Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Tim Bulan Sabit Merah Iran mencari korban selamat usai serangan udara menghantam sebuah gedung di Teheran, Senin (16/3/2026) waktu setempat.

Media Iran melaporkan serangan udara AS-Israel menargetkan Lapangan Shohada dan Jalan Pirouzi di bagian timur Iran.

Serangan terjadi usai Komando Militer Gabungan Iran mengancam menyerang pusat logistik dan layanan yang mendukung kapal induk AS, USS Gerald Ford, di Laut Merah.

Tim relawan menyisir reruntuhan untuk mencari korban selamat.

Sorotan dalam negeri, Polda Metro Jaya mengungkap temuan terkait penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras, Andrie Yunus. Polisi menyebut terduga pelaku ada empat orang.

Baca Juga Antisipasi Dampak Perang Iran vs Israel-AS, Prabowo Serukan Penghematan BBM Nasional di https://www.kompas.tv/nasional/657126/antisipasi-dampak-perang-iran-vs-israel-as-prabowo-serukan-penghematan-bbm-nasional

#iran #perang #polisi #aktivis

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/657346/iran-cari-korban-selamat-usai-serangan-as-israel-polisi-buka-fakta-baru-4-pelaku-penyiraman-aktivis
Transkrip
00:00Tim Bulan Sabit Merah Iran mencari korban selamat usai serangan udara menghantam sebuah gedung di Teheran Senin waktu setempat.
00:14Media Iran melaporkan serangan udara Amerika Serikat Israel menargetkan lapangan Syohada dan Jalan Pirozi di bagian timur Iran.
00:23Serangan terjadi usai komando militer gabungan Iran mengancam menyerang pusat logistik dan layanan yang mendukung kapal Induk Amerika Serikat USS
00:32Gerald Ford di Laut Merah.
00:35Tim relawan menyisir runtuhan untuk mencari korban selamat.
00:48Berikutnya saudara sorotan dalam negeri, Polda Metro Jaya mengungkap temuan terkait penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis kontras Andri
00:58Yunus.
00:58Polisi menyebut terduga pelaku ada empat orang.
01:06Di reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanudin menyatakan berdasarkan hasil analisa rekaman CCTV dari sejumlah titik di wilayah Jakarta
01:15dan lokasi kejadian,
01:17diduga ada empat orang pelaku.
01:20Polisi mengungkap ada empat orang yang menunggu Andri ketika berada di sekitar SPBU Cikini Raya.
01:26Empat orang tersebut menggunakan dua sepeda motor mengikuti korban ke arah Jalan Salemba.
01:32Para pelaku ini diduga telah mengikuti pergerakan Andri Yunus sebelum melakukan penyiraman air keras di Jalan Salemba, Jakarta Pusat 12
01:40Maret lalu.
01:47Sekitar pukul 23.32 atau 23.35 para terduga pelaku terlihat berada di SPBU Cikini Raya.
02:03Selanjutnya, diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini.
02:15Kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponogoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1.
02:22Nah, saat kejadian pada pukul 23.37 hari Kamis tanggal 12 Maret 2026 di Jalan Salemba 1 Persimpangan Jalan Talang,
02:36wilayah Jakarta Pusat.
02:39Di sana tempat kejadian perkara.
Komentar

Dianjurkan