Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pusat komando militer Amerika Serikat, United States Central Command, merilis rekaman yang menunjukkan jet angkatan udara lepas landas dari kapal induk saat operasi gabungan dengan Israel berlanjut memasuki minggu ketiga.

Rekaman tersebut memperlihatkan berbagai jet tempur Boeing F/A-18 Super Hornet dan jet logistik lepas landas dari dek landasan pacu kapal induk.

Amerika Serikat mengklaim telah mendominasi wilayah udara di atas Iran.

Baca Juga Serangan Iran ke Israel Berlanjut, Pecahan Proyektil Hantam Permukiman Warga di https://www.kompas.tv/internasional/657086/serangan-iran-ke-israel-berlanjut-pecahan-proyektil-hantam-permukiman-warga

#amerikaserikat #iran #jettempur #israel

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/657088/penampakan-jet-tempur-as-mengudara-dari-kapal-induk-langit-iran-diklaim-dikuasai
Transkrip
00:05Terima kasih yang masih bersama kami di Kompas Petang,
00:08Saudara Pusat Komando Amerika Serikat merilis rekaman
00:11yang menunjukkan jet angkatan udara lepas landas dari kapal induk
00:15saat operasi gabungan dengan Israel berlanjut memasuki minggu ketiga.
00:40Rekaman tersebut menunjukkan berbagai jet F-18 dan jet logistik
00:45lepas landas dari dek landasan pacu kapal induk.
00:48Amerika Serikat mengklaim telah mendominasi langit di atas Iran.
01:05Tim penyelamat di Teheran menyisir reruntuhan bangunan tempat tinggal yang rusak
01:10setelah serangan udara terbaru dari Amerika Serikat dan Israel.
01:14Alat berat dikerahkan, membersihkan puing-puing dalam upaya menemukan korban.
01:19Bulan Sabit Merah Iran mengatakan daerah yang terkena serangan adalah distrik perumahan sipil.
01:25Organisasi itu menyebut lebih dari 42 ribu bangunan sipil terkena dampak serangan udara
01:32termasuk 36 ribu unit tempat tinggal.
Komentar

Dianjurkan