00:00Kemudian hadir juga Dirut Agrinas, kemudian hadir Kepala dan Wakil Kepala BPS, kemudian hadir Kepala BKN Prof. Sudan.
00:13Ada sih Prof. Sudan?
00:14Prof. Sudan yang memang hampir perang lebih satu tahun ini kita minta untuk terus melakukan identifikasi terhadap desain kepegawaian kita
00:27secara nasional.
00:28Kemudian juga hadir Ibu Menpan RB, kalau sudah berkenaan dengan masalah kepegawaian maka menjadi domen Ibu Menteri Menpan RB.
00:41Kemudian juga hadir Mendik Dasmen Prof. Multi, terima kasih.
00:51Nah beliau juga kita minta mendesain ulang, mengeksersis ulang berapa kebutuhan tenaga pendidik, komposisinya, distribusinya,
01:06kemudian bidang atau mata pelajaran yang harus kita hasilkan.
01:14Nah itu di tanggung jawab ada di Menteri Dik Dasmen.
01:19Kemudian ada Gua Menhan yang mewakili Menteri Pertahanan.
01:26Saya kira itu yang dapat kami sampaikan.
01:35Menteri Kesehatan ini juga kami minta, kita minta untuk melakukan pendataan terhadap kebutuhan tenaga-tenaga kesehatan kita,
01:47terutama di daerah-daerah 3T.
01:52Tadi beliau melaporkan bahwa dari sekian, 10.000 kurang lebih bus ke semas,
01:58masih ada kurang lebih 4.000 yang di situ belum memiliki tenaga medis.
02:08Dokter maupun terutama dokter gigi juga sangat kurang, Pak Menteri ya.
02:14Kira-kira itu yang dapat kami sampaikan, terima kasih.
02:22Jadi begini, nantinya pada saat kita nanti memutuskan untuk melakukan rekrutmen,
02:34maka kita minta Kementerian Pertahanan sebagai salah satu kementerian yang memiliki fasilitas lembaga-lembaga pendidikan yang cukup banyak dan cukup
02:48tersebar,
02:49untuk menjalankan pendidikan dan pelatihannya.
02:56Itulah kenapa rapat kita selenggarakan di Kementerian Pertahanan.
03:10Belum, sedang kita finalkan, kita rumuskan.
03:33Secara umum, hampir tadi semua Menteri yang hadir sudah menyampaikan kebutuhannya,
03:40tetapi dalam kesempatan pada siang hari ini, kami belum bisa menyampaikan angka secara detail,
03:51karena tadi diskusinya kemudian berkembang, bahwa mungkin ada prioritas-prioritas terlebih dahulu yang harus kita penuhi,
04:00karena bagaimanapun juga kita harus mempertimbangkan juga kondisi kemampuan kita secara fiskal, contohnya seperti itu.
04:07Tapi bahwa ada kebutuhan dari setiap Kementerian dan Ibu Menpan RP juga sudah berkirim surat kepada seluruh KL dan pemerintah
04:18daerah juga,
04:19untuk melakukan semacam pemetaan.
04:24Meskipun sebenarnya secara terpisah, kita di pusat juga melakukan pemetaan terhadap seluruh ASN yang sudah existing.
04:35Jadi ini sedang dicari titik temunya nanti kalau bicaranya masalah jumlah.
04:45Maksudnya, terus program?
04:52Iya, berikutnya akan seperti itu.
04:55Makanya ini kan...
05:00Cukup ya, terima kasih.
05:12Ya, dibahas sebagai salah satu, maka tadi saya sampaikan bahwa
05:16kalau pertanyaan jumlah kita belum, siang ini belum bisa menyampaikan jumlah secara pasti.
05:23Tetapi bahwa setiap tahun, kalau pertanyaannya adalah berkenaan dengan fiskal,
05:29sebenarnya setiap tahun memang secara alamiah ada sejumlah ASN yang memang memasuki batas usia pensiun.
05:38Jadi mungkin kalau kita mau menjaga fiskal kita, maka kita mau menyesuaikan dengan jumlah tadi.
05:47Jadi berapa yang misalnya masuk batas usia pensiun, itulah yang kemudian batas kemampuan untuk kita melakukan rekrutmen ASN baru.
05:56Tentunya, sekali lagi, untuk menjalankan program-program prioritas dari pemerintah.
06:11Iya, salah satunya.
06:13Itu kan bagian dari program-program prioritas pemerintah.
06:15Kooperasi Desa Merah Putih, kemudian kampung nelayan, tadi Pak Menteri KKP juga menyampaikan bahwa beliau tahun ini
06:25sesuai dengan perencanaan, beliau akan membangun atau memperbaiki minimal 1.000 sampai 3.000 kampung nelayan kita.
06:36Dari total kurang lebih 12.000 kampung nelayan, Pak Menteri ya.
06:39Dari 12.000 kampung nelayan yang itu juga kita berharap membutuhkan pengawakan-pengawakan yang memiliki kompetensi
06:46di bidang menjalankan kegiatan di bidang perikanan dan kelautan.
07:02Kita kan insya Allah tahun ini akan kurang lebih 30.000 kooperasi Desa Merah Putih yang akan kita harapkan
07:14dan sudah bisa operasional, disitu tentunya akan butuh pengawakan untuk dapat menjalankan fungsi-fungsi kooperasi
07:21sebagaimana yang kita harapkan.
07:23Justru disitulah yang kita bahas hari ini.
07:27Oke, terima kasih semuanya.
07:28Cukup ya, cukup.
07:30Ada yang mau menambahkan?
07:32Bumentan?
07:35Enggak ada hubungannya sama ini ya.
07:39Baik, pertama-tama tentu di hari-hari terakhir bulan suci Ramadan kami menyampaikan tetap semangat dalam menjalankan puasa
07:54dan ini sudah memasuki masa libur, masa work from anywhere dan sebagaimana yang sudah kami sampaikan
08:02pada saat sidang Kabinet Tarif Puran yang dipimpin oleh Bapak Presiden bahwa kami semua pemerintah telah bekerja keras
08:10untuk mengantisipasi dan memastikan seluruh kegiatan mudik, pulang kampung dapat berjalan dengan baik dan lancar.
08:18Memang ada beberapa kejadian yang kami mohon maaf, ada penumpukan oleh karena trafik yang cukup luar biasa
08:29di penyeberangan Ketapang dan Kilimanuk itu.
08:33Tapi sepenuhnya kita melakukan terus monitoring dan petugas-petugas di lapangan bekerja keras untuk mencari solusi
08:44supaya bisa mengurangi kemacetan-kemacetan dan antrean-antrean.
08:48Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memanfaatkan masa rentang liburan ini
08:56dengan memilih pulang kampung sesuai dengan yang kita harapkan sehingga tidak terjadi penumpukan di satu hari tertentu.
09:07Kemudian juga tentunya kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang bertugas di lapangan,
09:15kepolisian, kementerian perhubungan, dan antara dengan seluruh BUMN-nya, pelindung ASDP, dan yang lain-lainnya yang telah bekerja keras,
09:27termasuk TNI juga diminta oleh Bapak Presiden,
09:31manakala diperlukan untuk menyediakan transportasi-transportasi yang dimiliki,
09:35termasuk kapal-kapal laut kita untuk membantu kelancaran arus mudik maupun nanti arus balik ke daerah masing-masing.
09:46Terima kasih.
09:51Belum, belum diputuskan.
09:56Nanti kita lihat situasinya dan kami semarin sesuai dengan petunjuk beliau,
10:02hari ini, hari kemarin mohon maaf, kami sudah menyampaikan surat edaran untuk kepada seluruh kementerian dan lembaga
10:10untuk kami himbo untuk tidak berlebihan di dalam menyelenggarakan open house maupun halal-halal,
10:20karena bagaimanapun masih banyak saudara-saudara kita yang pada kondisi yang belum baik,
10:28jadi kami mengimbo untuk tidak terlalu berlebihan manakala menyelenggarakan kegiatan open house atau halal-halal.
10:43Sudah, kan kemarin sudah disampaikan Pak Kapolri,
10:46ya tentu kita sangat prihatin dengan kejadian itu dan sebagaimana sudah disampaikan Bapak Kapolri,
10:57Bapak Presiden memerintahkan untuk diusut secara objektif, terbuka dan secepat-cepatnya.
11:10Semua di-hold, di-hold, sampai batas waktu yang belum ditentukan.
11:26Cukup? Cukup ya? Terima kasih.
11:29Terima kasih.
11:31Terima kasih.
11:33Terima kasih.
11:33Terima kasih.
Komentar