Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberi perhatian atas penyerangan terhadap aktivis Andrie Yunus.

Ia mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus, juga mengungkap pihak yang memerintahkan aksi tersebut.

Menurut Anies, peristiwa yang menimpa Andrie menunjukkan masih adanya pihak yang menganggap kritik sebagai ancaman.

"Kita percayakan kepada aparat kepolisian untuk bisa mencari pelakunya, menemukan pelakunya, lalu sampai kepada pemberi perintahnya, bukan hanya eksekutor di lapangan," kata Anies, Sabtu (14/3/2026).

Ia menilai keberanian Andrie dan para aktivis lainnya yang menyuarakan kondisi demokrasi di Indonesia patut diapresiasi.

Menurutnya, mereka berani menyuarakan kekhawatiran terhadap tanda-tanda kemunduran demokrasi di tanah air.

"Keberanian Andrie Yunus ini memberikan bukti bahwa masih banyak orang yang memikirkan masa depan negeri ini lebih daripada memikirkan keselamatan dirinya," ujarnya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Vila

Baca Juga Tragis, Pegawai Bulog Tewas Dibacok OTK di Kontrakan Tulang Bawang Lampung | BORGOL di https://www.kompas.tv/regional/657044/tragis-pegawai-bulog-tewas-dibacok-otk-di-kontrakan-tulang-bawang-lampung-borgol



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/657052/anies-baswedan-blak-blakan-pelaku-dan-dalang-serangan-andrie-yunus-harus-diungkap
Transkrip
00:00Pertama, keberanian Andri Yunus ini itu memberikan bukti bahwa masih banyak orang-orang yang memiliki keberanian
00:15untuk memikirkan negeri ini, memikirkan masa depan, lebih daripada memikirkan keselamatan dirinya.
00:26Jadi, Andri ini termasuk orang-orang pertama dan juga aktivis-aktivis yang lain yang mendeteksi tanda-tanda kemunduran demokrasi.
00:37Lalu aktif menyuarakan usaha untuk mencegah kemunduran demokrasi.
00:43Andri dan teman-teman aktivis adalah bukti keberanian itu.
00:47Jadi, kita semua tentu marah, kita semua tentu ingin ada segera langkah-langkah hukum untuk menangkap pelakunya.
01:02Tapi juga kemarahan itu tidak boleh membabi buta.
01:06Tapi juga jangan kemudian jadi takut karena peristiwa ini.
01:10Kemarahan ini harus disalurkan secara terstruktur, secara rapi,
01:17sehingga dia menjadi daya tekan untuk bisa ada penyelidikan sampai tuntas.
01:24Dan kita percayakan kepada aparat kepolisian untuk bisa mencari pelakunya, menemukan pelakunya.
01:36Lalu sampai kepada pemberi perintahnya.
01:41Bukan hanya pada eksekutor di lapangan, tapi pemberi perintahnya.
01:45Dan ditegakkan keadilan yang seadil-adilnya.
01:50Dan saya rasa itu yang menjadi harapan, anggah harapan saya dan kita semua.
01:55Andri kan termasuk dari anggota tim penceritian fakta demo rusuk-anggolistus.
02:01Saya tidak mau berspekulasi soal itu.
02:05Tapi menurut saya, lakukan penyelidikan sampai tuntas.
02:10Tapi ini kira-kira ada hubungannya dengan kasus yang sedang dikawal?
02:14Saya tidak mau spekulasi.
02:15Karena ini kan bukan kriminal kode biasa ya?
02:18Oh iya, jelas.
02:21Masih ada sebagian yang memandang kritik itu sebagai ancaman.
02:28Padahal kritik itu adalah pengawasan.
02:32Nah, orang-orang yang memandang kritik sebagai ancaman ini,
02:36itu kemudian muncul dalam peristiwa seperti ini.
02:39Karena Andri, vokal, lalu dia merasakan sekarang ini serangan dan serhana sekali.
02:51Ini berarti masih ada unsur-unsur di negeri ini yang menganggap kritik itu sebagai ancaman.
02:57Karena itu ditiadakan.
02:59Bukan, ini bukan ancaman harusnya ditiadakan.
03:01Itu sebabnya kenapa negara, pemerintah harus melindungi supaya kehidupan demokrasi kita tidak mengalami kemunduran.
03:11Dan kita bersyukur, bangga masih banyak aktivis-aktivis seperti Andri.
03:15Itu optimisnya.
03:17Tapi di sisi lain, serangan seperti ini menunjukkan bahwa masih ada unsur dalam bangsa kita
03:21yang sanggup melakukan kekerasan yang biadab, yang brutal, seperti yang dialami oleh Andri.
03:28Akibat apa? Akibat ada kritik.
03:32Nah, ini berbahaya.
03:34Karena itu negara berkewajiban menuntaskan sampai selesai.
03:39Supaya peristiwa ini tidak berulang,
03:43dan pelaku sampai pemberi perintahnya itu diungkap dan dihukum yang menjeratkan.
03:52Dengan begitu demokrasi kita akan terjaga.
03:56Kalau sampai ini tidak terbukti, tidak terungkap,
04:02maka muncul pertanyaan.
04:08Apakah ini ada negara di dalamnya atau tidak?
04:13Apa negara sengaja membiarkan?
04:15Karena secara prosyik investigasi,
04:18seperti jelaskan Pak Novel tadi,
04:20sesuatu yang bisa diungkap dan harusnya cepat.
04:23Mas, tapi perkataan dari perasaan atau aktivis itu kan sering terjadi,
04:27dan masih banyak yang belum terungkap juga.
04:31Ini artinya seperti apa gitu?
04:32Kita berharap ini pemerintahan baru,
04:35di pemerintahan baru akan berbeda dengan yang sebelum-sebelumnya.
04:37Di pemerintahan baru ini,
04:39kami percaya Pak Prabowo akan bisa memberikan perintah.
04:43Karena begitu diperintahkan dari paling tinggi,
04:46pasti ke bawah bisa jalan.
04:47Harusnya terungkap?
04:48Harusnya terungkap.
04:49Begitu ada perintah, pasti jalan.
04:56Ya, tadi kami berjumpa dengan ibu dan ayahnya,
05:01dan membesarkan hatinya.
05:03Tentu mereka dalam situasi yang terpukul atas peristiwa yang dialami oleh putranya.
05:11Ini kan dua bersaudara, tadi adiknya dari situ juga,
05:14dan kami sampaikan bahwa simpati dari masyarakat sangat luas,
05:18dan itu juga yang mereka rasakan.
05:20Mereka merasakan dukungan masyarakat,
05:23perhatian masyarakat,
05:24dan rekan-rekan kontras yang membuat orang tua Andri itu merasa nyaman berada di sini.
05:32Karena dukungan dari teman-teman kontras yang luar biasa.
05:34Jadi mereka sampaikan,
05:36membuat mereka merasa di dalam situasi yang berat ini,
05:40terasa diingankan.
05:44Sadar memang.
05:45Cuman memang tidak bisa jumpa,
05:46karena memang tidak bisa ketemu siapapun juga.
05:49Jadi keluarga pun saat ini sesudah operasi,
05:51belum bisa ketemu.
05:52Belum boleh.
05:52Karena beliau pernah mengalamin,
05:56kalau sudah seperti ini tidak boleh ada interaksi apapun.
06:01Kalau sedang begini tidak boleh ada interaksi,
06:03karena potensi infeksinya tinggi.
06:05Tadi itu milik surat juga makanya.
06:07Menulis surat yang dituliskan itu.
06:08Ya?
06:09Menulis surat juga tadi,
06:10itu urat yang dituliskan.
06:11Oh iya,
06:12itu dipesan.
06:13Itu dipesan aja,
06:14untuk dibacakan kepada Andri.
06:17Oke?
Komentar

Dianjurkan