00:00Kami lanjutkan informasi dari Polda Metro Jaya,
00:02saudara mengungkap temuan terkait penyelidikan kasus penjeraman air keras
00:06terhadap aktivis kontras Andri Yunus.
00:09Polisi sebut terduga pelaku berjumlah 4 orang.
00:13Di reskrim UMPolda Metro Jaya,
00:15Kombes Iman Imanudin menyatakan,
00:17berdasarkan hasil analisa rekaman CCTV,
00:20dari sejumlah titik di wilayah Jakarta dan lokasi kejadian,
00:24diduga pelaku berjumlah 4 orang.
00:27Polisi mengungkap ada 4 orang yang menunggu Andri ketika berada di sekitar SPBU Cikiniraya.
00:344 orang tersebut menggunakan 2 sepeda motor mengikuti korban ke arah Jalan Salemba.
00:40Para pelaku diduga telah mengikuti pergerakan Andri Yunus
00:43sebelum melakukan penyelidikan air keras di Jalan Salemba, Jakarta Pusat, 12 Maret lalu.
00:50Pergerakan para pelaku terdeteksi CCTV,
00:53mulai dari kawasan Jakarta Selatan ke gedung YLBHI,
00:57hingga Jalan Salemba.
01:03Sekitar pukul 23.32 atau 23.35,
01:13para terduga pelaku terlihat berada di SPBU Cikiniraya.
01:20Selanjutnya, diduga 4 orang terduga pelaku yang menggunakan 2 sepeda motor
01:28menunggu korban di depan KFC Cikini.
01:32Kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponogoro
01:36dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1.
01:39Nah, saat kejadian, pada pukul 23.37, hari Kamis, tanggal 12 Maret 2026,
01:48di Jalan Salemba 1, Persimpangan Jalan Talang, wilayah Jakarta Pusat.
01:54Di sana, tempat kejadian perkara.
02:00Sudara polisi juga mengungkap dengan beredarnya video di TKP penyiraman air keras
02:05sempat membuat pelaku dan jaringannya panik
02:08dan berusaha mengaburkan proses penyelidikan
02:11dengan menyebarkan gambar atau sketsa hasil rekayasa artificial intelligence.
02:16Nah, dengan beredarnya video TKP ini, sebenarnya
02:25para pelaku mulai terlihat panik, pelaku dan jaringannya mulai terlihat panik
02:32dan berupaya mengaburkan proses penyelidikan
02:37dengan menyebarkan gambar atau sketsa hasil rekayasa artificial intelligence.
02:44Jadi, sebagaimana rekan-rekan banyak melihat
02:48atau menerima mungkin kiriman link atau unggahan di media sosial
02:54berupa dugaan pelaku, kemudian dugaan identitas pelaku,
03:00itu kami pastikan bahwa itu adalah hoax atau tidak benar.
03:08Usut kasus penyiraman air keras terhadap aktivis kontras.
03:12Andri Yunus, polisi sita 86 CCTV,
03:16wadah air keras hingga helm yang diduga milik pelaku penyiraman.
03:20Polisi menyatakan olah TKP kasus penyiraman air keras
03:24pada aktivis kontras Andri Yunus sudah dilakukan pada 13 Maret 2026.
03:30Dari proses tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti.
03:33Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Renault, Huta Galung,
03:37sebut jaket serta helm korban turut disita sebagai barang bukti.
03:42Tak hanya itu, saudara, sisa cairan berwarna merah di area jembatan
03:45serta helm yang ditemukan di jembatan kecil juga disita sebagai barang bukti.
03:51Tak hanya menyita barang bukti, sebanyak 7 saksi juga sudah diperiksa.
03:59Kemudian dari penelusuran di sepanjang Jalan Salemba 1
04:05didapat barang bukti yang diduga milik pelaku
04:12di Jalan Salemba 1 menuju RSCM.
04:17Ini bersesuaian dengan rekaman CCTV
04:23bahwa pelaku yang mengendarai menggunakan helm tersebut.
Komentar