Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Selama masa arus mudik Lebaran, kusir delman dan pengayuh becak yang beroperasi di jalur mudik dilarang beroperasi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, telah sepakat memberikan kompensasi kepada ratusan kusir andong dan pengayuh becak di Garut, Jawa Barat, sebesar Rp1,4 juta per orang sebagai pengganti untuk tidak beroperasi selama tujuh hari.

Larangan ini diberlakukan karena delman atau andong menjadi salah satu penyebab kemacetan di jalur mudik Selatan Jawa Barat, terutama di jalur nasional Limbangan dan jalan alternatif Kadungora, Garut.

#mudik #becak #delman

Baca Juga Iran Tangkap Mata Mata yang Diduga Terafiliasi AS-Israel | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/internasional/656939/iran-tangkap-mata-mata-yang-diduga-terafiliasi-as-israel-kompas-petang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/656940/delman-becak-dilarang-beroperasi-selama-arus-mudik-pemporv-jabar-beri-kompensasi-sapa-malam
Transkrip
00:00Pahami saudara, selama masa arus mudik lebaran, kusir delman dan pengayuh becak yang beroperasi di sepanjang jalur mudik dilarang beroperasi.
00:11Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi menyebut telah sepakat untuk memberikan kompensasi kepada ratusan kusir andong dan pengayuh becak di Garut
00:20Jawa Barat
00:20sebesar 1,4 juta setiap orangnya sebagai pengganti karena tidak beroperasi selama tujuh hari
00:27lantaran delman atau andong menjadi salah satu penyebab pemacetan di jalur mudik selatan Jawa Barat
00:34utamanya di jalur nasional limbangan dan jalan alternatif kadungora Garut.
00:45Dan itu efektivitasnya dan kemudian jangkauannya sekarang kan lebih banyak
00:50kalau dulu kota Bandung nggak masuk terus kemudian itu nggak masuk juga
00:57karena biayanya bukan dana APBD yang puncak, puncak bukan APBD.
01:03Nah sekarang itu kemudian Bandung Barat pada larang nggak masuk sekarang ditambah.
01:09Berarti secara sejauh barat berapa tetap apa yang menerima kompensasi ini Pak?
01:12Ada 5 ribu.
01:135 ribu itu berarti dengan nominal yang sama Pak?
01:16Itu dia, 1.400.000 betul?
01:18Iya.
Komentar

Dianjurkan