00:01Setelah menggantikan sang ayah, pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khomeini, memberikan pernyataan yang menegaskan akan membalas dendam.
00:10Mojtaba Khomeini menyebut akan membalas warganya yang menjadi korban serangan Amerika Serikat dan Israel.
00:24Dalam pernyataan yang dibacakan oleh pembaca berita televisi Iran, Mojtaba mengatakan,
00:29kami tidak akan menahan diri untuk membalas dendam atas kematian warga Iran yang menjadi korban,
00:36terutama kejahatan yang menyasar anak-anak, seperti serangan yang sengaja ditargetkan ke sekolah.
00:49Sementara Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim pasukan Amerika Serikat telah menang sejak serangan pertama di Iran.
00:56Namun Trump menyebut tidak ingin pergi lebih awal karena pekerjaan belum selesai.
01:18Komando Pusat Anggatan Bersenjata Amerika Serikat mengklaim,
01:18kami sudah menang, kami sudah menang.
01:21Anda tidak suka mengatakan terlalu awal, kami sudah menang.
01:24Kami sudah menang, pada saat pertama ini sudah berakhir.
01:26Kami tidak ingin pergi lebih awal, kami sudah menang, kami sudah menang.
01:29Kami harus menang.
01:30Kami harus menang, bukan?
01:34Pusat tahun 11 hari, militer kami sudah menang.
01:42Komando Pusat Anggatan Bersenjata Amerika Serikat mengklaim serangan terhadap kendaraan militer Iran.
01:48Rekaman memperlihatkan kendaraan beberapa di antaranya mirip sistem artileri terbakar setelah terkena serangan.
01:56Militer Amerika Serikat mengakui sedang menghilangkan kemampuan Iran untuk mengancam pasukan Amerika dan mitra regional
02:04melalui kekuatan mematikan dan presisi.
Komentar