Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Mensesneg Prasetyo Hadi meminta maaf terkait terjadinya penumpukan pemudik di Pelabuhan KetapangGilimanuk.

"Memang ada beberapa kejadian, kami mohon maaf atas penumpukan akibat traffic yang cukup luar biasa di penyeberangan Ketapang dan Gilimanuk itu," ujar Mensesneg Prasetyo Hadi pada Selasa (17/3/2026).

"Tapi sepenuhnya kami terus melakukan monitoring, dan petugas di lapangan bekerja keras untuk mencari solusi agar bisa mengurangi kemacetan dan antrean," lanjutnya.

Baca Juga Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik di Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang Menurut ASDP di https://www.kompas.tv/nasional/657459/prediksi-puncak-arus-mudik-dan-balik-di-pelabuhan-gilimanuk-ketapang-menurut-asdp

#mensesneg #presidenprabowo #program

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/657499/full-istana-minta-maaf-terkait-penumpukan-pemudik-pelabuhan-ketapang-gilimanuk
Transkrip
00:00Kemudian hadir juga Dirut Agrinas, kemudian hadir Kepala dan Wakil Kepala BPS, kemudian hadir Kepala BKN Prof. Sudan.
00:13Ada sih Prof. Sudan?
00:14Prof. Sudan yang memang hampir perang lebih satu tahun ini kita minta untuk terus melakukan identifikasi terhadap desain kepegawaian kita
00:27secara nasional.
00:28Kemudian juga hadir Ibu Menpan RB, kalau sudah berkenaan dengan masalah kepegawaian maka menjadi domen Ibu Menteri Menpan RB.
00:41Kemudian juga hadir Mendik Dasmen Prof. Multi, terima kasih.
00:51Nah beliau juga kita minta mendesain ulang, mengeksersis ulang berapa kebutuhan tenaga pendidik, komposisinya, distribusinya,
01:06kemudian bidang atau mata pelajaran yang harus kita hasilkan.
01:14Nah itu di tanggung jawab ada di Menteri Dik Dasmen.
01:19Kemudian ada Gua Menhan yang mewakili Menteri Pertahanan.
01:26Saya kira itu yang dapat kami sampaikan.
01:35Menteri Kesehatan ini juga kami minta, kita minta untuk melakukan pendataan terhadap kebutuhan tenaga-tenaga kesehatan kita,
01:47terutama di daerah-daerah 3T.
01:52Tadi beliau melaporkan bahwa dari sekian, 10.000 kurang lebih bus ke semas,
01:58masih ada kurang lebih 4.000 yang di situ belum memiliki tenaga medis.
02:08Dokter maupun terutama dokter gigi juga sangat kurang, Pak Menteri ya.
02:14Kira-kira itu yang dapat kami sampaikan, terima kasih.
02:22Jadi begini, nantinya pada saat kita nanti memutuskan untuk melakukan rekrutmen,
02:34maka kita minta Kementerian Pertahanan sebagai salah satu kementerian yang memiliki fasilitas lembaga-lembaga pendidikan yang cukup banyak dan cukup
02:48tersebar,
02:49untuk menjalankan pendidikan dan pelatihannya.
02:56Itulah kenapa rapat kita selenggarakan di Kementerian Pertahanan.
03:10Belum, sedang kita finalkan, kita rumuskan.
03:33Secara umum, hampir tadi semua Menteri yang hadir sudah menyampaikan kebutuhannya,
03:40tetapi dalam kesempatan pada siang hari ini, kami belum bisa menyampaikan angka secara detail,
03:51karena tadi diskusinya kemudian berkembang, bahwa mungkin ada prioritas-prioritas terlebih dahulu yang harus kita penuhi,
04:00karena bagaimanapun juga kita harus mempertimbangkan juga kondisi kemampuan kita secara fiskal, contohnya seperti itu.
04:07Tapi bahwa ada kebutuhan dari setiap Kementerian dan Ibu Menpan RP juga sudah berkirim surat kepada seluruh KL dan pemerintah
04:18daerah juga,
04:19untuk melakukan semacam pemetaan.
04:24Meskipun sebenarnya secara terpisah, kita di pusat juga melakukan pemetaan terhadap seluruh ASN yang sudah existing.
04:35Jadi ini sedang dicari titik temunya nanti kalau bicaranya masalah jumlah.
04:45Maksudnya, terus program?
04:52Iya, berikutnya akan seperti itu.
04:55Makanya ini kan...
05:00Cukup ya, terima kasih.
05:12Ya, dibahas sebagai salah satu, maka tadi saya sampaikan bahwa
05:16kalau pertanyaan jumlah kita belum, siang ini belum bisa menyampaikan jumlah secara pasti.
05:23Tetapi bahwa setiap tahun, kalau pertanyaannya adalah berkenaan dengan fiskal,
05:29sebenarnya setiap tahun memang secara alamiah ada sejumlah ASN yang memang memasuki batas usia pensiun.
05:38Jadi mungkin kalau kita mau menjaga fiskal kita, maka kita mau menyesuaikan dengan jumlah tadi.
05:47Jadi berapa yang misalnya masuk batas usia pensiun, itulah yang kemudian batas kemampuan untuk kita melakukan rekrutmen ASN baru.
05:56Tentunya, sekali lagi, untuk menjalankan program-program prioritas dari pemerintah.
06:11Iya, salah satunya.
06:13Itu kan bagian dari program-program prioritas pemerintah.
06:15Kooperasi Desa Merah Putih, kemudian kampung nelayan, tadi Pak Menteri KKP juga menyampaikan bahwa beliau tahun ini
06:25sesuai dengan perencanaan, beliau akan membangun atau memperbaiki minimal 1.000 sampai 3.000 kampung nelayan kita.
06:36Dari total kurang lebih 12.000 kampung nelayan, Pak Menteri ya.
06:39Dari 12.000 kampung nelayan yang itu juga kita berharap membutuhkan pengawakan-pengawakan yang memiliki kompetensi
06:46di bidang menjalankan kegiatan di bidang perikanan dan kelautan.
07:02Kita kan insya Allah tahun ini akan kurang lebih 30.000 kooperasi Desa Merah Putih yang akan kita harapkan
07:14dan sudah bisa operasional, disitu tentunya akan butuh pengawakan untuk dapat menjalankan fungsi-fungsi kooperasi
07:21sebagaimana yang kita harapkan.
07:23Justru disitulah yang kita bahas hari ini.
07:27Oke, terima kasih semuanya.
07:28Cukup ya, cukup.
07:30Ada yang mau menambahkan?
07:32Bumentan?
07:35Enggak ada hubungannya sama ini ya.
07:39Baik, pertama-tama tentu di hari-hari terakhir bulan suci Ramadan kami menyampaikan tetap semangat dalam menjalankan puasa
07:54dan ini sudah memasuki masa libur, masa work from anywhere dan sebagaimana yang sudah kami sampaikan
08:02pada saat sidang Kabinet Tarif Puran yang dipimpin oleh Bapak Presiden bahwa kami semua pemerintah telah bekerja keras
08:10untuk mengantisipasi dan memastikan seluruh kegiatan mudik, pulang kampung dapat berjalan dengan baik dan lancar.
08:18Memang ada beberapa kejadian yang kami mohon maaf, ada penumpukan oleh karena trafik yang cukup luar biasa
08:29di penyeberangan Ketapang dan Kilimanuk itu.
08:33Tapi sepenuhnya kita melakukan terus monitoring dan petugas-petugas di lapangan bekerja keras untuk mencari solusi
08:44supaya bisa mengurangi kemacetan-kemacetan dan antrean-antrean.
08:48Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memanfaatkan masa rentang liburan ini
08:56dengan memilih pulang kampung sesuai dengan yang kita harapkan sehingga tidak terjadi penumpukan di satu hari tertentu.
09:07Kemudian juga tentunya kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang bertugas di lapangan,
09:15kepolisian, kementerian perhubungan, dan antara dengan seluruh BUMN-nya, pelindung ASDP, dan yang lain-lainnya yang telah bekerja keras,
09:27termasuk TNI juga diminta oleh Bapak Presiden,
09:31manakala diperlukan untuk menyediakan transportasi-transportasi yang dimiliki,
09:35termasuk kapal-kapal laut kita untuk membantu kelancaran arus mudik maupun nanti arus balik ke daerah masing-masing.
09:46Terima kasih.
09:51Belum, belum diputuskan.
09:56Nanti kita lihat situasinya dan kami semarin sesuai dengan petunjuk beliau,
10:02hari ini, hari kemarin mohon maaf, kami sudah menyampaikan surat edaran untuk kepada seluruh kementerian dan lembaga
10:10untuk kami himbo untuk tidak berlebihan di dalam menyelenggarakan open house maupun halal-halal,
10:20karena bagaimanapun masih banyak saudara-saudara kita yang pada kondisi yang belum baik,
10:28jadi kami mengimbo untuk tidak terlalu berlebihan manakala menyelenggarakan kegiatan open house atau halal-halal.
10:43Sudah, kan kemarin sudah disampaikan Pak Kapolri,
10:46ya tentu kita sangat prihatin dengan kejadian itu dan sebagaimana sudah disampaikan Bapak Kapolri,
10:57Bapak Presiden memerintahkan untuk diusut secara objektif, terbuka dan secepat-cepatnya.
11:10Semua di-hold, di-hold, sampai batas waktu yang belum ditentukan.
11:26Cukup? Cukup ya? Terima kasih.
11:29Terima kasih.
11:31Terima kasih.
11:33Terima kasih.
11:33Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan