00:02Intro
00:11Saudara kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andri Yunus
00:16mendapat atensi dari Presiden Prabowo Subianto
00:19yang memerintahkan ke Polri untuk mengusut kasus ini secara transparan.
00:24Polri harus menangkap pelaku dan juga otak
00:27dibalik penyiraman air keras yang mengancam nyawa
00:30demi menjaga kewibawaan negara dan titik terang kasus.
00:36Inilah catatan Kompas TV, teror di ruang publik pertaruhan wibawa negara.
00:46Bapak dan perintah langsung ke Bapak Kasiden
00:52untuk masyarakat mempengaruhkan tugas secara transparan.
01:03Pertawaan prihatin dan sayangkan diperjadiin dengan harapan polisi betul-betul.
01:16Tegak teki siapa pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andri Yunus
01:22masih menyisahkan tanya.
01:25Dari rekaman CCTV ini terlihat,
01:27dua orang pengendaraan motor dari arah berlawanan
01:30menyiram air keras ke aktivis kontras Andri Yunus.
01:33Korban yang mengendari sepeda motor
01:35langsung menjerit histeris
01:37sambil menjatuhkan kendaraannya
01:39karena merasa panas terbakar
01:42usai disiram air keras.
01:44Berbekal rekaman kamera pengawas
01:46serta keterangan saksi,
01:48Polri masih terus melakukan pendalaman.
01:50Kapolri Jenderalist Yosigit Prabowo pun bilang
01:52sudah mendapat instruksi dari Presiden Prabowo Subianto
01:56untuk mengusut kasus ini secara profesional.
01:59Saya telah mengembatkan perintah langsung
02:05dari Bupak Presiden
02:08untuk melaksanakan pengusutan kumpas
02:12secara profesional, transparan,
02:16dan tentunya langkah-langkah yang kita lakukan
02:21untuk mencapai pengusutan kumpas.
02:25Sekarang ini kita sedang melakukan
02:30pengumpulan informasi-informasi.
02:34Direktur Esekutif Amnesty International Indonesia
02:37Usman Hamid pun mengatakan
02:39apa yang dialami Andri Yunus
02:40diduga berkaitan dengan apa yang tengah dikerjakannya
02:44beberapa waktu terakhir.
02:47Sepanjang satu tahun terakhir
02:49ia memang banyak berkonsentrasi
02:51dan bersimbungan dengan permasalahan
02:53seputar reformasi militer.
02:55Meskipun kita masih harus
02:58menunggu bukti-bukti yang otetik
03:00karena biasanya
03:01situasi-situasi yang penuh
03:03dengan ketegalan politik hari ini
03:05termasuk konflik diantara para elit politik
03:08bisa jadi
03:09ada pihak lain yang mendompleng
03:11yang mengendiri
03:12untuk seolah-olah pelakunya adalah militer.
03:15Padahal belum tentu.
03:17Sementara itu, mantan KBR Skrimpolri
03:19Itosumardi menyebut
03:20dengan banyaknya rekaman CCTV yang diperoleh
03:23serta keterangan para saksi
03:24kasus ini bisa segera terungkap
03:27tidak hanya pelaku
03:28tapi juga aktor intelektual
03:30serta motif penyerangan.
03:32Keterangan dari saksi-saksi
03:34di sekitar TKP ini
03:35juga akan bisa melengkapi
03:37dan menurut saya
03:38karena ini ya
03:39meskipun ini ditanggung oleh
03:41Sampai Pusat
03:42ini mendapatkan atensi langsung
03:44daripada Pak Kapuri
03:45yaitu dengan
03:47di-backup dari Polda Metro Jaya
03:49dan dari Balai Skrim
03:50sehingga untuk kasus ini
03:51ya kami berharap
03:52diungkap secepatnya
03:54baik pelaku
03:55kemudian siapa yang menyuruh
03:57maupun motifnya.
03:59Insiden penyeraman air keras ini
04:01tentu mengusik keprihatinan
04:02banyak pihak
04:03termasuk
04:04Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI
04:06Yusuf Kal
04:07JK menduga
04:08penyeraman air keras ini
04:10berkaitan dengan aktivitas korban
04:12JK pun berharap
04:13polisi segera melakukan
04:14investigasi terkait dengan
04:16kejadian ini.
04:17tentu kita pertama
04:19prihatin dan sayangkan
04:21itu terjadi
04:21dengan harapan
04:23polisi
04:23betul-betul
04:24karena ini
04:26setelah
04:27KPK dulu
04:28siapa-apanya sih
04:29Mas Wedan
04:31itu
04:31ini lagi
04:33kena lagi
04:33berarti
04:34ada kelompok
04:36ada siapa
04:36itu kita tidak tahu
04:37supaya polisi
04:38tentu ada hubungannya
04:41dengan itu
04:42apa namanya
04:45kegiatan yang bersangkutan
04:47jadi perlu kita lihat
04:48seperti itu
04:49siapa yang dirugikan
04:51yang bertindak begitu
04:53ada juga
04:54kita tahu
04:55ada NSMA
04:56yang hobinya
04:57hanya sekedar
04:58iseng
04:58untuk mengingat begitu
05:00kita tidak tahu nih
05:01jadi tinggal polisi
05:02yang harus aktif
05:04untuk melihat
05:10Andri Yunus
05:12adalah aktivis
05:13yang sempat menjadi sorotan
05:14karena aksi
05:15beraninya mendatangi
05:16lokasi rapat
05:17panja RUU TNI
05:18di Fairmont Hotel
05:19Jakarta
05:19pada 15 Maret
05:202025
05:21bersama dengan
05:22dua aktivis lainnya
05:23Andri meneriakan
05:25tuntutannya
05:25agar pembahasan
05:27RUU TNI
05:28segera
05:29dihentikan
05:34sebelumnya
05:35pada 24 Agustus
05:362024
05:37Andri Yunus
05:38juga terlibat
05:38dalam advokasi
05:39kasus kematian
05:40Afif Maulana
05:41remaja yang diduga
05:42tewas akibat
05:43disiksa polisi
05:44kala itu
05:45ia bersama
05:46tim advokasi
05:46Koalisi Masyarakat
05:47Sipil Anti Penyiksaan
05:48meminta
05:49agar
05:50ekshumasi
05:51jenasa
05:51Afif Maulana
05:52dilakukan
05:53secara independen
05:54tanpa
05:55campur tangan
05:56polisi
05:56melalui audiensi
05:57dengan Komisi 3 DPR
06:00publik
06:01kini menanti
06:02bagaimana
06:03Polri
06:03mengungkap
06:04pelaku
06:04dan juga
06:05otak
06:05dibalik
06:05penyiraman
06:06air keras
06:07yang mengancam
06:07nyawa
06:08demi menjaga
06:09kewibawaan
06:10negara
06:11dan titik
06:12terang kasus
06:13tim liputan
06:14Kompas TV
06:20Saudara teror
06:21berupa penyiraman
06:22air keras
06:22terhadap
06:22Andri Yunus
06:23pembela
06:24HAM
06:24kontras
06:25adalah
06:26ancaman serius
06:27terhadap
06:27demokrasi
06:28dan kebebasan
06:29berpendapat
06:30Polri
06:31harus menangkap
06:31pelaku
06:32dan juga
06:32otak
06:33dibalik
06:34penyiraman
06:34air keras
06:34yang
06:35mengancam
06:36nyawa
06:36demi menjaga
06:37kewibawaan
06:37negara
06:38dan titik
06:38terang
06:39kasus
06:39tidak boleh
06:40ada
06:42impunitas
06:43dalam
06:43setiap
06:44aksi
06:44kekerasan
06:45dan teror
06:46terhadap
06:46warga negara
06:47termasuk
06:47aktivis
06:48demi
06:49tegaknya
06:49hukum
06:50dan rasa
06:50keadilan
06:51di masyarakat
06:52bagi
06:52Polri
06:53ini adalah
06:53momentum
06:54baik
06:54untuk menunjukkan
06:55bahwa
06:55Polri
06:56profesional
06:57dan bisa
06:58diandalkan
06:59dalam fungsi
06:59melindungi
07:00dan mengayomi
07:01masyarakat
07:02keberpihakan
07:03Polri
07:03pada kepentingan
07:04publik
07:04diuji
07:05dalam pengusutan
07:06kasus teror
07:07terhadap
07:07aktivis
07:08kontrasi ini
07:08masyarakat sipil
07:10akan mendukung
07:11penuh
07:11jika
07:12Polri
07:12setia
07:13pada penegakan
07:18penegakan
07:19tangkapan
07:20layar
07:20dua terduga
07:21pelaku
07:21penyiraman
07:21air
07:22keras
07:22yang sudah
07:22beredar
07:23di media
07:23sosial
07:24setidaknya
07:24bisa jadi
07:25modal
07:25awal
07:26Polri
07:26mengusut
07:27aksi
07:28teror
07:29ini
07:29keandalan
07:30Polri
07:30sebagai
07:31pilar
07:31utama
07:32keamanan
07:32negara
07:33dan
07:33penegakan
07:33hukum
07:34harus
07:34dibuktikan
07:35dalam
07:35pengusutan
07:36profesional
07:36aksi
07:37teror
07:37penyiraman
07:37air
07:38keras
07:38kewibawaan
07:39negara
07:40tidak hanya
07:40diukur
07:41dari kemampuan
07:42membangun
07:43infrastruktur
07:44dan penguatan
07:45alusista
07:45tetapi
07:46juga
07:47bagaimana
07:48negara
07:49bisa menjamin
07:50keadilan
07:51dan rasa
07:51aman
07:51masyarakat
07:52jika
07:53aksi teror
07:53ini tidak
07:54diusut
07:54tuntas
07:55taruhannya
07:56adalah
07:57kewibaan
07:57negara
07:58baik
07:59di dalam
07:59negeri
08:00maupun
08:00masyarakat
08:01internasional
08:01negara
08:02yang
08:02berbibawa
08:03terlihat
08:04dari
08:04keberpihakan
08:05pada
08:05kebenaran
08:06ketimbang
08:07membiarkan
08:08teror
08:08leluasa
08:10mengancam
08:10kebebasan
08:11dan juga
08:12hak sipil
08:12warga negara
08:19Presiden
08:20Prabowo Subianto
08:21dalam banyak
08:21kesempatan
08:22selalu menekankan
08:23komitmennya
08:24terhadap demokrasi
08:25dan kebebasan
08:26berpendapat
08:26serta pentingnya
08:28penegakan hukum
08:28di tanah air
08:29Polri
08:30dan semua
08:30lembaga penegak
08:31hukum
08:31harus bisa
08:32menjaga
08:33komitmen
08:34Presiden
08:34dalam menjamin
08:35semua fungsi
08:36kontrol sosial
08:37berjalan
08:37dengan baik
08:38solidaritas
08:39masyarakat sipil
08:40dan semua
08:40komponen
08:41bangsa
08:41dibutuhkan
08:43sebagai bentuk
08:44tekanan publik
08:45agar kasus ini
08:46bisa ditangani
08:47secara
08:48transparan
08:50semoga
08:51Polri
08:51bisa memanfaatkan
08:53kasus teror
08:53penyeraman air keras
08:54dalam bentuk
08:55pengusutan
08:56secara
08:57transparan
08:58dan profesional
09:05semangat
09:06institusi
09:07Polri
09:07harus sama
09:08seperti yang
09:09pernah ditunjukkan
09:09ke Polri
09:10Jenderal Istiwa Sigit
09:11Prabowo
09:11dalam rapat kerja
09:12di komisi
09:133 DPR
09:14terkait dengan
09:15kedudukan
09:15Polri
09:16usut
09:17tuntas
09:17sampai
09:18titik
09:19darah
09:19penghabisan
09:20demikian
09:21catatan
09:22Kompas TV
09:22kita jumpa
09:23lagi
09:24pekan depan
09:24Sampai jumpa
Komentar