tidak
48:25Tidak
48:53Kau hancurkan
48:55Mimpi
48:56Mimpi-mimpi
48:58Sisakan
48:59Tidak
49:24Tidak
49:25Diara
49:28Kamu yakin
49:29Kamu mau tetap nyari anak kandung
49:32Bapak kamu
49:32Ya takutnya
49:34Posisi kamu digantiin
49:35Sama dia gak sih?
49:38Bapak
49:38Ibu
49:39Nur minta maaf
49:40Bukan sama ini
49:41Nur
49:42Itu belum jadi
49:43Menentu yang baik buat kalian
49:44Nur sadar
49:46Nur salah
49:46Atas perbuatan Nur
49:47Sama kalian
49:50Hmm
Comments

Recommended