Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya mengungkap temuan terkait penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau KontraS, Andrie Yunus. Polisi menyebut terduga pelaku berjumlah 4 orang.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menyatakan berdasarkan hasil analisis rekaman CCTV dari sejumlah titik di wilayah Jakarta dan lokasi kejadian, diduga ada empat orang pelaku.

Polisi mengungkap empat orang tersebut menunggu Andri ketika berada di sekitar SPBU Cikini Raya. Keempatnya menggunakan dua sepeda motor dan mengikuti korban menuju Jalan Salemba.

Para pelaku diduga telah mengikuti pergerakan Andri Yunus sebelum melakukan penyiraman air keras di Jalan Salemba, Jakarta Pusat, pada 12 Maret lalu. Pergerakan para pelaku terdeteksi CCTV mulai dari kawasan Jakarta Selatan, menuju Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, hingga ke Jalan Salemba.

Polisi juga mengungkap bahwa beredarnya video di tempat kejadian perkara sempat membuat pelaku dan jaringannya panik. Mereka diduga berusaha mengaburkan proses penyelidikan dengan menyebarkan gambar atau sketsa hasil rekayasa Artificial Intelligence.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Polisi Bentuk Tim Gabungan Usut Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Andrie Yunus di https://www.kompas.tv/nasional/657313/polisi-bentuk-tim-gabungan-usut-kasus-penyiraman-air-keras-ke-aktivis-kontras-andrie-yunus

#penyiramanairkeras #aktivis #andrieyunus #kontras

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/657317/analisis-cctv-polisi-terduga-pelaku-penyiraman-air-keras-aktivis-berjumlah-4-orang
Transkrip
00:00Kami lanjutkan informasi dari Polda Metro Jaya,
00:02saudara mengungkap temuan terkait penyelidikan kasus penjeraman air keras
00:06terhadap aktivis kontras Andri Yunus.
00:09Polisi sebut terduga pelaku berjumlah 4 orang.
00:13Di reskrim UMPolda Metro Jaya,
00:15Kombes Iman Imanudin menyatakan,
00:17berdasarkan hasil analisa rekaman CCTV,
00:20dari sejumlah titik di wilayah Jakarta dan lokasi kejadian,
00:24diduga pelaku berjumlah 4 orang.
00:27Polisi mengungkap ada 4 orang yang menunggu Andri ketika berada di sekitar SPBU Cikiniraya.
00:344 orang tersebut menggunakan 2 sepeda motor mengikuti korban ke arah Jalan Salemba.
00:40Para pelaku diduga telah mengikuti pergerakan Andri Yunus
00:43sebelum melakukan penyelidikan air keras di Jalan Salemba, Jakarta Pusat, 12 Maret lalu.
00:50Pergerakan para pelaku terdeteksi CCTV,
00:53mulai dari kawasan Jakarta Selatan ke gedung YLBHI,
00:57hingga Jalan Salemba.
01:03Sekitar pukul 23.32 atau 23.35,
01:13para terduga pelaku terlihat berada di SPBU Cikiniraya.
01:20Selanjutnya, diduga 4 orang terduga pelaku yang menggunakan 2 sepeda motor
01:28menunggu korban di depan KFC Cikini.
01:32Kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponogoro
01:36dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1.
01:39Nah, saat kejadian, pada pukul 23.37, hari Kamis, tanggal 12 Maret 2026,
01:48di Jalan Salemba 1, Persimpangan Jalan Talang, wilayah Jakarta Pusat.
01:54Di sana, tempat kejadian perkara.
02:00Sudara polisi juga mengungkap dengan beredarnya video di TKP penyiraman air keras
02:05sempat membuat pelaku dan jaringannya panik
02:08dan berusaha mengaburkan proses penyelidikan
02:11dengan menyebarkan gambar atau sketsa hasil rekayasa artificial intelligence.
02:16Nah, dengan beredarnya video TKP ini, sebenarnya
02:25para pelaku mulai terlihat panik, pelaku dan jaringannya mulai terlihat panik
02:32dan berupaya mengaburkan proses penyelidikan
02:37dengan menyebarkan gambar atau sketsa hasil rekayasa artificial intelligence.
02:44Jadi, sebagaimana rekan-rekan banyak melihat
02:48atau menerima mungkin kiriman link atau unggahan di media sosial
02:54berupa dugaan pelaku, kemudian dugaan identitas pelaku,
03:00itu kami pastikan bahwa itu adalah hoax atau tidak benar.
03:08Usut kasus penyiraman air keras terhadap aktivis kontras.
03:12Andri Yunus, polisi sita 86 CCTV,
03:16wadah air keras hingga helm yang diduga milik pelaku penyiraman.
03:20Polisi menyatakan olah TKP kasus penyiraman air keras
03:24pada aktivis kontras Andri Yunus sudah dilakukan pada 13 Maret 2026.
03:30Dari proses tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti.
03:33Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Renault, Huta Galung,
03:37sebut jaket serta helm korban turut disita sebagai barang bukti.
03:42Tak hanya itu, saudara, sisa cairan berwarna merah di area jembatan
03:45serta helm yang ditemukan di jembatan kecil juga disita sebagai barang bukti.
03:51Tak hanya menyita barang bukti, sebanyak 7 saksi juga sudah diperiksa.
03:59Kemudian dari penelusuran di sepanjang Jalan Salemba 1
04:05didapat barang bukti yang diduga milik pelaku
04:12di Jalan Salemba 1 menuju RSCM.
04:17Ini bersesuaian dengan rekaman CCTV
04:23bahwa pelaku yang mengendarai menggunakan helm tersebut.
Komentar

Dianjurkan