00:00Posko pengaduan, sehingga masyarakat yang mungkin mengetahui dan kemudian ingin menginformasikan, maka bisa memberikan laporan lagung.
00:15Tidak boleh membiarkan premanisme hidup di negara ini.
00:20Negara ini adalah negara yang damai, aman, tapi tidak boleh ada kekerasan terjadi kepada siapapun termasuk aktivis.
00:39Terima kasih telah menonton!
01:00Tidak boleh membiarkan premanisme hidup di negara ini.
01:03Negara ini adalah negara yang damai, aman, tapi tidak boleh ada kekerasan terjadi kepada siapapun termasuk aktivis dan civil society.
01:13Meminta kepolisian harus putus tuntas supaya sampai mendapatkan rasa keadilan bagi mereka dan keluarga korban.
01:22Saya sekali lagi minta kepolisian harus serius dan putus tuntas.
01:29Dengan perkembangan dari penyerapan aktivis, saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden
01:42untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional, transparan, dan tentunya langkah-langkah yang kita lakukan
01:55dan tentunya tetap mengedepankan scientific crime investigasi.
01:59Saat ini kita sedang melakukan pengumpulan informasi-informasi, dan informasi-informasi tersebut nantinya akan kita dalami satu persatu.
02:14Kami juga akan membuat posku pengaduan sehingga masyarakat yang mungkin mengetahui dan kemudian ingin menginformasikan,
02:27maka bisa memberikan laporan langsung ke posku pengaduan, nanti akan kita bimbing.
02:34Yang jelas seluruh informasi yang diberikan oleh masyarakat, yang membantu kami, kita akan memberikan jaminan perlindungan.
02:48Saya kira itu.
02:49Untuk tahapan-tahapan selanjutnya, saat ini anak buah saya sudah siap minta untuk bekerja,
02:56dan nanti secara rutin, setelah ada perkembangan dari hasil pengumpulan informasi yang kita dapat,
03:08akan kita informasikan.
03:10Baik dari Buku Pengaduan, ataupun dari Humas Pori,
03:17yang tentunya kita minta untuk memberikan informasi,
03:24karena memang ini menjadi perhatian serius dari Bapak Presiden.
03:29Kalau libur kan menyesuaikan.
03:33Masih setelah-setelah, kalau libur, menyesuaikan tidak ada jangka-jangka.
03:38Berjalan, Pak.
03:4120, tanggal 20, eh, tanggal...
03:4618, 18, 18, 18, 18, 18, 18.
03:4925.
03:5018 sampai 25 disiadakan, ya, Pak?
03:54Iya.
03:55Pak Sama, izin itu nanya satu itu lain, Pak,
03:59soal kasus penyerangan air keras ke asli kolkras itu,
04:03abis nanganannya seperti apa, Pak?
04:05Identitas pelaku dari kendaraannya sudah teridentifikasi dari sini,
04:08jadi mungkin...
04:09Jadi, Pak Bapak, masih melakukan pendalaman.
04:14Apatasi masih bekerja.
04:15Bisa terakhir, doangnya saja bisa terungkap.
04:17Tidak, Pak.
04:18Oke?
04:18Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
04:21Tersenama Komisi 3 di PRRI,
04:23kami mengecam keras aksi penyeraman air keras
04:25pada aktivis kontras Andri Yunus.
04:28Kami sudah berkomunikasi dengan Kapoldami Terjaya
04:31dan meminta agar kepolisian bergerak cepat
04:33mengusut kasus ini dan menangkap para pelakunya,
04:37baik yang melakukan langsung
04:38ataupun yang memerintahkan untuk melakukan.
04:41Terhadap saudara Andri Yunus,
04:43juga harus dilakukan pengawalan maksimal
04:45agar beliau benar-benar aman dari ancaman kekerasan susulan.
04:49Kita tidak boleh mentolerir
04:52segala bentuk kekerasan kepada warga negara.
04:54Apapun bentuk perbedaan pendapat,
04:57harusnya tidak boleh direspon
04:58dengan kekerasan dan premanisme.
05:01Pasal 28G Undang-Undang Dasar 1945 secara jelas
05:05mengatur bahwa
05:06setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi
05:09setelah berhak atas rasa aman
05:11dan perlindungan dari ancaman ketakutan
05:13untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu
05:16yang merupakan hak asasi.
05:17Kami pastikan,
05:18Komisi 3 di PRRI akan terus mengawal kasus ini
05:21agar penyidikannya berjalan dengan cepat dan profesional.
05:25Kami minta negara menanggung penuh biaya pengobatan
05:29terbaik agar Andri Yunus bisa segera pulih kembali.
05:33Ada beberapa catatan ya.
05:35Pertama, keberanian Andri Yunus ini
05:40itu memberikan bukti bahwa
05:44masih banyak orang-orang yang memiliki
05:49keberanian untuk memikirkan negeri ini,
05:57memikirkan masa depan,
05:59lebih daripada memikirkan keselamatan dirinya.
06:03Andri ini termasuk orang-orang pertama
06:06dan juga aktivis-aktivis yang lain
06:08yang mendeteksi tanda-tanda kemunduran demokrasi.
06:13Lalu aktif menyuarakan usaha untuk
06:16mencegah kemunduran demokrasi.
06:19Andri dan teman-teman aktivis adalah bukti keberanian itu.
06:22Jadi, kita semua tentu marah.
06:29Kita semua tentu ingin ada segera langkah-langkah hukum
06:35untuk menangkap pelakunya.
06:39Tapi juga kemarahan itu tidak boleh membabi buta.
06:42Tapi juga jangan kemudian jadi takut karena peristiwa ini.
06:45Kemarahan ini harus disalurkan secara terstruktur,
06:51secara rapi,
06:53sehingga dia menjadi daya tekan
06:55untuk bisa ada penyelidikan sampai tuntas.
07:00Dan kita percayakan kepada aparat kepolisian
07:06untuk bisa mencari pelakunya,
07:10menemukan pelakunya.
07:11lalu sampai kepada pemberi perintahnya.
07:17Bukan hanya pada eksekutor di lapangan,
07:19tapi pemberi perintahnya.
07:21Dan ditegakkan keadilan yang seadil-adilnya.
07:26Dan saya rasa itu yang menjadi harapan,
07:29harapan saya dan kita semua.
07:31Andri kan termasuk dari anggota tim
07:33mencari fakta demo rusuk-anggolistus.
07:35Bapak Ibu, ada hubungan?
07:37Saya tidak mau berspekulasi soal itu.
07:41Tapi menurut saya,
07:44lakukan penyelidikan sampai tuntas.
07:46Tapi ini kira-kira ada hubungannya dengan
07:48kasus yang sedang dikawal?
07:50Saya tidak mau spekulasi.
07:51Karena ini kan bukan kriminal,
07:53kode biasa ya.
07:54Oh iya, jelas.
07:57Saya rasa Pak Novel bisa cerita.
08:00Ya, begini.
08:02Kalau kita perhatikannya,
08:04dari CCTV paling tidak,
08:06itu menggambarkan bahwa pelakunya itu
08:10bukan satu saja.
08:12Bukan satu motor.
08:13Maksudnya motor-satu motor kan berdua ya.
08:15Itu mereka berkelompok.
08:17Dan melakukannya seperti,
08:19apa namanya,
08:21sangat organisir.
08:22Sehingga saya juga menduga,
08:24sebelum melakukan tindakan,
08:26mereka pasti ada kayak briefing.
08:28Jadi,
08:29seterorganisir seperti itulah pelakunya ini.
08:32Yang kedua,
08:34pastinya kalau polanya seperti itu,
08:37untuk menyerang pastinya sudah mengikuti,
08:40mempelajari,
08:40dan banyak hal yang dilakukan.
08:42Ini yang menunjukkan bahwa pelakunya terorganisir.
08:45Sebelumnya saya pernah menyampaikan itu ke media juga.
08:48Dan tentunya saya mendesak
08:49agar proses pengungkapannya juga harus dilakukan segera.
08:52Dan siapapun yang melakukan,
08:54dari pihak manapun,
08:55itu harus dihukum dengan seberat-beratnya,
08:57dan diusut dengan tuntas.
08:59Pertanyaan sudah diprofiling sebelumnya,
09:02soal berapa lama?
09:02Iya, saya yakin pastinya.
09:04Tapi soal berapa lama tentunya nggak tahu.
09:06Minimal kalau tiga hari lewat.
09:07Lebih dari tiga hari sudah diprofiling,
09:09sudah diikuti, dibuntuti.
09:11Sehingga kemudian penyerangan itu dilakukan
09:13di tempat yang memang diperkirakan yang paling sepil.
09:18Terhubungan dengan pasukan yang sedang siandri kawan?
09:21Iya, semuanya kemungkinan itu ada.
09:24Tapi pada dasarnya penyelidikan atau penyelidikan itu
09:26harus dilakukan dengan tuntas
09:28apa adanya objektif.
09:29Dan disitulah nanti faktanya akan kelihatan.
09:31Pak Novel sudah lihat CCTV-nya atau belum?
09:33Sudah.
09:34Kalau Pak Novel lihat,
09:35menurut Pak Novel gambaran seperti apa?
09:36Apa itu?
09:37Kriminal biasa, murni, atau ada motivasi?
09:40Yang pasti ini bukan kejahatan spontan,
09:44atau istilahnya kriminal murni yang disampaikan tadi ya.
09:47Tapi sesuatu perbuatan yang dilakukan dengan motif.
09:50Motifnya apa?
09:51Itu nanti yang mestinya dibuktikan
09:52di proses penyelidikan dan penyelidikan.
09:54Dan tentunya kita ingin agar proses ini dilakukan dengan tuntas.
09:59Tadi Pak Anies juga sampaikan,
10:01kita berharap aktor intelektualnya pun harus dihukum berat.
10:05Dan kita tidak ingin kalau ini diproses dengan sekedarnya,
10:08maka akan terulang lagi cara-cara yang seperti ini.
10:11Dan ini sangat brutal dan biadab.
10:12Kira-kira polisi mampu nggak?
10:14Kalau lihat kasus Pak Novel kan,
10:16kalau saya ingat sama,
10:17tiga tahun berpengungkap ya?
10:18Kira-kira polisi mampu?
10:20Saya yakin mampu.
10:21Harusnya mampu.
10:22Dan oleh karena itu,
10:25dukungan dari semua pihak penting.
10:27Makanya saya katakan,
10:30bahkan dari Presiden pun harus memberikan perhatian soal ini.
10:33Kenapa?
10:34Karena kalau kita lihat,
10:35ini adalah orang yang memperjuangkan kepentingan umum.
10:39Kepentingan kemanusiaan.
10:40Tadi diantaranya demokrasi dan seterusnya.
10:43Kalau orang begini diserang,
10:45maka ya rugi kepentingan negara.
10:47Kalau kemudian orang-orang muda,
10:50anak-anak muda kemudian,
10:51nggak mau lagi karena takut diserang,
10:53atau seperti ini,
10:55maka kita nggak akan punya harapan ke depan.
10:57Tapi kalau kita mendorong orang
10:59untuk mau peduli dengan negaranya,
11:01nah ini suatu hal penting menurut saya.
11:03Sehingga setiap penyerangan itu
11:05harus dilihat sebagai persoalan yang sangat serius.
11:07Kira-kira nanti polisi berani untuk menggap dalangnya nggak ya Pak?
11:10Harus berani.
11:11Sekarang nggak ada kata-kata untuk dibilang nggak berani.
11:13Karena kejahatan yang separah ini,
11:16nggak ada istilah yang nggak berani.
11:17Dan siapapun yang berbuat,
11:19dia itu penjahat.
11:20Penjahat harus ditepatkan tempat yang semestinya.
11:22Dan kalau boleh saya teruskan dikit ya,
11:26sepertinya soal ini.
11:27Jadi,
11:30masih ada sebagian
11:32yang memandang kritik itu sebagai ancaman.
11:38Padahal kritik itu adalah pengawasan.
11:41Nah,
11:42orang-orang yang memandang kritik sebagai ancaman ini,
11:45itu kemudian muncul dalam peristiwa seperti ini.
11:48Karena Andri,
11:51vokal,
11:52lalu dia
11:54merasakan sekarang ini
11:57serangan,
11:58dan serhana sekali.
12:00Ini berarti masih ada unsur-unsur
12:02di negeri ini
12:04yang menganggap kritik itu sebagai ancaman.
12:07Karena itu ditiadakan.
12:09Bukan.
12:09Ini bukan ancaman yang harus ditiadakan.
12:11Itu sebabnya kenapa?
12:12negara,
12:13pemerintah
12:14harus melindungi
12:16supaya
12:17kehidupan demokrasi kita
12:18tidak mengalami kemunduran.
12:20Dan kita bersyukur,
12:22bangga masih banyak aktivis-aktivis
12:23seperti Andri.
12:24Itu optimisnya.
12:27Tapi di sisi lain,
12:28serangan seperti ini menunjukkan
12:29bahwa masih ada unsur dalam bangsa kita
12:31yang sanggup melakukan
12:33kekerasan yang
12:34biadab,
12:36yang brutal
12:36seperti yang dialami oleh Andri.
12:38Akibat apa?
12:39Akibat
12:39ada kritik.
12:41Nah ini berbahaya.
12:44Karena itu negara
12:45berkewajiban
12:46menuntaskan
12:47sampai selesai.
12:49Supaya peristiwa ini
12:51tidak berulang
12:52dan pelaku
12:54sampai
12:55pemberi perintahnya
12:57itu diungkap
12:59dan dihukum
13:01yang menjeratkan.
13:02Dengan begitu
13:03demokrasi kita
13:04akan terjaga.
13:06Kalau sampai ini
13:07tidak terbukti,
13:08tidak terungkap,
13:12maka
13:13muncul pertanyaan
13:16apakah
13:17ini
13:19ada negara
13:20di dalamnya
13:21atau tidak?
13:23Apa negara
13:24sengaja membiarkan?
13:25Karena
13:26secara
13:26proses investigasi
13:27seperti jelaskan Pak
13:28novel tadi
13:29sesuatu yang bisa
13:30diungkap
13:31dan harusnya cepat.
13:32tapi perkataan
13:34dari keterasan
13:35atau aktivis
13:36itu kan sering terjadi
13:37dengan kawan-kawan terakhir
13:37juga mengarah
13:39dan masih banyak
13:40yang belum terungkap juga ini
13:41akhirnya seperti apa?
13:42Kita berharap
13:43ini pemerintahan baru
13:44pemerintahan baru
13:45akan berbeda
13:46dengan yang sebelum-sebelumnya.
13:47Di pemerintahan baru ini
13:49kami percaya
13:50Pak Prabowo
13:51akan bisa memberikan perintah.
13:53Karena begitu
13:54diperintahkan
13:54dari paling tinggi
13:55pasti ke bawah
13:56bisa jalan.
13:57Harusnya terungkap?
13:58Harusnya terungkap.
13:59Begitu ada perintah
13:59pasti jalan.
14:06Tadi kami berjumpa
14:08dengan
14:08ibu dan ayahnya
14:10dan membesarkan hatinya
14:13tentu mereka
14:14dalam situasi
14:15yang
14:15terpukul
14:17atas
14:17peristiwa yang dialami
14:19oleh putranya.
14:21Ini kan dua bersaudara
14:22tadi adiknya
14:23dari situ juga
14:24dan
14:24kami sampaikan
14:26bahwa simpati
14:26dari masyarakat
14:27sangat luas
14:28itu juga yang mereka rasakan.
14:29mereka merasakan
14:31dukungan masyarakat
14:32perhatian masyarakat
14:34dan
14:34rekan-rekan kontras
14:36yang membuat
14:37orang tua
14:38Andri itu
14:40merasa nyaman
14:40berada di sini.
14:41Karena dukungan
14:42dari teman-teman kontras
14:43yang luar biasa
14:44jadi mereka sampaikan
14:45membuat mereka
14:46merasa
14:46di dalam situasi
14:49yang berat ini
14:50terasa diringankan.
14:53sadar memang.
14:54Cuma memang
14:55tidak bisa jumpa
14:56karena memang
14:56tidak bisa ketemu
14:57siapapun juga.
14:58Jadi keluarga pun
14:59saat ini
15:00sesudah operasi
15:00belum bisa ketemu.
15:02Belum boleh.
15:02Karena
15:04beliau pernah mengalamin
15:05sudah seperti ini
15:06tidak boleh ada
15:07interaksi apapun.
15:10Kalau sedang begini
15:11tidak boleh ada interaksi
15:12karena potensi infeksinya tinggi.
15:21itu pesan saja
15:24untuk dibacakan
15:26kepada Andri.
15:30Oke, cukup.
15:39Iya, kemudian dokter
15:40nanti yang bisa dijelaskan.
15:41Saya belum
15:41ada gambaran
15:42karena tadi baru ketemu
15:43orang tuanya saja.
15:44akan ada potensi
15:47untuk dibawa
15:47pengobatan
15:47di pengobatan
15:48mungkin gak sih?
15:48Saya belum tahu
15:49soal itu.
15:50Tentunya kita berharap
15:51diberikan pengobatan
15:52yang terbaik.
15:53Dimanapun
15:54yang terbaik.
15:59Kecepatan informasi
16:01dan akurasi data
16:02adalah komitmen kami.
16:04Satu langkah
16:05lebih dekat,
16:06satu langkah
16:07lebih terpercaya.
16:08Saksikan
16:09Sapa Indonesia Malam
16:10di Kompas TV
16:12Channel 11
16:13di televisi Anda.
16:14Sampai jumpa di video
Komentar