Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan kepada para pejabat untuk tidak menggelar open house secara mewah saat Idulfitri 2026.

Menurutnya, pejabat harus memberikan contoh kepada rakyat di tengah kesulitan yang sedang dihadapi masyarakat Indonesia terutama di daerah bencana.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana, Jakarta, pada Jumat (13/3/2026).

"Kita juga saya kira harus memberi contoh, open house jangan terlalu mewah-mewahan, saudara kita di daerah kita bencana dan suasana ini kita kasih contoh ke rakyat. Tapi kita juga jangan total tutup acara kalau tidak ekonomi kita nggak jalan nanti. Jadi warung-warung, katering, ekonomi kita harus jalan," ujar Prabowo.

Baca Juga Presiden Prabowo Singgung Potong Gaji Menteri-DPR di Pakistan Buntut Perang Iran VS AS-Israel di https://www.kompas.tv/nasional/656847/presiden-prabowo-singgung-potong-gaji-menteri-dpr-di-pakistan-buntut-perang-iran-vs-as-israel

#prabowo #sidangkabinet #lebaran #idulfitri

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Galih

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/656955/prabowo-ingatkan-pejabat-jangan-open-house-mewah-saat-idulfitri-beri-contoh-rakyat
Transkrip
00:00Apapun, terima kasih. Dengan ini saya tutup Sidang Kabinet Paripurna menghadapi Idul Fitri 1447 Hijriah ini.
00:16Untuk mereka yang ingin mudik nanti, saya ucapkan sebelumnya selamat mudik dan jaga diri masing-masing di rumah.
00:28Kita juga harus memberi contoh open house atau jangan terlalu mewah-mewahan saudara kita di daerah bencana dan juga si
00:41suasana ini kita kasih contoh ke rakyat.
00:43Tapi juga kita jangan total istilahnya tutup semua acara.
00:53Kalau tidak, ekonomi kita juga tidak jalan nanti.
00:58Jadi warung-warung, catering dan sebagainya, ekonomi kita harus berjalan.
01:06Tadi laporan Menko Ekuin, Ketua Den, Menteri Keuangan bahwa ekonomi kita baik, ekonomi kita kuat.
01:15Mereka-mereka yang memberi penilaian-penilaian seolah-olah ekonomi kita murad marit, menurut saya mereka punya agenda tersendiri.
01:30Jangan-jangan mereka bekerja untuk bukan bangsa Indonesia.
01:37Jadi saya kira rakyat kita akan pandai untuk melihat.
01:43Yang penting kita beri bukti kepada rakyat.
01:47Itu yang kita beri yang paling penting.
01:51Dan nanti saya juga akan menganjurkan, saya sampaikan ke rakyat, ini juga ada media.
01:59Sudah rakyat kita sudah pintar, sudah pandai, hati-hati dihasut.
02:06Hati-hati juga yang dihasut adalah anak-anak.
02:10Anak-anak yang polos, yang tidak mengerti apa-apa, dihasut untuk berbuat negatif.
02:20Sudah-sudah, negara kita kuat, negara kita punya potensi, kita berada di jalan yang benar.
02:28Mereka-mereka yang ingin menimbulkan kerusuhan, itu adalah orang-orang jahat.
02:35Tidak ada kebaikan dari kerusuhan.
02:40Kita sudah milih jalan demokrasi.
02:43Perbedaan selesaikan dengan baik.
02:46Kalau tidak suka dengan pemerintah, dengan pejabat, ganti dengan pemilihan.
02:51Kita sudah buktikan.
02:54Ada pergantian gubernur, ada pergantian menteri, presiden.
02:58Kita sudah buktikan.
02:59Berjalan dengan baik.
03:02Ada yang ikut pemerintah kita, ada yang di luar, tidak ada masalah.
03:08Pemerintah yang tidak ikut koalisi kita, ada yang menang.
03:13Pemilihan gubernur DKI, kita tidak ganggu.
03:17Kita hormati dan kita kerjasama.
03:20Gubernur DKI dan pemerintah pusat kerjasama dengan baik.
03:23Karena kita mengabdi kepada rakyat.
03:30Jadi, sekali lagi saudara-saudara, terima kasih atas pengabdianmu.
03:36Dan mari kita bekerja terus untuk bangsa dan rakyat kita.
03:40Dengan ini saya tutup sidang kabinet paripurna 13 Maret 2026.
03:47Terima kasih.
03:54Pas waktunya.
03:58Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan